Astaga, Lima Warga Dicaplok Anjing Postif Rabies

Oleh : ard/aga | 20 Maret 2017 | Dibaca : 2512 Pengunjung

Astaga, Lima Warga Dicaplok Anjing Postif Rabies

sumber foto :suaradewata

Bangli, suaradewata.com - Setelah sempat mereda, kasus penyakit rabies kembali mengemuka dan membuat resah warga Kabupaten Bangli. Pasalnya, dalam sehari secara beruntun lima orang warga dari dua desa bertetangga yakni desa Selat dan Pengiangan, Susut, tergigit seekor anjing liar. Tragisnya, setelah dilakukan uji lab belakangan diketahui anjing tersebut positif terjangkit rabies. Akibatnya, warga pun kembali resah dihantui penyebaran virus mematikan ini. Terlebih, para korban kesulitan mendapatkan Serum Anti Rabies (SAR) dan harganya terbilang sangat tinggi.

Ditemui dirumahnya, Ni Putu Ayu Kartika Dewi, bocah berusia empat tahun yang menjadi salah satu korban gigitan anjing yang diduga positif rabies, mengalami luka robek pada bagian kaki kanannya. Anak sulung dari dua bersaudara pasangan dari I Wayan Wiasa (29) dengan Ni Wayan Ardiani (26), mengaku digigit anjing saat bermain ke rumah tetangganya. “Anak saya tergigit anjing liar warna putih saat bermain di rumah tetangga tiga hari lalu (jumat/17-03-2-17). Tiba-tiba anjing itu muncul dan langsung menggigit anak saya,” ungkap ibu korban, Ni Wayan Ardiani, Senin (20/03/2017).

Akibatnya, lanjut dia, korban mengalami luka robek. “Anak saya sampai mendapat lima jaritan,” keluhnya. Lebih parah lagi, belakangan diketahui sebelum menggigit korban, anjing tersebut ternyata telah menggigit empat warga lainnya. Empat korban lain yang juga menjadi korban gigitan anjing tersebut, yakni Sang Made Permana Yuda (29), Dewa Ayu Nirmala (4 tahun), Ni Nyoman Jamin (51) dan Ni Wayan Parsi (56). Rata-rata para korban mengalami gigitan pada bagian kakinya.

Curiga dengan prilaku anjing tersebut, warga setempat langsung memburu dan membunuhnya. Hasilnya, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas terkait, diketahui anjing tersebut positif rabies. “Setelah kejadian itu, semua warga disini resah. Sebab dari pemeriksaan petugas, anjing tersebut positif rabies,” tegasnya. Untuk menghindari hal-hal tak diinginkan, para korban langsung berupaya mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR) ke Puskesmas terdekat. Hanya saja, untuk mendapatkan Serum Anti Rabies (SAR), warga terpaksa membeli dengan harga mencapai belasan juta hingga puluhan juta ke rumah sakit swasta. “Saat diperiksakan ke Puskesmas, SAR di Bangli katanya kosong. Saya disarankan ke klinik SOS medika di Kuta. Tapi harganya sangat tinggi,” keluhnya.

Disebutkan, untuk mendapatkan suntikan SAR dirinya terpaksa ngutang ke tetangga. “SAR untuk anak saya, harganya Rp 7,5 juta. Saya terpaksa ngutang ke tetangga dan LPD untuk menebusnya,” sesalnya. Disampaikan, korban lain bahkan ada yang membeli SAR sampai Rp 23 juta lebih. Hal ini diakui Sang Made Permana Yuda. Kata dia, dirinya digigit anjing liar tersebut ketika berjalan menuju rumahnya. Akibatnya, pagelangan kaki kanannya luka gigitan. Dia mengaku sudah mendapat VAR dan SAR. Hanya saja, dikeluhkan, tingginya harga SAR tersebut. “Untuk mendapatkan SAR saya harus membayar seharga Rp 23 juta. Karena itu, saya harap pemerintah mampu menyedikan SAR di rumah sakit agar harganya bisa lebih terjangkau,” tegasnya.

Sementara itu, sesuai pantauan dilapangan pasca kasus gigitan anjing rabies tersebut, petugas dari Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli langsung melakukan vaksinasi dan eliminasi. “Eliminasi kita fokuskan untuk anjing yang sempat kontak dengan anjing liar terbut. Sementara untuk vaksinasi khusus dilakukan didaerah ini, karena hasil labnya menyatakan positif,” ungkap Kepala UPDT Keswas Susut, drh. Dewa Agung Ayu Okawati.  Hasilnya, untuk sementara sebanyak 14 anjing yang telah berhasil dieliminasi petugas. “Vaksinasi dan eliminasi ini akan terus kita lakukan,” tegasnya.ard/aga


Oleh : ard/aga | 20 Maret 2017 | Dibaca : 2512 Pengunjung


TAGS : Bangli




Berita Terkait :

Bangli, 21 April 2017 21:17
Peringati Hari Kartini, Polres Bangli Bagikan Bunga Mawar
Bangli, suaradewata.com - Berbagai cara dilakukan jajaran Polres Bangli, dalam memeriahkan p ...
Bangli, 21 April 2017 20:07
Rekomendasi Evaluasi Petugas Pungut Belum Digubris
Bangli, suaradewata.com – Pasca Operasi Tangkap Tangan ( OTT) yang dilakukan oleh ...
Bangli, 21 April 2017 19:54
Ngeri...Belasan Tahun Pria Ini Berurusan Dengan Berbagai Mayat
Bangli, suaradewata.com – Menjadi seoarang polisi tentunya dituntut selalu siap m ...
Bangli, 21 April 2017 13:46
Apel Hari Kartini, Polwan Jadi Peragawati Mendadak
Bangli, suaradewata.com - Berbagai tingkah lucu dan menarik terekam saat puluhan Polwan ...
Bangli, 20 April 2017 19:12
Setelah 16 Tahun Menanti, Impian Warga Buayang Segera Terwujud Dengan TMMD
Bangli, suaradewata.com – Pembukaan akses jalan penghubung tempek Gelagah de ...
Bangli, 20 April 2017 16:35
“Gempa Bumi” Goyang Bangli, Sejumlah Siswa SMPN 3 Luka-luka
Bangli, suaradewata.com - Ratusan siswa SMPN 3 Bangli berhamburan dan tunggang langgang ...
Bangli, 18 April 2017 21:36
Pembagian Beras Raskin Bangli Molor dan Terancam Kutuan, Ini Penyebabnya...
Bangli, suaradewata.com – Hingga pertengahan bulan April 2017, beras Bulog untuk ...
Bangli, 17 April 2017 20:36
Temuan Tulang Belulang Gegerkan Toya Bungkah, Ternyata...
Bangli, suaradewata.com – Warga Toya Bungkah, desa Batur, Kintamani, Bangli digeg ...
Bangli, 17 April 2017 20:29
Dikeluhkan, Kualitas Coldmix Siakin-Penutukan "Seumur Jagung"
Bangli, suaradewata.com - Kualitas pengerjaan proyek pengerasan jalan dengan syste ...
Bangli, 17 April 2017 20:17
Absen Apel Bulanan, Begini Ancaman Bupati Terhadap Staf dan Pejabat
Bangli, suaradewata.com – Tindakan tegas dipastikan akan diterapkan Bupati Bangli ...


Berita Lainnya :

Tabanan, 23 April 2017 21:42
Belasan Karung Cengkeh Digondol Maling, Petani Cengkeh Pupuan Rugi 86 Juta
Tabanan, www.suaradewata.com – Salah satu petani cengkeh di Banjar Dinas Palisan ...
Tabanan, 23 April 2017 21:41
Persempit Gerak Teroris, Polsek Pupuan Sidak Duktang
Tabanan, www.suaradewata.com -Guna mempersempit ruang gerak teroris masuk wilayah Kecam ...
Tabanan, 23 April 2017 20:56
Selfie di Sungai, Pelajar Tewas Tenggelam
Tabanan, suaradewata.com– Asik mandi dan selfie di sungai Yeh Panahan, lingkungan Taman Sar ...
Tabanan, 23 April 2017 20:05
Delegasi Pramuka se Asia-Pasifik Disambut Okokan
Tabanan, suaradewata.com – Penyambutan para Delegasi Pramuka se Asia-Pasifik (9 Asia-P ...
Tabanan, 23 April 2017 20:04
Sanjaya Apresiasi Lomba Mancing di Banjar Sakeh
Tabanan, www.suaradewata.com - Gelar Penggalian Dana berupa lomba mancing di saluran ir ...
Tabanan, 22 April 2017 22:40
Dari 7 Penambang Paras Ilegal di Sarwagenep, 1 Ditangkap dan Kini Wajib Lapor
Tabanan, www.suaradewata.com – Karena tidak mengantongi ijin yang sah, satu orang ...
Tabanan, 22 April 2017 22:05
Balapan Liar di Pantai Mekayu, 7 Motor Diamankan, Penonton Dihukum Push Up
Tabanan, www.suaradewata.com –Balapan liar memang kerap membahayakan lantaran tid ...
Tabanan, 22 April 2017 21:46
Ditabrak dari Belakang, Pengendara Grand Masuk RS
Tabanan, www.suaradewata.com – Pengendara sepeda motor honda grand nopol DK 5079 ...
Tabanan, 22 April 2017 21:42
Antisipasi Teroris, Polisi Sidak Pekerja Proyek
Tabanan, suaradewata.com - Guna menciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah Kecama ...
Denpasar, 22 April 2017 21:37
Wagub Ajak Generasi Muda Tingkatkan Pengamalan Nilai Pancasila
Denpasar, suaradewata.com - Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengajak segenap lapisan masyarak ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter