Deradikalisasi dan Deideologisasi

Oleh : Ricky RInaldi/aga | 19 April 2017 | Dibaca : 2785 Pengunjung

Deradikalisasi dan Deideologisasi

sumber foto :google

Opini, suaradewata.com - Secara umum kata deradikalisasi dan deideologisasi menjadi suatu pokok bahasan yang sangat menarik dalam dunia terorisme. Bagaimana tidak, pemaknaan hingga dengan penerapannya dalam meredusir eksistensi paham radikal dan ekstrim terorisme telah masif dilakukan di beberapa negara seperti Yaman, Mesir, Arab Saudi, Malaysia, Singapura, hingga Indonesia. Bagaimana dengan kita? Sudah tahukah apa itu arti dan makna dari kata deradikalisasi dan deideologisasi?

 

Pemahaman tentang Deradikalisasi

Deradikalisasi dapat dikatakan sebagai pola baru dalam dunia penanganan ancaman terorisme. Kata deradikalisasi diambil dari bahasa Inggris deradicalization yangmana berasal dari kata dasar radical yang berarti berakar atau mengakar.

Apabila ditelaah melalui bahasan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata radikal memiliki arti, “secara mendasar, maju dalam berpikir atau bertindak”. Selain itu, apabila ditambahkan dengan imbuhan –isme, arti kata radikalisme mengartikan tentang “paham atau aliran yang mengingikan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis, hingga sebuah sikap ekstream dalam suatu aliran politik”.

Salah satu organisasi multinasional non pemerintahan dan nirlaba yang berkantor di Brussels, International Crisis Group (ICG) pernah melakukan sebuah studi penelitian tentang mencegah dan memberikan solusi terhadap suatu konflik yang berbahaya. Dalam laporannya: Deradicalization and Indonesian Prisons: Asia Report No. 42 – 19 November 2007, memberikan batasan definisi deradikalisasi yakni “suatu upaya untuk membujuk teroris dan para pendukungnya untuk meninggalkan penggunaan kekerasan”.

Berbeda dengan salah satu Direktur International Center for the Study of Terrorism Pennsylvania, John Horgan dalam karya tulisnya Deradicalization or Disengangement, memperlihatkan adanya perbedaan terhadap penggunaan istilah deradikalisasi (Bahasa Indonesia) dan kata deradicalization yang telah digunakan oleh Counter-Terrorism Implementation Task Force (CTITF), yang menurut pendapat Horgan, sebaiknya menggunakan istilah deradicalize sebagai hasil dari gabungan dua kata yang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama untuk membuat para teroris meninggalkan atau melepaskan aksi terorisme berbentuk kekerasan.

Dapat ditarik sebuah kesimpulan tentang pemaknaan arti kata deradikalisasi berdasarkan gaya dan pemikiran khas Indonesia yakni segala upaya yang dilakukan dalam rangka menetralisir paham-paham radikal melalui pendekatan interdisipliner, seperti hukum, psikologi, agama, dan sosial-budaya bagi mereka yang dipengaruhi atau terekspose paham radikal dan/atau pro-kekerasan.

Sehingga dalam pewujudan deradikalisasi terorisme, dapat dilakukan beberapa upaya program seperti reorientasi motivasi, re-edukasi, resosialisasi, serta mengupayakan kesejahteraan sosial dan kesetaraan dengan masyarakat lain bagi mereka yang pernah terlibat terorisme maupun bagi simpatisan, sehingga timbul rasa nasionalisme dan mau berpartisipasi sebagai layaknya Warga Negara Indonesia.

 

Melepas Ideologi Teroris

Selain deradikalisasi, dewasa ini sebutan salah satu upaya untuk meredusir ideologi radikal atau ekstrim seseorang yakni deideologisasi.

Istilah deideologisasi berasal dari kata dasar ideologi dengan awalan de- serta ditambahi akhiran sasi. Berkaca dari KBBI, deideologisasi diartikan sebagai bentuk berhentinya proses pendalaman (penyebaran) sebuah ideologi. Terdapat perbedaan dalam pemaknaan implikasi kata deideologisasi sekarang dengan yang terdahulu. Ketika zaman orde baru, deideologisasi diartikan sebagai upaya untuk membentuk pemikiran masyarakat menjadi ideologi Pancasila sebagai ideologi tunggal.

Zaman orde baru, deideologisasi berimplikasi terhadap dilarangnya pembentukan partai yang berlandaskan agama, terutama terhadap islam dan komunis.

Akan tetapi, pemaknaan deideologisasi dalam warna baru hanya menghentikan ideologi-ideologi yang dijadikan dasar tindakan terorisme, ataupun ideologi-ideologi yang mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam segala pluralitas serta kehidupan berdemokrasi.

Oleh karenanya, secara harafiah deideologisasi diartikan sebagai upaya untuk menghentikan proses pemahaman dan penyebaran idelogi islam radikal yang dimiliki oleh kelompok beraliran radikal hingga ekstrim teroris. Sehingga dengan adanya konsep deideologisasi, proses penyadaran atau proses reorientasi pemikiran teroris agar dapat kembali kepada pemahaman islam yang hakiki.

Sudah pahamkah pemaknaan arti kata deradikalisasi dan deideologisasi?

 

Oleh:Ricky RInaldi(Mahasiswa FISIP Universitas Indonesia)


Oleh : Ricky RInaldi/aga | 19 April 2017 | Dibaca : 2785 Pengunjung


TAGS : Nusantara




Berita Terkait :

Nusantara, 21 November 2017 20:01
Registrasi Sim Card Untuk Cegah Kejahatan Siber
Opini, suaradewata.com -Seperti yang sudah diketahui, pemerintah telah mewajibkan seluruh penggun ...
Nusantara, 21 November 2017 20:00
Perppu Ormas Selamatkan Pancasila
Opini, suaradewata.com - Indonesia merupakan Negara yang terdiri dari ribuan pulau yang di dalamn ...
Nusantara, 20 November 2017 23:27
Papua Adalah Bagaian Teritori Indonesia
Opini, suaradewata.com - Semenjak era pemerintahan Suharto, provinsi Papua yang waktu itu bernama ...
Nusantara, 20 November 2017 23:25
Pembangunan di Papua Sebagai Realisasi Nyata Nawacita
Opini, suaradewata.com - Papua sebagai provinsi paling timur di Indonesia memiliki banyak keunika ...
Nusantara, 19 November 2017 18:16
Mengukir Harapan Baru: Upaya Serius Pemerintah Dalam Membangun Papua
Opini, suaradewata.com - Harapan masyarakat Papua untuk menjadi lebih baik, lebih bermartabat, da ...
Nusantara, 19 November 2017 18:15
Membangun Tanah Papua Ala Jokowi
Opini, suaradewata.com - Tanah Papua selama ini kurang mendapat perhatian lebih dari pe ...
Nusantara, 18 November 2017 08:49
Dukung Undang-Undang Ormas Sebagai Alat Pelindung Pancasila
Opini, suaradewata.com - Sejak disahkannya Perppu No. 2 tahun 2017 tentang Organisasi M ...
Nusantara, 18 November 2017 08:47
Bijak Menyikapi Pembangunan di Era Presiden Jokowi
Opini, suaradewata.com - Negara kurang ini, negara kurang itu. Banyak hal yang menjadi tuntutan k ...
Nusantara, 16 November 2017 20:47
Indonesia Negeri Toleran
Opini, suaradewata.com - Toleransi berdasarkan kajian kata berasal dari bahasa latin “toler ...
Nusantara, 16 November 2017 20:45
Pemerintah Terbuka Dalam Revisi UU Ormas
Opini, suaradewata.com - Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang ...


Berita Lainnya :

Gianyar, 24 November 2017 08:23
Anggaran Pakaian Setengah Miliar Jadi Perhatian Dewan
Gianyar, suaradewata.com – Tahun 2018 mendatang pemerintah kabupaten Gianyar akan meng ...
Gianyar, 24 November 2017 08:02
Jalan Alternatif Dua Kecamatan di Gianyar Jebol
Gianyar, suaradewata.com - Jalan pintas menghubungkan dua kecamatan, Tampaksiring dan Tegallalang ...
Bangli, 24 November 2017 08:00
Launching Buku “Merdeka Seratus Persen”, Bupati Dukung Kapten Mudita Jadi Pahlawan Nasional
Bangli, suaradewata.com - Perjuangan sosok Pahlawan Kapten TNI. Anak Agung Gde Anom Mud ...
Karangasem, 24 November 2017 07:55
Korpri Karangasem dan Polda Bali Gelar Baksos dan Bersih-bersih Pantai
Karangasem, suaradewata.com - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegaw ...
Denpasar, 23 November 2017 21:58
Semangat IWO Membangun Peradaban dan Menjaga Netralitas
Denpasar, suaradewata.com– Dengan perkembangan teknologi informasi (TI) yang semakin cepat ...
Tabanan, 23 November 2017 10:30
Penyenderan Sawah di Jatiluwih, Subak Harapkan Tidak Ada Alih Fungsi Lahan
Tabanan, suaradewata.com - Penyenderan yang terjadi di persawahan tepatnya di Dusun Gunung Sari D ...
Denpasar, 23 November 2017 00:18
Jaga Katahanan Nasional, Ras Amanda Tekankan Jurnalisme Damai
Denpasar, suaradewata.com – Dr. Ni Made Ras Amanda G. Kaprodi Ilmu Komunikasi Universitas U ...
Denpasar, 22 November 2017 12:17
Jaga Netralitas Media Ditahun Politik, IWO Gelar Diskusi Kebangsaan
Denpasar, suaradewata.com– Pesatnya perkembangan media online dewasa ini tentu saja berdamp ...
Karangasem, 21 November 2017 23:30
Gunung Agung Meletus, KRB III dan II Dilanda Hujan Abu
Karangasem, suaradewata.com - Letusan Freatik terjadi di Gunung Agung, Selasa (21/11/2017) sekita ...
Denpasar, 21 November 2017 23:20
Seluruh Pegawai Pengadilan Tinggi Bali Lakukan Tes Urine
Denpasar, suaradewata.com - Pengadilan Tinggi Bali bekerja sama dengan BNNK Gianyar dan Pemd ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter