Kebersamaan dalam Deradikalisasi

Oleh : Ardian Wiwaha/aga | 19 Maret 2017 | Dibaca : 3399 Pengunjung

Kebersamaan dalam Deradikalisasi

sumber foto :google

Opini, suaradewata.com - Pembahasan mengenai makna deradikalisasi dewasa ini masih cukup kontroversial. Hal ini disebabkan oleh timbulnya pemikiran dan asumsi non ilmiah dari beberapa kelompok yang menganggap bahwa deradikalisasi hanyalah proyek kepentingan barat.

Perlu diketahui bahwa deradikalisasi merupakan produk yang lahir dari pemahaman dan bentuk pemaknaan pemikiran-pemikiran yang radix atau mengakar. Memahami makna radikalisasi secara utuh merupakan sebuah proses yang tidak spontan dan membutuhkan banyak tahapan. Oleh karenanya, untuk mengubah pemikiran yang radikal dalam pemahaman deradikalisasi, diperlukan keterlibatan dari banyak pihak untuk membuat proses deradikalisasi berjalan sesuai ekspektasi.

 

Pengertian Deradikalisasi

Deradikalisasi berasal dari kata radikal atau radix (dalam bahwa Yunani) yang mendapat imbuhan “de” dan akhiran “sasi”. Kata deradikalisasi diambil dari istilah bahasa Inggris “deradicalization” dan kata dasaranya radical. Radikal pada dasarnya berasal dari kata “radix” dalam bahasa Latin artinya “akar”. Maka yang dimaksud “deradikalisasi” adalah sebuah langkah untuk merubah sikap dan cara pandang yang dianggap keras menjadi lunak, toleran, pluralis, moderat, dan liberal.

Di dalam Journal of the Terrorism Research Initiative, deradicalization or disengangement menjelaskan perbedaan penggunaan istilah deradikalisasi (bahasa Indonesia) atau kata deradicalization yang telah digunakan oleh Counter-Terorisme Implementation Task Force (CTITF). Menurut salah satu tokoh terorisme Horgan, deradicalize dimaksudkan sebagai suatu perpaduan dari dua istilah yang memiliki pengertian untuk membuat para teroris meninggalkan atau melepaskan aksi terorisme berbentuk kekerasan.

 

Pembagian Proses Radikalisasi

Menurut tokoh Cilluffo dan Saathof, menjelaskan bahwa proses radikalisasi berjalan melalui dua tahapan, yakni radikalisasi individu dan radikalisasi kelompok.

Radikalisasi individu merupakan hasil dari proses radikalisasi yang berjalan dengan sendirinya (self radicalization). Biasanya dalam proses ini, objek yang menjalani proses radikal cenderung dikenal sebagai serigala tunggal (lone wolf) yang tidak harus terhubung langsung dengan jaringan teror, namun memiliki potensi dan kerentanan untuk direkrut dalam sebuah jaringan teror.

Sedangkan tahapan kedua yakni radikalisasi kelompok, merupakan proses dimana suatu kelompok yang telah memiliki pemikiran radikal terus berusaha mencari target individu yang dapat dimanfaatkan hingga direkrut agar bisa menjadi anggota di kelompok tersebut.

 

Pencegahan Terorisme dengan “Radikalisasi”

Dalam bingkai pencegahan terorisme, terdapat dua strategi yang digunakan yakni kontra radikalisasi dan deradikalisasi. Program kontra radikalisasi diarahkan pada masyarakat secara umum dalam rangka membentengi dan menguatkan daya tangkal masyarakat dari pengaruh paham radikalisme. Adapun kegiatan yang dilakukan dalam hal ini seperti pelatihan, seminar, workshop, hingga kegiatan lain yang dapat menimbulkan semangat dan rasa “awas” dari masyarakat terhadap segala tindakan yang terkontaminasi dengan unsur radikalisme dan terorisme.

Sementara itu, program deradikalisasi ditujukan kepada pemutusan terhadap proses radikalisasi sebuah objek mulai dari proses pra, identifikasi, indoktrinisasi, hingga jihadisasi sekalipun. Karena itulah muncul ide dan gagasan untuk bekerja sama dengan kelompok lain guna menggerus eksistensi paham radikal yang berpotensi membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kebersamaan dalam Menderadikalisasi

Mengutip salah satu pernyataan tokoh pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati bahwa penangangan terhadap aktifitas dan kegiatan radikal-terorisme tidak hanya dilakukan oleh satu atau dua subjek saja. Namun peranan TNI, Polri, BIN, serta ke-17 Lembaga Kementerian/Non-Kementerian lainnya memang dibutuhkan untuk membuat konsep dan penanganan tindak radikalisme-terorisme yang bersifat holistik dan integratif. Sehingga penanganan perihal radikalisme-terorisme tidak hanya “mentok” pada bagian surface atau permukaan saja, namun arah pemikiran radikal dan ekstrimis memang juga harus dibasmi dengan pendekatan yang radikal dan mengakar kepada masyarakat.

Wajar apabila Indonesia dapat dikatakan dalam kondisi darurat terorisme saat ini. Karena tanpa adanya peranan dari seluruh aspek dan golongan diinternal masyarakat, mimpi untuk membasmi kegiatan teror di bumi Pancasila hanya akan menjadi sebuah konsep dan pemikiran yang bersifat utopis semata. Oleh karena itu, mulailah mengubah stigma negatif tentang pemahaman deradikalsasi dan berpartisipasi untuk menegakkannya demi kemajuan Indonesia tanpa kebencian.

 

Oleh:Ardian Wiwaha (Mahasiswa FISIP Universitas Indonesia)


Oleh : Ardian Wiwaha/aga | 19 Maret 2017 | Dibaca : 3399 Pengunjung


TAGS : Nusantara




Berita Terkait :

Nusantara, 20 April 2017 19:13
Memahami Penyebab Akut Radikalisme dan Terorisme
Opini, suaradewata.com - Maraknya pemikiran radikalisme hingga tindak perilaku terorisme dewasa i ...
Nusantara, 19 April 2017 22:13
Deradikalisasi dan Deideologisasi
Opini, suaradewata.com - Secara umum kata deradikalisasi dan deideologisasi menjadi suatu pokok b ...
Nusantara, 19 April 2017 22:11
Damailah Pilgub Jakarta Putaran Kedua
Opini, suaradewata.com - Keseruan pertandingan el classico antara club asal spanyol Barcelona dan ...
Nusantara, 18 April 2017 21:41
Tantangan Pemberantasan Terorisme di Indonesia
Opini, suaradewata.com - Belum genap seminggu publik Indonesia kembali dikejutkan dengan peristiw ...
Nusantara, 18 April 2017 21:39
Nawacita: Membangun Indonesia dari Perbatasan
Opini, suaradewata.com - Apa yang akan anda pikirkan ketika mendengar kata “perbatasan&rdqu ...
Nusantara, 09 April 2017 23:45
Waspadai Eskalasi Propaganda Aktivis Pro Papua Merdeka
Opini, suaradewata.com - Manuver politik Vanuatu dan Kepulauan Solomon bersambut dengan menggelia ...
Nusantara, 09 April 2017 23:43
Sukses Pilkada 2017 dan Agenda Perbaikan Pilkada 2018
Opini, suaradewata.com - Hasil rekapitulasi pemungutan suara 101 Pilkada serentak tahun 2017 tela ...
Nusantara, 09 April 2017 01:00
Saatnya Mengambil Alih Freeport
Opini, suaradewata.com - Operasi PT. Freeport Indonesia di Papua telah menimbulkan polemik luas d ...
Nusantara, 09 April 2017 00:57
Perlu Ketegasan Pemerintah Menangani Ormas Radikal
Opini, suaradewata.com - Pada awal tahun 2016, Badrodin Haiti yang kala itu menjabat sebagai Kapo ...
Nusantara, 07 April 2017 19:24
Perilaku Barbaristik dalam Politik Aceh
Opini, suaradewata.com - Sangat ironis di jaman modern, dimana pembaruan peradaban yang mengagung ...


Berita Lainnya :

Tabanan, 23 April 2017 21:42
Belasan Karung Cengkeh Digondol Maling, Petani Cengkeh Pupuan Rugi 86 Juta
Tabanan, www.suaradewata.com – Salah satu petani cengkeh di Banjar Dinas Palisan ...
Tabanan, 23 April 2017 21:41
Persempit Gerak Teroris, Polsek Pupuan Sidak Duktang
Tabanan, www.suaradewata.com -Guna mempersempit ruang gerak teroris masuk wilayah Kecam ...
Tabanan, 23 April 2017 20:56
Selfie di Sungai, Pelajar Tewas Tenggelam
Tabanan, suaradewata.com– Asik mandi dan selfie di sungai Yeh Panahan, lingkungan Taman Sar ...
Tabanan, 23 April 2017 20:05
Delegasi Pramuka se Asia-Pasifik Disambut Okokan
Tabanan, suaradewata.com – Penyambutan para Delegasi Pramuka se Asia-Pasifik (9 Asia-P ...
Tabanan, 23 April 2017 20:04
Sanjaya Apresiasi Lomba Mancing di Banjar Sakeh
Tabanan, www.suaradewata.com - Gelar Penggalian Dana berupa lomba mancing di saluran ir ...
Tabanan, 22 April 2017 22:40
Dari 7 Penambang Paras Ilegal di Sarwagenep, 1 Ditangkap dan Kini Wajib Lapor
Tabanan, www.suaradewata.com – Karena tidak mengantongi ijin yang sah, satu orang ...
Tabanan, 22 April 2017 22:05
Balapan Liar di Pantai Mekayu, 7 Motor Diamankan, Penonton Dihukum Push Up
Tabanan, www.suaradewata.com –Balapan liar memang kerap membahayakan lantaran tid ...
Tabanan, 22 April 2017 21:46
Ditabrak dari Belakang, Pengendara Grand Masuk RS
Tabanan, www.suaradewata.com – Pengendara sepeda motor honda grand nopol DK 5079 ...
Tabanan, 22 April 2017 21:42
Antisipasi Teroris, Polisi Sidak Pekerja Proyek
Tabanan, suaradewata.com - Guna menciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah Kecama ...
Denpasar, 22 April 2017 21:37
Wagub Ajak Generasi Muda Tingkatkan Pengamalan Nilai Pancasila
Denpasar, suaradewata.com - Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta mengajak segenap lapisan masyarak ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter