Duel Sengit Hingga Adu Pinalti, Banteng Bali Akui Banteng Jatim Juara
Sabtu, 13 Desember 2025
20:00 WITA
Gianyar
5508 Pengunjung
Tensi tinggi hingga gengsi dalam merebut juara Liga Kampung Soekarno Cup 2025 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali hadirkan pertandingan seru untuk Banteng Bali dan Banteng Jawa Timur, Sabtu, (13/12/2025).
Gianyar, suaradewata.com - Tensi tinggi hingga gengsi dalam merebut juara Liga Kampung Soekarno Cup 2025 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali hadirkan pertandingan seru untuk Banteng Bali dan Banteng Jawa Timur, Sabtu, (13/12/2025). Laga yang berlangsung sangat sengit hingga dilanjutkan babak penentu, Bali pun harus menerima kekalahannya atas juara baru Jawa Timur.
Meskipun kehilangan satu pemain dibabak pertama, Banteng Jawa Timur tetap menunjukkan tajinya ditengah suara dukungan supporter tuan rumah yang mencapai 19 ribu penonton. Duel sengit yang dihadirkan kedua tim menjadi semangat terakhir dalam penentuan juara Soekarno Cup 2025.
Baik babak pertama hingga kedua, kedua tim yang berambisi juara satu kompetensi under 17 tahun ini masing-masing tercipta di babak berbeda. Tim Banteng Jawa Timur terlebih dahulu mencetak gol di menit 14 oleh gol sundulan Moh Atta Jabrani lalu disusul gol I Made Anta Wijaya dibabak kedua melalui sepakan tendangan bebas.
Sayangnya, laga yang usai selama 90 menit dilanjutkan dengan drama adu penalti. Hasilnya, Banteng Jawa Timur berhasil mencetak 3 gol dan 1 untuk Bali. Pertandingan ini pun berakhir dengan skor meyakinkan untuk Banteng Jawa Timur dengan skor 4-2.
Pelatih Jatim, Anies Septiawan menilai pertandingan final berlangsung seru. Mental pemain diapresiasi meski bermain dengan 10 pemain, namun anak didiknya bisa bertahan dari gempuran serangan Bali hingga berhasil menjadi juara.
"Tentu kami sangat senang dengan hasil ini, walaupun pertandingan berjalan dengan tensi tinggi. Namun akhirnya anak didik kami bisa melawati semuanya dengan baik," ujarnya
"Selanjutnya kami siap menjadi tuan rumah. Memang target kami, Banteng Jatim sejak awal juara satu agar bisa menjadi tuan rumah Liga Kampung tahun depan," sambung Anies.
Sementara itu, pelatih Banteng Bali AA Ketut Bramastra alias Gung Bram mengapresiasi perjuangan pemain. Namun ia sangat menyayangkan sejumlah peluang gagal dimaksimalkan para pemainnya hingga menjadi gol.
"Ini pertandingan memang adu gengsi ya. Namun yang pasti kedepan banyak yang harus kami perbaiki agar bisa kembali menjuarai Liga Kampung ini," ungap Gung Bram.
Pemain Banteng Bali Bagus Rama Tedja menyampaikan permohonan kepada masyarakat Bali karena gagal merengkuh juara 2025 dan mempertahankan gelar juara.
"Kedepan kami akan berlatih agar lebih baik lagi dan berjuang meraih juara Liga Kampung Soekarno Cup berikutnya," katanya.
Untuk diketahui, dengan hasil ini Jatim menjadikan champions turnamen, Bali runner-up dan juara ketiga Sulawesi Selatan.
Penyerahan tropi bergilir Liga Kampung Soekarno Cup 2025 kepada sang Juara Banteng Jawa Timur oleh Kepała Pusat Analisa dan Pengendali Situasi PDI Perjuangan Prananda Prabowo didampingi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua Panitia I Made Agus Mahayastra, dan para Ketua DPD PDIP di Stadion Dipta Gianyar, Sabtu 13 Desember 2025. Hadir langsung Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri.
Dalam momen puncak Liga Kampung Soekarno Cup 2025, sekaligus diserahkan Dana Gotong Royong PDI Perjuangan sebesar Rp 517 juta kepada para korban banjir di Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh kepada Ketua DPD PDIP Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh di Stadion Dipta Gianyar Bali, Sabtu 13 Desember 2025.
Dana donasi gotongroyong diserahkan langsung Kepała Pusat Analisa dan Pengendali Situasi PDI Perjuangan Prananda Prabowo didampingi Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan sejumlah ketua DPD. Mad/red
Komentar