Banyak Kelemahan, Legislator Pesimis dengan Program JKN

Oleh : san/ari | 24 Desember 2016 | Dibaca : 2219 Pengunjung

Banyak Kelemahan, Legislator Pesimis dengan Program JKN

sumber foto :suaradewata.com

Denpasar, suaradewata.com - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan, hingga kini banyak dikeluhkan. Pasalnya, baik dari sisi kelembagaan, regulasi, maupun operatornya, program JKN belum jelas.

Program ini bahkan jauh dari sempurna apabila dibandingkan dengan program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM). Karena itu Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali Nyoman Parta, mengaku pesimis program JKN berjalan mulus. Apalagi, BPJS Kesehatan kadang hanya disebut sebagai kasir semata lantaran baik-buruknya pelayanan sebetulnya tergantung dari fasilitas kesehatan tingkat pertama dan lanjutan (FKTP dan FKTL).

Pesimisme ini dilontarkan Parta, di hadapan para Direktur Rumah Sakit se-Bali dalam Rapat Koordinasi JKN/KIS di Balai Pelatihan Kesehatan, Jl. Prof. Ida Bagus Mantra, Jumat (23/12). Rapat yang diinisiasi Dinas Kesehatan Provinsi Bali ini, menghadirkan BPJS Kesehatan Regional XI dan Anggota DPD RI.

"Baik regulator, operator, maupun user semuanya tidak jelas. Kalau JKBM jelas antara operator, regulator jadi satu. Ada 353 orang yang mengawal permanen di rumah sakit, di unit pelayanan terpadu di setiap puskesmas,” tutur Parta.

Ia kemudian memaparkan 15 kelemahan JKN yang diselenggarakan BPJS Kesehatan, yang membuatnya pesimis dengan program pemerintah pusat ini. Salah satunya, minimnya sosialisasi tentang hak dan kewajiban daripada peserta BPJS.

"Mereka yang sudah memiliki kartu merasa urusannya akan langsung selesai ketika sakit, lalu datang ke rumah sakit. Padahal, ada seabrek persoalan yang bisa jadi ditemui di rumah sakit. Belum lagi soal pemahaman petugas di FKTP (puskesmas, dokter pribadi) dan FKTL (RS) yang masih minim," beber politisi asal Gianyar ini.

Parta juga mengaku masih menjumpai adanya cost sharing, terutama untuk pelayanan lanjutan. Ada peserta BPJS yang mendapat surat rujukan ke pelayanan lanjutan, lalu masuk ke UGD. Di UGD, pasien itu justru disuruh membayar walaupun tidak ada dalam aturan. Pelayanan BPJS baru diberlakukan lagi setelah ditentukan opname.

"Ketika sudah di UGD, lagi ada ketentuan. Saya menemukan orang marah-marah di UGD, (dan berkata) apa ibu saya harus mati. Setelah saya telusuri, ternyata ada ketentuan panasnya harus 40 derajat baru boleh opname. Kan kondisi tubuh berbeda-beda, ada yang baru 37 koma sekian sudah sangat drop, ada juga yang memang sampai 40. Kalau begini bentuknya, mati semuanya,” berangnya.

Ia melihat, BPJS sering dijadikan sarana untuk menjaring pasien semata. Tapi setelah sampai di rumah sakit, pasien malah dikondisikan untuk naik kelas atau menjadi pasien umum.

"Makin tinggi dapat dana jaspel, makin bagus. Jadi mungkin termotivasi itu, atau karena ketidakmengertian pihak rumah sakit,” tandasnya.

Parta juga mempertanyakan soal pelayanan untuk pasien yang tidak memiliki identitas atau terlantar. Sebab, pasien seperti ini sudah pasti dilayani oleh JKBM. Demikian halnya dengan masalah anak yang baru lahir dari ibu yang tercatat sebagai Penerima Bantuan Iuran dalam Kartu Indonesia Sehat (KIS).

"Ada katanya ketentuan harus mendapatkan rekomendasi dulu dari Dinas Sosial. Kalau itu betul, mohon maaf, saya anggap itu mengada-ada. Sudah tahu ibunya KIS, anaknya yang lahir pasti KIS. Jadi tidak perlu lagi rekomendasi Dinas Sosial. Kalau lahirnya Sabtu sore, besok Minggu libur, Senin Kepala Dinas Kesehatan pergi ke Jakarta, ruwet sudah,” pungkas Parta. san/ari


Oleh : san/ari | 24 Desember 2016 | Dibaca : 2219 Pengunjung


TAGS : denpasar DPRD Bali Nyoman Parta JKN BPJS




Berita Terkait :

Denpasar, 12 Mei 2017 19:15
Ada Mayat di Ruang Tunggu RSUP Sanglah
Denpasar, suaradewata.com - Pengunjung RSUP Sanglah dibuat kaget dengan meninggalnya&nb ...
Denpasar, 12 Mei 2017 18:40
Terungkap, Ini Penyebab Kematian Bule Aussie
Denpasar, suaradewata.com - Kepolisian memastikan kematian warga Australia, Richardson ...
Denpasar, 11 Mei 2017 19:33
Bule AS Ini Sempat Berteriak Sebelum Meninggal
Denpasar, suaradewata.com - Seorang warga asal Amerika Serikat (AS), Robert Henry Garrish (6 ...
Denpasar, 08 Mei 2017 22:30
Seorang Warga Australia Tewas Penuh Dengan Luka
Denpasar, suaradewata.com - Seorang warga Australia, Richardson Stephen James (63) ditemukan tewa ...
Denpasar, 08 Mei 2017 19:18
Polisi Tangkap Komplotan Begal Libatkan Pelajar
Denpasar, suaradewata.com –  Petugas Reskrim Polsek Denpasar Selatan meringkus ko ...
Denpasar, 07 Mei 2017 16:07
Kabur dari Polisi, Waria Bawa Narkoba Terjatuh
Denpasar, suaradewata.com - Seorang waria berinisial AR (26) ketiban sial. Pria kemayu ini t ...
Denpasar, 07 Mei 2017 15:53
Berkat CCTV, Polisi Tangkap Duo Wanita Curi Uang di Butik
Denpasar, suaradewata.com - Ni Nyoman Tri AW dipastikan kehilangan pekerjaan dan mendekam di ...
Denpasar, 26 April 2017 22:10
DPP Peradah Menyatakan Sikap Terkait Pasupati Bendera Partai Perindo
Denpasar, suaradewata.com - DPP Peradah Indonesia Bali menyikapi kegiatan pasupati bendera Partai ...
Denpasar, 25 April 2017 18:58
Wagub Sudikerta Dukung Penerapan Pendidikan Vokasi
Denpasar, suaradewata.com - Di era globalisasi yang penuh dengan persaingan saat ini,  ...
Denpasar, 14 April 2017 22:36
APRINDO Bali Monitoring Implementasi Pengaturan Harga Gula dan Minyak Goreng
Denpasar, suaradewata.com - Kebijakan Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan RI tentang penga ...


Berita Lainnya :

Klungkung, 23 Mei 2017 16:20
Kelurahan Semarapura Klod Kangin Dinilai Tim Provinsi
Klungkung, suaradewata.com - Kelurahan Semarapura Klod Kangin dinilai Tim Provinsi Bali bert ...
Karangasem, 23 Mei 2017 16:16
Kios Sembako Terbakar, Pembeli dan Pedagang di Pasar Bebandem Panik
Karangasem, suaradewata.com - Sebuah kios di dalam Pasar Bebandem, Karangasem, Selasa (23/5/2017) ...
Tabanan, 23 Mei 2017 16:01
Kodim 1619/Tabanan Kerja Bhakti Di TMP
Tabanan, suaradewata.com - Sebagai tanda penghormatan kepada para pahlawan. Komando Dis ...
Karangasem, 23 Mei 2017 15:53
Pemkab Karangasem Gelar Sosialisasi Dan Diseminasi Undang-undang Jasa Konstruksi
Karangasem, suaradewata.com- Guna menumbuhkan pemahaman dan kesadaran tugas dan fungsi serta hak ...
Tabanan, 23 Mei 2017 15:05
Hakim Menolak Gugatan Desa Kuwum
Tabanan, suaradewata.com - Hakim menolak gugatan Desa Kuwum di ruang sidang CAKRA PN Ta ...
Tabanan, 23 Mei 2017 14:36
Bupati Eka Dinobatkan Jadi Tokoh Pengembang Program Pertanian
Tabanan, suaradewata.com - Untuk kedua kalinya dalam bulan ini, Bupati Tabanan Ni Putu Eka W ...
Denpasar, 23 Mei 2017 11:19
Lulusan Diklat Kepemimpinan Harus Jadi Pemimpin Perubahan
Denpasar, suaradewata.com - Diklat kepemimpinann diarahkan untuk merubah mindset dan me ...
Tabanan, 23 Mei 2017 10:31
Pemasangan Lelakut Menjadi Daya Tarik Wisatawan ke Jatiluwih
Tabanan, suaradewata.com - Pemasangan lelakut di DTW Jatiluwih menjadi daya tarik wisat ...
Tabanan, 23 Mei 2017 10:25
Vario VS Truk, 2 Orang Tewas
Tabanan, suaradewata.com - Sebuah sepeda motor Vario nopol DK 4583 DH menabrak Truk Mit ...
Denpasar, 23 Mei 2017 10:20
Sweeping Bus, Polisi Sita Sabu di Jok
Denpasar, suaradewata.com - Upaya Bahar (42) menyelundupkan 100 gram  sabu-sabu ke Bali ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter