Terkait Pemilu, Dewan Pers Ingatkan Jurnalis Ketika Menjadi Team Sukses Sebaiknya Cuti! 

  • 18 Oktober 2023
  • 09:25 WITA
  • Denpasar
  • Dibaca: 1492 Pengunjung
Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya

Denpasar, suaradewata.com - Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya mengingatkan kepada teman-teman jurnalis yang menjadi team sukses kandidat tertentu yang namanya tercantum sebaiknya cuti. Selain itu, temen-temen jurnalis yang ikut berkontestasi politik sebaiknya berhenti menjadi wartawan atau menjadi jurnalis.

"Kalau dewan pers dalam surat edarannya menyampaikan cuti. Tapi kalau saya pribadi Agung ya saya minta berhenti dari profesinya. Karena kenapa contohlah kita bisa mengomentari temen temen ASN ketika dia mau mencalonkan diri dia berhenti jadi ASN, temen temen TNI Polri juga begitu, kenapa Pers tidak bisa dalam hal ini temen temen jurnalis. Kemudian, ketika temen temen menjadi line up team sukses yang namanya tercantum pendukung anu line up, sebaiknya cuti," ungkap Agung Dharmajaya kepada awak media usai kegiatan sosialisasi Indeks Kemerdekaan Pers tahun 2023 di Hotel Mercure Sanur, Selasa, (17/10/2023).

Agung juga mengingatkan kepada teman-teman jurnalis maupun medianya, bahwa kerja-kerja profesional terkait peliputan pemilu itu sangat penting. Pasalnya, Pers memiliki tanggung jawab moral menyampaikan informasi kepada publik.

"Dimana publik perlu mendapatkan informasi yang benar dan baik jangan dibalik. Ini menjadi penting hal itu bisa tercapai tentunya dengan kerja kerja jurnalistik sesuai dengan kode etik jurnalistik ini menjadi penting," ujarnya.

Lebih lanjut Agung mengatakan, suksesnya pemilu tidak hanya penyelenggara pemilu semata. Tetapi juga Pers menjadi bagian yang penting. 

"Saya mengingatkan selama ini barang kali temen temen terjebak gimana memprofiling para kandidat, misalnya aktifitasnya berkunjung peliputan dan segala macam. Kalau boleh publik juga pingin tahu siapa sih yang dipilih itu. Jadi jangan hanya pergi ke pasar blusukan kemana kemana kegiatan dangdutan dan segala macam bagi bagi kegiatan, tapi mereka tidak pernah tahu siapa sih sosoknya. Ini menjadi penting," pungkasnya.

Memprofiling para kandidat adalah hal yang sangat penting dilakukan. Dan yang tidak kalah penting sekali adalah untuk bersama-sama mensukseskan pelaksanaan kegiatan Pemilu, baik kegiatan Pilpres maupun kegiatan Pilkada serentak. 

"Bagaimana temen temen Pers juga mendorong profilnya kandidat. Begitu mereka sudah terpilih, suatu ketika terkena kasus politik begitu ditanya emang dia siapa, lho memang dari dulu kan dia bermasalah juga. Lho temen temen media kok gimana sih tidak punya peran juga untuk menyampaikan. Jadi tanggung jawab kita adalah menyampaikan informasi kepada publik," bebernya.ang/adn


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER