Hama Busuk Buah Mengganas, Tanaman Kakao Kian Ditinggalkan

Oleh : ard/ari | 17 Mei 2017 | Dibaca : 2072 Pengunjung

Hama Busuk Buah Mengganas, Tanaman Kakao Kian Ditinggalkan

sumber foto :suaradewata.com

Bangli suaradewata.com – Para petani disejumlah kecamatan di Bangli kian mengeluhkan ganasnya serangan penyakit busuk buah yang menyerang tanaman kakao miliknya. Tragisnya, meski berbagai upaya telah dilakukan petani, namun belum membuahkan hasil yang maksimal. Akibatnya, banyak petani melakukan pembabatan tanaman kakou untuk beralih menanam tanaman yang lebih menjanjikan. "Selama ini, berbagai upaya telah kami lakukan untuk memberantas serangan hama kakao, namun tidak pernah berhasil,” ungkap Ketut Wiranata salah seorang petani kakao di desa Tembuku, Rabu (17/05/2017).

Padahal, diakui, beberapa tahun lalu tanaman coklat merupakan primadona bagi petani diwilayah setempat. “Karena banyaknya serangan penyakit tersebut, sekarang banyak petani kakao yang telah beralih menanam tanaman lain yang lebih menguntungkan seperti jeruk,” tegasnya.  Dikatakan, buah kakao yang terserang hama busuk buah umumnya sudah mendekati masa panen sehingga menyebabkan buah menjadi gugur dan busuk. Buahnya jadi menghitam dan di dalam buah terdapat ulat berwarna putih dan hitam. Ukurannya buahnya juga menjadi lebih kecil karena perkembangannya terganggu akibat hama tersebut. “Kondisi itu yang menyebabkan nilai jual turun, sehingga petani beralih menanam tanaman lain,” sebutnya.

Diakui pula, penyebab gagalnya penanggulangan serangan hama ini lantaran selama ini, petani tidak mau kompak melakukan pemberantasan. Kata dia, meski ada satu dua petani yang melakukan pemeberantasan, namun hal itu akan sia-sia, karena hama buah cepat berpindah ke tanaman lain. Oleh karena itu, diharapkan, bila petani mau mengembalikan kejayaan coklat harus kompak memerangi hama busuk buah tersebut. 

Hal yang sama juga disampaikan, Putu Kerti petani lainnya. Rusaknya tanaman coklat juga akibat petani malas melakukan perawatan pada tanaman kakaonya. Disebutkan, hampir tidak ada petani yang melakukan perawatan tanaman secara kontinyu seperti pemupukan, pemangkasan hingga penyemrotan obat pembasmi hama. ard/ari


Oleh : ard/ari | 17 Mei 2017 | Dibaca : 2072 Pengunjung


TAGS : bangli hama kakao




Berita Terkait :

Bangli, 23 Mei 2017 21:09
Tragis…Tebang Pohon Durian, Beneng Tewas Menggenaskan
Bangli, suaradewata.com – Nasib naas dialami I Nengah Beneng (37), asal desa ...
Bangli, 23 Mei 2017 21:05
Tega...Lantaran Tolak Cerai, Suami Pelintir Leher Istri
Bangli, suaradewata.com -  Lantaran menolak cerai, seorang istri asal banjar Ulun ...
Bangli, 22 Mei 2017 18:37
Bawang Hingga Merica Impor Mulai Beredar di Pasar Kidul
Bangli, suaradewata.com – Ditengah kian meroketnya berbagai harga kebutuhan pokok ...
Bangli, 22 Mei 2017 17:28
Peluncuran Bus Perintis, Layani Rute Bangli-Songan-Tejakula
Bangli, suaradewata.com - Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum.,M.Kn didampingi Waki ...
Bangli, 17 Mei 2017 20:11
Hama Busuk Buah Mengganas, Tanaman Kakao Kian Ditinggalkan
Bangli suaradewata.com – Para petani disejumlah kecamatan di Bangli kian&nbs ...
Bangli, 17 Mei 2017 20:10
Wujudkan Desa Mandiri, Lomba Evaluasi Perkembangan Desa Dibuka
Bangli, suaradewata.com – Untuk mewujudkan sebuah desa yang mandiri dalam segala ...
Bangli, 13 Mei 2017 08:26
Duh...Wanita Ini Nyaris “Digorok” Suaminya Sendiri
Bangli, suaradewata.com – Ni Nengah Puspini (25) asal desa Abang Songan, Kintaman ...
Bangli, 09 Mei 2017 20:27
DPRD Bangli Mengucapkan Selamat HUT ke-813 Kota Bangli
Pimpinan dan Anggota DPRD Beserta Seluruh Staf Sekretariat DPRD Bangli Mengucapkan Di ...
Bangli, 09 Mei 2017 20:27
Pemkab Bangli Mengucapkan Dirgahayu Kota Bangli ke-813
Pemerintah Kabupaten Bangli  Mengucapkan  Dirgahayu Kota Bangli ke-813 Mela ...
Bangli, 08 Mei 2017 19:16
Kakek Hamili Cucu, Terancam Sanksi Adat Pengusiran Dari Desa
Bangli, suaradewata.com – Selain  terancam hukuman pidana penjara, pela ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 26 Mei 2017 18:02
Polisi Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu-sabu dan 501 Butir Ekstasi
Denpasar, suaradewata.com - Tim gabungan Satuan tugas Counter Transnational Organized Crime ...
Tabanan, 26 Mei 2017 14:07
Diduga Sakitnya Kambuh, Avansa Seruduk 5 Sepeda Motor
Tabanan, suaradewata.com - Sebuah Kendaraan Toyota Avansa nopol DK 791 AJ menabrak 5 se ...
Klungkung, 26 Mei 2017 10:12
Peringatan Hari Perang Kusamba
Klungkung, suaradewata.com - Bertepatan dengan peringatan hari pertempuran Kusamba yang ke 168, p ...
Klungkung, 26 Mei 2017 10:09
Masyarakat Nusa Penida Nikmati Program Beras Lokal Murah
Klungkung, suaradewata.com - Melalui BUMDes, masyarakat Nusa Penida mulai saat ini bisa menikmati ...
Tabanan, 25 Mei 2017 21:01
Sasar Bahan Peledak, Polisi, Pecalang Dan TNI Sisir Duktang
Tabanan, suaradewata.com - Guna mencegah bahan peledak maupun orang yang mencurigakan m ...
Denpasar, 25 Mei 2017 20:31
Pengendara Misterius Buang 10 Butir Ekstasi
Denpasar, suaradewata.com - Petugas yang melaksanakan patroli dalam rangka Operasi Pekat Agung ke ...
Denpasar, 25 Mei 2017 20:29
Polda Bali Pertebal Pengamanan Objek Vital
Denpasar, suaradewata.com – Jajaran Polda Bali memperketat pengamanan wilayah dan markas me ...
Tabanan, 25 Mei 2017 20:19
Jatiluwih Agriculture Festival Juni 2017, Diawali Ngusaba Subak
Tabanan, suaradewata.com - Jatiluwih Agriculture Festival akan dimulai pada pertengahan ...
Buleleng, 25 Mei 2017 18:44
Pasca Bom di Jakarta, Pelabuhan di Buleleng Diawasi Ketat
Buleleng, suaradewata.com- Pasca bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta, pada Rabu (24/5/2017) ...
Tabanan, 25 Mei 2017 18:43
Pasca Bom di Kampung Melayu, Polisi Gencarkan Sidak Duktang
Tabanan, suaradewata.com - Pasca ledakan Bom di kampung melayu Jakarta. Jajaran kepolis ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter