Surat Keterangan Desa Dikira Ijin, Ombudsman Stop Galian C Ilegal

Oleh : ang/ari | 11 Januari 2017 | Dibaca : 2783 Pengunjung

Surat Keterangan Desa Dikira Ijin, Ombudsman Stop Galian C Ilegal

sumber foto :suaradewata.com

Tabanan, suaradewata.com - Dikeluhkan Warga, Ombudsman RI perwakilan Bali akhirnya turun ke Galian C di Banjar Bangkiang Sidem, Desa Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur, Rabu, (11/10/2017). Tim Ombudsman tersebut turun untuk memberi peringatan kepada pemilik tanah yang melakukan galian. Untuk segera mengurus ijin lantaran galian C tersebut tidak memiliki ijin. 
 
Asisten Ombudsman RI Bali Ida Bagus Kade Oka Mahendra mengatakan tim Ombudsman turunhanya 2 orang, yakni dirinya dan Aditya Permana Putra ke lokasi galian C. Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa galian C yang sudah ditutup beroperasi kembali. Padahal sebelumnya tim Ombudsman sudah pernah turun beberapa bulan lalu untuk memberikan peringatan kepada pemilik lahan agar segera mengurus ijin. Dan untuk hari ini (Rabu, 11/1/2017) tim Ombudsman turun ke galian C yang kedua kalinya. 
 
"Beberapa bulan lalu kita sudah turun untuk menstop galian untuk mengurus ijin, kemudian kita koordinasi ke Kecamatan, Desa dan Pol PP, beberapa hari kemudian muncul surat Pol PP Tabanan, yang pada intinya pemilik lahan menstop galiannya, walaupun pemilik menggali, akan mengurus ijin terlebih dahulu. Setelah beberapa bulan, kemarin malam saya dapat informasi lagi dari masyarakat, bahwa galian itu beroperasi kembali," ucap Mahendra. 
 
Menariknya, saat Ombudsman beri peringatan kepada pemilik lahan, sempat terjadi ketegangan lantaran pemilik lahan ngotot bahwa sudah merasa memiliki ijin. Setelah dirinya memeriksa ijinnya, ternyata ijin yang dimaksud adalah surat keterangan dari Desa Gunung Salak. Ijin tersebut hanyalah surat keterangan bukan ijin yang sah. Lantaran berdasarkan aturan setelah tim Ombudsman berkoordinasi kepada Kepala Perijinan Provinsi. Bahwa untuk pengurusan ijin galian C tersebut langsung ke Provinsi dan tidak berdasarkan surat perantara dari bawah. 
 
"Ya kita lihat reaksi dari pihak Desa, intinya pihak Desa mengeluarkan surat untuk mencabut surat keterangan tersebut, dan meminta yang bersangkutan menstop galiannya, apabila membandel kami mendorong Sat Pol PP untuk melakukan tindakan yang lebih lanjut lagi, dan mendorong aturan untuk ditegakkan," terangnya.
 
Perbekel Desa Gunung Salak Kecamatan Selemadeg Timur I Gusti Made Sujirta mengatakan galian C tersebut untuk sementara karena tidak mengantongi ijin otomatis usaha itu ilegal. Dan pihaknya sudah melakukan antisipasi untuk menghentikan galian tersebut. "Jadi selama ini, karena kita pantau dengan lembaga yang ada di Desa, itu kadang kadang kerja, itu kadang kadang gak, jadi kemarin kita sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, tentunya Pol PP yang sudah memperingatkan juga, tapi kembali muncul," ucap Sujirta. 
 
 
Terkait surat keterangan yang dianggap ijin oleh pemilik lahan, dirinya beralasan berani memberikan surat keterangan lantaran berdasarkan keterangan yang didapat. "Kenapa kemarin kita berani artinya memberi surat keterangan, bahwa disana ada tempat untuk tempat tinggal, itu yang kami dapatkan, jadi kita menerangkan dengan sebenarnya apa yang terjadi di bawah, tetapi di suatu sisi itu sudah melebar dari komitmen awal, jadi sudah dikategorikan karena tidak mengantongi ijin, itu otomatis usaha itu usaha ilegal," terangnya. 
 
Pemilik lahan galian C tersebut yakni A.A Putu Eka Sedana mengatakan kedatangan Ombudsman yang kedua kalinya hanya menyuruh menghentikan galian dan menyuruh untuk mengurus ijin. Dan dirinya juga mengatakan akan mengurus ijin galian C tersebut untuk kedepannya. "Ya cuma disuruh menghentikan aja, nanti saya urus ijinnya," ucap Sedana. 
 
Dia menerangkan, tempat galian C tersebut akan dipergunakan untuk lahan parkir. Yang nantinya dipergunakan bila ada masyarakat yang menggelar upacara yadnya. Menurutnya disekitar Galian C tidak ada parkir untuk masyarakat sekitar. "Contoh kecil saya memang dari dulu dari nenek moyang saya memnag sudah merelakan tanah saya yang ada disini," terangnya. 
 
Salah satu warga sekitar yakni A.A. Putu Sukanada Banjar Bangkiang Sidem Desa Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur mengatakan awalnya saat galian C tersebut beroperasi. Banyak truck-truck yang parkir dipinggir jalan bahkan dirinya sempat memarahi dan memberi tahu agar tidak mengganggu jalan umum. Lantaran tanahnya sering berserakan apalagi drainase didepannya hancur.
 
 "Gak ada ijinnya, warga dari Banjar Gunung Salak, Apit Yeh, Kemetug dan Megati sudah komplain karena jalannya berlumpur bila hujan, dulu Gunung Salak bagus jalannya, sekarang hancur, siapa yang memperbaiki ini, males ngomong, karena yang menjalankan galian ini dari Banjar sini," ucap Sukanada. ang/ari


Oleh : ang/ari | 11 Januari 2017 | Dibaca : 2783 Pengunjung


TAGS : Tabanan galian c ombudsman ilegal




Berita Terkait :

Tabanan, 19 September 2017 21:02
Gunung Agung Status Siaga, BPBD Tabanan Siapkan Logistik
Tabanan, suaradewata.com - Pasca naiknya status Gununh Agung dari level waspada ke leve ...
Tabanan, 18 September 2017 19:45
Sempat Bersembunyi, Polisi Berhasil Ciduk Pelaku Curas di Tabanan
Tabanan, suaradewata.com - Aksi pencurian dan kekerasan (Curas) yang terjadi di wilayah ...
Tabanan, 18 September 2017 19:35
Jalur Tengkorak Telan Korban, Seorang Pelajar SMP Tewas Ditempat
Tabanan, suaradewata.com - Nasib apes dialami salah satu siswi kelas 9 SMPN 1 Selemadeg ...
Tabanan, 18 September 2017 07:33
Marak Aksi Pencurian, Kini Sasar Toko Shi Dee Collection
Tabanan, suaradewata.com - Baru sehari terjadi kasus pencurian dan kekerasan di wilayah ...
Tabanan, 15 September 2017 23:00
Berpura-pura Kena Musibah, Pelaku Berhasil Tipu HP Korban
Tabanan, suaradewata.com - Polres Tabanan berhasil bekuk pelaku penipuan yakni I Ketut ...
Tabanan, 15 September 2017 22:22
Menderita Gangguan Jiwa, Rasmi Gantung Diri
Tabanan.suaradewata.com - Ni Gusti Ayu Made Rasmi Putri, 52, asal Banjar Bàsa, Desa M ...
Tabanan, 15 September 2017 21:52
Dukung KBS, Pengurus Semeton GB Tabanan Dikukuhkan
Tabanan, suaradewata.com - Dukung Koster Bali Satu (KBS) menjadi Gubernur Bali pada Pil ...
Tabanan, 14 September 2017 18:43
Sidak Duktang, Pelanggar Akan Diberikan Pembinaan
Tabanan, suaradewata.com – Tim Sidak Adminitrasi Kependudukan melakukan sidak di Kecam ...
Tabanan, 14 September 2017 18:41
Pengaruh Alkohol, Made Aniaya Ibu RT
Tabanan, suaradewata.com - Ni Made Rusmini, 39, asal Banjar Tunjuk Kaja, Desa Tunjuk, K ...
Tabanan, 14 September 2017 18:37
Pencuri Asyik Beraksi, Terekam CCTV
Tabanan, suaradewata.com - Sungguh nekat pencuri yang beraksi di sebuah toko di Jalan B ...


Berita Lainnya :

Gianyar, 23 September 2017 00:02
Kapolres Gianyar Kunjungi Pengungsi Gunung Agung di Tegallalang
Gianyar, suaradewata.com - Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo beserta rombongan Pejabat ...
Jembrana, 22 September 2017 23:58
Tidur Saat Berkendara Nyaris Tewas Tabrak Pohon Perindang
Jembrana, suaradewata.com - Naas dialami oleh seorang pemotor yakni Ahmad Taufiq, 34,  asal ...
Karangasem, 22 September 2017 18:43
Magma Mendekati Pemukaan Kawah, Jumlah Pengungsi Hampir Capai 10.000 Jiwa
Karangasem, suaradewata.com - Petugas dari badan Geologi di Pos Pemantau Gunung Agung, terus meng ...
Gianyar, 22 September 2017 14:51
Wabup Mahayastra Kunjungi Pengungsi dari Karangasem di Desa Taro
Gianyar, suaradewata.com - Br. Puakan Desa Taro Kecamatan Tegallalang Gianyar menjadi t ...
Gianyar, 22 September 2017 14:50
Sosialisasi Tahapan Pemilukada, Wabup Agus Mahayastra Ajak Cermati Visi Misi Calon
Gianyar, suaradewata.com - Wakil Bupati Gianyar Made ‘Agus’ Mahayastra membuka acara ...
Gianyar, 22 September 2017 14:46
Gerakan Masyarakat Sadar Demokrasi Gelar Lomba Yel dan Pidato
Gianyar, suaradewata.com - KPU Provinsi Bali bekerjasama Pemkab Gianyar menggelar lomba yel-yel d ...
Nusantara, 22 September 2017 14:19
“GENTANASI” Gerakan Makan Tanpa Nasi
Manado, suaradewata.com - (22/09) Potensi pangan lokal yang berlimpah di Provinsi Sulawesi Utara ...
Buleleng, 22 September 2017 13:57
16 Orang Sakit di Tenda Pengungsian, 1 Dirujuk ke Puskesmas
Singaraja, suaradewata.com - Aktivitas vulkanik Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, B ...
Tabanan, 22 September 2017 13:07
HUT Kota Tabanan Ke- 524 Usung Tema Bhuana Kertih, Tiap Kecamatan Akan Gelar HUT 3 Hari
Tabanan, suaradewata.com - Peringatan HUT Kota Tabanan Ke-524 mengusung tema Bhuana Kertih, yang ...
Tabanan, 22 September 2017 13:06
Meski Status Gunung Agung Siaga, Wisatawan Tetap Serbu DTW Tanah Lot
Tabanan, suaradewata.com - Pasca ditetapkannya status Gunung Agung dari Waspada ke Siag ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter