Matangkan RUU Pemajuan Kebudayaan, Koster Kumpulkan Pakar

Oleh : san/gin | 27 Maret 2017 | Dibaca : 1416 Pengunjung

Matangkan RUU Pemajuan Kebudayaan, Koster Kumpulkan Pakar

sumber foto :suaradewata.com


Denpasar, suaradewata.com -Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemajuan Kebudayaan, saat ini menjadi perhatian khusus DPR RI. Bahkan guna mematangkan judul hingga substansi RUU ini, Panitia Kerja (Panja) RUU Pemajuan Kebudayaan DPR RI menggelar berbagai diskusi, terutama untuk mendapatkan masukan dari para pakar, akademisi, hingga tokoh adat dan budaya di berbagai daerah di Indonesia.

Hal ini pula yang dilakukan anggota Panja RUU Pemajuan Kebudayaan DPR RI, Wayan Koster. Bertempat di Aula Kantor DPD PDIP Provinsi Bali, Minggu (26/3), Koster mengumpulkan para pakar dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Bali, untuk mendiskusikan RUU Pemajuan Kebudayaan. Selain itu, Koster juga menghadirkan tokoh adat dan budaya di Bali.

Para pakar dan akademisi yang dihadirkan, di antaranya Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. I Wayan Dibia, MA, Rektor IHDN Prof. Dr. IGN Sudiana, Rektor Institut Ilmu Kesehatan Bali Prof. Dr. dr. I Made Bakta, Sp.PD, Dekan Fakultas Hukum Unud Prof. Dr. I Made Arya Utama, S.H., M.Hum, Koordinator Kopertis VIII Bali Prof. Dr. Nengah Dasi Astawa, dosen Fakultas Sastra dan Budaya Unud Prof. Dr. I Wayan Artika, MA, dosen Fakultas Hukum Unud Dr. Putu T Sakabawa Landra, S.H., M.Hum, dosen Fakultas Ekonomi Unud Prof. Dr. I Wayan Supartha, M.Sc., dosen Universitas Warmadewa Prof. Dr. I Ketut Ardana dan Dr. AA Wisnumurti, serta akademisi dari Stikom Bali Prof. Dr. I Made Bandem, MA.

Selain itu, hadir pula pada kesempatan tersebut Ketua DPRD Provinsi Bali Nyoman Adi Wiryatama, para bupati/wakil bupati dari PDIP, anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Bali, anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten/ Kota. Ketua MUDP Bali Jero Gde Suwena Putus Upadesa, juga turut hadir dalam diskusi ini.

Seperti disaksikan, dalam diskusi tersebut ada banyak masukan yang disampaikan oleh para pakar dan tokoh adat yang hadir. Bahkan menurut Koster, dibandingkan dengan diskusi di beberapa tempat lainnya terkait hal yang, maka diskusi kali ini lebih tajam serta sangat berbobot.

"Dibandingkan diskusi yang kami gelar di tempat lainnya, termasuk saat kami undang pakar ke Komisi X DPR RI, diskusi pada kesempatan ini yang paling tajam, berbobot," jelas Koster, di sesi akhir diskusi yang dipandu Fungsionaris DPD PDI Provinsi Bali IGN Kesuma Kelakan itu.

Politisi asal Buleleng itu bahkan menyimpulkan beberapa substansi yang didapatkan dalam diskusi kali ini. Salah satunya terkait judul/ nama RUU, yang dalam diskusi ini disarankan untuk diubah.

"Mulai dari nama, akan kami diskusikan kembali di Panja. Apakah tetap seperti ini, atau mungkin sebagaimana masukan dalam diskusi ini seperti RUU Sistem Kebudayaan Nasional atau RUU Pemajuan Kebudayaan Nasional. Ini akan kami kaji lagi di Panja," ujarnya

Selain nama/ judul, imbuh anggota Fraksi PDIP DPR RI itu, ada banyak masukan terkait konsideran hingga substansi RUU Pemajuan Kebudayaan yang diungkapkan para tokoh dan akademisi dalam diskusi kali ini. "Karena itu, kami akan rumuskan ulang materi RUU ini. Mulai dari judul, konsideran, sampai batang tubuh, juga substansinya," kata Koster.

Yang tak kalah menarik, para pakar dan akademisi dalam diskusi ini juga memberikan masukan soal sanksi yang diatur dalam RUU Pemajuan Kebudayaan. "Ada masukan yang penting soal sanksi. Diusulkan agar sanksi tidak saja diatur berupa sanksi pidana, tetapi membuka ruang untuk adanya sanksi adat, supaya lebih kuat," tandas anggota Komisi X DPR RI itu.

Apabila nantinya masukan-masukan ini diakomodir, demikian Koster, maka kehadiran UU Pemajuan Kebudayaan setelah disahkan akan sangat menguntungkan Pulau Dewata. "Untuk Bali, RUU ini akan jadi pintu masuk bagi banyak hal. Seperti untuk perlindungan kebudayaan, perlindungan desa adat," tuturnya.

Apabila undang-undang ini disahkan, lanjut Koster, maka adat dan budaya Bali akan semakin kuat. Selain itu, dampaknya akan sangat besar, seperti semakin banyak wisatawan ke Bali, baik lokal maupun mancanegara.

"Duitnya, diharapkan juga bisa untuk membiayai kebudayaan dan adat di Bali," pungkas Koster, yang juga Ketua DPD PDIP Provinsi Bali.San/gin
 


Oleh : san/gin | 27 Maret 2017 | Dibaca : 1416 Pengunjung


TAGS :




Berita Terkait :

Tabanan, 24 April 2017 13:24
Polsek Marga “Nyusup” ke Turnamen Bola Volly Maruti Cup
Tabanan, suaradewata.com– Jajaran polsek marga memanfaatkan setiap kesempatan guna menyampa ...
Tabanan, 24 April 2017 12:58
Hajatan Umat Muslim dijaga Pecalang
Tabanan, suaradewata.com– Ada pandangan yang manarik dari hajatan salah satu umat muslim di ...
Tabanan, 24 April 2017 11:54
Wabup Sanjaya : Jadikan Hidup Sehat Sebagai Budaya
Tabanan, suaradewata.com - Gerakan Masyarakat Hidup Sehat merupakan momentum yg sangat tepat dala ...
Bangli, 24 April 2017 11:37
Maling di 5 TKP, Budi Lutung Nyaris Dimassa
Bangli, suaradewata.com – Seorang maling bernama I Made Bud alias Budi Lutung,30 ...
Tabanan, 23 April 2017 23:55
DI Tanah Lot, Pramuka se Asia Fasifik disuguhi Tarian Cak
Tabanan, www.suaradewata.com - Kalau di kawasan DTW Jatiluwih Penebel rombongan pramuka se Asi ...
Tabanan, 23 April 2017 21:42
Belasan Karung Cengkeh Digondol Maling, Petani Cengkeh Pupuan Rugi 86 Juta
Tabanan, www.suaradewata.com – Salah satu petani cengkeh di Banjar Dinas Palisan ...
Tabanan, 23 April 2017 21:41
Persempit Gerak Teroris, Polsek Pupuan Sidak Duktang
Tabanan, www.suaradewata.com -Guna mempersempit ruang gerak teroris masuk wilayah Kecam ...
Tabanan, 23 April 2017 20:56
Selfie di Sungai, Pelajar Tewas Tenggelam
Tabanan, suaradewata.com– Asik mandi dan selfie di sungai Yeh Panahan, lingkungan Taman Sar ...
Tabanan, 23 April 2017 20:05
Delegasi Pramuka se Asia-Pasifik Disambut Okokan
Tabanan, suaradewata.com – Penyambutan para Delegasi Pramuka se Asia-Pasifik (9 Asia-P ...
Tabanan, 23 April 2017 20:04
Sanjaya Apresiasi Lomba Mancing di Banjar Sakeh
Tabanan, www.suaradewata.com - Gelar Penggalian Dana berupa lomba mancing di saluran ir ...


Berita Lainnya :

Tabanan, 24 April 2017 13:24
Polsek Marga “Nyusup” ke Turnamen Bola Volly Maruti Cup
Tabanan, suaradewata.com– Jajaran polsek marga memanfaatkan setiap kesempatan guna menyampa ...
Tabanan, 24 April 2017 12:58
Hajatan Umat Muslim dijaga Pecalang
Tabanan, suaradewata.com– Ada pandangan yang manarik dari hajatan salah satu umat muslim di ...
Tabanan, 24 April 2017 11:54
Wabup Sanjaya : Jadikan Hidup Sehat Sebagai Budaya
Tabanan, suaradewata.com - Gerakan Masyarakat Hidup Sehat merupakan momentum yg sangat tepat dala ...
Bangli, 24 April 2017 11:37
Maling di 5 TKP, Budi Lutung Nyaris Dimassa
Bangli, suaradewata.com – Seorang maling bernama I Made Bud alias Budi Lutung,30 ...
Tabanan, 23 April 2017 23:55
DI Tanah Lot, Pramuka se Asia Fasifik disuguhi Tarian Cak
Tabanan, www.suaradewata.com - Kalau di kawasan DTW Jatiluwih Penebel rombongan pramuka se Asi ...
Tabanan, 23 April 2017 21:42
Belasan Karung Cengkeh Digondol Maling, Petani Cengkeh Pupuan Rugi 86 Juta
Tabanan, www.suaradewata.com – Salah satu petani cengkeh di Banjar Dinas Palisan ...
Tabanan, 23 April 2017 21:41
Persempit Gerak Teroris, Polsek Pupuan Sidak Duktang
Tabanan, www.suaradewata.com -Guna mempersempit ruang gerak teroris masuk wilayah Kecam ...
Tabanan, 23 April 2017 20:56
Selfie di Sungai, Pelajar Tewas Tenggelam
Tabanan, suaradewata.com– Asik mandi dan selfie di sungai Yeh Panahan, lingkungan Taman Sar ...
Tabanan, 23 April 2017 20:05
Delegasi Pramuka se Asia-Pasifik Disambut Okokan
Tabanan, suaradewata.com – Penyambutan para Delegasi Pramuka se Asia-Pasifik (9 Asia-P ...
Tabanan, 23 April 2017 20:04
Sanjaya Apresiasi Lomba Mancing di Banjar Sakeh
Tabanan, www.suaradewata.com - Gelar Penggalian Dana berupa lomba mancing di saluran ir ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter