Perempuan Cipayung Plus : Pernikahan Dini Bahayakan Masa Depan

Oleh : rls/gin | 08 Maret 2017 | Dibaca : 2024 Pengunjung

Perempuan Cipayung Plus : Pernikahan Dini Bahayakan Masa Depan

sumber foto :internet

Jakarta, suaradewata.com- Aktivis perempuan yang berasal dari berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) nasional diantaranya KOPRI, PMKRI, KOHATI, KMHDI, GMNI, GMKI, KAMMI, dan IMMawati mengatas namakan kelompoknya sebagai Perempuan Cipayung Plus menggelar konferensi terkait peringatan Hari Wanita Internasional di Jakarta Pusat.

“Dalam Hari Perempuan Internasional ini, kami Perempuan Cipayung Plus menyatakan komitmen kami sebagai perempuan Indonesia untuk menyerukan hak-hak kita sebagai kaum perempuan atas kesetaraan dan stigma sosial di Negara ini” ungkap Gopi Janawati yang merupakan aktivis perempuan KMHDI, Rabu (08/03/2017).

Sejarah kekuatan pergerakan perempuan mengalami kemajuan pesat, namun pasca orde baru kembali mengalami kesunyiannya kembali. Pembatasan hak-hak perempuan dan penindasan kembali terjadi. Hari ini, data yang terekam komnas perempuan selama 2016 terdapat 259.150 jumlah kekerasan terhadap perempuan. Sebanyak 245.548 kasus diperoleh dari 358 Pengadilan Agama dan 13.602 kasus yang ditangani oleh 233 lembaga mitra pengadaan layanan yang tersebar di 34 Provinsi. kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menempati peringkat pertama dengan 5.784 kasus. Disusul kekerasan dalam pacaran 2.171 kasus, kekerasan terhadap anak perempuan 1.799 kasus diikuti pencabulan sebayak 1.266 kasus.

Data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik juga menyebutkan Angka partisipasi sekolah perempuan usia 16-18 tahun hanya 64,15%, dan yang mengejutkan hanya 20,14% perempuan Indonesia yang mengenyam pendidikan tinggi.  Lulusan terbanyak perempuan Indonesia berhenti pada jenjang Sekolah Dasar/Paket A sebesar 107,71 akibatnya banyak perempuan yang hanya mengisi sektor kelas dua dan buruh dengan upah rendah. Implikasi lainya adalah berujung pada pernikahan usia dini, karena stigma masyarakat Indonesia terutama di kawasan pedesaan sebagian besar belum berfikir secara progresif.

Berdasarkan data BPS pada tahun 2015, perkawinan usia anak di Indonesia, khususnya perempuan yang menikah sebelum usia 18 tahun sebasar 23%.. Perkawinan usia anak di Indonesia cenderung lebih tinggi di wilayah pedesaan dibanding perkotaan.

Data tahun 2015, perkawinan usia anak di perdesaan mencapai 27,11%dan diperkotaan hanya 17,09%. Meski di sejumlah daerah telah terjadi kemajuan, namun ada beberapa daerah di Indonesia yang mencatatkan angka perkawinan dini cukup tinggi.

 “Kami menilai, komitmen pemerintah tidak sejalan dengan regulasi yang ada saat ini. UU no 1 tahun 74 mengizinkan remaja putri minimal 16 tahun untuk melakukan pernikahan, sementara UU no 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak bahwa anak tidak lagi dikatakan anak-anak ketika usianya sudah mencapai 18 tahun. Melegalkan pernikahan terhadap perempuan usia 16 tahun berarti sama saja dengan mengizinkan adanya pernikahan anak” sambung Gopi. RM. Handayani Prima, Jakarta Timur.

Justru, anak perempuan usia 10-14 tahun memiliki risiko lima kali lebih besar untuk meninggal dalam kasus kehamilan dan persalinan daripada perempuan usia 20-24 tahun, dan secara global kematian yang disebabkan oleh kehamilan merupakan penyebab utama kematian anak perempuan usia 15-19 tahun.

“Melalui kelompok Perempuan Cipayung Plus ini, kami mempersatukan komitmen untuk mengawal kebijakan pemerintah dalam menurunkan angka perkawinan usia dini. Karena di era ini perempuan memiliki peran yang sangat vital dalam kemajuan bangsa” tutupnya. rls/gin


Oleh : rls/gin | 08 Maret 2017 | Dibaca : 2024 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Nusantara, 18 Oktober 2017 18:34
Upaya Melindungi Falsafah Negara Dengan Deradikalisasi
Opini, suaradewata.com - Terorisme, merupakan sebuah kata yang terbentuk atas gabungan dari suku ...
Nusantara, 18 Oktober 2017 18:33
Deradikalisasi Dalam Tiga Dimensi
Opini, suaradewata.com - Upaya mengimbangi keberhasilan aparat penegak hukum menindak terduga ter ...
Nusantara, 18 Oktober 2017 18:32
Meneladani Kisah Jenderal Soedirman
Opini, suaradewata.com - Dikenal sebagai salah satu pahlawan Indonesia, jasa-jasanya sangat diken ...
Tabanan, 18 Oktober 2017 12:40
Ternyata Ini Alasan Kenaikan Tarif Parkir di Tabanan
Tabanan, suaradewata.com – Kenaikan tarif parkir di Kabupaten Tabanan hingga 100 persen buk ...
Gianyar, 18 Oktober 2017 01:00
Akomodasi Pertanian Lancar, Rumah Warga Pun Direnovasi
Gianyar, suaradewata.com - Di Banjar Tangkup, Desa Pupuan, Kecamatan Tegalalang, Gianyar, ta ...
Tabanan, 17 Oktober 2017 21:25
Peduli Gunung Agung, Relawan TemPur Serahkan Bantuan ke DPC PDIP
Tabanan, suaradewata.com – Anggota DPRD Tabanan dari Fraksi PDIP I Gede Purnawan menunjukka ...
Gianyar, 17 Oktober 2017 21:22
Pohon Kelapa Tumbang Hingga Robohkan Tiang Listrik
Gianyar, suaradewata.com - Sebuah pohon kelapa tumbang di Banjar Sareseda, Desa Tampaksiring, Kec ...
Karangasem, 17 Oktober 2017 21:13
Tinjau Lima Sungai Utama Aliran Lahar di Kubu, Bupati Minta Dilakukan Normalisasi
Karangasem, suaradewata.com - Untuk meminimalisir dampak bahaya jika terjadi erupsi Gunung Agung, ...
Tabanan, 17 Oktober 2017 21:11
Tim Pembina Pusat, Verifikasi Penyelenggaraan KKS di Tabanan
Tabanan, suaradewata.com - Dalam memaksimalkan penyelenggaraan Kabupaten Kota Sehat (KKS ) di Dae ...
Bangli, 17 Oktober 2017 21:10
Pimpin Apel Disiplin, Wabub Sedana Arta Minta Pegawai Malas “Bertobat”
Bangli, suaradewata.com - Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta secara tegas meminta Aparat ...


Berita Lainnya :

Nusantara, 18 Oktober 2017 18:34
Upaya Melindungi Falsafah Negara Dengan Deradikalisasi
Opini, suaradewata.com - Terorisme, merupakan sebuah kata yang terbentuk atas gabungan dari suku ...
Nusantara, 18 Oktober 2017 18:33
Deradikalisasi Dalam Tiga Dimensi
Opini, suaradewata.com - Upaya mengimbangi keberhasilan aparat penegak hukum menindak terduga ter ...
Nusantara, 18 Oktober 2017 18:32
Meneladani Kisah Jenderal Soedirman
Opini, suaradewata.com - Dikenal sebagai salah satu pahlawan Indonesia, jasa-jasanya sangat diken ...
Tabanan, 18 Oktober 2017 12:40
Ternyata Ini Alasan Kenaikan Tarif Parkir di Tabanan
Tabanan, suaradewata.com – Kenaikan tarif parkir di Kabupaten Tabanan hingga 100 persen buk ...
Gianyar, 18 Oktober 2017 01:00
Akomodasi Pertanian Lancar, Rumah Warga Pun Direnovasi
Gianyar, suaradewata.com - Di Banjar Tangkup, Desa Pupuan, Kecamatan Tegalalang, Gianyar, ta ...
Tabanan, 17 Oktober 2017 21:25
Peduli Gunung Agung, Relawan TemPur Serahkan Bantuan ke DPC PDIP
Tabanan, suaradewata.com – Anggota DPRD Tabanan dari Fraksi PDIP I Gede Purnawan menunjukka ...
Gianyar, 17 Oktober 2017 21:22
Pohon Kelapa Tumbang Hingga Robohkan Tiang Listrik
Gianyar, suaradewata.com - Sebuah pohon kelapa tumbang di Banjar Sareseda, Desa Tampaksiring, Kec ...
Karangasem, 17 Oktober 2017 21:13
Tinjau Lima Sungai Utama Aliran Lahar di Kubu, Bupati Minta Dilakukan Normalisasi
Karangasem, suaradewata.com - Untuk meminimalisir dampak bahaya jika terjadi erupsi Gunung Agung, ...
Tabanan, 17 Oktober 2017 21:11
Tim Pembina Pusat, Verifikasi Penyelenggaraan KKS di Tabanan
Tabanan, suaradewata.com - Dalam memaksimalkan penyelenggaraan Kabupaten Kota Sehat (KKS ) di Dae ...
Bangli, 17 Oktober 2017 21:10
Pimpin Apel Disiplin, Wabub Sedana Arta Minta Pegawai Malas “Bertobat”
Bangli, suaradewata.com - Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta secara tegas meminta Aparat ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter