Deradikalisasi dan Deideologisasi

Oleh : Ricky RInaldi/aga | 19 April 2017 | Dibaca : 2451 Pengunjung

Deradikalisasi dan Deideologisasi

sumber foto :google

Opini, suaradewata.com - Secara umum kata deradikalisasi dan deideologisasi menjadi suatu pokok bahasan yang sangat menarik dalam dunia terorisme. Bagaimana tidak, pemaknaan hingga dengan penerapannya dalam meredusir eksistensi paham radikal dan ekstrim terorisme telah masif dilakukan di beberapa negara seperti Yaman, Mesir, Arab Saudi, Malaysia, Singapura, hingga Indonesia. Bagaimana dengan kita? Sudah tahukah apa itu arti dan makna dari kata deradikalisasi dan deideologisasi?

 

Pemahaman tentang Deradikalisasi

Deradikalisasi dapat dikatakan sebagai pola baru dalam dunia penanganan ancaman terorisme. Kata deradikalisasi diambil dari bahasa Inggris deradicalization yangmana berasal dari kata dasar radical yang berarti berakar atau mengakar.

Apabila ditelaah melalui bahasan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata radikal memiliki arti, “secara mendasar, maju dalam berpikir atau bertindak”. Selain itu, apabila ditambahkan dengan imbuhan –isme, arti kata radikalisme mengartikan tentang “paham atau aliran yang mengingikan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis, hingga sebuah sikap ekstream dalam suatu aliran politik”.

Salah satu organisasi multinasional non pemerintahan dan nirlaba yang berkantor di Brussels, International Crisis Group (ICG) pernah melakukan sebuah studi penelitian tentang mencegah dan memberikan solusi terhadap suatu konflik yang berbahaya. Dalam laporannya: Deradicalization and Indonesian Prisons: Asia Report No. 42 – 19 November 2007, memberikan batasan definisi deradikalisasi yakni “suatu upaya untuk membujuk teroris dan para pendukungnya untuk meninggalkan penggunaan kekerasan”.

Berbeda dengan salah satu Direktur International Center for the Study of Terrorism Pennsylvania, John Horgan dalam karya tulisnya Deradicalization or Disengangement, memperlihatkan adanya perbedaan terhadap penggunaan istilah deradikalisasi (Bahasa Indonesia) dan kata deradicalization yang telah digunakan oleh Counter-Terrorism Implementation Task Force (CTITF), yang menurut pendapat Horgan, sebaiknya menggunakan istilah deradicalize sebagai hasil dari gabungan dua kata yang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama untuk membuat para teroris meninggalkan atau melepaskan aksi terorisme berbentuk kekerasan.

Dapat ditarik sebuah kesimpulan tentang pemaknaan arti kata deradikalisasi berdasarkan gaya dan pemikiran khas Indonesia yakni segala upaya yang dilakukan dalam rangka menetralisir paham-paham radikal melalui pendekatan interdisipliner, seperti hukum, psikologi, agama, dan sosial-budaya bagi mereka yang dipengaruhi atau terekspose paham radikal dan/atau pro-kekerasan.

Sehingga dalam pewujudan deradikalisasi terorisme, dapat dilakukan beberapa upaya program seperti reorientasi motivasi, re-edukasi, resosialisasi, serta mengupayakan kesejahteraan sosial dan kesetaraan dengan masyarakat lain bagi mereka yang pernah terlibat terorisme maupun bagi simpatisan, sehingga timbul rasa nasionalisme dan mau berpartisipasi sebagai layaknya Warga Negara Indonesia.

 

Melepas Ideologi Teroris

Selain deradikalisasi, dewasa ini sebutan salah satu upaya untuk meredusir ideologi radikal atau ekstrim seseorang yakni deideologisasi.

Istilah deideologisasi berasal dari kata dasar ideologi dengan awalan de- serta ditambahi akhiran sasi. Berkaca dari KBBI, deideologisasi diartikan sebagai bentuk berhentinya proses pendalaman (penyebaran) sebuah ideologi. Terdapat perbedaan dalam pemaknaan implikasi kata deideologisasi sekarang dengan yang terdahulu. Ketika zaman orde baru, deideologisasi diartikan sebagai upaya untuk membentuk pemikiran masyarakat menjadi ideologi Pancasila sebagai ideologi tunggal.

Zaman orde baru, deideologisasi berimplikasi terhadap dilarangnya pembentukan partai yang berlandaskan agama, terutama terhadap islam dan komunis.

Akan tetapi, pemaknaan deideologisasi dalam warna baru hanya menghentikan ideologi-ideologi yang dijadikan dasar tindakan terorisme, ataupun ideologi-ideologi yang mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam segala pluralitas serta kehidupan berdemokrasi.

Oleh karenanya, secara harafiah deideologisasi diartikan sebagai upaya untuk menghentikan proses pemahaman dan penyebaran idelogi islam radikal yang dimiliki oleh kelompok beraliran radikal hingga ekstrim teroris. Sehingga dengan adanya konsep deideologisasi, proses penyadaran atau proses reorientasi pemikiran teroris agar dapat kembali kepada pemahaman islam yang hakiki.

Sudah pahamkah pemaknaan arti kata deradikalisasi dan deideologisasi?

 

Oleh:Ricky RInaldi(Mahasiswa FISIP Universitas Indonesia)


Oleh : Ricky RInaldi/aga | 19 April 2017 | Dibaca : 2451 Pengunjung


TAGS : Nusantara




Berita Terkait :

Nusantara, 20 April 2017 19:13
Memahami Penyebab Akut Radikalisme dan Terorisme
Opini, suaradewata.com - Maraknya pemikiran radikalisme hingga tindak perilaku terorisme dewasa i ...
Nusantara, 19 April 2017 22:13
Deradikalisasi dan Deideologisasi
Opini, suaradewata.com - Secara umum kata deradikalisasi dan deideologisasi menjadi suatu pokok b ...
Nusantara, 19 April 2017 22:11
Damailah Pilgub Jakarta Putaran Kedua
Opini, suaradewata.com - Keseruan pertandingan el classico antara club asal spanyol Barcelona dan ...
Nusantara, 18 April 2017 21:41
Tantangan Pemberantasan Terorisme di Indonesia
Opini, suaradewata.com - Belum genap seminggu publik Indonesia kembali dikejutkan dengan peristiw ...
Nusantara, 18 April 2017 21:39
Nawacita: Membangun Indonesia dari Perbatasan
Opini, suaradewata.com - Apa yang akan anda pikirkan ketika mendengar kata “perbatasan&rdqu ...
Nusantara, 09 April 2017 23:45
Waspadai Eskalasi Propaganda Aktivis Pro Papua Merdeka
Opini, suaradewata.com - Manuver politik Vanuatu dan Kepulauan Solomon bersambut dengan menggelia ...
Nusantara, 09 April 2017 23:43
Sukses Pilkada 2017 dan Agenda Perbaikan Pilkada 2018
Opini, suaradewata.com - Hasil rekapitulasi pemungutan suara 101 Pilkada serentak tahun 2017 tela ...
Nusantara, 09 April 2017 01:00
Saatnya Mengambil Alih Freeport
Opini, suaradewata.com - Operasi PT. Freeport Indonesia di Papua telah menimbulkan polemik luas d ...
Nusantara, 09 April 2017 00:57
Perlu Ketegasan Pemerintah Menangani Ormas Radikal
Opini, suaradewata.com - Pada awal tahun 2016, Badrodin Haiti yang kala itu menjabat sebagai Kapo ...
Nusantara, 07 April 2017 19:24
Perilaku Barbaristik dalam Politik Aceh
Opini, suaradewata.com - Sangat ironis di jaman modern, dimana pembaruan peradaban yang mengagung ...


Berita Lainnya :

Tabanan, 29 April 2017 21:38
Curi Hp Di Bagasi Motor, Apri Diciduk Polisi
Tabanan, suaradewata.com - Curi Hp di Bagasi depan sepeda motor yang parkir di depan Ap ...
Tabanan, 29 April 2017 20:42
Tutup Total Jalan, Polsek Kediri Amankan Upacara Ngenteg Linggih
Tabanan, suaradewata.com - Polsek Kediri amankan kegiatan upacara ngenteg linggih di Pu ...
Tabanan, 29 April 2017 15:36
Gepenta Tabanan Tanda Tangani MOU Tolak Radikalisme
Tabanan, suaradewata.com - Gerakan Nasional Peduli Anti Narkoba Tawuran dan Anarkis (Ge ...
Denpasar, 29 April 2017 13:37
PP KMHDI Minta Hary Tanoesoedibjo Perhatikan Aktifitas Partainya di Daerah
Denpasar, suaradewata.com - Sejak munculnya pemberitaan terkait kegiatan Pasupati bendera Partai ...
Gianyar, 29 April 2017 13:32
Meningkatkan Profesional Guru Melalui Seminar PTK
Gianyar, suaradewata.com – 35 guru dari 5 SMP yang ada di Blahbatuh, Ubud dan Gianyar ...
Klungkung, 29 April 2017 12:54
Yoga Massal dan DAHSYAT RCTI Meriahkan Festival Semarapura 3
Klungkung, suaradewata.com - Memeriahkan Festival Semarapura III pemerintah Kabupaten Klungkunng ...
Bangli, 29 April 2017 12:52
Ratusan Ribu Benih Nila Disebar Di Danau Batur
Bangli, suaradewata.com - Salah satu kegiatan serangkaian peringatan HUT Kota Bangli ya ...
Tabanan, 29 April 2017 12:52
Polsek Marga Kerja Bakti Bersihkan Sampah Pasar
Tabanan, suaradewata.com - Guna menciptakan lingkungan yang bersih. Polsek Marga bersam ...
Tabanan, 29 April 2017 12:50
IPSI Tabanan Cup Ditutup, SMA N 2 Tabanan Gondol Piala Bergilir Bupati Tabanan
Tabanan, suaradewata.com - IPSI Tabanan Cup yang berlangsung selama empat hari dari selasa (25/4) ...
Tabanan, 29 April 2017 12:49
Diduga Mengantuk, Alya Salto Di Sawah
Tabanan, suaradewata.com - Diduga mengantuk mengemudikan sebuah kendaraan Alya nopol DK ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter