PT Suara Dewata Media - Suara dari Pulau Dewata

Jalan Anyelir I, Nomor 4A, Desa Dauh Peken, Kec. Tabanan, Kab. Tabanan, Bali

Call:0361-8311174

info@suaradewata.com

Bahas RAPBD 2026, Komisi IV DPRD Badung Panggil Dinkes dan Disdik

Selasa, 04 November 2025

19:00 WITA

Badung

2386 Pengunjung

PT Suara Dewata Media - Suara dari Pulau Dewata

Komisi IV DPRD Badung Gelar Rapat Kerja Dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Badung di ruang rapat Gosana II Gedung DPRD Badung, Selasa, (04/11/2025).

Badung, suaradewata.com - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menggelar rapat kerja bersama Dinas Kesehatan Badung dan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Badung di ruang rapat Gosana II Gedung DPRD Badung, Selasa, (04/11/2025). Rapat tersebut membahas Rancangan APBD Badung tahun 2026.

Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana mengatakan pihaknya di Komisi IV DPRD Badung mengadakan rapat kerja membahas program-program kerja yang prioritas ataupun strategis yang dilaksanakan oleh perangkat daerah khusus yaitu Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.

"Karena kami memahami bahwa ini adalah selain mandatori yang harus dilaksanakan kegiatan ini dengan baik. Tadi kami mendengarkan ada sedikit permasalahan baik itu satu di Dinas Pendidikan adanya sekitar 394 guru yang sampai hari ini statusnya masih mengambang," kata Graha Wicaksana.

Sedangkan untuk Dinas Kesehatan, pihaknya juga berkonsultasi dan berdiskusi terkait dengan rancangan-rancangan yang dirancang Dinas Kesehatan kedepannya. Dan berharap semakin banyak dibangun puskesmas-puskesmas yang ada di Desa-Desa, khususnya yang ada di selatan.

"Di Kuta Selatan itu baru ada 1 puskesmas dan sudah dirancang kedepannya akan dibangun puskesmas pembantu di Pecatu maupun puskesmas pembantu di Tuban. Sehingga kami berharap pelayanan kesehatan ini bisa langsung ke tengah masyarakat. Dan kami juga mengharapkan, supaya rumah sakit Suwiti dan rumah sakit Giri Asih bisa segera beroperasi dan melayani masyarakat menggunakan fasilitas BPJS," pungkasnya.

Terkait pelayanan mobil jenazah di Badung, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung Made Padma Puspita menjelaskan pihaknya sudah berkomitmen memberikan, misalnya contoh PMI (Palang Merah Indonesia), kata ia, dari Dinas Kesehatan ada hibahnya mungkin nanti akan ditambahkan. Namun, dirinya juga berharap, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di anggaran tahun depan juga dipasangkan. 

"Selain itu mungkin ada beberapa tenaga tenaga yang mereka kurang kita bisa support. Artinya kita disini satu tim. Nah susahnya kalau ambulance yang sekarang Krama Badung Sehat itu dinaikan jenazah stigmanya susah, dan kami tidak ada tufoksinya sebenarnya. Memang wilayah saudara saudara kita di Kuta, Kuta Selatan itu kalau ada rumah sakit aman kan, enak. Tapi nanti kami coba, kita bisa menyumbangkan ambulance kita menjadi bentuk ambulance jenazah. Tapi kalau ditaruh di puskesmas inilah stigma masyarakat. Trus kita juga akan berkoordinasi dengan BPBD, kemarin kan BPBD juga menginginkan ambulance 24 jam," jelas Made Padma.

"Kemarin kemarin kita sempat mau menghibahkan ambulance, tapi dimana kita taruh ini, siapa punya tufoksi ini. Taruh di Kecamatan, di Kecamatan juga tidak punya petugas. Taruh di kami, yaitu nanti stigmanya itu yang kami memang masih dalam tanda kutip. Makanya kami, apakah teman teman BPBD kita tingkatkan disana," terangnya.ang/rla


Komentar

Berita Terbaru

\