Gebrakan Presiden Jokowi Dalam Membangun Papua

Oleh : Aprison Mandela/aga | 19 Maret 2017 | Dibaca : 2695 Pengunjung

Gebrakan Presiden Jokowi Dalam Membangun Papua

sumber foto :google

Opini, suaradewata.com - Tokoh masyarakat Papua yang juga  menjabat Anggota Komnas HAM,  RI Natalius Pigai,  kaget dengan berita tentang keberhasilan insfrastruktur jalan dan jembatan di Papua yang diberitakan Kompas edisi 10 Februari 2017 dengan judul Jalan Trans Papua, menembus Gunung dan membelah Bukit. Kagetnya Natalius  Pigai  karena selain judulnya sangat bombastis, juga seakan-akan semuanya adalah benar. Karena sejauh yang ia amati, tidak ada ruas jalan baru yang dibangun kecuali hanya satu, yaitu Jalan Wamena-Nduga yang dibangun oleh TNI.

Dia pun menyatakan selama kepemimpinan Presiden Joko Widodo, dia tidak pernah mengetahui rancang bangun insfrastruktur jalan dan jembatan di Papua 2015-2019.  Tunjukkan mana, dan berapa kilo meter ruas jalan prioritas, dan mana ruas jalan strategis untuk konektivitas antar kota/kabupaten, provinsi dan jalan nasional selama 2015-2019.          Hampir semua jalan trans Papua rusak parah di zaman Pemerintahan Jokowi. Jalan Merauke -Boven Digul sebelum Jokowi memimpin hanya ditempuh sehari jalan darat, sekarang berhari-hari atau bahkan hampir seminggu.  Dalam catatan kami pemerintah hanya baru membangun 231,27 kilometer, itupun hanya terlihat Wamena-Nduga. Dia pun  akan menunggu pemerintah atau masyarakat untuk menujukkan validitas dan keakuratan data dan anggaran terkait apa yang dikatakan presiden Jokowi.

Pernyataan Natalius Pigai, seharusnya tidak perlu di ekspos karena belum tentu pernyataannya benar. Karena fakta yang benar  adalah Presiden Jokowi sangat memperhatikan Provinsi  Papua.  Presiden Jokowi menjadi kepala negara dan kepala pemerintahan Indonesia pertama yang paling sering menginjakkan kakinya di Papua sejak pengambilan sumpah dan pelantikan dirinya sebagai Presiden ke-7 RI untuk periode 2014-2019 pada 20 Oktober 2014.  Presiden Jokowi malah pernah menyatakan akan sering hadir di Papua, minimal setahun tiga kali. Dia pun menyatakan tolong diingatkan dan ditegur kalau kurang melakukan kunjungan ke Papua. Bagi Jokowi, rakyat Papua tidak hanya membutuhkan pelayanan kesehatan, pendidikan, pembangunan jalan, jembatan, dan pelabuhan, tetapi juga butuh didengar dan diajak bicara.

Sejak menjadi Presiden, Jokowi pertama kali melakukan kunjungan kerja ke Papua pada 27-29 Desember 2014, kedua pada 8-11 Mei 2015, ketiga ke Papua Barat pada 29 Desember 2015 hingga 1 Januari 2016, keempat pada 29-30 April 2016, dan kelima pada 17-18 Oktober 2016.  Dalam beberapa kali kunjungan kerja ke provinsi Papua tersebut Presiden Jokowi juga leluasa bertemu dan bertatap muka langsung dengan rakyat seperti para pedagang di pasar-pasar, tidak ada yang dibatas batasi.  Gubernur Papua Lukas Enembe pun pernah memuji Presiden Jokowi yang sejak dilantik tahun 2014 hingga Oktober 2016 telah empat kali mengunjungi Papua dan sekali ke Papua Barat.  Kunjungan tersebut penting dan sangat berarti bagi rakyat Papua, karena Presiden  Jokowi tidak hanya ke Jayapura sebagai Ibu Kota provinsi Papua, tetapi sudah ke Wamena, Nduga dan daerah lain, yang tidak pernah dilakukan presiden-presiden sebelumnya.

Kunjungan Presiden bukan hanya jalan jalan saja menemui masyarakat Papua, tetapi juga untuk meresmikan enam infrastruktur kelistrikan di Papua dan Papua Barat.  Enam infrastruktur kelistrikan di Papua dan Papua Barat yang diresmikan Presiden adalah PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) Orya Genyem (20 MW), PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro) Prafi Manokwari (3 MW), SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) 70 KV Genyem-Waena-Jayapura (sepanjang 174,6 km sirkit), SUTT 70 KV Holtekam-Jayapura (43,4 KM), Gardu Induk Waena-Sentani 20 MVA, dan GI (Gardu Induk) Jayapura 20 MVA.

Selain itu, pemerintah pusat juga  melakukan penurunan harga bahan bakar minyak di wilayah pegunungan, yang dimulai dari Kabupaten Puncak, Kabupaten Pegunungan Arfak, Kabupaten Mamberamo, dan Kabupaten Nduga. Selain meresmikan pembangkit listrik juga, Presiden bertolak ke Kabupaten Yahukimo untuk meresmikan Bandar Udara Nop Goliat Dekai, lalu meresmikan program satu harga BBM di Papua, serta meninjau pesawat BBM Air Tractor AT-802.   

Dari sisi infrastruktur perhubungan darat, Pemerintahan Jokowi saat ini sedang membangun jalan trans Papua sepanjang 4.480,5 KM yang menghubungkan Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Untuk pembangunan jalur lintas batas sepanjang 1.105,8 KM dari Jayapura hingga Merauke saat ini sudah terealisasi 800,58 KM, dengan 661,34 KM-nya telah beraspal dan 139,24 KM dalam proses pengaspalan. Pembangunan infrastruktur Kereta Api dari Kota Sorong hingga Kab. Manokwari juga akan segera dimulai pada tahun ini.   

Sementara itu, proses pembangunan infrastruktur Bandara dan Pelabuhan juga terus dilakukan. Saat ini Bandara yang telah selesai dibangun dan direnovasi adalah Bandara Nop Goliat Dekai di Kabupaten Yahukimo, Bandara Wamena serta Bandara Kaimana, Papua Barat. Sementara itu, pelabuhan yang telah selesai dibangun adalah Pelabuhan Wasior di Teluk Wondana, Papua Barat. Untuk Pelabuhan Depapre, Lantamal XIV Sorong dan Pelabuhan Perikanan Merauke saat ini masih dalam proses pembangunan. Dari sisi ekonomi, dalam rangka menunjang aktivitas ekonomi masyarakat Papua, Presiden Jokowi telah membangun pasar mama-mama yang direncanakan selesai pada tahun 2017.

Hal itu memperlihatkan bahwa pemerintah pusat sangat memperhatikan provinsi Papua dan Papua Barat serta menunjukkan komitmen dari Presiden dalam mendorong percepatan pembangunan di Papua, karena dalam setiap kunjungannya pasti membawa perubahan dan sekaligus dapat  memotivasi pemerintah daerah untuk bekerja secara sungguh-sungguh dalam memajukan daerahnya.   Meskipun belum terealisasi secara sempurna, namun proyek-proyek pembangunan infrastruktur di tanah Papua sudah mulai menampakkan perkembangan yang signifikan. Hal ini sudah mulai memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial ekonomi masyarakat Papua.

Oleh karenanya mari kita dukung pemerintah pusat dalam memajukan daerah Papua terutama dukungan dari masyarakat/tokoh masyarakat asli Papua, baik yang ada di Papua itu sendiri maupun yang ada di daerah lainnya di Indonesia. Pernyataan-pernyataan seperti yang dilontarkan Natalius Pigai sebaiknya tidak boleh disampaikan kepada publik, karena sama saja tidak menghargai kerja pemerintah pusat dalam membangun Papua, apalagi pernyataan itu tidak berdasar. Yang harus kita lihat adalah pemerintah serius untuk membangun Papua dan melakukan pendekatan komprehensif untuk Papua. Kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Papua akan tercapai bila terdapat keseimbangan dalam pembangunan, antara proyek-proyek fisik dengan pendekatan kemanusiaan. Itulah yang diharapkan pemerintah dan masyarakat Papua agar Papua dapat membangun dan mengejar ketertinggalannya dari provinsi lainnya di Indonesia. 

 

Oleh : Aprison Mandela (Mahasiswa Pasca Sarjana Hubungan Internasional Universitas Indonesia)


Oleh : Aprison Mandela/aga | 19 Maret 2017 | Dibaca : 2695 Pengunjung


TAGS : Nusantara




Berita Terkait :

Tabanan, 23 Mei 2017 14:36
Bupati Eka Dinobatkan Jadi Tokoh Pengembang Program Pertanian
Tabanan, suaradewata.com - Untuk kedua kalinya dalam bulan ini, Bupati Tabanan Ni Putu Eka W ...
Nusantara, 18 Mei 2017 11:14
Urgensi Revitalisai Pemahaman Empat Pilar Kebangsaan Terhadap Ancaman Proxy War
Opini, suaradewata.com - Panglima TNI Jendral TNI Gatot Nurmantyo dalam suatu kesempatan menyatak ...
Nusantara, 15 Mei 2017 20:21
Urgensi Pembubaran HTI dan FPI?
Opini, suaradewata.com - Kiprah FPI kontroversialdengan aksi-aksi sweeping yangberdalih penertiba ...
Nusantara, 15 Mei 2017 20:19
Taati Undang-Undang Saat Berunjuk Rasa
Opini, suaradewata.com  - Kebutuhan warga negara untuk menyampaikan pendapat di muka umum te ...
Nusantara, 14 Mei 2017 14:54
Ideologi Transnasional Versus Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Opini, suaradewata.com - Catatan sejarah bangsa Indonesia menorehkan sejumlah peristiwa konflik t ...
Nusantara, 14 Mei 2017 14:52
Gerakan Nasional Mencegah Terorisme
Opini, suaradewata.com - Terorisme adalah kejahatan luar biasa yang perlu ditangani dengan serius ...
Nusantara, 12 Mei 2017 20:13
Suksesnya Pilkada 2017 dan Kebanggaan Nasional
Opini, suaradewata.com - Pada umumnya, Sikon pasca pelaksanaan Pilkada Serentak 2017 di 101 daera ...
Nusantara, 12 Mei 2017 20:12
Pilkada Usai, Jakarta Tetap Damai
Opini, suaradewata.com - Pelaksanaan tahapan putaran kedua DKI Jakarta tanggal 19 April 2017 tela ...
Nusantara, 12 Mei 2017 12:43
Menumbuhkan Kesadaran Beragama Memperkokoh Kesadaran Bernegara
Opini, suaradewata.com - Kesadaran bernegara adalah hal yang sangat penting bagi setiap individu ...
Nusantara, 11 Mei 2017 23:07
Nilai Agama, Pancasila dan Kemajemukan Bangsa
Opini, suaradewata.com - Kita lahir di desa bahkan negara yang majemuk dengan beraneka ragam agam ...


Berita Lainnya :

Nusantara, 24 Mei 2017 23:47
Wakapolri : Ledakan Kampung Melayu Berasal Dari Bom
Jakarta, suaradewata.com - Ledakan di Terminal Kampung Melayu dipastikan berasal dari bom. L ...
Nusantara, 24 Mei 2017 23:44
Tim Gegana Tiba di Lokasi Ledakan Kampung Melayu
Jakarta, suaradewata.com - Polda Metro Jaya menurunkan anjing pelacak ke lokasi kejadian led ...
Nusantara, 24 Mei 2017 23:31
Kapolda Metro Jaya Turun Langsung ke Lokasi Ledakan Kampung Melayu
Jakarta, suaradewata.com - Peristiwa ledakan yang terjadi di Terminal Kampung Melayu, Jakart ...
Nusantara, 24 Mei 2017 23:25
Ledakan di Terminal Trans Jakarta Kampung Melayu
Jakarta, suaradewata.com - Ledakan terdengar keras di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Belum d ...
Klungkung, 24 Mei 2017 20:12
Bupati Suwirta Terima Kementrian PUPera
Klungkung, suaradewata.com - Bupati Suwirta Terima Kunjungan Study Banding Kementrian Pekerja Umu ...
Denpasar, 24 Mei 2017 19:00
Targetkan Satpam Tak Bersertifikasi, Polisi Temukan Ekstasi
Denpasar, suaradewata.com – Polda Bali mengobok-obok tempat hiburan malam Akasaka dan ...
Tabanan, 24 Mei 2017 18:59
Polsek Marga Sisir Tempat Percetakan Batu Bata
Tabanan, suaradewata.com - Guna antisipasi bahan peledak masuk wilayah Kecamatan Marga. ...
Klungkung, 24 Mei 2017 14:41
Dua Toko Perhiasan Dibobol Maling
Klungkung, suaradewata.com - Dua toko perhiasan yang berada di Blok A lantai II Pasar Seni Semara ...
Tabanan, 24 Mei 2017 14:05
Gara Gara Kunci Nyantol, Vario Raib
Tabanan, suaradewata.com - Gara-gara kunci masih nyantol, sebuah sepeda motor Honda Var ...
Tabanan, 24 Mei 2017 12:43
Sidak Duktang, Polsek Kediri Obok Obok Kos Kosan, 1 Tanpa KTP
Tabanan, suaradewata.com - Demi terciptanya situasi aman dan kondusif di wilayah Kecama ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter