PT Suara Dewata Media - Suara dari Pulau Dewata

Jalan Anyelir I, Nomor 4A, Desa Dauh Peken, Kec. Tabanan, Kab. Tabanan, Bali

Call:0361-8311174

info@suaradewata.com

Anggota Dewan Bangli Setujui Pemindahan Lapas Kerobokan Dengan Catatan

Minggu, 21 September 2025

18:00 WITA

Bangli

2529 Pengunjung

PT Suara Dewata Media - Suara dari Pulau Dewata

Anggota DPRD Bangli, I Made Sudiasa (SD/Ist)

Bangli, suaradewata.com - Wacana Gubernur Bali, I Wayan Koster yang  mengusulkan kepada Menteri Hukum RI untuk merelokasi  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan ke kabupaten Bangli menuai pro kontra. Tak kecuali dikalangan DPRD Bangli. 

Anggota DPRD Bangli, I Made Sudiasa  mengatakan , saat mendengar adanya statement Gubernur Bali, I Wayan Koster yang ingin memindahkan Lapas Kerobokan ke Bangli, pihaknya  menyambut positif, dan sangat berharap hal tersebut segera terwujud. "Tentu, saya sangat menyambut positif, mendukung agar hal tersebut benar-benar terwujud, namun dengan  beberapa catatan ," ujarnya Minggu (21/9/2025)

Politisi Demokrat asal Desa  Undisan ,Kecamatan Tembuku ini  melihat dengan  pemindahan Lapas Kerobokan ke Bangli akan berdampak pada perekonomian masyarakat. Yakni, masyarakat Bangli, bisa dilibatkan dalam hal memenuhi kebutuhan  pokok lapas. Baik itu dalam hal pangan dan hal bernilai ekonomi lainnya. "Jika pindah ke Bangli, masyarakat Bangli wajib dilibatkan dalam hal pemenuhan komoditi warga Lapas, seperti menyediakan bahan masakan. Itu akan berdampak positif pada perekonomian masyarakat. Itu catatan khusus saya, setuju Lapas Kerobokan pindah ke Bangli, asal masyarakat Bangli mendapatkan dampak ekonomi," ujarnya.

Selain itu, lanjut Sudiasa, catatan lainnya untuk mendirikan  banguan sekelas Lapas butuh lahan yang luas. Karena itu,  untuk pembebasan lahan diharapkan mencari lahan yang kurang produktif. "Juga harus dipikirkan ganti untung bagi pemilik lahan dan bebas dari praktek percaloan ," ungkapnya 

Disinggung  ketika Lapas Kerobokan dipindah ke Bangli, menjadi rawan kriminal, Sudiasa menilai hal tersebut tidak akan terjadi. Sebab menurut dia, belum ada sejarah yang mencatat dimana ada Lapas atau Rutan, lingkungan tersebut akan menjadi rawan tindak kriminal. "Belum ada sejarah dimana ada Lapas di sana tindak kriminalnya tinggi. Sama seperti sekarang di Bangli ada Lapas Narkotika, sejauh ini lingkungannya tetap aman," jelasnya. 

Sebelumnya, pertimbangkan pemindahan Lapas Kerobokan ke Bangli lantaran kondisi Lapas terbesar di Bali ini sudah sangat padat dan memicu persoalan sosial. Karena itu, dengan dipindahkan ke Bangli penataan wilayah akan tertata, keamanan lebih terjamin dan pelayanan publik lebih meningkat. ard/red


Komentar

Berita Terbaru

\