Gara-gara Urusan Tanah, Pengusaha Toko Emas ini Dituntut 2 tahun

Oleh : mot/nop | 11 September 2019 | Dibaca : 1481 Pengunjung

Gara-gara Urusan Tanah, Pengusaha Toko Emas ini Dituntut 2 tahun

sumber foto :istimewa

Denpasar, suaradewata.com - Wanita pemilik salah satu toko emas di Denpasar, Siti Saodah, terua tertunduk dan menutupi wajahnya dengan krudung jilbab selama JPU membacakan tuntutannya, Rabu (11/9) di PN Denpasar.

Wanita paruh baya ini oleh Jaksa dituntut selama 2 tahun penjara atas didugaan melakukan tindak pidana pemalsuan surat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 KUHP.

"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah bersalah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 KUHP. Memohon kepada majelis hakim agar menjatuhkan hukuman selama dua tahun penjara," baca Jaksa Assri Susantina,SH selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Di muka sidang pimpinan Hakim I Made Pasek,SH.MH pihak terdakwa yang didampingi kuasa hukumnya akan mengajukan pembelaan secara tertulis atas tuntutan jaksa dari Kejati Bali, itu.

Bergulirnya perkara ini dipersidangan, adanya laporan korban Abdul Azis Batheff yang mengaku dirugikan oleh terdakwa dengan adanya dua lembar bonggol cek senilai Rp  90 juta dan Rp 75 juta yang bertulisan “Komisi Azis” (Azis adalah saksi korban).

Korban sendiri mengku tidak pernah menerima cek atau uang dari tedakwa. Terlebih tanah dan bangunan yang di jual adalah milik korban. "Bagaimana saya terima komisi, itu tidak mungkin karena itu tanah saya sendiri," sebut Jaksa dalam ungkapan saksi korban yang dituangkan dalam dakwaan.

Sementara dalam BAP (berkas acara pemeriksaan), dua lembar bonggol cek yang dijadikan bukti  perkara perdata tersebut dinyatakan tidak sesuai dengan kenyataan karena tulisan “Komisi Azis” adalah palsu karena saksi Azis tidak pernah menerima komisi atas penjualan sebidang tanah seluas 715 m2.

Apalagi menurut saksi Azis, tanah seluas 715 m2 yang berlokasi di Jalan Letda Kajeng SHM 1376 adalah miliknya yang dibuktikan dengan akta PPJB nomor : 2 tanggal 5 Januari 2005 yang dibeli dari I Putu Widhiarsana Witana.

Menurut Rizal Akbar selaku kuasa hukum pihak korban, dalam keterangan dimuka sidang sebelumnya mengatakan bahwa dengan dikeluarkan dua lembar cek bertuliskan “Komisi Azis” patut diduga bahwa terdakwa sengaja ingin mengaburkan hak kepemilikan atas tanah dan bangunan 715 m2 yang berlokasi di Jalan Letda Kajeng SHM 1376 dari saksi korban.

Mengingat tanah itu, awalnya adalah milik H. Sahabudin (almarhum) yang tidak lain adalah suami terdakwa. Tanah itu, oleh Azis dijual kepada orang lain dan telah dilakukan pembayaran.

Dengan adanya dua lembar bonggol cek bertuliksan “Komisi Azis” maka Azis kemudian disebut sebagai mekelar, bukan pemilik tanah itu.mot/nop


Oleh : mot/nop | 11 September 2019 | Dibaca : 1481 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Badung, 21 September 2019 20:44
Puluhan Personil Polres Badung Ikut Aksi World Cleanup Day 2019
Badung, suaradewata.com - Sejumlah personil Polres Badung mengikuti kegiatan kerja bakt ...
Badung, 21 September 2019 18:50
Wagub Minta Peduli Lingkungan Menjadi Gaya Hidup Terbaru Masyarakat Milenial.
Badung, suaradewata.com  - Alam semesta dianggap sudah banyak memberi penghidupan bagi manus ...
Denpasar, 21 September 2019 18:46
Pergub 79 tahun 2018, Tidak Pernah Melarang Penggunaan Kain tertentu
Denpasar, suaradewata.com - Dalam Peraturan Gubernur Bali nomor 79 tahun 2018, tentang Hari Pengg ...
Denpasar, 21 September 2019 18:42
Gelar Rakernas, Ikatan Alumni ITB Bedah Pemikiran Visioner Gubernur Koster
Denpasar, suaradewata.com  - Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) menggelar ...
Nusantara, 21 September 2019 18:38
Rumah Baru Presiden di Tanah Papua
Opini, suaradewata.com - Beberapa pekan yang lalu, Presiden RI Joko Widodo menerima kunjungan 61 ...
Nusantara, 21 September 2019 18:37
Keterlibatan Asing Makin Terlihat Di Papua
Opini, suaradewata.com - Setalah aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan di beberapa kota di Papu ...
Nusantara, 21 September 2019 18:36
Stop Kontrovesi Pertemuan Presiden Jokowi dan Tokoh Papua
Opini, suaradewata.com - Pertemuan Presiden Jokowi dengan 61 Tokoh Papua dianggap tidak mewakili ...
Denpasar, 21 September 2019 18:34
Hantu UU ITE Cenderung Bungkam Kebebasan Pers, KEPO HUKUM angkat Bicara
Denpasar, suaradewata.com - Kalau dulu ada adagiom "Mulutmu adalah Harimaumu" namun kin ...
Denpasar, 20 September 2019 21:45
Wagub Cok Ace Apresiasi GBX untuk Akselerasi Pariwisata Bali
Denpasar, suaradewta.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) meng ...
Buleleng, 20 September 2019 20:36
Gubernur Koster: Generasi Muda Hindu Bali Harus Bernafaskan Kearifan Lokal
Buleleng, suaradewata.com - Gubernur Bali Wayan Koster dengan didampingi Putri Suastini Koster me ...


Berita Lainnya :

Badung, 21 September 2019 20:44
Puluhan Personil Polres Badung Ikut Aksi World Cleanup Day 2019
Badung, suaradewata.com - Sejumlah personil Polres Badung mengikuti kegiatan kerja bakt ...
Badung, 21 September 2019 18:50
Wagub Minta Peduli Lingkungan Menjadi Gaya Hidup Terbaru Masyarakat Milenial.
Badung, suaradewata.com  - Alam semesta dianggap sudah banyak memberi penghidupan bagi manus ...
Denpasar, 21 September 2019 18:46
Pergub 79 tahun 2018, Tidak Pernah Melarang Penggunaan Kain tertentu
Denpasar, suaradewata.com - Dalam Peraturan Gubernur Bali nomor 79 tahun 2018, tentang Hari Pengg ...
Denpasar, 21 September 2019 18:42
Gelar Rakernas, Ikatan Alumni ITB Bedah Pemikiran Visioner Gubernur Koster
Denpasar, suaradewata.com  - Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) menggelar ...
Nusantara, 21 September 2019 18:38
Rumah Baru Presiden di Tanah Papua
Opini, suaradewata.com - Beberapa pekan yang lalu, Presiden RI Joko Widodo menerima kunjungan 61 ...
Nusantara, 21 September 2019 18:37
Keterlibatan Asing Makin Terlihat Di Papua
Opini, suaradewata.com - Setalah aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan di beberapa kota di Papu ...
Nusantara, 21 September 2019 18:36
Stop Kontrovesi Pertemuan Presiden Jokowi dan Tokoh Papua
Opini, suaradewata.com - Pertemuan Presiden Jokowi dengan 61 Tokoh Papua dianggap tidak mewakili ...
Denpasar, 21 September 2019 18:34
Hantu UU ITE Cenderung Bungkam Kebebasan Pers, KEPO HUKUM angkat Bicara
Denpasar, suaradewata.com - Kalau dulu ada adagiom "Mulutmu adalah Harimaumu" namun kin ...
Denpasar, 20 September 2019 21:45
Wagub Cok Ace Apresiasi GBX untuk Akselerasi Pariwisata Bali
Denpasar, suaradewta.com - Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) meng ...
Buleleng, 20 September 2019 20:36
Gubernur Koster: Generasi Muda Hindu Bali Harus Bernafaskan Kearifan Lokal
Buleleng, suaradewata.com - Gubernur Bali Wayan Koster dengan didampingi Putri Suastini Koster me ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter