Bupati Tamba : Hilangkan Kesan Masyarakat Takut Bayar Pajak

  • 20 Februari 2024
  • 21:40 WITA
  • Jembrana
  • Dibaca: 1584 Pengunjung
Bupati Tamba saat mendampingi Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI Suryo Utomo dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Bali, Nurbaeti Munawaroh peresmian gedung KP2KP Negara, Selasa, (20/02/2024). SD/dep/ist

Jembrana, suaradewata com – Dengan peresmian kantor baru Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Negara, Bupati Jembrana I Nengah Tamba berharap memberikan rasa nyaman dan paling penting menghilangkan kesan masyarakat takut membayar pajak. "Saya ucapkan selamat kantor baru sudah diresmikan, saya harapkan dapat bekerja dengan lebih nyaman, berprestasi dan tentu memberikan pelayanan yang terbaik baik sehingga menghilangkan kesan yang membuat masyarakat takut untuk membayar pajak," ucap Tamba saat menghadiri peresmian gedung Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Negara, Selasa (20/02/2024). 

Gedung baru KP2KP Negara diresmikan secara langsung oleh Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI Suryo Utomo didampingi Bupati Tamba dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Bali, Nurbaeti Munawaroh. Selain gedung KP2KP Negara, dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan peresmian 10 gedung lain di Indonesia yang secara simbolis ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Dirjen Pajak  Suryo Utomo.

Bupati Tamba memberikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Pajak yang terus berupaya memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.Pihaknya mengaku, sebelum menjabat sebagai Bupati Jembrana, dalam menjalankan usahanya selalu dengan rutin melaporkan pajak tahunan dan tidak jarang diberikan penghargaan atas hal tersebut.

"Sebelum saya menjadi Bupati, saya adalah seorang pengusaha dan beberapa kali mendapat penghargaan dari Dirjen pajak sebagai wajib pajak yang taat," ungkapnya.

Diluar itu, Bupati Jembrana juga terus berupaya mendorong peningkatan pendapat asli daerah melalui pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan cara memberikan penghargaan kepada Desa/Kelurahan dengan tingkat peroleh PBB sesuai target. "Setiap desa yang pendapatan pajak PBBnya lebih dari 60%, kita berikan reward," ujarnya.

Sementara itu Dirjen Pajak Kemenkeu RI, Suryo Utomo mengatakan peresmian ini untuk meningkatkan tertib administrasi, pelayanan, pengawasan, dan penerimaan negara dari sektor pajak. Selain itu, pihaknya terus memaksimalkan sumber daya yang ada untuk meningkatkan target yang harus dicapai.

“Kami mencoba untuk terus mengempower kantor-kantor operasional kami di seluruh Indonesia, karena ada kebijakan di Kementerian Keuangan khususnya di Direktorat Jenderal Pajak yang kami tidak menambah jumlah pegawai,” ucapnya. Dep/red


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER