Pertama Kali Tahun Ini Desa Temukus Nyepi Dua Kali

Oleh : rik/adi/ari | 17 Maret 2017 | Dibaca : 2886 Pengunjung

Pertama Kali Tahun Ini Desa Temukus Nyepi Dua Kali

sumber foto :suaradewata.com

Buleleng, suaradewata.com - Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Buleleng, pada Jumat (17/3/2017) pertama kali menggelar Upacara Penyepian, diluar Hari Raya Nyepi pada umumnya. Suasana hening dan sunyi menyelimuti Desa itu. Bahkan, Pecalang-pecalang Desa Pakraman Temukus menjaga setiap pintu masuk gang ke rumah-rumah warga, dengan ditutup memakai kayu.
 
Nyepi di Desa Temukus ini, merupakan rentetan dari kegiatan Upacara Pecaruan Balik Sumpah Desa Pakraman Temukus. Berarti dalam tahun ini, Desa Temukus menggelar Catur Brata Penyepian sebanyak dua kali, diluar perayaan Nyepi pada umumnya.
 
Nyepi di Desa ini dilakukan, karena "Leteh" Desa yang disebabkan adanya kematian krama secara berturut-turut dan adanya beberapa kejanggalan lainnya yang terjadi diluar akal manusia. Warga pun, menjalankan penyepian ini dengan khusuk tanpa ada yang keluar rumah.
 
 
Menurut salah seorang warga setempat, Arya mengatakan, Nyepi ini baru pertama kali dilakukan. Menurutnya, penyepian ini dilakukan memang berdasarkan kesepakatan krama. "Pertama kali ini, ya seperti Nyepi biasanya," kata Arya, saat menjalankan Nyepi dirumahnya.
 
Nyepi di Desa Temukus berlangsung selama sehari. Bahkan, selama melaksanakan Nyepi, sekolah, usaha-usaha maupun pertokoan yang ada di Desa itu, ditutup. Hanya saja, untuk siswa yang sedang menggelar ujian, tetap dilangsungkan seperti biasa.
 
"Kalau sekolah yang ujian, tetap berlangsung seperti biasa. Ada juga mushola disini, kan kebetulan Sholat Jumat sekarang, mereka tetap sembahyang, tapi tidak menggunakan alat pengeras suara," ujar Pecalang Desa Pakraman Temukus, Made Astika, ditemui disela-sela menjalankan tugasnya.
 
Menurut Astika, Nyepi ini merupakan rentetan dari Upacara Pecaruan. Berdasarkan kepercayaan orang Bali, kata dia, Desa Temukus harus menggelar Upacara Pecaruan secara besar, untuk menghilangkan leteh di desanya.
 
"Ya, karena leteh. Karena kepercayaan orang Bali, harus digelar ini. Ini pertama kali, upacara Pecaruan yang biayanya besar mencapai Rp500 juta, urunan dari krama dan beberapa usaha yang ada disini," jelas Astika.
 
Sementara Bendesa Desa Adat Temukus, Made Sumista menjelaskan, upacara penyepian ini merupakan, wujud dari penyucian diri krama Desa Temukus, usai menggelar upacara Pecaruan Balik Sumpah. Sumista tidak menampik, upacara penyepian ini dilakukan, karena Desa mengalami Leteh.
 
"Ya, ini baru pertama kali, tidak setahun sekali, bisa 25 tahun atau 20 tahun sekali. Proses Nyepi, sama seperti Nyepi pada umumnya, krama tidak boleh keluar dan melakukan aktivitas. Ini berdasarkan kesepakatan krama, lewat usulan dan ada pawisik dari Sulinggih," ungkap Sumista.
 
Sebelum dilaksanakan Nyepi, pada Rabu (14/3) digelar Upacara Mepepada di Desa Pakraman Temukus, yang kemudian dilanjutkan Pada Kamis (16/3) dengan puncak Upacara Balik Sumpah. "Sekarang Nyepi-nya, istilahnya krama membersihkan diri atau menyucikan diri usai upacara pecaruan," beber Sumista.
 
Dalam Nyepi ini, hanya dilibatkan krama Desa Pakraman Temukus, sedangkan arus lalulintas disepanjang Jalan Raya Provinsi berjalan normal. "Nyepi hanya bagi krama kami saja. Orang diluar, tidak diperkenankan masuk ke rumah warga atau jalan menuju ke rumah-rumah warga, dan dijaga Pecalang. Ini hanya sehari saja," pungkas Sumista.
 
Nyepi di Desa Temukus, dijalankan seluruh krama atau warga Desa setempat. Tak ada lalu lalang warga setempat yang keluar rumah. Mereka tampak khusuk selama menjalankan proses Catur Brata Penyepian ini. rik/adi/ari


Oleh : rik/adi/ari | 17 Maret 2017 | Dibaca : 2886 Pengunjung


TAGS : Buleleng temukus nyepi




Berita Terkait :

Buleleng, 21 April 2017 20:32
Kartini Polres Buleleng Dapat Scoopy Untuk Bertugas
Buleleng, suaradewata.com - Bertepatan dengan Hari Kartini, yang jatuh pada 21 April ini, te ...
Buleleng, 21 April 2017 20:31
Marak Jaringan Baru, Sopir Truk Pun Pakai Narkoba
Buleleng, suaradewata.com - Peredaran NARKOBA di Buleleng, terbilang marak. Rata-rata para p ...
Buleleng, 17 April 2017 21:02
Polisi Ciduk Pelaku Narkoba Jaringan Lapas Kerobokan
Buleleng, suaradewata.com - Sat Resnarkoba Polres Buleleng, mengamankan Albertus Agung Denny Bian ...
Gianyar, 17 April 2017 20:57
Bocah 9 Tahun Tewas Tertimpa Pohon Saat Mandi
Buleleng, suaradewata.com - Nasib malang dialami pelajar SD Komang Yulia Verayanti (9) warga Dusu ...
Buleleng, 13 April 2017 15:05
Serius Tanggapi Laporan TN Pejarakan, Kajari Buleleng Siapkan Tim
Buleleng, suaradewata.com - Kejaksaan Negeri Buleleng, M Fahrur Rozy, menyikapi serius lapor ...
Buleleng, 12 April 2017 19:24
Kalapas Singaraja Tangkap 3 Napi Pesta “Sabu”
Buleleng, suaradewata.com – Pemberantasan peredaran narkoba di Lembaga Pemas ...
Buleleng, 12 April 2017 17:53
Meski Tak Terbukti, Satu Pelaku Dijerat UU Perlindungan Anak
(Kasat Reskrim AKP Teuku Fadliansyah didampingi Kasubbag Humas Polres Buleleng memberikan keteran ...
Buleleng, 11 April 2017 22:55
Takut Dengan Orangtua, TM Ternyata Berbohong Diperkosa
Buleleng, suaradewata.com -  Kasus dugaan pemerkosaan yang dialami TM (15) yang telah dilaku ...
Buleleng, 11 April 2017 22:20
Kasus Dugaan Pemerkosaan, Sedang Pendalaman Unit PPA Polres Buleleng
Buleleng, suaradewata.com - Proses penyelidikan terkait dugaan pemerkosaan yang dialami TM (15) d ...
Buleleng, 11 April 2017 11:04
Hasil Visum Lambat, Penyelidikan Kasus Pemerkosaan Terhambat
Buleleng, suaradewata.com - Kasus dugaan pemerkosaan yang dialami TM (17) oleh tiga pelaku y ...


Berita Lainnya :

Buleleng, 24 April 2017 19:11
Cegah Dini Kebutaan, RS Kerta Usada Singaraja Gelar Baksos Operasi Katarak Gratis
Buleleng, suaradewata.com - Banyaknya masyarakat yang menderita Katarak, khususnya bagi masyaraka ...
Buleleng, 24 April 2017 19:10
Apes, Ditinggal Tidur Motor Malah Raib Disikat Maling
Buleleng, suaradewata.com - Nasib apes menimpa seorang remaja bernama Made Rio Mahendra (22) yang ...
Klungkung, 24 April 2017 19:09
Toko Meubel Di Nusa Penida Ludes Terbakar
Klungkung, suaradewata.com - Sebuah toko furniture di areal pasar Kampung Toya Pakeh, Nusa Penida ...
Klungkung, 24 April 2017 19:07
Pemkab Klungkung Ngaturang Bakti Penganyar di Pura Ulun Danu Batur
Klungkung, suaradewata.com - Wakil Bupati Klungkung, Made Kasta memimpin rombongan bakti penganya ...
Tabanan, 24 April 2017 19:06
390 Atlet Akan Ikuti IPSI Cup 2017
Tabanan, suaradewata.com - Iakatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Tabanan akan ...
Tabanan, 24 April 2017 13:24
Polsek Marga “Nyusup” ke Turnamen Bola Volly Maruti Cup
Tabanan, suaradewata.com– Jajaran polsek marga memanfaatkan setiap kesempatan guna menyampa ...
Tabanan, 24 April 2017 12:58
Hajatan Umat Muslim dijaga Pecalang
Tabanan, suaradewata.com– Ada pandangan yang manarik dari hajatan salah satu umat muslim di ...
Tabanan, 24 April 2017 11:54
Wabup Sanjaya : Jadikan Hidup Sehat Sebagai Budaya
Tabanan, suaradewata.com - Gerakan Masyarakat Hidup Sehat merupakan momentum yg sangat tepat dala ...
Bangli, 24 April 2017 11:37
Maling di 5 TKP, Budi Lutung Nyaris Dimassa
Bangli, suaradewata.com – Seorang maling bernama I Made Bud alias Budi Lutung,30 ...
Tabanan, 23 April 2017 23:55
DI Tanah Lot, Pramuka se Asia Fasifik disuguhi Tarian Cak
Tabanan, www.suaradewata.com - Kalau di kawasan DTW Jatiluwih Penebel rombongan pramuka se Asi ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter