Buleleng Menjadi PiIot Project Wolbachia, Tebar Telur Nyamuk Lawan DBD

  • 08 November 2023
  • 21:25 WITA
  • Buleleng
  • Dibaca: 1368 Pengunjung
Sosialisasi Penyebaran Nyamuk ber-Wolbachia di Hotel Banyualit, pada Rabu, (8/11/2023).

Buleleng, suaradewata.com- Kabupaten Buleleng menjadi salah satu sasaran pilot project di Bali oleh World Mosquito Program (WMP) Bali dalam program ber-Wolbachia. 

Berangkat dari hal tersebut dilakukan Sosialisasi Penyebaran Nyamuk ber-Wolbachia di Hotel Banyualit, pada Rabu, (8/11/2023).

Sekretaris Dinas (Sekdis) Kesehatan Buleleng, Nyoman Budiastawan menegaskan bahwa pihaknya siap menjalankan program itu untuk melawan wabah nyamuk demam berdarah dengue (DBD). 

"Program ber-Wolbachia adalah metode pendukung penurunan penyebaran kasus DBD di Buleleng melalui penyebaran benih nyamuk yang memiliki bakteri alami bernama Wolbachia.“ terangnya.

Diungkapkan Wolbachia ini sudah diuji di Jogja dan hasilnya sangat baik. Dan saat ini kasus DBD turun mencapai 77 persen, begitu juga laporan dari rumah sakit turun hingga 87 persen.

"Kami optimis program ini berhasil pula diterapkan di Buleleng, tentunya dibarengi dengan dukungan masyarakat dalam pelaksanaannya pada November 2023 ini. " pungkasnya.

Sementara itu, dalam paparan oleh WMP Indonesia, Novita Nandika menerangkan nantinya telur nyamuk ber-Wolbachia akan ditebar ke rumah-rumah warga untuk kemudian dirawat atau menjadi orang tua asuh. Masing-masing titik penyebaran telur nyamuk diberikan satu wadah dengan jumlah 500 telur. Dalam hal ini, pihaknya menekankan bahwasanya target maksimal keberhasilan penetasan telur adalah 250 nyamuk. 

"Nantinya nyamuk dengan bakteri Wlobachia itu akan 'bergaul' dengan nyamuk lokal dan berkembang biak bersama dengan bakteri Wolbachia yang akan mengakhiri rantai wabah DBD di Buleleng." tandas Novita Nandika.sad/adn


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER