Hama Busuk Buah Mengganas, Tanaman Kakao Kian Ditinggalkan

Oleh : ard/ari | 17 Mei 2017 | Dibaca : 2229 Pengunjung

Hama Busuk Buah Mengganas, Tanaman Kakao Kian Ditinggalkan

sumber foto :suaradewata.com

Bangli suaradewata.com – Para petani disejumlah kecamatan di Bangli kian mengeluhkan ganasnya serangan penyakit busuk buah yang menyerang tanaman kakao miliknya. Tragisnya, meski berbagai upaya telah dilakukan petani, namun belum membuahkan hasil yang maksimal. Akibatnya, banyak petani melakukan pembabatan tanaman kakou untuk beralih menanam tanaman yang lebih menjanjikan. "Selama ini, berbagai upaya telah kami lakukan untuk memberantas serangan hama kakao, namun tidak pernah berhasil,” ungkap Ketut Wiranata salah seorang petani kakao di desa Tembuku, Rabu (17/05/2017).

Padahal, diakui, beberapa tahun lalu tanaman coklat merupakan primadona bagi petani diwilayah setempat. “Karena banyaknya serangan penyakit tersebut, sekarang banyak petani kakao yang telah beralih menanam tanaman lain yang lebih menguntungkan seperti jeruk,” tegasnya.  Dikatakan, buah kakao yang terserang hama busuk buah umumnya sudah mendekati masa panen sehingga menyebabkan buah menjadi gugur dan busuk. Buahnya jadi menghitam dan di dalam buah terdapat ulat berwarna putih dan hitam. Ukurannya buahnya juga menjadi lebih kecil karena perkembangannya terganggu akibat hama tersebut. “Kondisi itu yang menyebabkan nilai jual turun, sehingga petani beralih menanam tanaman lain,” sebutnya.

Diakui pula, penyebab gagalnya penanggulangan serangan hama ini lantaran selama ini, petani tidak mau kompak melakukan pemberantasan. Kata dia, meski ada satu dua petani yang melakukan pemeberantasan, namun hal itu akan sia-sia, karena hama buah cepat berpindah ke tanaman lain. Oleh karena itu, diharapkan, bila petani mau mengembalikan kejayaan coklat harus kompak memerangi hama busuk buah tersebut. 

Hal yang sama juga disampaikan, Putu Kerti petani lainnya. Rusaknya tanaman coklat juga akibat petani malas melakukan perawatan pada tanaman kakaonya. Disebutkan, hampir tidak ada petani yang melakukan perawatan tanaman secara kontinyu seperti pemupukan, pemangkasan hingga penyemrotan obat pembasmi hama. ard/ari


Oleh : ard/ari | 17 Mei 2017 | Dibaca : 2229 Pengunjung


TAGS : bangli hama kakao




Berita Terkait :

Bangli, 18 September 2017 19:42
Apel Disiplin, Bupati Genjot ASN Bangli Bekerja Lebih Keras
Bangli, suaradewata.com - Selain kejujuran, semangat kerja keras harus dimiliki semua A ...
Bangli, 15 September 2017 21:46
Awas Bencana, Giliran Desa Awan Dikukuhkan Jadi KSB !!!
Bangli, suaradewata.com - Secara geografis sejumlah desa di Kabupaten Bangli berada diz ...
Bangli, 13 September 2017 23:20
Perlu Regulasi Yang Jelas, KJA Danau Batur Segera Ditata
Bangli, suaradewata.com - Dalam rangka penataan keberadaan Keramba Jaring Apung dan penyebab ...
Bangli, 13 September 2017 23:18
1.154 Warga Miskin Tercecer, Bupati Ingatkan Pentingya Akurasi Data
Bangli, suaradewata.com - Sesuai data Dinas Sosial Bangli, tercatat sebanyak 1.154 warg ...
Bangli, 06 September 2017 22:17
Aturan Dana BOS Diperketat, Nasib Guru Pengabdi Terancam
Bangli, suaradewata.com – Ketatnya aturan penggunaan dana Bantuan Operasional Sek ...
Bangli, 01 September 2017 10:01
Gadaikan Motor Kerabat Sendiri, Dewa S Dipolisikan
Bangli, suaradewata.com – Prilaku Dewa Nyoman S (51) asal Lingkungan Kelurahan Ka ...
Bangli, 29 Agustus 2017 21:52
Foto Polisi Ini Mendadak Viral di Medsos
Bangli, suaradewata.com - Sejumlah foto yang menggambarkan aktivitas Brigadir Kepala Ida Bagus Ma ...
Bangli, 29 Agustus 2017 19:53
Revisi Perbup GGS, Bupati Gianyar Komit Bangun Bangli Dari Desa
Bangli, suaradewata.com – Bupati Bangli I Made Gianyar menegaskan bahwa diperiode ...
Bangli, 29 Agustus 2017 19:52
Petani Bangli Dapatkan Pengetahuan Budidaya Tembakau
Bangli, suaradewata.com - Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dari hulu ke hilir tenta ...
Bangli, 29 Agustus 2017 19:50
Korupsi Bansos Desa Songan, Kerugian Negara Capai Rp 134 Juta
Bangli, suaradewata.com - Mantan Bendesa Adat Desa Songan, Kintamani, Bangli, kini hany ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 23 September 2017 11:28
Memaknai Hari Olahraga Nasional, Masyarakat Diminta Menjadikan Olahraga Sebagai Gaya Hidup
Denpasar, suaradewata.com - Memaknai peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-34 Tahun 2017 ...
Tabanan, 23 September 2017 11:14
Peduli Bencana Gunung Agung, Polres Tabanan Serahkan Satu Truck Sembako
Tabanan, suaradewata.com– Meningkatnya aktivitas Gunung Agung Karangasem ke level awas memb ...
Tabanan, 23 September 2017 11:06
Kodim 1619/Tabanan Gelar Nonbar Film G 30 S PKI
Tabanan, suaradewata.com -  Komando Distrik Militer (Kodim) 1619/Tabanan gelar Non ...
Tabanan, 23 September 2017 11:02
Selain Ke Desa Candikuning, Warga Karangasem Juga Mengungsi Ke Pupuan
Tabanan, suaradewata.com - Selain ke Desa Candikuning Kecamatan Baturiti, warga Kabupat ...
Gianyar, 23 September 2017 00:02
Kapolres Gianyar Kunjungi Pengungsi Gunung Agung di Tegallalang
Gianyar, suaradewata.com - Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo beserta rombongan Pejabat ...
Jembrana, 22 September 2017 23:58
Tidur Saat Berkendara Nyaris Tewas Tabrak Pohon Perindang
Jembrana, suaradewata.com - Naas dialami oleh seorang pemotor yakni Ahmad Taufiq, 34,  asal ...
Karangasem, 22 September 2017 18:43
Magma Mendekati Pemukaan Kawah, Jumlah Pengungsi Hampir Capai 10.000 Jiwa
Karangasem, suaradewata.com - Petugas dari badan Geologi di Pos Pemantau Gunung Agung, terus meng ...
Gianyar, 22 September 2017 14:51
Wabup Mahayastra Kunjungi Pengungsi dari Karangasem di Desa Taro
Gianyar, suaradewata.com - Br. Puakan Desa Taro Kecamatan Tegallalang Gianyar menjadi t ...
Gianyar, 22 September 2017 14:50
Sosialisasi Tahapan Pemilukada, Wabup Agus Mahayastra Ajak Cermati Visi Misi Calon
Gianyar, suaradewata.com - Wakil Bupati Gianyar Made ‘Agus’ Mahayastra membuka acara ...
Gianyar, 22 September 2017 14:46
Gerakan Masyarakat Sadar Demokrasi Gelar Lomba Yel dan Pidato
Gianyar, suaradewata.com - KPU Provinsi Bali bekerjasama Pemkab Gianyar menggelar lomba yel-yel d ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter