Pertama Kali Tahun Ini Desa Temukus Nyepi Dua Kali

Oleh : rik/adi/ari | 17 Maret 2017 | Dibaca : 2952 Pengunjung

Pertama Kali Tahun Ini Desa Temukus Nyepi Dua Kali

sumber foto :suaradewata.com

Buleleng, suaradewata.com - Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Buleleng, pada Jumat (17/3/2017) pertama kali menggelar Upacara Penyepian, diluar Hari Raya Nyepi pada umumnya. Suasana hening dan sunyi menyelimuti Desa itu. Bahkan, Pecalang-pecalang Desa Pakraman Temukus menjaga setiap pintu masuk gang ke rumah-rumah warga, dengan ditutup memakai kayu.
 
Nyepi di Desa Temukus ini, merupakan rentetan dari kegiatan Upacara Pecaruan Balik Sumpah Desa Pakraman Temukus. Berarti dalam tahun ini, Desa Temukus menggelar Catur Brata Penyepian sebanyak dua kali, diluar perayaan Nyepi pada umumnya.
 
Nyepi di Desa ini dilakukan, karena "Leteh" Desa yang disebabkan adanya kematian krama secara berturut-turut dan adanya beberapa kejanggalan lainnya yang terjadi diluar akal manusia. Warga pun, menjalankan penyepian ini dengan khusuk tanpa ada yang keluar rumah.
 
 
Menurut salah seorang warga setempat, Arya mengatakan, Nyepi ini baru pertama kali dilakukan. Menurutnya, penyepian ini dilakukan memang berdasarkan kesepakatan krama. "Pertama kali ini, ya seperti Nyepi biasanya," kata Arya, saat menjalankan Nyepi dirumahnya.
 
Nyepi di Desa Temukus berlangsung selama sehari. Bahkan, selama melaksanakan Nyepi, sekolah, usaha-usaha maupun pertokoan yang ada di Desa itu, ditutup. Hanya saja, untuk siswa yang sedang menggelar ujian, tetap dilangsungkan seperti biasa.
 
"Kalau sekolah yang ujian, tetap berlangsung seperti biasa. Ada juga mushola disini, kan kebetulan Sholat Jumat sekarang, mereka tetap sembahyang, tapi tidak menggunakan alat pengeras suara," ujar Pecalang Desa Pakraman Temukus, Made Astika, ditemui disela-sela menjalankan tugasnya.
 
Menurut Astika, Nyepi ini merupakan rentetan dari Upacara Pecaruan. Berdasarkan kepercayaan orang Bali, kata dia, Desa Temukus harus menggelar Upacara Pecaruan secara besar, untuk menghilangkan leteh di desanya.
 
"Ya, karena leteh. Karena kepercayaan orang Bali, harus digelar ini. Ini pertama kali, upacara Pecaruan yang biayanya besar mencapai Rp500 juta, urunan dari krama dan beberapa usaha yang ada disini," jelas Astika.
 
Sementara Bendesa Desa Adat Temukus, Made Sumista menjelaskan, upacara penyepian ini merupakan, wujud dari penyucian diri krama Desa Temukus, usai menggelar upacara Pecaruan Balik Sumpah. Sumista tidak menampik, upacara penyepian ini dilakukan, karena Desa mengalami Leteh.
 
"Ya, ini baru pertama kali, tidak setahun sekali, bisa 25 tahun atau 20 tahun sekali. Proses Nyepi, sama seperti Nyepi pada umumnya, krama tidak boleh keluar dan melakukan aktivitas. Ini berdasarkan kesepakatan krama, lewat usulan dan ada pawisik dari Sulinggih," ungkap Sumista.
 
Sebelum dilaksanakan Nyepi, pada Rabu (14/3) digelar Upacara Mepepada di Desa Pakraman Temukus, yang kemudian dilanjutkan Pada Kamis (16/3) dengan puncak Upacara Balik Sumpah. "Sekarang Nyepi-nya, istilahnya krama membersihkan diri atau menyucikan diri usai upacara pecaruan," beber Sumista.
 
Dalam Nyepi ini, hanya dilibatkan krama Desa Pakraman Temukus, sedangkan arus lalulintas disepanjang Jalan Raya Provinsi berjalan normal. "Nyepi hanya bagi krama kami saja. Orang diluar, tidak diperkenankan masuk ke rumah warga atau jalan menuju ke rumah-rumah warga, dan dijaga Pecalang. Ini hanya sehari saja," pungkas Sumista.
 
Nyepi di Desa Temukus, dijalankan seluruh krama atau warga Desa setempat. Tak ada lalu lalang warga setempat yang keluar rumah. Mereka tampak khusuk selama menjalankan proses Catur Brata Penyepian ini. rik/adi/ari


Oleh : rik/adi/ari | 17 Maret 2017 | Dibaca : 2952 Pengunjung


TAGS : Buleleng temukus nyepi




Berita Terkait :

Buleleng, 11 Mei 2017 20:31
Kamar Suci Sekaligus Gudang Cengkeh Ludes Terbakar
Buleleng, suaradewata.com - Musibah kebakaran, menggegerkan warga Banjar Dinas Dangin Margi, ...
Buleleng, 09 Mei 2017 22:38
Penemuan Rudal di Pantai Gegerkan Buleleng Barat
Buleleng, suaradewata.com - Temuan sebuah rudal disebuah pantai sempat menggegerkan warga Desa Sa ...
Buleleng, 08 Mei 2017 21:21
Merasa Sering Berbuat Salah, Warga Bondalem Tewas Gantung Diri
Buleleng, suaradewata.com - Ketut Yana (70) warga Dusun Kaje Kangin (Celuk), Desa Bondalem, ...
Buleleng, 08 Mei 2017 21:19
Pasca Salah Berikan Obat, Komisi IV Sebut Malpraktek
Buleleng, suaradewata.com - Akibat keteledoran pihak Puskesmas Buleleng III dengan memberika ...
Buleleng, 06 Mei 2017 17:05
Kerajinan Bokor Lapas Singaraja Kedepankan Kualitas
Buleleng, suaradewata.com - Produksi kerajinan tangan bokor atau talam yang dikerjakan ...
Buleleng, 05 Mei 2017 20:17
Ratusan Kilo Cengkeh Digondol Maling Saat Tidur
Buleleng, suaradewata.com - Kadek Suardika (38) warga Jalan Laksamana, Kelurahan Banyuasri, ...
Buleleng, 03 Mei 2017 17:59
Buntut Perlawanan Petani Pejarakan, Tanaman Dijarah "Sapi Liar"
Buleleng, suaradewata.com - Perlawanan kelompok warga yang menguasai dan mendapatkan ha ...
Buleleng, 21 April 2017 20:32
Kartini Polres Buleleng Dapat Scoopy Untuk Bertugas
Buleleng, suaradewata.com - Bertepatan dengan Hari Kartini, yang jatuh pada 21 April ini, te ...
Buleleng, 21 April 2017 20:31
Marak Jaringan Baru, Sopir Truk Pun Pakai Narkoba
Buleleng, suaradewata.com - Peredaran NARKOBA di Buleleng, terbilang marak. Rata-rata para p ...
Buleleng, 17 April 2017 21:02
Polisi Ciduk Pelaku Narkoba Jaringan Lapas Kerobokan
Buleleng, suaradewata.com - Sat Resnarkoba Polres Buleleng, mengamankan Albertus Agung Denny Bian ...


Berita Lainnya :

Tabanan, 29 Mei 2017 16:28
Polsek Kediri Berikan Penyuluhan Di Banjar Delod Puri
Tabanan, suaradewata.com - Polsek Kediri Berikan Penyuluhan kepada warga Banjar dan mud ...
Klungkung, 29 Mei 2017 16:27
Ketut Mandia Diminati Partai Hanura Jadi Bupati Klungkung 2018
Klungkung, suaradewata.com - Ketut Mandia yang akan dibidik untuk maju di Pikada Klungkung versi ...
Klungkung, 29 Mei 2017 16:20
SMADARA Tuai Prestasi
Klungkung, suaradewata.com Kabupaten Klungkung kembali menuai prestasi, salah seorang siswi ...
Klungkung, 29 Mei 2017 16:13
Pengiriman Sembako dan Bahan Material Ke Nusa Penida Terganggu
Klungkung, suaradewata.com - Akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi sejumlah sampan tradisional ...
Klungkung, 29 Mei 2017 16:11
Pasca Pencurian di Pasar, Bupati Tinjau Keamanan
Klungkung, suaradewata.com - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta melakukan pemantauan ke Pasar Seni ...
Bangli, 29 Mei 2017 16:08
Antisipasi Teror, Patroli Gabungan TNI/Polri Obok-Obok Rumah Kos
Bangli, suaradewata.com – Guna mengantisipasi segala bentuk teror dan menjaga sit ...
Tabanan, 29 Mei 2017 16:04
Dharma Shanti Nyepi Caka 1939 di Tabanan Angkat Tema Persaudaraan
Tabanan, suardewata.com - Perayaan hari raya Nyepi bagi umat Hindu memiliki arti dan makna yang s ...
Denpasar, 29 Mei 2017 15:58
Raperda Pengelolaan Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan di Setujui DPRD Bali
Denpasar, suaradewata.com - DPRD Bali menerima dan menyetujui Raperda tentang Pengelolaan Pertamb ...
Tabanan, 29 Mei 2017 13:00
Pemkab Tabanan Gelar Dharma Shanti
Tabanan, suaradewata.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan gelar Dharma Shanti Ny ...
Tabanan, 29 Mei 2017 10:46
Sekda Wirna Hadiri Pelaksanaan PKB Tabanan di Gedung Kesenian I Ketut Maria
Tabanan, suaradewata.com - Pesta Kesenian Bali (PKB) yang dilaksanakan Pemerintah Kabup ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter