Mengukir Harapan Baru: Upaya Serius Pemerintah Dalam Membangun Papua

Oleh : Indah Rahmawati Salam/aga | 19 November 2017 | Dibaca : 2668 Pengunjung

Mengukir Harapan Baru: Upaya Serius Pemerintah Dalam Membangun Papua

sumber foto :google

Opini, suaradewata.com - Harapan masyarakat Papua untuk menjadi lebih baik, lebih bermartabat, dan lebih sejahtera itu kini telah muncul. Harapan untuk keluar dari lingkaran kebodohan, kemiskinan dan ketertingalan itu terbit melalui seorang pemimpin yang sederhana namun peduli terhadap perkembangan provinsi paling timur di bumi Indonesia itu. Jokowi, Presiden RI saat ini tidak jarang berulangkali mengunjungi Papua, mulai dari berdialog dan berinteraksi dengan masyarakat suku setempat, sampai meninjau kondisi pembangunan Jalan Trans-Papua yang kelak akan menumbuhkan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru disana.

Berbagai lapisan masyarakat, mulai dari akar rumput sampai kalangan elit pemerintahan Papua turut mengapresiasi gebrakan dari Jokowi dalam membuka isolasi wilayah pedalaman Papua melalui pembangunan berbagai infrastruktur. Seorang Tokoh Masyarakat Papua, Michael Manufandu mengatakan perhatian yang begitu besar dari pemerintahan Presiden Jokowi terhadap Papua harus disyukuri oleh seluruh lapisan masyarakat di wilayah itu. Ya, pembangunan yang massif di Papua kini memang telah menjadi asa baru yang mulai terbit menyingsing.

Asa itu kini terang benderang menjadi harapan baru untuk hidup yang lebih baik. Jika desa-desa di Papua yang dulu kala gelap gulita, kini menjadi terang berkat kebijakan peningkatan rasio elektrifikasi di daerah-daerah tertinggal. Adalah Desa Ampas Keerom, yang telah menikmati terangnya lampu di malam hari berkat selesainya pembangunan pembangkit listrik kecil dengan sistem solar panel di desa itu. Bahkan, warga desa dapat menikmati penerangan tersebut hanya dengan patungan sebesar 20 ribu saja perbulannya. Padahal dulu warga desa Keerom bisa habis 200 ribu hanya untuk membeli sebuah pelita, botol kecil berisi minyak tanah yang diberi sumbu. Namun sejak terangnya desa keerom dengan listrik, uang tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan yang lain.

Selain membangun secara fisik, Presiden juga mengajak putra asli Papua untuk turut membangun negeri. Penunjukan Ajudan Presiden dari putra Papua, Johny Eddizon Isir, seorang Perwira Polisi menunjukan pesan politik yang sangat tegas,Jokowi ingin. Dan dilantiknya Johnny sebagai ajudan Presiden adalah sejarah baru bagi Papua. Jokowi mengangkat harkat dan martabat masyarakat Papua ke level yang lebih tinggi lagi.

Secercah asa harapan pembangunan untuk rakyat Papua kini tidak perlu lagi dipersandingkan dengan hal-hal berkaitan tuntutan mengenai HAM, politisasi isu sosial, dan ujaran-ujaran kebencian yang dikumandangkan dari mulut seorang provokator. Sekelompok kecil provokator yang selama ini berteriak mengatasnamakan rakyat (padahal hanya sekelompoknya saja) sudah sangat jelas tidak memberikan kontribusi apa-apa untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya sendiri. Isu SARA pun banyak dimainkan oleh provokator ini untuk kepentingan kelompoknya. Isu kontraktor bukan orang asil Papua, semua pendatang yang dianggap mencari uang dan ‘merampas’nya keluar dari Papua, biasanya merupakan isu yang paling sering dimainkan. Padahal ditengah pesatnya pembangunan demi kemakmuran rakyat, sudah sewajarnya apabila seluruh lapisan rakyat Papua mendukung Pemerintah Jokowi dan mulai meninggalkan para provokator-provokator yang selama ini memang tidak pernah memberikan kontribusinya untuk rakyat sama sekali.

Papua bak seorang Cinderella dengan segala kisahnya. Berada di tangan yang salah selama puluhan tahun menjadikannya tertinggal dibandingkan dengan saudara-saudaranya di provinsi lain. Namun, setelah menemukan seorang pangeran yang meminangnya, naiklah derajat martabat Cinderella menjadi seorang Ratu yang cantik jelita. Setelah bertemu Jokowi, mulailah Papua merasakan keadilan yang diidam-idamkan. Ketertinggalan pembangunan di bidang ekonomi membuat Jokowi bekerja sangat keras untuk memacu kesejahteraan dan mengembalikan Papua menjadi ”anak kesayangan” Ibu Pertiwi kembali. Papua bagaikan bintang di malam hari, memberikan cahayanya untuk bumi Indonesia yang diselimuti gelap seperti halnya dengan perhatian Jokowi terhadap Papua saat ini. Kini Papua telah menjadi bintang harapan baru bagi rakyat Papua untuk dapat kembali bersinar di dalam kehidupan.

 

Oleh : Indah Rahmawati Salam (Mahasiswi IAIN Kendari)


Oleh : Indah Rahmawati Salam/aga | 19 November 2017 | Dibaca : 2668 Pengunjung


TAGS : Nusantara




Berita Terkait :

Nusantara, 22 November 2018 19:52
Sebuah Pelajaran Dari Pancasila Untuk Bangsa Indonesia
Opini, suaradewata.com – Beberapa hari terakhir, viral video Calon Presiden Prabowo Su ...
Nusantara, 22 November 2018 19:51
Operasi Intelijen? Tuduhan Tanpa Landasan!
Opini, suaradewata.com - Bendera bertuliskan kalimat tauhid menjadi kontroversi di Tanah Air akhi ...
Nusantara, 22 November 2018 19:50
Mobilisasi Umat Islam Menuju Istana Negara
Opini, suaradewata.com - Indonesia merupakan salah satu negara Islam terbesar di dunia, hamp ...
Nusantara, 22 November 2018 19:49
Kebijakan Jokowi Pro Rakyat Kecil
Opini,suaradewata.com - Presiden RI ke-7, Joko Widodo atau lebih dikenal dengan sebutan Jokowi me ...
Nusantara, 22 November 2018 19:47
Jokowi Cerdas! Gandeng Ulama Yang Berpotensi Membangun Indonesia
Opini, suaradewata.com - Indonesia adalah negara yang berpenduduk mayoritas muslim. Tentunya, rak ...
Nusantara, 22 November 2018 19:46
Indonesia Sentris, Pembangunan Merata Ala Jokowi
Opini, suaradewata.com - Selama hampir 20 tahun terakhir, isu ketimpangan pembangun antar wilayah ...
Nusantara, 22 November 2018 19:45
Gaya Kepemimpinan Soeharto Bakal Ditiru Prabowo, Baik Kah?
Opini, suaradewata.com - Sedang booming soal ucapan Titiek Soeharto yang menyatakan bahwa ji ...
Nusantara, 22 November 2018 19:44
Blusukan Jokowi, Mengecek Stabilitas Harga Bahan Pokok
Opini, suaradewata.com – Seringnya blusukan ke pasar bukan karenaPresiden Jokowi terpancing ...
Nusantara, 20 November 2018 16:50
Pemerintah RI Intensifkan Komunikasi, Bukti Upaya Pemerintah dalam Memajukan Bangsa dan Negara
Opini, suaradewata.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ...
Nusantara, 20 November 2018 16:49
Kedekatan Jokowi dan Keluarga Dengan Tanah Papua
Opini, suaradewata.com - Wilayah timur Indonesia memiliki banyak kekayaan alam dan sumber daya ma ...


Berita Lainnya :

Tabanan, 19 Desember 2018 22:09
Berdayakan Kaum Perempuan, Bupati Tabanan Raih Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya
Jakarta, Suaradewata.com- Bupati Tabanan-Bali Ni Putu Eka Wiryastuti raih penghargaan Anugerah Pa ...
Denpasar, 19 Desember 2018 21:22
Cabuli Siswa, Pengelola Yayasan Divonis Bui 9 tahun
Denpasar, Suaradewata.com- Terdakwa kasus pencabulan Erfan Handoko (28) di sebuah Yayasan di Kota ...
Jembrana, 19 Desember 2018 21:15
Jembrana Terima Anugerah Parahita Ekapraya Madya dari Kementerian PPA RI
Jembrana, suaradewata.com - Bupati Jembrana, I Putu Artha didampingi Nyonya Ari Sugianti Artha da ...
Denpasar, 19 Desember 2018 21:10
JPU Tuntut 2 bulan, Hakim Vonis 1 Tahun untuk Pengusaha Kaya ini
Denpasar, Suaradewata.com- Iwan Dharmadi Wangsa (62) seorang pengusaha kaya yang tinggal di ...
Badung, 19 Desember 2018 21:03
Lepas dari Pantai, Wanita asal Tiongkok Nyaris di Perkosa Seorang Nelayan
Badung, Suaradewata.com- Seorang wanita asal Tiongkok berinisial WG (30) jadi korban pencabu ...
Denpasar, 19 Desember 2018 20:57
Bule Kokain 11,06 gram Disidangkan Tanpa Kekasih
Denpasar, suaradewata.com- Brandon Luke Johnsson (43) terdakwa warga negara Australia, yang  ...
Denpasar, 19 Desember 2018 20:51
BNN Denpasar Tes Urine Ratusan ASN Pemkot
Denpasar, suaradewata.com- BNN Kota Denpasar bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Denpasar ...
Nusantara, 19 Desember 2018 20:42
Menanggulangi Radikalisme: Pelajaran Berharga Dari Negara-Negara Konflik
Opini, Suaradewata.com- Keterbukaan yang saat ini mewarnai kehidupan berpolitik di Indonesia tela ...
Nusantara, 19 Desember 2018 20:38
Perusakan Atribut Partai dan Politik Pecah Belah
Opini, Suaradewata.com- Perusakan baliho partai Demokrat yang bergambar mantan presiden Susilo Ba ...
Denpasar, 19 Desember 2018 20:30
Simpan Sabu dalam Bungkus Permen, Christine Dihukum 28 bulan
Denpasar, Suaradewata.com- Christine Pangkerego, wanita asal Bitung, Sulawesi Utara ini diganjar ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter