Registrasi Sim Card Untuk Cegah Kejahatan Siber

Oleh : Ricky Rinaldi/aga | 21 November 2017 | Dibaca : 2610 Pengunjung

Registrasi Sim Card Untuk Cegah Kejahatan Siber

sumber foto :google

Opini, suaradewata.com -Seperti yang sudah diketahui, pemerintah telah mewajibkan seluruh pengguna kartu seluler untuk melakukan registrasi kartu SIM khusus prabayar sejak 31 Oktober 2017. Penerapan ini oleh Kominfo bertujuan mencegah penyalahgunaan kartu seluler melalui perangkat smartphone untuk hal-hal kejahatan. Namun, keharusan registrasi kartu SIM bagi pengguna kartu seluler prabayar yang mencantumkan NIK dan KK yang sudah dimulai sejak beberapa waktu terakhir menimbulkan sejumlah opini di masyarakat. Padalah penerapan registrasi kartu SIM dengan sistem serupa sudah terlebih dahulu diterapkan oleh negara-negara lain di dunia.

Di Indonesia, nomor ponsel tersebut nantinya tersinkronisasi dengan data yang ada di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri yaitu nama, alamat, nama keluarga, umur, dan sebagainya.Kewajiban ini juga memberikan sanksi blokir bagi mereka yang tidak menghiraukannya.

Berdasarkan fakta yang ada di beberapa negara, kekacauan yang terjadi dan melibatkan korban jiwa dilakukan dengan memanfaatkan kartu seluler, misalnya pengeboman. Diperburuk dengan pengawasan penggunaan kartu seluler yang sangat lemah, saat ini pemberlakukan aturan registrasi kartu SIM telah diterapkan di 90 negara. GSM Association (GSMA) seluruh dunia sebelumnya pernah menyatakan bahwa pemberlakuan aturan registrasi kartu SIM merupakan langkah penertiban dan penegakkan hukum. Untuk itu, GSMA mengeluarkan rekomendasi serta panduan-panduan bagi operator maupun pemerintah yang menerapkan aturan tersebut.

Negara-negara lain yang sudah mewajibkan registrasi kartu SIM diantaranya negara India, Swiss, Mesir, Pakistan, China, Arab Saudi, Zimbawe, Brazil, Jerman, Norvegia, Uni Emirat Arab, Malaysia, Mauritis, dan Afrika Selatan sejak tahun-tahun lalu. Selain negara-negara maju dunia, negara-negara berkembang sudah mengadopsi ketentuan tersebut untuk membantu menata bisnis jasa telekomunikasi di sektor hulu, sehingga dapat menekan hal-hal yang dapat mendestruksi pasar seperti penipuan, kejahatan seksual, fitnah, penyebaran konten negatif, dan atau hate speech. Bahkan baru-baru ini Filipina mengajukan proposal untuk memberlakukan registrasi kartu SIM dengan identitas tunggal dengan pertimbangan maraknya kriminal yang menyalahgunakan kartu SIM akibat lemahnya regulasi yang ada. Polandia juga baru raja resmi menerapkan aturan ini pada Juli 2016 lalu.

Selain melindungi masyarakat Indonesia dari ancaman kriminalitas baik dari sesama warga Indonesia, orang asing yang menggunakan kartu SIM Indonesia juga dituntut untuk mengikuti regulasi baru yang ditentukan oleh Pemerintah sehingga ancaman kriminalitas oleh orang asing di Indonesia demi kepentingan hukum kedepannya dapat diantisipasi dengan baik. Seperti halnya yang ada Jerman, WNA diwajibkan membawa tanda pengenal untuk didaftarkan oleh pihak counter bahkan orang umum tidak bisa entry data sendiri, kemudian masih diwajibkan untuk login via online. Ditambah lagi counter tersebut juga haruslah counter resmi.

Negara lain seperti halnya Jepang memiliki ketentuan yang lebih mengikat jika dibandingkan dengan aturan yang hendak diterapkan di Indonesia. Negara sakura tersebut hanya menyediakan provider untuk sistem pasca bayar. Dibutuhkan komitmen atau semacam kontrak saat akan membeli provider tersebut. Jadi jangan harap dapat menemukan kartu SIM pra bayar yang dapat dengan mudah diisi ulang atau dibuang dengan mudah seperti di Indonesia. Bahkan kebanyakan provider meng-inject pada handphone, sehingga pada saat kita membeli ponsel otomatis membeli provider. Walaupun terdapat beberapa provider yang menjual ponsel dengan chip card atau SIM card secara terpisah namun sistem registrasi yang digunakan mewajibkan untuk mencantumkan identitas sesuai dengan passport yang dimiliki.

Jika dilihat sekilas, negara Jepang memiliki sistem yang bagi orang Indonesia pasti dinilai terlalu berbelit-belit, untuk itu seharusnya aturan baru semacam ini bukanlah perkara yang perlu dikeluhkan oleh rakyat Indonesia. Di negara-negara maju, penerapan aturan pendaftaran SIM card identitas tunggal mencerminkan pribadi yang lebih tertib dalam menggunakan teknologi. Database kependudukan juga dikelola menggunakan teknologi, menyebabkan mereka lebih bertanggung jawab dalam bertindak.Apalagi adanya opini negatif mengenai kemungkinan operator akan mengotak-atik database konsumen dan menggangu privasi pelanggan pengguna seluler sebenarnya hal yang terlalu berlebihan. Operator sendiri sudah melakukan perjanjian dan mau bekerja sama dengan Pemerintah untuk menjamin database tersebut sehingga bersifat rahasia, bukan untuk tujuan komersil atau kepentingan kekuasaan. Pemberlakuan registrasi kartu SIM pelanggan operator jaringan mobile bagi pemerintah sendiri sebagai bentuk layanan publik dan pengawasan terhadap rakyat.

Selain itu, adanya provokasi hoax di masyarakat untuk tidak mendaftarkan data seluler justru disebar oleh penjahat siber yang kerap menipu masyarakat dan menyebarkan kebencian di dunia maya. Sudah saatnya pergerakan penjahat siber dipersempit melalui keharusan registrasi dan penggunaan identitas yang benar. Jadi  mari rakyat Indonesia mulai berpikir positif dan bijak dalam menolak provokasi hoax seputar registrasi sim card.

 

Oleh : Ricky Rinaldi (Kontributor Lembaga Studi Informasi Strategis, LSISI)


Oleh : Ricky Rinaldi/aga | 21 November 2017 | Dibaca : 2610 Pengunjung


TAGS : Nusantara




Berita Terkait :

Gianyar, 15 September 2018 18:05
Taman Nusa Pikat Wisawatan Melalui Parade Budaya Nusantara
Gianyar, suaradewata.com - Taman Nusa yang merupakan taman wisata budaya Indonesia mempersem ...
Nusantara, 31 Mei 2018 15:55
Pancasila Menyatukan Keberagaman Kita
Opini, suaradewata.com - Indonesia adalah negara kepulauan yang mempunyai banyak bahasa, budaya, ...
Nusantara, 28 Mei 2018 17:39
Memaknai Peringatan Hari Pancasila, Memperkuat Ideologi Negara
Opini, suaradewata.com - Pada 1 Juni mendatang, kita akan memperingati hari lahirnya Pancasila. P ...
Nusantara, 26 Mei 2018 10:09
Pondok Pesantren Cadangpinggan Adakan Tausiyah Kebangsaan untuk Keutuhan NKRI: "Melawan Hoax dan Penyalahgunaan Isu SARA"
Indramayu, suaradewata.com - Dalam upaya untuk terus menguatkan persatuan NKRI, Ponpes Cadangping ...
Nusantara, 16 Mei 2018 18:39
Beragama Dan Berbangsa Harus Seimbang
Opini, suaradewata.com - Terlahir sebagai bagian dari bangsa Indonesia merupakan suatu takdir Tuh ...
Nusantara, 05 Desember 2017 18:31
Mewaspadai Isu SARA Menjelang Pilkada Serentak 2018
Opini, suaradewata.com - Sejak berlangsungnya pemilihan kepala daerah serentak di berba ...
Nusantara, 04 Desember 2017 23:02
Menyikapi Ajakan Reuni 212 Secara Bijak
Opini, suaradewata.com - Apakah anda masih ingat ketika aksi 212 dilakukan di Monas? bagaimana ta ...
Nusantara, 04 Desember 2017 23:00
Ketika Perubahan Dan Pembangunan Di Papua Tertutupi Oleh Isu Negatif
Opini, suaradewata.com - Gejolak permasalahan Papua semakin hari semakin mendapat atensi dari dun ...
Nusantara, 01 Desember 2017 19:33
Reuni Aksi 212, Perlukah?
Opini, suaradewata.com - Aksi 212 tahun lalu berhasil menarik ratusan ribu masyarakat turun ke ja ...
Nusantara, 01 Desember 2017 19:31
Damailah Reuni Akbar 212
Opini, suaradewata.com - Sebentar lagi reuni akbar 212 akan segera diselenggarakan. Tak pelak aks ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 26 September 2018 19:04
Miliki 0,31 gram Sabu, Bayu Mengeluh Dituntut 6 Tahun
Denpasar, suaradewata.com - Terdakwa Bayu Imam Santoso (46) langsung tertunduk begitu m ...
Denpasar, 26 September 2018 19:02
Ibu - ibu Ini Bikin Heboh PN Denpasar
Denpasar, suaradewata.com - Prilaku ibu-ibu ini bikin seisi ruang sidang Candra Rabu (26/9) ...
Denpasar, 26 September 2018 19:00
De Gadjah Persiapkan Petinjunya Diajang Kejurnas di Lampung
Denpasar, suaradewata.com - Pengurus Kota Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Denpasa ...
Nusantara, 25 September 2018 22:50
Diskusi Komunikonten : Partisipasi dan Gotong Royong Dalam Mempublikasikan Capaian Pembangunan Daerah Perbatasan
Jakarta, suaradewata.com - Setidaknya ada tiga isu utama di perbatasan diantaranya keamanan, ...
Nusantara, 25 September 2018 20:01
Pembakaran Bukan Satu-Satunya Metode Pembersihan Lahan Gambut
Kalteng, Suaradewata.com- Ketua Pimpinan Daerah KMHDI Kalimantan Tengah Handi Wijaya menaruh perh ...
Badung, 25 September 2018 17:08
Tangkap 4 Pelaku, Polsek Kuta Ungkap Kasus Pencurian
Badung, suaradewata.com - Polsek Kuta ungkap Kasus Pencurian di wilayah Kecamatan Kuta ...
Denpasar, 25 September 2018 16:56
PARAH !! Simpan Sabu Dibawah Canang, Bajang Jegeg ini Dituntut 6,5 tahun
Denpasar, suaradewata.com - Gara-gara tertangkap atas kepemilikan shabu sebarat 3,46 gram, K ...
Tabanan, 25 September 2018 16:43
Bupati Eka Serahkan 23 Ton CBP Untuk Nelayan
Tabanan, suaradewata.com– Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyerahkan  23,049 To ...
Gianyar, 25 September 2018 16:00
17 Atlet Disabilitas Gianyar Akan Berlaga di NPC 2018 Bali
Gianyar, suaradewata.com - Event olahraga dua tahun sekali di Bali bagi penyandang disa ...
Karangasem, 25 September 2018 15:46
Puncak Karya di Pura Penataran Agung Desa Adat Nangka Dipuput Delapan Ida Pedanda
Karangasem, suaradewata.com- Bertepatan dengan hari Purnama kapat, upacara karya memungkah, ngent ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter