Kebijakan Pengaturan Harga Gula dan Minyak Goreng Dinilai Timpang

Oleh : rls/gus/ari | 10 April 2017 | Dibaca : 2647 Pengunjung

Kebijakan  Pengaturan Harga Gula dan Minyak Goreng Dinilai Timpang

sumber foto :suaradewata.com

Gianyar, suaradewata.com - Kebijakan pemerintah melalui Kementerian Perdagangan tentang pengaturan harga eceran tertinggi (HET)  untuk komoditi gula, daging beku dan minyak goreng,  masih meninggalkan berbagai pertanyaan di kalangan peritel yang bersentuhan langsung dengan konsumen. Pasalnya, hingga saat ini berbagai kendala masih dihadapi oleh peritel didalam mengimplementasikan kebijakan tersebut terutama di 2 (dua) komoditi utama yakni Gula dan Minyak Goreng.

Menurut  Ketua APRINDO BALI Gusti Ketut Sumardayasa, pertanyaan yang dilontarkan anggota asosiasi yang sebagian besar adalah peritel lokal antaran lain berkaitan dengan harga beli di distributor yang masih belum bisa mengejar HET yang ditetapkan oleh berdasarkan kebijakan pemerintah melalui Kementerian Perdagangan. “Salah satu contoh adalah Gula Branded yang kami sinyalir harus dijual rugi oleh para peritel, karena distributor tidak mau ikut menanggung kerugian akibat selisih harga beli peritel di distributor dengan harga jual peritel di konsumen”jelasnya.

I Made Abdi Negara selaku sekretaris APRINDO BALI yang mendampingi juga menegaskan, APRINDO menyadari bahwa kebijakan pemerintah sudah tentu berdasarkan atas kajian yang mendalam, termasuk dalam hal bagaimana mendorong persaingan usaha yang sehat dan mencegah sistem kartel yang bisa merugikan konsumen. Namun, abdi juga menekankan pentingnya untuk mengakomodir semua pihak, termasuk memberikan ruang temu bagi stakeholder ritel yang saling berhubungan mulai produsen, distributor hingga peritel itu sendiri sehingga kebijakan bisa diimplementasikan sesuai tujuan pemerintah. “Ini yang harus dilakukan oleh Pemerintah baik di tingkat pusat maupun di daerah sebagai bagian dari fungsi pemerintah sebagai mediator sekaligus regulator, jika tidak ingin aturan atau kebijakan yang diambil malah menekan proses pertumbuhan dan kemudahan berbisnis sesuai visi Bapak Presiden Joko Widodo” tegasnya.

Wakil Ketua APRINDO BALI, Anak Agung Ngurah Agung Agra Putra atau yang akrab disapa Gung Agra menjelaskan Peritel pada dasarnya siap mengikuti segala kebijakan dan peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah, namun di tataran pelaksanaan harus jelas dan berkeadilan. “Akses dan kekuatan negosiasi peritel lokal tentu jauh berbeda dengan peritel nasional, disinilah pentingnya pemerintah memberikan ruang yang lebih kepada peritel lokal untuk dapat mengimplementasikan kebijakan yang dikeluarkan” jelasnya.

(Wakil Ketua Aprindo Bali, Anak Agung Ngurah Agung Agra Putra dan Sekretaris Aprindo Bali, I Made Abdi Negara)

Hal ini sering menjadi momok bagi peritel lokal, salah satu contoh adalah kebijakan mengenai HET Gula, harus membuat peritel seperti dirinya melakukan jual rugi untuk gula kategori branded, karena supplier cenderung tidak mau ikut menanggung kerugian atas stock gula yang ada di peritel. “Disinilah penting kebijakan yang berkeadilan, selain memang harus memiliki kepastian hukum. Kami mengusulkan, penting dikaji misalnya untuk kebijakan ini diikuti dengan kebijakan untuk memberikan peritel lokal semacam insentif atau kemudahan sehingga berimbang” ujarnya.

Pemberian kebijakan insentif bagi peritel lokal ini menurutnya wajar, mengingat dalam kebijakan Menteri Perdagangan saja ada pengecualian misalnya untuk minyak goreng dengan kemasan premium tidak dimasukkan dalam kategori harga yang diatur.”Jadi sebenarnya kebijakan ini mengandung unsur pembedaan” ungkapnya.

Menurut Agung, perhitungan di tataran peritel tidak bisa sederhana hanya menghitung selisih saja, karena di selisih tersebut ada biaya-biaya seperti pajak, distribusi barang, tenaga kerja, penyusutan, biaya kehilangan dan biaya-biaya lain yang termasuk di biaya operasional. “Ini harus sangat dipertimbangkan oleh pemerintah, sehingga pengusaha tidak semakin terpuruk di tengah perlambatan ekonomi yang menyebabkan rendahnya daya beli masyarakat” sambungnya.

Kebijakan pemerintah melalui Kementerian Perdagangan sendiri harus sudah diimplementasikan mulai tanggal 10 April 2017, yang meliputi Harga Eceran Tertinggi (HET) gula tertinggi untuk semua jenis gula adalah Rp. 12.500/kg.,minyak goreng kemasan sederhana Rp. 11.000/kg, dan daging beku untuk jenis tertentu Rp. 80.000/kg. rls/ari


Oleh : rls/gus/ari | 10 April 2017 | Dibaca : 2647 Pengunjung


TAGS : gianyar aprindo harga eceran tertinggi minyak goreng gula menteri perdagangan




Berita Terkait :

Gianyar, 20 September 2017 14:47
Sweeping Apotik, Cegah Peredaran Tablet PCC
Gianyar, suaradewata.com - Satuan Res Narkoba Polres Gianyar bersama Dinas Kesehatan Kabupat ...
Gianyar, 19 September 2017 19:39
The Jak Mania Terciduk Bawa Ganja
Gianyar, suaradewata.com - Seorang supporter klub sepakbola Persija (The Jak Mania) RE (22) ditan ...
Gianyar, 18 September 2017 22:14
Wagub Tak Berikan Sambutan Saat Pembukaan Porprov Terkesan Politis?
Gianyar, suaradewata.com – Acara pembukaan Porprov Bali XIII di Stadion Kapten I Wayan ...
Gianyar, 18 September 2017 22:12
Bakar Sampah, Pelinggih Paruman Ikut Hangus
Gianyar, suaradewata.com – Teledor saat membakar sampah mengakibatkan sebuah pelinggih ...
Gianyar, 17 September 2017 23:50
Wagub Sudikerta "Tanpa Kata" Saat Pembukaan Porpov Bali XIII
Gianyar, suaradewata.com - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XIII tahun 2017 berlangsung di ...
Gianyar, 16 September 2017 06:13
5 Bulan Gunakan Sabu, Polisi Bekuk Eks Sopir Freelance
Gianyar, suaradewata.com  - KR (37) eks sopir freelance pariwisata dicokok aparat dari ...
Gianyar, 15 September 2017 21:51
Ingin Balas Dendam, Pegawai Kafe Mengancam Dengan Pedang
Gianyar, suaradewata.com - Tidak puas karena masalahnya didamaikan dengan agak keras, S ...
Gianyar, 14 September 2017 20:51
Silaturahmi Dandim 1616/Gianyar Dengan Insan Pers
Gianyar, suaradewata.com - Guna menjalin tali silahturahmi antara insan jurnalis ataupun med ...
Gianyar, 14 September 2017 20:44
ICNT Bahas Isu Perubahan Iklim
Gianyar, suaradewata.com - Climate Change atau perubahan iklim menjadi topik hangat pada wor ...
Gianyar, 14 September 2017 20:40
Ritual Adat Sambut Delegasi ICNT di Puri Gianyar
Gianyar, suaradewata.com - Di hari ketiga pelaksanaan konferensi internasional organisasi pe ...


Berita Lainnya :

Tabanan, 20 September 2017 15:59
Eksekutif dan Legislatif Kabupaten Tabanan Sepakati 6 Buah Ranperda Menjadi Perda
Tabanan, suaradewata.com - Eksekutif dan Legislatif Kabupaten Tabanan sepakat menetapkan 6 ( ...
Gianyar, 20 September 2017 15:38
Wabup Mahayastra Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Balai Banjar Gambih
Gianyar, suaradewata.com - Wakil Bupati Gianyar I Made ‘Agus’ Mahayastra me ...
Gianyar, 20 September 2017 14:47
Sweeping Apotik, Cegah Peredaran Tablet PCC
Gianyar, suaradewata.com - Satuan Res Narkoba Polres Gianyar bersama Dinas Kesehatan Kabupat ...
Karangasem, 20 September 2017 14:44
Kepala BNPB Pantau Pos Pengamatan Gunung Agung
Karangasem, suaradewata.com - Meningkatnya status Gunung Agung ke level III (siaga), Kepala ...
Tabanan, 20 September 2017 12:24
Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Baturiti Dilantik
Tabanan, suaradewata.com - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabanan Nyonya Rai Wahyuni Sanjaya s ...
Tabanan, 20 September 2017 00:25
Jelang Pilgub, Staf KPU Dibintek Kearsipan Elektronik
Tabanan, suaradewata.com- Sosialisasi Elektronik sistem kearsipan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ta ...
Tabanan, 20 September 2017 00:01
Pendaftaran Panwascam Dibuka 23 September 2017
Tabanan, suaradewata.com- Panitia pengawas pemilihan umum ( Panwaslu ) Kabupaten Tabanan membuka ...
Karangasem, 19 September 2017 23:45
Citra Satelit Himawari Temukan Titik Panas Dikawah Gunung Agung
‎Karangasem, suaradewata.com - Status Gunung Agung kini sudah dinaikkan kelevel III. Pihak Ba ...
Denpasar, 19 September 2017 23:43
Gus Adhi Berkomitmen Perjuangkan Kesejahteraan Petani
Denpasar, suaradewata.com - Anggota Komisi IV DPR RI AA Bagus Adhi Mahendra Putra kembali menggel ...
Nusantara, 19 September 2017 22:33
Ada Kepastian Harga, DPR Dukung Kebijakan HET Beras
Jakarta, suaradewata.com — Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, menyatakan dukungann ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter