Banyak Kelemahan, Legislator Pesimis dengan Program JKN

Oleh : san/ari | 24 Desember 2016 | Dibaca : 2331 Pengunjung

Banyak Kelemahan, Legislator Pesimis dengan Program JKN

sumber foto :suaradewata.com

Denpasar, suaradewata.com - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan, hingga kini banyak dikeluhkan. Pasalnya, baik dari sisi kelembagaan, regulasi, maupun operatornya, program JKN belum jelas.

Program ini bahkan jauh dari sempurna apabila dibandingkan dengan program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM). Karena itu Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali Nyoman Parta, mengaku pesimis program JKN berjalan mulus. Apalagi, BPJS Kesehatan kadang hanya disebut sebagai kasir semata lantaran baik-buruknya pelayanan sebetulnya tergantung dari fasilitas kesehatan tingkat pertama dan lanjutan (FKTP dan FKTL).

Pesimisme ini dilontarkan Parta, di hadapan para Direktur Rumah Sakit se-Bali dalam Rapat Koordinasi JKN/KIS di Balai Pelatihan Kesehatan, Jl. Prof. Ida Bagus Mantra, Jumat (23/12). Rapat yang diinisiasi Dinas Kesehatan Provinsi Bali ini, menghadirkan BPJS Kesehatan Regional XI dan Anggota DPD RI.

"Baik regulator, operator, maupun user semuanya tidak jelas. Kalau JKBM jelas antara operator, regulator jadi satu. Ada 353 orang yang mengawal permanen di rumah sakit, di unit pelayanan terpadu di setiap puskesmas,” tutur Parta.

Ia kemudian memaparkan 15 kelemahan JKN yang diselenggarakan BPJS Kesehatan, yang membuatnya pesimis dengan program pemerintah pusat ini. Salah satunya, minimnya sosialisasi tentang hak dan kewajiban daripada peserta BPJS.

"Mereka yang sudah memiliki kartu merasa urusannya akan langsung selesai ketika sakit, lalu datang ke rumah sakit. Padahal, ada seabrek persoalan yang bisa jadi ditemui di rumah sakit. Belum lagi soal pemahaman petugas di FKTP (puskesmas, dokter pribadi) dan FKTL (RS) yang masih minim," beber politisi asal Gianyar ini.

Parta juga mengaku masih menjumpai adanya cost sharing, terutama untuk pelayanan lanjutan. Ada peserta BPJS yang mendapat surat rujukan ke pelayanan lanjutan, lalu masuk ke UGD. Di UGD, pasien itu justru disuruh membayar walaupun tidak ada dalam aturan. Pelayanan BPJS baru diberlakukan lagi setelah ditentukan opname.

"Ketika sudah di UGD, lagi ada ketentuan. Saya menemukan orang marah-marah di UGD, (dan berkata) apa ibu saya harus mati. Setelah saya telusuri, ternyata ada ketentuan panasnya harus 40 derajat baru boleh opname. Kan kondisi tubuh berbeda-beda, ada yang baru 37 koma sekian sudah sangat drop, ada juga yang memang sampai 40. Kalau begini bentuknya, mati semuanya,” berangnya.

Ia melihat, BPJS sering dijadikan sarana untuk menjaring pasien semata. Tapi setelah sampai di rumah sakit, pasien malah dikondisikan untuk naik kelas atau menjadi pasien umum.

"Makin tinggi dapat dana jaspel, makin bagus. Jadi mungkin termotivasi itu, atau karena ketidakmengertian pihak rumah sakit,” tandasnya.

Parta juga mempertanyakan soal pelayanan untuk pasien yang tidak memiliki identitas atau terlantar. Sebab, pasien seperti ini sudah pasti dilayani oleh JKBM. Demikian halnya dengan masalah anak yang baru lahir dari ibu yang tercatat sebagai Penerima Bantuan Iuran dalam Kartu Indonesia Sehat (KIS).

"Ada katanya ketentuan harus mendapatkan rekomendasi dulu dari Dinas Sosial. Kalau itu betul, mohon maaf, saya anggap itu mengada-ada. Sudah tahu ibunya KIS, anaknya yang lahir pasti KIS. Jadi tidak perlu lagi rekomendasi Dinas Sosial. Kalau lahirnya Sabtu sore, besok Minggu libur, Senin Kepala Dinas Kesehatan pergi ke Jakarta, ruwet sudah,” pungkas Parta. san/ari


Oleh : san/ari | 24 Desember 2016 | Dibaca : 2331 Pengunjung


TAGS : denpasar DPRD Bali Nyoman Parta JKN BPJS




Berita Terkait :

Denpasar, 14 September 2017 18:48
Lomba PBB Meriahkan HUT ke-72 TNI di Kodam IX/Udayana
Denpasar, suaradewata.com - Dalam rangka  memeriahkan HUT ke-72 Tentara Nasional Indone ...
Denpasar, 14 September 2017 18:44
Jelang HUT TNI, Kodam IX/Udayana Gelar Bhakti Sosial
Denpasar, suaradewata.com - Kodam IX/Udayana menggelar bakti sosial kesehatan dan pasar mura ...
Denpasar, 13 September 2017 23:21
Wagub Sudikerta Berharap Para Lulusan Mampu Mengisi Peluang
Denpasar, suaradewata.com - Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta yang didampingi melepas 108 ...
Gianyar, 01 September 2017 17:20
Gianyar Bersih Sampah Plastik, Dimulai Dari Desa
Gianyar, suaradewata.com - Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Gianyar memiliki program rutin kunjun ...
Denpasar, 30 Agustus 2017 23:27
Teliti Simantri, Wartawan Senior Raih Gelar Doktor "Cum Laude"
Denpasar, suaradewata.com - Program Simantri (Sistem Pertanian Terintegrasi) yang dilaksanakan Pe ...
Denpasar, 29 Agustus 2017 20:44
Sulsel Jadi "Rumah" Bagi Sapi Bali
Denpasar, suaradewata.com - Animo masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) sangat tinggi untuk betern ...
Denpasar, 15 Agustus 2017 22:34
HUT RI ke-72, Kodam Gelar Lomba Panjat Pinang 72 Pohon
Denpasar, suaradewata.com - Beragam lomba dan kegiatan tersebut dipusatkan di Lapangan Monum ...
Denpasar, 14 Agustus 2017 17:33
Kodam IX/Udayana Bersama Masyarakat Akan Gelar Doa Bersama 17 17 17
Denpasar, suaradewata.com - Kodam IX/Udayana dengan masyarakat akan menggelar gerakan doa bersama ...
Gianyar, 14 Agustus 2017 09:53
Gianyar Gumi Seni, Sego Ciptakan Lagu Untuk Parta
Gianyar, suaradewata.com - Saat ini di media sosial diramaikan dengan lagu yang ditujukan kepada ...
Denpasar, 13 Agustus 2017 16:07
Pangdam Udayana Apresiasi Tim SAR Gabungan Menyelamatkan 4 Anggota TNI
Denpasar, suaradewata.com- Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, S.I.P, M.Sc, men ...


Berita Lainnya :

Gianyar, 23 September 2017 00:02
Kapolres Gianyar Kunjungi Pengungsi Gunung Agung di Tegallalang
Gianyar, suaradewata.com - Kapolres Gianyar AKBP Djoni Widodo beserta rombongan Pejabat ...
Jembrana, 22 September 2017 23:58
Tidur Saat Berkendara Nyaris Tewas Tabrak Pohon Perindang
Jembrana, suaradewata.com - Naas dialami oleh seorang pemotor yakni Ahmad Taufiq, 34,  asal ...
Karangasem, 22 September 2017 18:43
Magma Mendekati Pemukaan Kawah, Jumlah Pengungsi Hampir Capai 10.000 Jiwa
Karangasem, suaradewata.com - Petugas dari badan Geologi di Pos Pemantau Gunung Agung, terus meng ...
Gianyar, 22 September 2017 14:51
Wabup Mahayastra Kunjungi Pengungsi dari Karangasem di Desa Taro
Gianyar, suaradewata.com - Br. Puakan Desa Taro Kecamatan Tegallalang Gianyar menjadi t ...
Gianyar, 22 September 2017 14:50
Sosialisasi Tahapan Pemilukada, Wabup Agus Mahayastra Ajak Cermati Visi Misi Calon
Gianyar, suaradewata.com - Wakil Bupati Gianyar Made ‘Agus’ Mahayastra membuka acara ...
Gianyar, 22 September 2017 14:46
Gerakan Masyarakat Sadar Demokrasi Gelar Lomba Yel dan Pidato
Gianyar, suaradewata.com - KPU Provinsi Bali bekerjasama Pemkab Gianyar menggelar lomba yel-yel d ...
Nusantara, 22 September 2017 14:19
“GENTANASI” Gerakan Makan Tanpa Nasi
Manado, suaradewata.com - (22/09) Potensi pangan lokal yang berlimpah di Provinsi Sulawesi Utara ...
Buleleng, 22 September 2017 13:57
16 Orang Sakit di Tenda Pengungsian, 1 Dirujuk ke Puskesmas
Singaraja, suaradewata.com - Aktivitas vulkanik Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, B ...
Tabanan, 22 September 2017 13:07
HUT Kota Tabanan Ke- 524 Usung Tema Bhuana Kertih, Tiap Kecamatan Akan Gelar HUT 3 Hari
Tabanan, suaradewata.com - Peringatan HUT Kota Tabanan Ke-524 mengusung tema Bhuana Kertih, yang ...
Tabanan, 22 September 2017 13:06
Meski Status Gunung Agung Siaga, Wisatawan Tetap Serbu DTW Tanah Lot
Tabanan, suaradewata.com - Pasca ditetapkannya status Gunung Agung dari Waspada ke Siag ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter