Kekerasan Seksual Anak di Buleleng; Praktisi Sengit, Polres Buleleng “Bungkam”??

Oleh : adi/ari | 13 Maret 2018 | Dibaca : 4676 Pengunjung

Kekerasan Seksual Anak di Buleleng; Praktisi Sengit, Polres Buleleng “Bungkam”??

sumber foto :suaradewata.com

Buleleng, suaradewata.com – Kekerasan fisik dan psikis serta pelecehan seksual yang dialami Melati bukan hanya membuat geram pemerintahan adat. Diamnya pihak kepolisian Resor Kabupaten Buleleng dengan dalih belum ada laporan dari pihak keluarga pun membuat praktisi hukum muda I Kadek Doni Riana (KDR) bereaksi keras.

“Saya siap mengadvokasi korban (Melati) dengan cuma-cuma jika memang dibutuhkan. Ini sebetulnya jelas sudah masuk Pidana Murni dan kepolisian tidak perlu menunggu laporan untuk turun melakukan penyelidikan dan penyidikan. Sudah perintah undang-undang lho dan ini lex spesialis (Aturan Khusus),” ungkap KDR yang saat ini masih duduk sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi Perhimpunan Advokat Indonesia Denpasar, Selasa (13/3/2018).

Menurut Doni, pemberlakuan aturan perlindungan anak sudah bisa mengabaikan aturan umum yang ada. Dikatakan, ada aturan perundang-undangan yang wajib diketahui pihak kepolisian terkait dengan penerapan hukum suatu tindak pidana umum dan yang mengkhusus.

Dalam pasal 63 ayat (2) KUHP, lanjut KDR, disebut dengan jelas bahwa aturan hukum yang lebih khusus mengesampingkan aturan hukum yang sifatnya umum. Hal itu sering disebut dengan istilah “lex spesialis derogate legi generali” yang merujuk aturan pasal tersebut. Dan dalam peristiwa kekerasan seksual yang korbannya anak dibawah umur dengan pelakunya orang dewasa, sudah sepatutnya menerapkan aturan khusus tentang perlindungan anak.

Lebih jelas KDR memaparkan terkait aturan dalam pasal 73A undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2003 tentang Perlindungan Anak. Dalam aturan pasal tersebut tegas menyebutkan terkait dengan kerjasama lintas sektoral antar lembaga terkait perlindungan anak.

Yang kemudian, lanjut KDR, dinyatakan tentang tugas Komisi Perlindungan Anak sebagai lembaga yang dibentuk negara berdasarkan pasal 76 huruf “g”. Yang dikutip dari aturan tersebut berbunyi Komisi Perlindungan Anak Indonesia bertugas memberikan laporan kepada pihak berwajib tentang adanya dugaan pelanggaran terhadap undang-undang ini.

“Itu saya baca berita ada kekerasan yang dilakukan dua remaja wanita terhadap anak SMP di Tanggerang. Polres Metro Tanggerang dapat dari video yang viral di media sosial dan sehari setelah itu langsung melakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku. Memangnya polisi di Tanggerang dengan di Buleleng itu beda instansi dan bukan bagian dari Polri. Sehari jaraknya sudah ditangkap. Apalagi ini yang sudah sempat di introgasi dan saya dengar ada pengakuan dari pelaku,” pungkas KDR yang mencalonkan diri maju sebagai wakil rakyat di tingkat Provinsi Bali dalam Pilcaleg 2019 mendatang.

Sementara disisi lain, Dosen Hukum Pidana dari Universitas Panji yakni Ketut Wetan Sastrawan SH MH, nyaris berpendapat sama dengan yang disampaikan  mantan mahasiswanya itu (KDR). Menurut Wetan yang kesehariannya juga sebagai advokat menyebut, hukum acara yang ada saat ini untuk pidana umum masih menggunakan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Ada pasal 103 KUHAP yang menjembatani aturan pidana untuk proses pelaporan atau pengaduan. Pada dasarnya antara pelaporan atau pengaduan itu sifatnya sama-sama sebagai bentuk pemberitahuan kepada polisi tentang terjadinya suatu tindak pidana umum. Kecuali diatur lain dalam undang-undang khusus seperti kasus narkotika misalnya,” kata Wetan ditemui suaradewata.com di Pengadilan Negeri Singaraja.

Jika dalam bentuk laporan, lanjutnya, tentu harus ada korban yang dirugikan dan pelaporan langsung dilakukan oleh korban kepada pihak kepolisian. Sedangkan Pengaduan dalam konteks pemberitahuan, bisa dilakukan oleh orang lain diluar korban dengan disertai permintaan atau disebut tuntutan kepada pihak kepolisian untuk bertindak.

Yang dalam konteks Pengaduan tersebut, kata Wetan, kembali dilihat keterkaitan atau kompetensi pihak yang mengadukan terjadinya sebuah tindak pidana. Hal tersebut dilihat dari ada atau tidak adanya hubungan hukum antara seseorang yang mengadukan sebuah tindak pidana dengan tindak pidana yang sedang terjadi.

“Jika dalam kasus ini memang ada undang-undang khusus yang menentukan lain dari pasal 103 KUHAP itu, maka aturan khusus itu yang diberlakukan penerapannya. Tentu juga tidak menutup kemungkinan memberlakukan aturan yang bersifat umum dengan cara melapisnya. Istilah dalam hukum itu dijuntokan,” pungkas Wetan.

Lalu, bagaimana sikap Polres Buleleng terkait kejahatan seksual yang menimpa Melati??

Hingga berita ini diupload, pihak Polres Buleleng masih “Bungkam” alias belum ada statemen apapun terkait dengan penanganan kasus kekerasan fisik atau psikis serta kejahatan seksual yang diduga kuat dilakukan IG.

Wartawan suaradewata.com yang beberapa kali menghubungi unit terkait penanganan dan sentra informasi Polres Buleleng masih belum mengklarifikasi terkait sikap diamnya salah satu institusi penegak hukum negara itu.

Kepala Unit (Kanit) Penyidik Perempuan dan Anak (PPA) Polres Buleleng yakni Iptu Nengah Wiratningsih masih belum menjawab sejumlah pertanyaan wartawan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat. Hal yang sama juga terjadi terhadap Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP Nyoman Suartika, yang  belakangan diketahui sering diabaikan keberadaannya oleh beberapa satuan pada institusi Polres Buleleng. adi/ari


Oleh : adi/ari | 13 Maret 2018 | Dibaca : 4676 Pengunjung


TAGS : buleleng pelecehan seksual di bawah umur




Berita Terkait :

Buleleng, 16 Mei 2018 17:42
Jaga Baya Dulang Manggap Kabupaten Buleleng
Buleleng, suaradewata.com -  Bali dikenal dengan ragam upacara agama yang menjadi keseh ...
Buleleng, 22 April 2018 21:38
Lagi, Residivis Pemburu Anjing Tertangkap Warga
Buleleng, suaradewata.com - Setelah sempat tertangkap basah melakukan pencurian anjing ...
Buleleng, 18 Maret 2018 23:50
Beraktifitas Saat "Nyepi", Oknum Kadus dan 4 Nelayan di Buleleng Dicokok
Buleleng, suaradewata.com - Oknum Kepala Dusun berinisial KS di Desa Anturan, Kecamatan Bule ...
Buleleng, 14 Maret 2018 22:55
Kasus Kekerasan Anak di Buleleng, Polisi Tunggu Kondisi Korban Stabil
(Kapolres Buleleng AKBP Suratno saat merilis kasus narkoba di Polres Buleleng beberapa waktu lalu ...
Buleleng, 13 Maret 2018 23:33
Kekerasan Seksual Anak di Buleleng; Praktisi Sengit, Polres Buleleng “Bungkam”??
Buleleng, suaradewata.com – Kekerasan fisik dan psikis serta pelecehan seksual ya ...
Buleleng, 20 Februari 2018 07:36
Dishub Buleleng Ajukan Penambahan 4 Unit Bus Sekolah
Buleleng, suaradewata.com – Keberadaan 2 unit bus sekolah pada Dinas Perhubu ...
Buleleng, 20 Februari 2018 07:34
Pencuri Sapi Misterius Kembali Beraksi di Buleleng
Buleleng, suaradewata.com -  Pencurian ternak kembali terjadi di kawasan Kabu ...
Buleleng, 18 Februari 2018 18:34
Buka Kompetisi Futsal Buldog Cup I, Koster Ingin Anak Muda Bali Berprestasi
Buleleng, suaradewata.com - Wayan Koster berkesempatan membuka turnamen futsal yang dilaksanakan ...
Buleleng, 08 Februari 2018 08:31
Pengeroyokan Atlit Tarung Drajat, Tersangka Tuntut Persamaan Hukum
Buleleng, suaradewata.com – Pihak Kepolisian Sektor Banjar melakukan penahanan te ...
Buleleng, 08 Februari 2018 08:30
Curi Rongsokan di Gudang Warga, Terduga Pelaku Babak Belur
Buleleng, suaradewata.com – Nasib nahas pria berinisial GAS (23) warga Banjar Din ...


Berita Lainnya :

Bangli, 16 Juni 2018 21:16
Tiba-Tiba Dagang Nasi di Pasar Kidul Bangli Ini Digebuki, Pelakunya Ternyata…
Bangli, suaradewata.com – Seoarang pedagang di pasar Kidul Bangli, menjadi korban ...
Tabanan, 16 Juni 2018 21:12
Eka Wiryastuti Ajak Tokoh Tokoh se-Nusa Penida dan Nusa Lembongan Menangkan KBS-Ace dan BAGIA
Tabanan, suaradewata.com - Puluhan tokoh masyarakat Se-Nusa Penida dan Nusa Lembongan menyat ...
Karangasem, 15 Juni 2018 22:25
Koster: Seni Budaya Cetak Generasi Berkepribadian
Karangasem, suaradewata.com – Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster membuka & ...
Karangasem, 15 Juni 2018 22:23
Salam Satu Jalur Menggema di Parade Budaya Generasi Milenial Karangasem
Karangasem, suaradewata.com – Pagelaran Budaya Generasi Milenial Salam Satu Jalur Kara ...
Tabanan, 15 Juni 2018 22:14
Suasana Lebaran di Tanah Lot, Wisatawan Berbaur dengan Pemedek
Tabanan, suaradewata.com – Hari Raya Lebaran / Idul Fitri jatuh pada tanggal 15-16 Juni 201 ...
Klungkung, 15 Juni 2018 22:06
Menangkan KBS – Ace, Eka Wiryastuti Turut Galang Dukungan di Nusa Penida
Tabanan, suaradewata.com - Ratusan Warga Desa Kutampi, hadiri Pengobatan Skala dan Niskala y ...
Tabanan, 14 Juni 2018 19:22
Pamit Cari Rumput, Kakek Ini Menghilang
Tabanan, suaradewata.com - Seorang kakek, bernama I Gusti Ngurah Kenal, 65, warga Banja ...
Karangasem, 14 Juni 2018 19:14
Koster-Ace di Dukung Ribuan Warga Bugbug
Karangasem, Suaradewata.com- Kemenangan untuk wilayah Kabupaten Karangasem pada Pilgub Bali 2018 ...
Karangasem, 14 Juni 2018 19:03
Ratusan Warga Ngis dan Karangan Dukung Koster-Ace, Ini Alasannya…
Karangasem, Suaradewata.com- Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Karangasem Gede Dana menegaskan bahw ...
Buleleng, 14 Juni 2018 16:51
RAHAYU, Single Perdana Gusti Bayu di Bali
Buleleng, suaradewata,com- Gusti Ketut Bayu Bimantara yang akrab disapa Gusti Bayu, memulai karir ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter