Pencuri Spesialis Kebun Warga Divonis 2 Bulan

Oleh : ang/gin | 14 November 2017 | Dibaca : 1040 Pengunjung

Pencuri Spesialis Kebun Warga Divonis 2 Bulan

sumber foto :istimewa

Tabanan, suaradewata.com – Spesialis pencuri hasil kebun I Kadek Lilin, 52 asal Dusun Anggasari Kaja Desa Munduk Temu, Kecamatan Pupuan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tabanan, Selasa, (14/11/2017).  Lilin di divonis 2 bulan dan wajib lapor.

Kapolsek Pupuan IB. Ketut Mahendra mengatakan pelaku dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tabanan karena sebelumnya pelaku tertangkap tangan oleh warga memetik hasil kebun milik warga. Tertangkap tangannya pelaku karena telah lama diawasi gerak geriknya oleh warga setempat. Akhirnya pelaku didapatkan sedang memetik buah Salak di kebun milik I Gede Sunadiasa pada hari Sabtu, (21/10/2017), sekitar pukul 16.00 Wita. 

"Dengan tepergoknya pelaku tersebut, sehingga tidak ada alasan lagi baginya untuk mengelak dari tuduhan dan proses hukum yang selama ini selalu dipungkirinya, karena pelaku ditangkap warga dalam keadaan tertangkap tangan," ucap AKP Ketut Mahendra.

Pelaku yang merupakan seorang petani tersebut yang lebih banyak menganggur ini sudah pernah dilaporkan oleh warga ke aparat Desa Munduktemu karena memanen buah hasil kebun warga, maupun keluarganya. Namun karena tidak ada bukti dan saksi, disamping pelaku juga ngotot tidak mengaku, sehingga selalu lolos dari tuduhan. Pintarnya pelaku saat mengambil buah hasil kebun warga, tidak mengambil dalam jumlah banyak dalam satu kebun. Namun sering mengambil di kebun yang beda lokasinya. "Begitu hasil kebun yang diambilnya laku terjual, pelaku lampiaskan kesenangannya dengan uang hasil kejahatannya di arena judi," terangnya.

Selanjutnya, pada hari Selasa, (14/11/2017), pelaku “dipaksa” datang ke Pengadilan Negeri Tabanan untuk disidangkan atas perbuatan yang dilakukannya. Perbuatan pelaku tersebut selama ini cukup meresahkan petani. Dan akhirnya pelaku divonis 2 Bulan masa percobaan 3 bulan dengan Pasal 364 KUHP oleh Pengadilan Negeri Tabanan. 

"Pelaku gak ditahan hanya wajib lapor, mudah mudahan dapat memberikan efek jera dan tidak mengulangi lagi perbuatannya, selaku bagian dari warga adat, saya mempersilahkan Aparat Desa asalnya untuk memberikan sanksi tambahan, sesuai hukum adat yang berlaku di Desa asalnya, namun proses hukum Positif tetap ia harus jalani," bebernya. ang/gin


Oleh : ang/gin | 14 November 2017 | Dibaca : 1040 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Karangasem, 21 November 2017 23:30
Gunung Agung Meletus, KRB III dan II Dilanda Hujan Abu
Karangasem, suaradewata.com - Letusan Freatik terjadi di Gunung Agung, Selasa (21/11/2017) sekita ...
Denpasar, 21 November 2017 23:20
Seluruh Pegawai Pengadilan Tinggi Bali Lakukan Tes Urine
Denpasar, suaradewata.com - Pengadilan Tinggi Bali bekerja sama dengan BNNK Gianyar dan Pemd ...
Tabanan, 21 November 2017 20:16
Bawa Pedang, Pria Ini Akhirnya Diciduk Polisi
Tabanan, suaradewata.com - Bawa pedang dan mengancam pedagang di wantilan Pura Dalam Banj ...
Nusantara, 21 November 2017 20:01
Registrasi Sim Card Untuk Cegah Kejahatan Siber
Opini, suaradewata.com -Seperti yang sudah diketahui, pemerintah telah mewajibkan seluruh penggun ...
Nusantara, 21 November 2017 20:00
Perppu Ormas Selamatkan Pancasila
Opini, suaradewata.com - Indonesia merupakan Negara yang terdiri dari ribuan pulau yang di dalamn ...
Denpasar, 21 November 2017 19:58
Rapat Paripurna ke-11, Terkait Perubahan Retribusi
Denpasar, suaradewata.com - Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta menghadiri Rapat Paripurna ke-11 ...
Tabanan, 21 November 2017 19:42
Pemilik Jati Harum Disidangkan
Tabanan, suaradewata.com- Pemilik usaha luwak coffe Jati Harum yakni I Made Ari Wirajaya disidang ...
Karangasem, 21 November 2017 19:40
Butuh Anggaran Rp. 9.5 Milyar, Ketua Panitia Pembangunan Pura Penataran Agung Nangka Ajak Masyarakat Bali Untuk Ikut Berpartisipasi
Karangasem, suaradewata.com - Setelah sempat mandeg, pembangunan Pura Penataran Agung Nangka, Des ...
Gianyar, 20 November 2017 23:45
Komplotan Penipu dan Pembobol ATM Berhasil Diringkus
Gianyar, suaradewata.com - Polisi meringkus tiga pelaku penipuan dengan modus membobol reken ...
Nusantara, 20 November 2017 23:27
Papua Adalah Bagaian Teritori Indonesia
Opini, suaradewata.com - Semenjak era pemerintahan Suharto, provinsi Papua yang waktu itu bernama ...


Berita Lainnya :

Karangasem, 21 November 2017 23:30
Gunung Agung Meletus, KRB III dan II Dilanda Hujan Abu
Karangasem, suaradewata.com - Letusan Freatik terjadi di Gunung Agung, Selasa (21/11/2017) sekita ...
Denpasar, 21 November 2017 23:20
Seluruh Pegawai Pengadilan Tinggi Bali Lakukan Tes Urine
Denpasar, suaradewata.com - Pengadilan Tinggi Bali bekerja sama dengan BNNK Gianyar dan Pemd ...
Tabanan, 21 November 2017 20:16
Bawa Pedang, Pria Ini Akhirnya Diciduk Polisi
Tabanan, suaradewata.com - Bawa pedang dan mengancam pedagang di wantilan Pura Dalam Banj ...
Nusantara, 21 November 2017 20:01
Registrasi Sim Card Untuk Cegah Kejahatan Siber
Opini, suaradewata.com -Seperti yang sudah diketahui, pemerintah telah mewajibkan seluruh penggun ...
Nusantara, 21 November 2017 20:00
Perppu Ormas Selamatkan Pancasila
Opini, suaradewata.com - Indonesia merupakan Negara yang terdiri dari ribuan pulau yang di dalamn ...
Denpasar, 21 November 2017 19:58
Rapat Paripurna ke-11, Terkait Perubahan Retribusi
Denpasar, suaradewata.com - Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta menghadiri Rapat Paripurna ke-11 ...
Tabanan, 21 November 2017 19:42
Pemilik Jati Harum Disidangkan
Tabanan, suaradewata.com- Pemilik usaha luwak coffe Jati Harum yakni I Made Ari Wirajaya disidang ...
Karangasem, 21 November 2017 19:40
Butuh Anggaran Rp. 9.5 Milyar, Ketua Panitia Pembangunan Pura Penataran Agung Nangka Ajak Masyarakat Bali Untuk Ikut Berpartisipasi
Karangasem, suaradewata.com - Setelah sempat mandeg, pembangunan Pura Penataran Agung Nangka, Des ...
Gianyar, 20 November 2017 23:45
Komplotan Penipu dan Pembobol ATM Berhasil Diringkus
Gianyar, suaradewata.com - Polisi meringkus tiga pelaku penipuan dengan modus membobol reken ...
Nusantara, 20 November 2017 23:27
Papua Adalah Bagaian Teritori Indonesia
Opini, suaradewata.com - Semenjak era pemerintahan Suharto, provinsi Papua yang waktu itu bernama ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter