Bayi Penderita Hidrocepallus "Terlantar" di Sanglah

Oleh : gus/ari | 23 Desember 2016 | Dibaca : 2339 Pengunjung

Bayi Penderita Hidrocepallus

sumber foto :istimewa

Denpasar, suaradewata.com - Bagi masyarakat miskin mengakses kesehatan  dengan mudah adalah hal yang mustahil. Hal tersebut dirasakan betul oleh Pasutri Wayan Naya dan Ni Ketut Novianti.  Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan sang buah hati, I Kadek Yoga Pranata (5 bulan), bocah penderita hidrocepallus asal Banjar Dinas Abang Kaler, Desa Abang, Karangasem itu terlantar lantaran  belum bisa melakukan operasi  di RS Sanglah, Denpasar, Kamis (22/12).

"Kata petugas di di Sanglah kamar sudah penuh. Nanti, katanya akan dihubungi dari pihak rumah sakit jika kamar sudah tersedia,"kata Naya usai datang dari RS Sanglah, kemarin. Ditemani sang istri, Naya bertandang ke RS Sanglah untuk melakukan operasi sang anak pagi pukul 08.30. Ia berharap, derita yang dialami sang anak bisa tertangani segera dengan tindakan medis. Hingga pukul 13.30, tak ada kabar baik yang didapat oleh Naya dari Rumah Sakit selain kamar penuh.

"Katanya sudah penuh. Ya, kami balik ke kos saja,"ucap buruh proyek yang tinggal di Batubulan, Gianyar tersebut. Naya mengaku sudah angkat tangan terhadap keberadaan putra keduanya tersebut. Pria lulusan SMP ini awalnya diminta uang Rp 10 juta oleh pihak RS  Sanglah sebelumnya. "Saya tidak mampu."

Lelaki berbadan kurus itu menuturkan bahwa anaknya mulai sakit saat berumur 20 hari. Saat itu, Yoga tiba-tiba tertimpa sanggaran (tempat sembahyang dari kayu yang berada di dalam kamar). Sanggaran menimpa kepalanya hingga sempat pingsan selama 15 menit yang kemudian dilarikan ke Puskesmas Abang. Namun hasil pemeriksaan dari puskesmas menunjukkan tidak terjadi apa-apa hanya luka gores pada dahi dan pelipis mata.

Namun petaka mulai terjadi 20 hari setelah itu kepala Yoga terus membesar. Bahkan Yoga kejang secara tiba-tiba sehingga diperiksakan ke Bidan dan dirujuk ke UGD Karangasem. Dari diagnosa dikatakan bahwa Yoga mengalami pendarahan di otak sehingga dirujuk ke RSUP Sanglah. “Di sanglah anak saya dirawat 29 hari, dan 8 hari pertama terus tidak sadarkan diri,” terangnya. Saat di RSUP Sanglah itulah diriya disarankan operasi namun menolak karena tidak punya biaya. Sebab menurut dokter alat-alat operasi dan obat-obatan yang tidak ditanggung oleh JKBM mencapai Rp 10 juta rupiah. “Akhirnya saya disuruh pulang oleh dokter, pas pulang juga dikenakan biaya Rp1,3 juta katanya ada obat yang tak ditanggung JKBM,” jelasnya. 

Sementara karena kesehatan putranya kini semakin buruk, dari konsultasi dengan dokter yang sempat menangani di RSUP Sanglah diminta untuk segera operasi. Disarankan agar Kamis (22/12) kemarin melakukan operasi oleh Dokter, namun nyatanya saat ke Sanglah kamar dikatakan sudah penuh.

Secara terpisah Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah)  Indonesia Karangasem I Wayan Budiasa yang menggelar aksi donasi ke jalan bersama dengan organisasi lainnya di Karangasem, kemarin  mengaku kecewa dengan pihak rumah sakit Sanglah. Ia menilai  gembar-gembor kesehatan gratis ala Pemerintah  pada realitanya masih setengah hati. Apalagi, pasien dari latarbelakang kurang mampu rentan di pingpong dengan berbagai alasan adminitrasi dan teknis di RS

"Kasihan. Bahasanya (RS Sanglah) terus akan  dijadwalkan (untuk operasi, red).  Mentang-mentang orang tua bayi tak punya uang. Coba yang datang berduit, pasti sudah bisa diatur,"tegasnya. Ia mendesak kepada Pemprov Bali maupun Pemkab  Karangasem untuk segera menyikapi hal itu. Jangan sampai sang bayi tidak tertolong karena alasan klasik rumah sakit. rls/ari


Oleh : gus/ari | 23 Desember 2016 | Dibaca : 2339 Pengunjung


TAGS : Karangasem bayi hidrocepallus Sanglah Peradah




Berita Terkait :

Karangasem, 17 Mei 2017 23:33
Satu Tahanan BNNP Yang Kabur Berhasil Dibekuk di Pantai Jasri
Karangasem, suaradewata.com - Setelah berhasil melacak tempat persembunyian empat orang tahanan B ...
Karangasem, 17 Mei 2017 20:01
Pemkab Karangasem Ngaturang Bakti Penganyar di Pura Samuan Tiga
Karangasem, suaradewata.com - Dipimpin Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa beserta i ...
Denpasar, 12 Mei 2017 19:15
Ada Mayat di Ruang Tunggu RSUP Sanglah
Denpasar, suaradewata.com - Pengunjung RSUP Sanglah dibuat kaget dengan meninggalnya&nb ...
Karangasem, 03 Mei 2017 17:58
Pemkab Karangasem Ngaturang Bhakti Penyineban di Pura Luhur Besakih
Karangasem, suaradewata.com - Rangkaian Karya Pujawali Ida Bhatara Turun Kabeh di Pura Luhur Besa ...
Karangasem, 27 April 2017 18:23
Karangasem Terima Penghargaan Apresiasi Penataan Kelembagaan dan Kepegawaian
Karangasem, suaradewata.com - Kabupaten Karangasem menjadi satu-satunya Kabupaten di Bali ya ...
Karangasem, 27 April 2017 18:22
Karangasem Raih 11 Juara Dalam Parade Busana Tingkat Nasional
Karangasem, suaradewata.com - Kabupaten Karangasem kembali menunjukan prestasinya. Kali ini, ...
Denpasar, 26 April 2017 22:10
DPP Peradah Menyatakan Sikap Terkait Pasupati Bendera Partai Perindo
Denpasar, suaradewata.com - DPP Peradah Indonesia Bali menyikapi kegiatan pasupati bendera Partai ...
Karangasem, 25 April 2017 19:03
Wakil Bupati Artha Dipa Resmi Buka Porjar Karangasem 2017
Karangasem, suaradewata.com - Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) tahun 2017 Kabupaten Karangasem res ...
Gianyar, 24 April 2017 21:45
Kejam...Bayi Malang Dibuang di Tegalan
Gianyar, suaradewata.com – Warga banjar Kerta, Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Gianyar ...
Karangasem, 21 April 2017 19:56
Garba Ibu Adalah Fundamen Lahirnya Generasi Emas Karangasem
Karangasem, suaradewata.com - "Garba Ibu adalah Fundamen Lahirnya Generasi Emas Karangasem&q ...


Berita Lainnya :

Klungkung, 23 Mei 2017 16:20
Kelurahan Semarapura Klod Kangin Dinilai Tim Provinsi
Klungkung, suaradewata.com - Kelurahan Semarapura Klod Kangin dinilai Tim Provinsi Bali bert ...
Karangasem, 23 Mei 2017 16:16
Kios Sembako Terbakar, Pembeli dan Pedagang di Pasar Bebandem Panik
Karangasem, suaradewata.com - Sebuah kios di dalam Pasar Bebandem, Karangasem, Selasa (23/5/2017) ...
Tabanan, 23 Mei 2017 16:01
Kodim 1619/Tabanan Kerja Bhakti Di TMP
Tabanan, suaradewata.com - Sebagai tanda penghormatan kepada para pahlawan. Komando Dis ...
Karangasem, 23 Mei 2017 15:53
Pemkab Karangasem Gelar Sosialisasi Dan Diseminasi Undang-undang Jasa Konstruksi
Karangasem, suaradewata.com- Guna menumbuhkan pemahaman dan kesadaran tugas dan fungsi serta hak ...
Tabanan, 23 Mei 2017 15:05
Hakim Menolak Gugatan Desa Kuwum
Tabanan, suaradewata.com - Hakim menolak gugatan Desa Kuwum di ruang sidang CAKRA PN Ta ...
Tabanan, 23 Mei 2017 14:36
Bupati Eka Dinobatkan Jadi Tokoh Pengembang Program Pertanian
Tabanan, suaradewata.com - Untuk kedua kalinya dalam bulan ini, Bupati Tabanan Ni Putu Eka W ...
Denpasar, 23 Mei 2017 11:19
Lulusan Diklat Kepemimpinan Harus Jadi Pemimpin Perubahan
Denpasar, suaradewata.com - Diklat kepemimpinann diarahkan untuk merubah mindset dan me ...
Tabanan, 23 Mei 2017 10:31
Pemasangan Lelakut Menjadi Daya Tarik Wisatawan ke Jatiluwih
Tabanan, suaradewata.com - Pemasangan lelakut di DTW Jatiluwih menjadi daya tarik wisat ...
Tabanan, 23 Mei 2017 10:25
Vario VS Truk, 2 Orang Tewas
Tabanan, suaradewata.com - Sebuah sepeda motor Vario nopol DK 4583 DH menabrak Truk Mit ...
Denpasar, 23 Mei 2017 10:20
Sweeping Bus, Polisi Sita Sabu di Jok
Denpasar, suaradewata.com - Upaya Bahar (42) menyelundupkan 100 gram  sabu-sabu ke Bali ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter