Merdeka Seratus Persen, Ini Persembahan Bakti Untuk Negeri

Oleh : ard/gin | 20 November 2017 | Dibaca : 1862 Pengunjung

Merdeka Seratus Persen, Ini Persembahan Bakti Untuk Negeri

sumber foto :suaradewata.com

Bangli, suaradewata.com – Serangkain peringatan hari gugurnya Kapten. Anak Agung Anom Mudita yang ke-70 tahun, berbagai pagelaran seni dan budaya yang bertemakan perjuangan digelar. Menariknya kegiatan untuk persembahan kepada para pahlawan yang dimotori Komunitas Bakti Untuk Negeri dan dipusatkan di Tugu Pahlawan Kapten Mudita, Desa Pengelipuran, Bangli ini juga akan diisi dengan peluncuran buku biographi Pahlawan Kapten Mudita yang berjudul “Merdeka Seratus Persen,”. Hebatnya, judul buku tersebut diambil dari pekikan langsung pahlawan asal Puri Kelian, Puri Agung Bangli sebelum menghembuskan nafas terakhirnya tanggal 20 November 1947 di desa Pengelipuran. 

Sesuai pantauan Minggu (19/11/2017), rangkaian peringatan gugurnya pahlawan Kapten Mudita telah dimulai dengan persembahan sejumlah seniman baik seniman lukis, photographer hingga sastrawan. Pentas kesenian tersebut dikemas secara apik dan unik sehingga menghasilkan pagelaran seni dan karya cipta benar-benar beda. Salah satunya, saat sejumlah seniman lukis melukis secara bersama-sama diatas satu kanvas berukuran cukup besar 1,5 kali 4 meter.

Setidaknya ada enam hingga delapan seniman yang terlibat, menuangkan hasil imajinasinya masing-masing mengikuti alunan suara gender dan puisi yang diambil dari lembaran buku Merdeka Seratus Persen yang ditulis Satria Mahardika. Hasilnya, sebuah karya lukis yang benar-benar unik dan menarik beraliran abstrak-ekspresionis mampu tercipta yang nantinya akan dipajang selama pelaksaan peringatan Bakti Untuk Negeri seminggu kedepan. “Selain penampilan seniman lukis dan sastra, pada saat yang sama juga ditampilkan lima model berbusana adat bali klasik dan jawa klasik sebagai pusat bidikan belasan photografer yang turut memeriahkan peringatan kali ini,” ungkap salah seoarang anggota Komunitas Bakti Untuk Negeri, Anak Agung Bagus Krisna Adipta Wardana.

Disampaikan, acara tersebut juga sebagai soft opening peluncuran buku biografi Kapten Mudita yang berjudul ‘Merdeka Seratus Persen”. “Sesuai agenda, rencananya peluncuran buku Merdeka Seratus Persen akan kita lounching secara resmi tanggal 23 November 2017 ini,” tegasnya. Selain itu di akhir acara peringatan gugurnya Kapten Anom Mudita pada tanggal 25 November 2017 juga dipentaskan pagelaran music yang dimeriahkan sejumlah group band ternama seperti Barong Band-Jakarta, Kis, Banreg, majesti, D’stil, Anti Rayap dan lain sebagainya.  

Sementara penulis buku ‘Merdeka Seratus Persen, Satria Mahardika mengungkapkan, buku ketiganya ini menceritakan sosok Kapten Mudita semasa hidup hingga sepak terjangnya dalam melawan penjajah. Dalam buku tersebut, juga diungkap bahwasanya Bangli merupakan pusat koordinasi perjuangan Bali Timur. “Merdeka Seratus Persen diambil dari pekikan langsung Pahlawan Kapten Anom Mudita sebelum menghembuskan nafas terakhirnya yang mengandung makna totalitas pengorbanan jiwa raga atau sekala niskala yang sejatinya merupakan cita-cita tertinggi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

Sambung Satria, dalam buku ini juga dikupas salah satu momen unik, berupa perjanjian antara Kapten Mudita dan I Gusti Ngurah Rai di puncak Gunung Agung untuk berjuang sehidup semati setelah peperangan Tanah Aron. Mereka naik ke puncak dan menemukan sebuah bulakan (genangan air) sebesar topi baja (sejenis helm) setelah dua hari tidak makan dan minum. “Bulakan tersebut diminum oleh 700 pasukan namun tidak ada habisnya. Mereka yang sebelumnya haus dan lapar, setelah minum dari bulakan tersebut kembali segar tanpa lapar maupun haus,” bebernya.

Di momen ini juga, salah seorang asli dari jepang yang bergabung dengan pejuang, bernama Kaizo Taira atau yang dikenal dengna I Nyoman Buleleng menemukan gongseng dan sekeping uang kepeng. gongseng ini dikaitkan di pedangnya Kaizo Taira, sedangkan uang kepeng diserahkan pada I Gusti Ngurah Rai. Namun saat diserahkan, I Gusti Ngurah Rai menolak, dengan alasan Kapten Mudita yang memegang wilayahnya. Begitupun saat diserahkan pada Kapten Mudita, ditolak dengan alasan bahwa I Gusti Ngurah Rai adalah Komandannya. Akhirnya uang kepeng itu diterima I Gusti Ngurah Rai, dan keduanya bersalaman serta berjanji sehidup semati untuk memperjuangkan kemerdekaan. Singkat cerita, dari perjanjian hidup semati tersebut, nyatanya terbukti gugurnya kedua pahlawan tersebut sama-sama pada tanggal 20 November. “Inilah salah satu momen yang jarang terungkap, namun untuk lebih lengkapnya, nanti akan diungkapkan saat launching buku pada tanggal 23 November mendatang,” pungkasnya. ard/gin


Oleh : ard/gin | 20 November 2017 | Dibaca : 1862 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Tabanan, 22 Mei 2019 00:06
Pasca Pengumuman KPU, Ini Kata PDIP dan Gerindra Tabanan
Tabanan, suaradewata.com -Pasca diumumkannya penetapan perolehan secara nasional oleh K ...
Tabanan, 21 Mei 2019 23:56
Kawal Kemenangan PDIP di Pilkada 2020, Dirga Calon Kuat Ketua Dewan
Tabanan, suaradewata.com – Menjelang Pilkada Tabanan 2020, calon ketua DPRD ...
Denpasar, 21 Mei 2019 21:31
Pangdam IX/Udayana Terima Kunker Komisi I DPR RI
Denpasar, suaradewata.com -Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) Asril Hamzah ...
Klungkung, 21 Mei 2019 20:19
Tingkatkan Keamanan, Wabup Kasta Hadiri Rakor Pemetaan Daerah Rawan Konflik Sosial
Klungkung suaradewata.com - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta didampingi Sekrataris Daerah ...
Denpasar, 21 Mei 2019 19:32
Turun ke Jalan, Mahasiswa Serukan Tolak Gerakan People Power
Denpasar, suaradewata.com -Ketidak puasan dengan hasil Pemilu 2019 dan kepemimpinan Presiden Joko ...
Tabanan, 21 Mei 2019 19:30
Kasus Ketua KPPS 29 Pangkung, Dilimpahkan ke Kejari Tabanan
Tabanan, suaradewata.com – Masih ingat kasus dugaan tindak pidana pemilu yang dil ...
Badung, 21 Mei 2019 18:37
Diduga Izin Mati, Pemilik Klinik Manuaba Dipanggil Pol PP
Badung, suaradewata.com - Sat Pol PP Kabupaten Badung beri surat panggilan kepada pemil ...
Badung, 21 Mei 2019 18:30
Jumlah Penduduk di Badung Berkurang, Kok Bisa..?
Badung, suaradewata.com- Wilayah Badung khususnya di lokasi 'kampung turis' secara kasat ...
Denpasar, 21 Mei 2019 18:12
Hakim Denpasar, Keluhkan Molornya Penjemputan Tahanan
Denpasar, suaradewata.com– Lancarnya sebuah persidangan tergantung banyak hal, salah satuny ...
Bangli, 21 Mei 2019 18:03
Jadi Duta Bangli, KWT Kenjung Wanasari Catur Kembangkan Desa Wisata Herbal
Bangli, suaradewata.com –Kelompok  Wanita Tani (KWT) Kenjung Wanasari d ...


Berita Lainnya :

Tabanan, 22 Mei 2019 00:06
Pasca Pengumuman KPU, Ini Kata PDIP dan Gerindra Tabanan
Tabanan, suaradewata.com -Pasca diumumkannya penetapan perolehan secara nasional oleh K ...
Tabanan, 21 Mei 2019 23:56
Kawal Kemenangan PDIP di Pilkada 2020, Dirga Calon Kuat Ketua Dewan
Tabanan, suaradewata.com – Menjelang Pilkada Tabanan 2020, calon ketua DPRD ...
Denpasar, 21 Mei 2019 21:31
Pangdam IX/Udayana Terima Kunker Komisi I DPR RI
Denpasar, suaradewata.com -Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) Asril Hamzah ...
Klungkung, 21 Mei 2019 20:19
Tingkatkan Keamanan, Wabup Kasta Hadiri Rakor Pemetaan Daerah Rawan Konflik Sosial
Klungkung suaradewata.com - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta didampingi Sekrataris Daerah ...
Denpasar, 21 Mei 2019 19:32
Turun ke Jalan, Mahasiswa Serukan Tolak Gerakan People Power
Denpasar, suaradewata.com -Ketidak puasan dengan hasil Pemilu 2019 dan kepemimpinan Presiden Joko ...
Tabanan, 21 Mei 2019 19:30
Kasus Ketua KPPS 29 Pangkung, Dilimpahkan ke Kejari Tabanan
Tabanan, suaradewata.com – Masih ingat kasus dugaan tindak pidana pemilu yang dil ...
Badung, 21 Mei 2019 18:37
Diduga Izin Mati, Pemilik Klinik Manuaba Dipanggil Pol PP
Badung, suaradewata.com - Sat Pol PP Kabupaten Badung beri surat panggilan kepada pemil ...
Badung, 21 Mei 2019 18:30
Jumlah Penduduk di Badung Berkurang, Kok Bisa..?
Badung, suaradewata.com- Wilayah Badung khususnya di lokasi 'kampung turis' secara kasat ...
Denpasar, 21 Mei 2019 18:12
Hakim Denpasar, Keluhkan Molornya Penjemputan Tahanan
Denpasar, suaradewata.com– Lancarnya sebuah persidangan tergantung banyak hal, salah satuny ...
Bangli, 21 Mei 2019 18:03
Jadi Duta Bangli, KWT Kenjung Wanasari Catur Kembangkan Desa Wisata Herbal
Bangli, suaradewata.com –Kelompok  Wanita Tani (KWT) Kenjung Wanasari d ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter