Kebersamaan dalam Deradikalisasi

Oleh : Ardian Wiwaha/aga | 19 Maret 2017 | Dibaca : 3466 Pengunjung

Kebersamaan dalam Deradikalisasi

sumber foto :google

Opini, suaradewata.com - Pembahasan mengenai makna deradikalisasi dewasa ini masih cukup kontroversial. Hal ini disebabkan oleh timbulnya pemikiran dan asumsi non ilmiah dari beberapa kelompok yang menganggap bahwa deradikalisasi hanyalah proyek kepentingan barat.

Perlu diketahui bahwa deradikalisasi merupakan produk yang lahir dari pemahaman dan bentuk pemaknaan pemikiran-pemikiran yang radix atau mengakar. Memahami makna radikalisasi secara utuh merupakan sebuah proses yang tidak spontan dan membutuhkan banyak tahapan. Oleh karenanya, untuk mengubah pemikiran yang radikal dalam pemahaman deradikalisasi, diperlukan keterlibatan dari banyak pihak untuk membuat proses deradikalisasi berjalan sesuai ekspektasi.

 

Pengertian Deradikalisasi

Deradikalisasi berasal dari kata radikal atau radix (dalam bahwa Yunani) yang mendapat imbuhan “de” dan akhiran “sasi”. Kata deradikalisasi diambil dari istilah bahasa Inggris “deradicalization” dan kata dasaranya radical. Radikal pada dasarnya berasal dari kata “radix” dalam bahasa Latin artinya “akar”. Maka yang dimaksud “deradikalisasi” adalah sebuah langkah untuk merubah sikap dan cara pandang yang dianggap keras menjadi lunak, toleran, pluralis, moderat, dan liberal.

Di dalam Journal of the Terrorism Research Initiative, deradicalization or disengangement menjelaskan perbedaan penggunaan istilah deradikalisasi (bahasa Indonesia) atau kata deradicalization yang telah digunakan oleh Counter-Terorisme Implementation Task Force (CTITF). Menurut salah satu tokoh terorisme Horgan, deradicalize dimaksudkan sebagai suatu perpaduan dari dua istilah yang memiliki pengertian untuk membuat para teroris meninggalkan atau melepaskan aksi terorisme berbentuk kekerasan.

 

Pembagian Proses Radikalisasi

Menurut tokoh Cilluffo dan Saathof, menjelaskan bahwa proses radikalisasi berjalan melalui dua tahapan, yakni radikalisasi individu dan radikalisasi kelompok.

Radikalisasi individu merupakan hasil dari proses radikalisasi yang berjalan dengan sendirinya (self radicalization). Biasanya dalam proses ini, objek yang menjalani proses radikal cenderung dikenal sebagai serigala tunggal (lone wolf) yang tidak harus terhubung langsung dengan jaringan teror, namun memiliki potensi dan kerentanan untuk direkrut dalam sebuah jaringan teror.

Sedangkan tahapan kedua yakni radikalisasi kelompok, merupakan proses dimana suatu kelompok yang telah memiliki pemikiran radikal terus berusaha mencari target individu yang dapat dimanfaatkan hingga direkrut agar bisa menjadi anggota di kelompok tersebut.

 

Pencegahan Terorisme dengan “Radikalisasi”

Dalam bingkai pencegahan terorisme, terdapat dua strategi yang digunakan yakni kontra radikalisasi dan deradikalisasi. Program kontra radikalisasi diarahkan pada masyarakat secara umum dalam rangka membentengi dan menguatkan daya tangkal masyarakat dari pengaruh paham radikalisme. Adapun kegiatan yang dilakukan dalam hal ini seperti pelatihan, seminar, workshop, hingga kegiatan lain yang dapat menimbulkan semangat dan rasa “awas” dari masyarakat terhadap segala tindakan yang terkontaminasi dengan unsur radikalisme dan terorisme.

Sementara itu, program deradikalisasi ditujukan kepada pemutusan terhadap proses radikalisasi sebuah objek mulai dari proses pra, identifikasi, indoktrinisasi, hingga jihadisasi sekalipun. Karena itulah muncul ide dan gagasan untuk bekerja sama dengan kelompok lain guna menggerus eksistensi paham radikal yang berpotensi membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kebersamaan dalam Menderadikalisasi

Mengutip salah satu pernyataan tokoh pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati bahwa penangangan terhadap aktifitas dan kegiatan radikal-terorisme tidak hanya dilakukan oleh satu atau dua subjek saja. Namun peranan TNI, Polri, BIN, serta ke-17 Lembaga Kementerian/Non-Kementerian lainnya memang dibutuhkan untuk membuat konsep dan penanganan tindak radikalisme-terorisme yang bersifat holistik dan integratif. Sehingga penanganan perihal radikalisme-terorisme tidak hanya “mentok” pada bagian surface atau permukaan saja, namun arah pemikiran radikal dan ekstrimis memang juga harus dibasmi dengan pendekatan yang radikal dan mengakar kepada masyarakat.

Wajar apabila Indonesia dapat dikatakan dalam kondisi darurat terorisme saat ini. Karena tanpa adanya peranan dari seluruh aspek dan golongan diinternal masyarakat, mimpi untuk membasmi kegiatan teror di bumi Pancasila hanya akan menjadi sebuah konsep dan pemikiran yang bersifat utopis semata. Oleh karena itu, mulailah mengubah stigma negatif tentang pemahaman deradikalsasi dan berpartisipasi untuk menegakkannya demi kemajuan Indonesia tanpa kebencian.

 

Oleh:Ardian Wiwaha (Mahasiswa FISIP Universitas Indonesia)


Oleh : Ardian Wiwaha/aga | 19 Maret 2017 | Dibaca : 3466 Pengunjung


TAGS : Nusantara




Berita Terkait :

Tabanan, 23 Mei 2017 14:36
Bupati Eka Dinobatkan Jadi Tokoh Pengembang Program Pertanian
Tabanan, suaradewata.com - Untuk kedua kalinya dalam bulan ini, Bupati Tabanan Ni Putu Eka W ...
Nusantara, 18 Mei 2017 11:14
Urgensi Revitalisai Pemahaman Empat Pilar Kebangsaan Terhadap Ancaman Proxy War
Opini, suaradewata.com - Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo dalam suatu kesempatan menyatak ...
Nusantara, 15 Mei 2017 20:21
Urgensi Pembubaran HTI dan FPI?
Opini, suaradewata.com - Kiprah FPI kontroversialdengan aksi-aksi sweeping yangberdalih penertiba ...
Nusantara, 15 Mei 2017 20:19
Taati Undang-Undang Saat Berunjuk Rasa
Opini, suaradewata.com  - Kebutuhan warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum te ...
Nusantara, 14 Mei 2017 14:54
Ideologi Transnasional Versus Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Opini, suaradewata.com - Catatan sejarah bangsa Indonesia menorehkan sejumlah peristiwa konflik t ...
Nusantara, 14 Mei 2017 14:52
Gerakan Nasional Mencegah Terorisme
Opini, suaradewata.com - Terorisme adalah kejahatan luar biasa yang perlu ditangani dengan serius ...
Nusantara, 12 Mei 2017 20:13
Suksesnya Pilkada 2017 dan Kebanggaan Nasional
Opini, suaradewata.com - Pada umumnya, Sikon pasca pelaksanaan Pilkada Serentak 2017 di 101 daera ...
Nusantara, 12 Mei 2017 20:12
Pilkada Usai, Jakarta Tetap Damai
Opini, suaradewata.com - Pelaksanaan tahapan putaran kedua DKI Jakarta tanggal 19 April 2017 tela ...
Nusantara, 12 Mei 2017 12:43
Menumbuhkan Kesadaran Beragama Memperkokoh Kesadaran Bernegara
Opini, suaradewata.com - Kesadaran bernegara adalah hal yang sangat penting bagi setiap individu ...
Nusantara, 11 Mei 2017 23:07
Nilai Agama, Pancasila dan Kemajemukan Bangsa
Opini, suaradewata.com - Kita lahir di desa bahkan negara yang majemuk dengan beraneka ragam agam ...


Berita Lainnya :

Nusantara, 24 Mei 2017 23:47
Wakapolri : Ledakan Kampung Melayu Berasal Dari Bom
Jakarta, suaradewata.com - Ledakan di Terminal Kampung Melayu dipastikan berasal dari bom. L ...
Nusantara, 24 Mei 2017 23:44
Tim Gegana Tiba di Lokasi Ledakan Kampung Melayu
Jakarta, suaradewata.com - Polda Metro Jaya menurunkan anjing pelacak ke lokasi kejadian led ...
Nusantara, 24 Mei 2017 23:31
Kapolda Metro Jaya Turun Langsung ke Lokasi Ledakan Kampung Melayu
Jakarta, suaradewata.com - Peristiwa ledakan yang terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jakart ...
Nusantara, 24 Mei 2017 23:25
Ledakan di Terminal Trans Jakarta Kampung Melayu
Jakarta, suaradewata.com - Ledakan terdengar keras di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Belum d ...
Klungkung, 24 Mei 2017 20:12
Bupati Suwirta Terima Kementrian PUPera
Klungkung, suaradewata.com - Bupati Suwirta Terima Kunjungan Study Banding Kementrian Pekerja Umu ...
Denpasar, 24 Mei 2017 19:00
Targetkan Satpam Tak Bersertifikasi, Polisi Temukan Ekstasi
Denpasar, suaradewata.com – Polda Bali mengobok-obok tempat hiburan malam Akasaka dan ...
Tabanan, 24 Mei 2017 18:59
Polsek Marga Sisir Tempat Percetakan Batu Bata
Tabanan, suaradewata.com - Guna antisipasi bahan peledak masuk wilayah Kecamatan Marga. ...
Klungkung, 24 Mei 2017 14:41
Dua Toko Perhiasan Dibobol Maling
Klungkung, suaradewata.com - Dua toko perhiasan yang berada di Blok A lantai II Pasar Seni Semara ...
Tabanan, 24 Mei 2017 14:05
Gara Gara Kunci Nyantol, Vario Raib
Tabanan, suaradewata.com - Gara-gara kunci masih nyantol, sebuah sepeda motor Honda Var ...
Tabanan, 24 Mei 2017 12:43
Sidak Duktang, Polsek Kediri Obok Obok Kos Kosan, 1 Tanpa KTP
Tabanan, suaradewata.com - Demi terciptanya situasi aman dan kondusif di wilayah Kecama ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter