PSI Gianyar : Masyarakat Harus Move On, Pesan WA Eks Bupati Gianyar Viral

  • 06 November 2023
  • 21:50 WITA
  • Gianyar
  • Dibaca: 2949 Pengunjung
Pengurus PSI Kabupaten Gianyar bersama Kaesang Pangarep

Gianyar, suaradewata.com - PSI DPD Kabupaten Gianyar menanggapi viralnya pesan singkat di group whatsapp “Gianyar Aman” yang bocor, yang diduga mantan Bupati Gianyar, I Made Mahayastra meminta kepada seluruh Perbekel/Kepala Desa agar penerima Program Keluarga harapan (PKH) yang diundang ke Desa Batubulan untuk menerima bantuan sembako dari Presiden RI untuk tidak menghadiri kegiatan tersebut.

Dewa Gede Astiawan, selaku Ketua DPD PSI Kabupaten Gianyar yang ditemui di Basecamp PSI Gianyar disela-sela persiapan kegiatan PSI Gianyar bersih-bersih, mengatakan sebagai salah seorang masyarakat Gianyar tentunya sangat prihatin, karena hal tersebut menjadi topik perhatian di daerah dan juga secara nasional. Selepas apapun permasalahannya, semestinya harus dipahami bahwa hingga saat ini Bapak Jokowi masih berstatus sebagai Presiden Indonesia yang sah. Tidak semestinya ada permintaan seperti itu, mengingat status beliau selain sebagai Mantan Bupati Gianyar yang digadang-gadang akan melanjutkan periode kedua dan beliau sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Gianyar. 

Dewa Gede Astiawan juga menambahkan, tetap berharap, walaupun suasana politik sudah mulai menghangat. Sebaiknya hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi, tidak ada lagi permintaan apalagi arahan. "Marilah dalam konteslasi ini diisi dengan pendidikan politik yang baik dan sehat, lebih baik focus beradu ide, gagasan dan program kerja.  Kita dipercaya dan dipilih oleh rakyat, marilah gunakan kesempatan baik ini untuk hadir dan bekerja untuk rakyat," ujarnya, Senin (6/11/2023).

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris DPD PSI Gianyar, Putu Eka Jaya Wirawan enggan menanggapi perihal permintaan mantan Bupati Gianyar tersebut, di group whatsapp yang berisi para perbekel/kepala desa seluruh Kabupaten Gianyar tersebut terlalu jauh. Biarlah masyarakat yang menilai, masyarakat akan “Move On” imbuhnya santai. Sama halnya dengan isu-isu lainnya seperti adanya kontrak politik yang banyak beredar luas di masyarakat Gianyar.

PSI DPD Kabupaten Gianyar selama ini selalu membantah tentang kebenaran isu kontrak politik dari partai tertentu. Kekuasaan tertinggi tetap berada ditangan rakyat. Rakyatlah yang menentukan dan PSI yakin rakyat sekarang sudah lebih teredukasi bahwa suara mereka tidak dapat dibeli ataupun diintimidasi untuk memilih partai atau caleg tertentu.

Dikatakan, jika kemungkinan kontrak politik itu ada. Tentunya agar semua lapisan masyarakat mengetahui dan mengikuti maka kontrak itu akan diumumkan secara terbuka, misalnya melalui media massa atau yang paling murah dan mudah melalui media sosial, jadi masyarakat akan tahu jelas apa isi dari kontraknya, selorohnya. Jikapun kontrak itu ada, tentunya dilakukan oleh sebagian orang saja yang mengatasnamakan masyarakat. Bisa dikatakan oleh oknum tertentu saja.

Dijelaskannnya, isu kontrak politik inipun santer terdengar saat pemilu 2019 kemarin. Namun, dari data pemilu 2019 contohnya dari 1 desa dengan jumlah pemilih 4.500-an namun jumlah raihan suara partai tertentu dan caleg yang dikatakan melakukan kontrak politik tidak lebih dari 2.000-an suara. Ini juga menepis bahwa kontrak politik itu ada. Rakyat masih bebas memilih sesuai dengan hati tanpa mengkhawatirkan arahan atau imbauan pihak-pihak tertentu.

PSI meneladani semangat kerja kerja Jokowi, banyak hal baik yang sudah dilakukan Presiden Jokowi yang melahirkan semangat Jokowisme. Sebagai contoh secara nasional, suara Jokowi kalah di NTB dan suara PKS menang. Namun pembangunan dan proyek nasional tetap berjalan dan mendapatkan prioritas dari Jokowi. Hal tersebut diakui langsung oleh Gubernur NTB. Rakyat di daerah juga merindukan pemimpin seperti Jokowi. Boleh berasal dari partai manapun, namun begitu terpilih wajib menjadi milik rakyat seutuhnya.

Apalagi pemilu 2024 ini pelaksanaan pemilihan legislatif dan pilpres bersamaan. Semuanya akan jauh berbeda. Disini PSI melihat sebuah peluang besar, khususnya dari pemilih muda, generasi milenial, gen Z dan kaum perempuan lebih paham dalam menentukan pilihannya dengan baik dan bijak. Mereka tidak lagi bisa ditekan apalagi diiming-imingi dengan janji. Mereka hanya mau program dan kerja kerja yang jelas. Seperti diketahui, PSI adalah partai yang ramah anak muda dan perempuan. Melalui PSI, harapan anak muda dan kaum perempuan diperjuangkan. Selain melawan korupsi dan intoleran, PSI juga terus menyuarakan kesetaraan. Diharapkan, hasil pemilu 2024 akan membawa warna legislatif di Kabupaten Gianyar akan lebih berwarna. 

Diakhir pernyataannya, PSI DPD Kabupaten Gianyar mengajak seluruh pihak. "Mari bersama-sama sukseskan pesta demokrasi ini dengan riang gembira. Bersama-sama kita manfaatkan pemilu ini dengan bijak dan bertanggungjawab secara luber jujur dan adil untuk mendapatkan anggota legislatif berkualitas dan pasangan presiden wakil presiden terbaik dari seluruh kandidat yang baik," serunya. tim/ari


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER