Politik Minim Etika Ala Prabowo

Oleh : Ahmad Harris | 18 Januari 2019 | Dibaca : 2665 Pengunjung

Politik Minim Etika Ala Prabowo

sumber foto :google

Penulis : Ahmad Harris

Opini, suaradewata.com- Untuk kesekian kalinya, Prabowo kembali dilaporkan ke Bawaslu oleh Kantor Bantuan Hukum Kebangkitan Indonesia Baru (KBH-KIB) lantaran mencuri start kampanye. Tuduhan yang sama juga dilontarkan oleh Barisan Advokat Indonesia (BADI) ke Bawaslu. Prabowo dilaporkan karena diduga melanggar Pasal 276 ayat (2) Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa kampanye di media massa penyiaran diizinkan pada rentang waktu 21 hari sebelum masa tenang, yaitu pada 24 Maret – 13 April 2019.

Sayangnya, Prabowo diduga melakukan curi start kampanye sejak tanggal 14 Januari melalui pidato kebangsaan. Dalam pidato tersebut, baik KBH-IBK dan BADI menilai Prabowo telah melakukan kampanye. Tuduhan tersebut diperkuat dengan substansi pidato kebangsaan Prabowo. Dalam pidato tersebut, Prabowo secara jelas menjelaskan visi misi serta ajakan untuk memilihnya. Kedua unsur tersebut dapat dikatakan sebagai bentuk kampanye Prabowo Subianto. Kondisi inilah yang akhirnya mendorong BADI dan KBH-IBK untuk melaporkan Prabowo Subianto.

Pidato kebangsaan Prabowo Subianto ini merupakan alternatif dari sosialisasi visi misi yang awalnya dirancang oleh KPU. Sebelumnya, dalam rapat, KPU mengangkat wacana untuk mengadakan sosialisasi kepada masyarakat Indonesia terkait visi misi calon Presiden dan calon wakil Presiden. Sayangnya, tidak ada kesepakatan untuk melaksanakan hal tersebut oleh kedua kubu. Tentu, menjadi aneh jika kubu Prabowo kembali memunculkan wacana tersebut dengan bungkus pidato kebangsaan yang sarat akan ajakan untuk memilih. Kalaupun ingin melanjutkan wacana KPU untuk melakukan sosialisasi visi misi, tidak seharusnya Prabowo Subianto menyisipkan ajakan kepada masyarakat apalagi sampai menyisipkan kampanye yang menjatuhkan kandidat lain.

Jika ditelaah kembali, memang substansi pidato Prabowo tersebut sarat akan ajakan untuk memilihnya dalam Pilpres 2019. Prabowo seolah menghadirkan pesan bahwa masyarakat akan sangat sejahtera jika memilihnya dalam Pilpres pada April mendatang. Sebaliknya, jika ia tidak terpilih ia seolah menghadirkan pesan bahwa Indonesia sulit untuk bertahan. Tentu, hal tersebut dilarang oleh Undang-undang dan Peraturan KPU mengingat waktu kampanye Prabowo tersebut berada di luar waktu yang telah ditentukan. Seyogyanya, KPU bersama Bawaslu perlu mengevaluasi dan memberikan tindakan kepada Prabowo karena telah melanggar amanat Undang-undang.

Perilaku politik minim etika ini sejatinya telah berulang kali dilakukan oleh kubu Prabowo dan Sandiaga Uno. Sebelum kejadian pencurian start kampanye, Prabowo dan Sandiaga Uno beserta pengusungnya ditampar keras oleh peringatan Gatot Nurmantyo. Selaku pihak yang masih netral, Gatot Nurmantyo merasa namanya dicatut oleh kubu Prabowo-Sandi dengan menghadirkan foto dan gambarnya pada banner resmi milik pasangan calon nomor urut 2 tersebut. Bahkan, setelah diingatkan sekeras itupun, Sandiaga Uno hanya mengatakan akan dipertimbangkan tanpa ada permohonan maaf secara resmi dan beradab.

Melihat kedua kejadian tersebut, masyarakat harus mulai menilai tindak tanduk dan perilaku dari Prabowo. Sebagai salah satu kandidat Presiden, sudah menjadi kewajiban Prabowo untuk memperlihatkan teladan kepada masyarakat Indonesia. Dengan pencurian start kampanye serta pencatutan nama tersebut, dapat dikatakan bahwa Prabowo tidak berkapabilitas untuk memberikan contoh kepada Indonesia. Bahkan, yang ditunjukkan Prabowo saat ini kepada Indonesia ialah perilaku politik minim etika. Tentu Indonesia tidak membutuhkan pemimpin dengan kelas rendahan semacam ini. Penting bagi masyarakat untuk mampu menentukan pilihan politiknya kepada seseorang yang mampu menunjukkan politik yang beretika dan beradab.

*Mahasiswa FISIP Universitas Dharma Agung


Oleh : Ahmad Harris | 18 Januari 2019 | Dibaca : 2665 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Bangli, 15 Februari 2019 21:30
Sukseskan TMMD, Bupati Made Gianyar Ikut Ratakan Jalan
Bangli, suaradewata.com - Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum.,M.Kn didampingi Sekr ...
Jembrana, 15 Februari 2019 19:10
Jaring Konsumen Milenial, Pemkab Jembrana Adakan Bedah Warung
Jembrana, suaradewata.com - Program pengentasan kemiskinan tidak hanya bisa dilaksanakan dengan p ...
Denpasar, 15 Februari 2019 17:05
Pukuli Supir Traktor Hingga Tewas, Bapak dan Anak ini Dituntut 3 Tahun Penjara
Denpasar, suaradewata.com - Dua terdakwa yang merupakan bapak dan anak, I Made Rai Arta (ter ...
Karangasem, 15 Februari 2019 17:00
Dihadiri Ratusan Bupati, Karangasem Menjadi Tuan Rumah Festival Kelapa Internasional Ketiga
Karangasem, suaradewata.com - Pemkab Karangasem akan menjadi tuan rumah Festival Kelapa Internasi ...
Denpasar, 15 Februari 2019 16:20
Pukuli Pacarnya Sampai Bonyok, Pria Ini Hanya Dihukum 7 Bulan
Denpasar, suaradewata.com - Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Denpasar menghukum sangat rin ...
Nusantara, 15 Februari 2019 16:09
Presiden yang Membaca Komik Adalah Tragedi Bagi Fadli Zon
Oleh : Asrtid Devi Opini, suaradewata.com- Jagad Pemilu semakin berwarna dengan terungkapnya ...
Klungkung, 15 Februari 2019 16:06
Misteri Sholat Jumat Prabowo
Penulis : Febri Ridho Opini, suaradewata.com- La Nyalla Mattalitti terus menyoroti Ibadah Cap ...
Klungkung, 15 Februari 2019 16:03
Golput Adalah Sebuah Kerugian untuk Diri Sendiri
Oleh : Mega Pratiwi opini, suaradewata.com - Golput alias golongan putih adalah mereka yang m ...
Denpasar, 15 Februari 2019 16:00
Berawal dari Tes Urine, Oknum Anggota Polresta ini Dituntut 4,5 Tahun
Denpasar, suaradewata.com - Bob Zery (49) yang sebelumnya bertugas di Mapolresta Denpas ...
Badung, 15 Februari 2019 14:00
Stop HIV dan AIDS, KPA Badung Berikan Edukasi di Acara Komunitas MBC
Badung, suaradewata.com - Komunitas Musik Bali Community (MBC) gelar Night Valentine di Waru ...


Berita Lainnya :

Bangli, 15 Februari 2019 21:30
Sukseskan TMMD, Bupati Made Gianyar Ikut Ratakan Jalan
Bangli, suaradewata.com - Bupati Bangli I Made Gianyar, SH.,M.Hum.,M.Kn didampingi Sekr ...
Jembrana, 15 Februari 2019 19:10
Jaring Konsumen Milenial, Pemkab Jembrana Adakan Bedah Warung
Jembrana, suaradewata.com - Program pengentasan kemiskinan tidak hanya bisa dilaksanakan dengan p ...
Denpasar, 15 Februari 2019 17:05
Pukuli Supir Traktor Hingga Tewas, Bapak dan Anak ini Dituntut 3 Tahun Penjara
Denpasar, suaradewata.com - Dua terdakwa yang merupakan bapak dan anak, I Made Rai Arta (ter ...
Karangasem, 15 Februari 2019 17:00
Dihadiri Ratusan Bupati, Karangasem Menjadi Tuan Rumah Festival Kelapa Internasional Ketiga
Karangasem, suaradewata.com - Pemkab Karangasem akan menjadi tuan rumah Festival Kelapa Internasi ...
Denpasar, 15 Februari 2019 16:20
Pukuli Pacarnya Sampai Bonyok, Pria Ini Hanya Dihukum 7 Bulan
Denpasar, suaradewata.com - Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Denpasar menghukum sangat rin ...
Nusantara, 15 Februari 2019 16:09
Presiden yang Membaca Komik Adalah Tragedi Bagi Fadli Zon
Oleh : Asrtid Devi Opini, suaradewata.com- Jagad Pemilu semakin berwarna dengan terungkapnya ...
Klungkung, 15 Februari 2019 16:06
Misteri Sholat Jumat Prabowo
Penulis : Febri Ridho Opini, suaradewata.com- La Nyalla Mattalitti terus menyoroti Ibadah Cap ...
Klungkung, 15 Februari 2019 16:03
Golput Adalah Sebuah Kerugian untuk Diri Sendiri
Oleh : Mega Pratiwi opini, suaradewata.com - Golput alias golongan putih adalah mereka yang m ...
Denpasar, 15 Februari 2019 16:00
Berawal dari Tes Urine, Oknum Anggota Polresta ini Dituntut 4,5 Tahun
Denpasar, suaradewata.com - Bob Zery (49) yang sebelumnya bertugas di Mapolresta Denpas ...
Badung, 15 Februari 2019 14:00
Stop HIV dan AIDS, KPA Badung Berikan Edukasi di Acara Komunitas MBC
Badung, suaradewata.com - Komunitas Musik Bali Community (MBC) gelar Night Valentine di Waru ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter