Terdakwa Kasus 19 Ribu Pil Ekstasi Terancam Hukuman Mati

Oleh : not/ari | 17 Oktober 2017 | Dibaca : 2124 Pengunjung

Terdakwa Kasus 19 Ribu Pil Ekstasi Terancam Hukuman Mati

sumber foto :suaradewata.com

Denpasar, suaradewata.com - Iskandar Halim alias Ko'I bin Muslim Halim satu dari empat terdakwa kasus jual beli 19 ribu pil ekstasi, Selasa (17/10) diadili di PN Denpasar. Dalam menghadapi perkara ini, Iskandar tidak sendirian. Dia dampingi pengacara Ketut Ngastawa dkk. Sidang yang masih dengan agenda pembacaan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Kade Wahyudi dan Oka Ariani Adikarini.

Mengacu pada dakwaan jaksa yang dibacakan dihadapan majelis hakim pimpinan Ida Ayu Nyoman Adnya Dewi, maka terdakwa yang beralamat di Jln. Nipah No. 68 RT 004 RW 006 Kelurahan Berok Nipah, Padang ini terancam hukuman mati.

Dalam dakwaan jaksa dipaparkan, terdakwa bersama Dedi Setiawan alias Cipeng bin Alex, Budi Liman Santoso alias Budi Bin Sujono Liman Santono dan Abdul Rahman Willy alias Willy bin NG Leng Kong di Paradise Hotel, Sanur tanggal 4 Juli 2017 sekira pukul 11.00 Wita  melakukan percobaan pemufakatan jahat jual beli Narkotika. 

Kejadian atau penangkapan terhadap terdakwa berawal dari tertangkapnya Dedi Setiawan (terdakwa dalam berkas terpisah) di Perumahan Metro Permata Blok B2 No. 28 RT 11 RW 001 Jln. Raden Saleh, Banten pada tanggal 1 Juli 2017. 

Dari tangan Dedi Setiawan, tim dari Bareskrim Mabes Polri berhasil mengamankan 19 ribu pil ekstasi dengan berat 7.916.66 gram.

"Kepada petugas terdakwa mengaku ekstasi tersebut akan dijual kepada seseorang melalui perantara Iskandar Halim (terdakwa dengan berkas terpisah) dengan harga Rp 105.000 per butir,"ungkap jaksa dalam dakwaanya. 

Setelah itu, Dedi Setiawan menghubungi terdakwa Iskandar Halim untuk bertemu di Bali dan menjual 19 ribu ekstasi tersebut. 

Usai menerima telpon dari Dedi Setiawan, terdakwa Iskandar Halim langsung menuju Denpasar. Tiba di Bali, tepatnya tanggal 3 Juni 2017 sekitar pukul 22.00 Wita, terdakwa langsung menghubungi Dedi Setiawan dan mengatakan terdakwa sudah berada di Bali. 

"Keesokan harinya terdakwa kembali menghubungi Dedi Setiawan. Saat itu Dedi mengatakan sudah barada di Bali dan berada di Hotel Sanur Paradise Jln. Hang Tuah, Sanur,"ujar JPU sebagaimana dalam dakwaanya. 

Selanjutnya terdakwa Iskandar Halim Hotel Sanur Paradise untuk menemui Dedi Setiawan."Tiba di hotel terdakwa langsung menghubungi Dedi Setiawan. Lalu Dedi Setiawan meminta terdakwa ke kolam renang hotel,"sebut jaksa Kejari Denpasar ini.

Setibanya di kolam renang, terdakwa ditangkap Tim Gabungan dari Bareskrim Mabes Polri. Pada saat dilakukan penggeledahan terhadap terdakwa, petugas hanya berhasil mengamankan sebuah handphone.  

Sedangkan terkait barang bukti 19 ribu ekstasi, terdakwa mengaku akan menjualnya kepada seseorang melalui perantara Budi Liman Santoso (terdakwa dalam berkas terpisah). 

Mengapa harus melalui Budi Liman Santoso? Dalam dakwaan terungkap bahwa yang akan membeli 19 ribu ekstasi ini hanya mengenal Budi Liman Santoso. "Terdakwa mengaku hanya diminta tolong oleh Dedi Setiwan untuk menjualkan dengan harga Rp 105.000 per butir,"sebut jaksa.

Di hari yang sama, terdakwa lalu menghubungi Budi Liman sembari mengatakan bahwa barang berupa ekstasi sudah ada serta memintanya untuk datang ke kolam renang hotel Sanur Paradise.  

Terdakwa menjelaskan Budi Liman adalah perantara yang akan menjual ekstasi itu kepada seseorang dengan harga Rp 110.000. Dengan catatan untung Rp. 5000 perbiji dibagi dua, sehingga masing-masing akan mendapatkan keuntungan Rp 47.500.000.

Namun ternyata, Budi Liman sebagaimana terungkap dalam dakwaan jaksa, menjual kepada Abdul Rahman Willy alias Willy bin NG Leng Kong dengan harga Rp 120.000 per biji. Sehingga jika dikalikan 19 ribu maka menjadi Rp 2.280.000.000.

Atas perbuatan ini, terdakwa oleh jaksa dijerat dengan Pasal berlapis. Yaitu Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dan subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. not/ari


Oleh : not/ari | 17 Oktober 2017 | Dibaca : 2124 Pengunjung


TAGS : denpasar sidang ekstasi budi liman




Berita Terkait :

Denpasar, 30 November 2017 23:18
Pantau Kondisi Gunung Agung, NasDem Jatim Utus Tim ke Bali
Denpasar, suaradewata.com - Bencana erupsi Gunung Agung, menjadi keprihatinan seluruh masyar ...
Denpasar, 29 November 2017 15:32
Bandara Ngurah Rai Bali Dibuka Kembali
Denpasar, suaradewata.com - Bandara International I Gusti Ngurah Rai Bali semula dijadwalkan ...
Denpasar, 28 November 2017 23:00
Rilis Single “KANGEN”, Band Sunda Kecil Makin Kukuhkan Eksistensinya di Jagat Pop Bali
Denpasar, suaradewata.com - Sukses merilis single pertama berjudul Mbok, Sunda Kecil Band makin m ...
Gianyar, 27 November 2017 21:21
Sidang Paripurna Penetapan Ranperda APBD TA 2018 Menjadi Perda
Gianyar,suaradewata.com- Setelah melalui beberapa kali proses pembahasan, DPRD Kabupaten Gianyar ...
Denpasar, 27 November 2017 17:14
Gubernur Pastika Dukung Evaluasi Raperda Tentang Retribusi Jasa Usaha dan Retribusi Perizinan
Denpasar, suaradewata.com - Gubernur Bali Made Mangku menyampaikan jawaban terhadap Pandanga ...
Denpasar, 26 November 2017 04:47
Jelang Pilgub, Dewa Beratha Bertemu SGB-GPS Bahas Bali ke Depan
Denpasar, suaradewata.com - Mantan Gubernur Bali dua periode Dewa Made Beratha turun gunung ...
Denpasar, 21 November 2017 23:20
Seluruh Pegawai Pengadilan Tinggi Bali Lakukan Tes Urine
Denpasar, suaradewata.com - Pengadilan Tinggi Bali bekerja sama dengan BNNK Gianyar dan Pemd ...
Denpasar, 16 November 2017 18:46
Lomba Kolone Senapan Bertujuan Memupuk Rasa Persaudaraan dan Kebersamaan
Denpasar, suaradewata - Dalam rangka membina dan memupuk rasa persaudaraan serta kebersamaan ...
Denpasar, 14 November 2017 13:21
Sidang Praperadilan Kasus Dugaan Korupsi Tukad Mati Dikabulkan Hakim
Denpasar, suaradewata.com - Sidang lanjutan praperadilan Wayan Seraman, tersangka kasus duga ...
Tabanan, 08 November 2017 18:59
Ini Kata PU Tabanan Soal Trotoar Jebol di Jalan Denpasar - Gilimanuk
Tabanan, suaradewata.com - Jebolnya trotoar di jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, Banja ...


Berita Lainnya :

Gianyar, 12 Desember 2017 19:51
Kodim 1616/Gianyar Berikan Bantuan Kepada Veteran dan Warakauri
Gianyar, suaradewata.com - Anggota Veteran dan Warakauri Sukawati mendapat kunjungan dari Anggota ...
Tabanan, 12 Desember 2017 18:51
KPU Tabanan Terima Berkas Perbaikan Verifikasi Parpol
Tabanan, suaradewata.com – Setelah sebelumnya sempat mengalami kekurangan berkas, ...
Tabanan, 12 Desember 2017 18:50
Pengaruhi Akurasi, Meteran Listrik Tua Akan Diganti
Tabanan, suaradewata.com – Sebanyak 23.000 meteran listrik se Provinsi Bali yang ...
Nusantara, 12 Desember 2017 16:16
Islam Indonesia, Islam Yang Mengayomi
Oleh: Sulistiyo Wardoyo Opini, Suaradewata.com - Sudah merupakan hal yang waj ...
Tabanan, 12 Desember 2017 16:01
Diterjang Angin Kencang dan Hujan Deras Rumah Winarta Ambruk
Tabanan, suaradewata.com– Karena diguyur hujan deras disertai angin kencang, sebuah banguna ...
Tabanan, 12 Desember 2017 14:28
Peringati Hari Juang Kartika, Kodim 1619/Tabanan Berikan Bantuan Bedah Rumah
Tabanan, suaradewata.com – Guna meringankan beban masyarakat yang kurang mampu, K ...
Nusantara, 12 Desember 2017 13:53
Stop Retorika HAM, Saatnya Fokus Pada Pembangunan Papua
Oleh: Muhammad Aji Pangestu Opini, Suaradewata.com - Menjelang peringatan Hari Kebesaran Kel ...
Badung, 12 Desember 2017 11:59
Berantas Preman, "Crime Hunter" Polres Badung Sisir Wilayah Abiansemal
Badung, suaradewata.com- Tim Satgas Pembrangus Preman Polres Badung yang kini disebut "Crime ...
Badung, 12 Desember 2017 11:29
Kabag Humas Badung Harapkan Media Online Anti Hoax
Badung, suaradewata.com– Banyaknya muncul media online di Bali diharapkan mampu memberikan ...
Bangli, 11 Desember 2017 20:58
Wabub Ingatkan Rekanan Mesti Tertib Administrasi
Bangli, suaradewata.com- Selain kualitas yang baik dan ketepatan waktu pengerjaan, Wakil Bupati ( ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter