Kakek Hamili Cucu, Terancam Sanksi Adat Pengusiran Dari Desa

Oleh : ard/ari | 08 Mei 2017 | Dibaca : 3586 Pengunjung

Kakek Hamili Cucu, Terancam Sanksi Adat Pengusiran Dari Desa

sumber foto :suaradewata.com

Bangli, suaradewata.com – Selain  terancam hukuman pidana penjara, pelaku kakek menghamili cucunya asal desa Undisan, Tembuku, Bangli ini, juga terancam dikenakan sanksi adat yang sangat berat. Bahkan, sanksi adat yang dikenakan terhadap pelaku I Md Nadiana alias Jro Dindin (59) dan korban berinisial Ni Luh RR (14) tidak main-main. Pasalnya, pelaku atau keluarga pelaku selain harus melakukan upacara Ngersigana untuk pembersihan desa, juga terancam diusir dari desa pakraman setempat untuk selama-lamanya.

Bendesa Adat Desa Pakraman Undisan Kelod, Wayan Budiartha  saat dikonfirmasi , Senin ( 8/5/2017)  mengatakan  perbuatan  yang dilakukan warganya  I Md Nadiana yang tega menggauli cucunya hingga hamil, sangat  bertentangan dengan kaedah  agama  dan  norma kesucian.  "Perbuatan pelaku telah membuat  leteh (kotor) desa," kata Wayan Budiartha didampingi  Kelian Adat Banjar Bukit Sari, I Made Suardiana.

Tidak hanya itu, perbuatan pelaku juga telah bertentangan dengan awig-awig desa pakraman setempat yang melarang hubungan intim sedarah. Terlebih, kasus ini melibatkan kakek dengan cucunya sendiri. Karena itu, disampaikan, sesuai awig-awig desa Pakraman Undisan Kelod, sanksi yang ditetapkan berupa sanksi niskala maupun sekala. "Sanksi niskala, pelaku atau keluarga pelaku harus menghaturkan banten resigana untuk membersihkan desa. Sedangkan sanksi skalanya, kedua pelaku tida boleh tinggal lagi desa ini untuk selama-lamanya,” tegasnya.

Diceritakan, sanksi adat serupa pernah diterapkan kepada salah seoarang warganya sekitar tahun 90an. Dimana, saat itu terungkap seorang ayah mencabuli anak tirinya hingga hamil. “Selain terkena sanksi niskala, pelakunya bahkan sama sekali tidak diperkenankan lagimenginjakkan kakinya ke wilayah ini,” tegasnya.

Meski demikian, untuk kepastian sanksinya yang akan diberikan kepada Jero Dindin dan Ni Luh RR, akan diputuskan lewat paruman terlebih dahulu yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Jumat (12/5) mendatang dengan melibatkan bendesa adat, prajuru adat, pemangku, sesepuh desa, pemangku serta tokoh masyarakat lainnya. “KEpastiaan sanksinya itu, akan diputuskan lewat paruman nantinya. Kami selaku bendesa tidak berani mengambil keputusan  sebelum  digelar paruman " tegasnya. Nantinya, dalam paruman tersebut pula akan dibahas menyangkut status anak yang nantinya akan dilahirkan oleh korban.

Sementara disinggung status pelaku  yang mengaku-ngaku sebagai seorang Jro Mangku dan Balian, sambil tertawa Budhiarta mengatakan itu hanya kebohongan belaka. Disampaikan, keseharian pelaku berprofesi sebagai petani. Namun tiba-tiba  sebulan lalu, melaporkan diri telah menjadi Jro atau pemangku.Padahal, menurutnya kalau  seseorang menjadi pemangku harus melewati upacara  pewintenan dengan disaksikan oleh prajuru adat setempat. "Nyatanya prajuru tidak pernah diundang sebagai upasaksi. Karena itu, status Jro yang bersangkutan tidak sah," kata Budhiarta sembari menyebutkan sejak beberapa bulan terakhir prilaku pelaku memang aneh. ard/ari


Oleh : ard/ari | 08 Mei 2017 | Dibaca : 3586 Pengunjung


TAGS : bangli kakek hamili cucu sanksi adat undisan kelod




Berita Terkait :

Bangli, 18 September 2017 19:42
Apel Disiplin, Bupati Genjot ASN Bangli Bekerja Lebih Keras
Bangli, suaradewata.com - Selain kejujuran, semangat kerja keras harus dimiliki semua A ...
Bangli, 15 September 2017 21:46
Awas Bencana, Giliran Desa Awan Dikukuhkan Jadi KSB !!!
Bangli, suaradewata.com - Secara geografis sejumlah desa di Kabupaten Bangli berada diz ...
Bangli, 13 September 2017 23:20
Perlu Regulasi Yang Jelas, KJA Danau Batur Segera Ditata
Bangli, suaradewata.com - Dalam rangka penataan keberadaan Keramba Jaring Apung dan penyebab ...
Bangli, 13 September 2017 23:18
1.154 Warga Miskin Tercecer, Bupati Ingatkan Pentingya Akurasi Data
Bangli, suaradewata.com - Sesuai data Dinas Sosial Bangli, tercatat sebanyak 1.154 warg ...
Bangli, 06 September 2017 22:17
Aturan Dana BOS Diperketat, Nasib Guru Pengabdi Terancam
Bangli, suaradewata.com – Ketatnya aturan penggunaan dana Bantuan Operasional Sek ...
Bangli, 01 September 2017 10:01
Gadaikan Motor Kerabat Sendiri, Dewa S Dipolisikan
Bangli, suaradewata.com – Prilaku Dewa Nyoman S (51) asal Lingkungan Kelurahan Ka ...
Bangli, 29 Agustus 2017 21:52
Foto Polisi Ini Mendadak Viral di Medsos
Bangli, suaradewata.com - Sejumlah foto yang menggambarkan aktivitas Brigadir Kepala Ida Bagus Ma ...
Bangli, 29 Agustus 2017 19:53
Revisi Perbup GGS, Bupati Gianyar Komit Bangun Bangli Dari Desa
Bangli, suaradewata.com – Bupati Bangli I Made Gianyar menegaskan bahwa diperiode ...
Bangli, 29 Agustus 2017 19:52
Petani Bangli Dapatkan Pengetahuan Budidaya Tembakau
Bangli, suaradewata.com - Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dari hulu ke hilir tenta ...
Bangli, 29 Agustus 2017 19:50
Korupsi Bansos Desa Songan, Kerugian Negara Capai Rp 134 Juta
Bangli, suaradewata.com - Mantan Bendesa Adat Desa Songan, Kintamani, Bangli, kini hany ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 23 September 2017 11:28
Memaknai Hari Olahraga Nasional, Masyarakat Diminta Menjadikan Olahraga Sebagai Gaya Hidup
Denpasar, suaradewata.com - Memaknai peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-34 Tahun 2017 ...
Tabanan, 23 September 2017 11:14
Peduli Bencana Gunung Agung, Polres Tabanan Serahkan Satu Truck Sembako
Tabanan, suaradewata.com– Meningkatnya aktivitas Gunung Agung Karangasem ke level awas memb ...
Tabanan, 23 September 2017 11:06
Kodim 1619/Tabanan Gelar Nonbar Film G 30 S PKI
Tabanan, suaradewata.com -  Komando Distrik Militer (Kodim) 1619/Tabanan gelar Non ...
Tabanan, 23 September 2017 11:02
Selain Ke Desa Candikuning, Warga Karangasem Juga Mengungsi Ke Pupuan
Tabanan, suaradewata.com - Selain ke Desa Candikuning Kecamatan Baturiti, warga Kabupat ...
Gianyar, 23 September 2017 00:02
Kapolres Gianyar Kunjungi Pengungsi Gunung Agung di Tegallalang
Gianyar, suaradewata.com - Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo beserta rombongan Pejabat ...
Jembrana, 22 September 2017 23:58
Tidur Saat Berkendara Nyaris Tewas Tabrak Pohon Perindang
Jembrana, suaradewata.com - Naas dialami oleh seorang pemotor yakni Ahmad Taufiq, 34,  asal ...
Karangasem, 22 September 2017 18:43
Magma Mendekati Pemukaan Kawah, Jumlah Pengungsi Hampir Capai 10.000 Jiwa
Karangasem, suaradewata.com - Petugas dari badan Geologi di Pos Pemantau Gunung Agung, terus meng ...
Gianyar, 22 September 2017 14:51
Wabup Mahayastra Kunjungi Pengungsi dari Karangasem di Desa Taro
Gianyar, suaradewata.com - Br. Puakan Desa Taro Kecamatan Tegallalang Gianyar menjadi t ...
Gianyar, 22 September 2017 14:50
Sosialisasi Tahapan Pemilukada, Wabup Agus Mahayastra Ajak Cermati Visi Misi Calon
Gianyar, suaradewata.com - Wakil Bupati Gianyar Made ‘Agus’ Mahayastra membuka acara ...
Gianyar, 22 September 2017 14:46
Gerakan Masyarakat Sadar Demokrasi Gelar Lomba Yel dan Pidato
Gianyar, suaradewata.com - KPU Provinsi Bali bekerjasama Pemkab Gianyar menggelar lomba yel-yel d ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter