Bangli Waspada Miningitis, Spraying Sasar Pasar Hewan dan Peternak Babi Rumahan

Oleh : ard | 15 Maret 2017 | Dibaca : 2266 Pengunjung

Bangli Waspada Miningitis, Spraying Sasar Pasar Hewan dan Peternak Babi Rumahan

sumber foto :suaradewata

Bangli, suaradewata.com - Merebaknya penyakit miningitis streptococcus suis (MSS) yang ditularkan bakteri dari babi ke manusia, benar-benar telah membuat para peternak dan pedagang daging babi di Bangli resah. Oleh karena itu, petugas dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, Perikanan (PKP) Kabupaten Bangli, kian gencar melakukan spraying, Rabu (15/03/2017). Sasaran prioritas spraying, meliputi pasar hewan hingga peternak rumahan. Selain itu, untuk mencegah penularan penyakit ini, petugas juga menghimbau agar peternak lebih memperhatikan kebersihan dan sanitasi kandangnya.

Sesuai pantauan dilapangan, tampak spraying dilakukan di Pasar Hewan Gunaksa, sekitar pukul 07.30 wita. Penyemprotan dengan menggunakan obat desinfektan pembasmi microorganisme ini, selain menyasar ternak babi juga dilakukan pada unggas yang diperjual belian di pasar tersebut. “Unggas juga kita lakukan spraying, karena lebih baik mencegah dari pada mengobati,” ungkap salah seorang petugas saat itu.

Selanjutnya setelah melakukan spraying di Pasar Hewan, petugas langsung bergerak ke sejumlah peternakan rumahan. Salah satunya, di peternakan babi milik Wayan Guna Wirata di lingkungan LC Uma Bukal, Bangli. Ditempat ini, selain melakukan spraying juga menghimbau pemilik ternak agar lebih memperhatikan sanitasi dan kebersihan kadang.  Sementara para peternak, mengaku sejak merebaknya penyakit yang ditularkan oleh bakteri ini, telah menyebabkan masyarakat kecil resah. “Terus terang sebagai peternak kecil. saya sangat was-was. Kalau penyakit ini, tidak segera dicegah saya khawatir harga jualnya akan jeblok,” tegas Guna Wirata.

Untuk itu, pihaknya berharap upaya pencegahan seperti ini rutin dilakukan oleh petugas terkait.  “Pemerintah harus cepat bertindak, agar penyebaran penyakit ini tidak terus meluas. Saya berharap, semoga hasil uji lab-nya negative agar semua masyarakat tenang,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PKP Bangli, I Wayan Sukartana mengatakan,telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah penyakit Miningitis masuk Bangli. “Sampai saat ini Bangli memang masih aman dari penularan penyakit ini. Namun kita tetap waspada dan terus rutin melakukan berbagai langkah pencegahan,” tegasya. Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan, pihaknya telah  mengeluarkan surat edaran terkait kewaspadaan dini terhadap penyebaran penyakit meningitis pada babi ini.

 

Dalam surat edaran yang telah diteken Bupati Bangli, I Made Giayar itu, dipaparkan adan 7 himbauan yang disampaikan, untuk menghilangkan keresahan masyarakat khususnya peternak babi di Kabupaten Bangli. Isi himbauan tersebut, yakni :

1. Menginformasikan kepada masyarakat, khususnya peternak babi di wilayahnya untuk menjaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitarnya serta segera melaporkan kepada UPTD Keswankan terdekat se-Kabupaten Bangli atau ke Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bangli, apabila ditemukan babi dengan gejala klinis seperti nafsu makan menurun, kesulitan berjalan, lumpuh, atau gejala saraf lainnya.

2. Dihimbau kepada peternak babi hendaknya tidak menjual atau memotong babi yang sakit.

3. Dihimbau kepada masyarakat untuk mengkonsumsi daging yang sehat dan pastikan masakan babi dipastikan benar-benar matang.

4. Saat mengolah daging babi pastikan tangan tidak luka/ tutup luka dengan baik saat mengolah daging.

5. Pengepul dihimbau agar tidak membeli atau memotong daging yang sakit.

6. Memperhatikan faktor kebersihan perorangan, tempat pengolahan, alat untuk mengolah, serta bahan baku yang akan diolah.

7. Menginformasikan kepada masyarakat agar segera melapor ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat apabila mengalami gejala panas, perubahan kesadaran, kaku kuduk, dan sakit kepala setelah mengonsumsi daging babi untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut.

“Selain dalam bentuk himbaun, langkah konkrit yang rutin kita lakukan berupa spraying ke pasar-pasar hewan terutama yang berada diperbatasan dan peternakan rumahan” sebutnya. Menurut dia, peternakan rumahan kerap mengabaikan sanitasi dan kebersihan kandang. “Untuk mencegah penyakit ini, factor kebersihan dan sanitasi kandang harus tetap diperhatikan. Sebab, penyakit ini ditularkan oleh semacam bakteri yang menyerang syaraf sehingga bisa menyebabkan kelumpuhan,” paparnya.

Selain itu, diintruksikan kepada UPT Keswankan dimasing-masing kecamatan untuk mengoptimalkan pengawasan keluar masuknya ternak. "Pemeriksan sampel daging babi, rutin dilakukan dipasar-pasar. Pedagang atau pengepul kami himbau agar jangan membeli babi yang dicurigai sakit," himbaunya.

Untuk diketahui, total populasi babi di Kabupaten Bangli sebanyak 64.751 ekor. Populasi terbanyak di Kecamatan Bangli dengan 23.676 ekor, selanjutnya di Kecamatan Tembuku sebanyak 13.060 ekor, di Kecamatan Susut sebanyak 12.032 ekor, dan di Kecamatan Kintamani sebanyak 15.983 ekor.ard/aga


Oleh : ard | 15 Maret 2017 | Dibaca : 2266 Pengunjung


TAGS : Bangli




Berita Terkait :

Bangli, 22 Maret 2017 23:11
Ini Yang Ditekankan Saat Interaktif DPRD Bangli
Bangli, suaradewata.com – Untuk menciptakan kedamaian dan kelancaran umat Hindu d ...
Bangli, 22 Maret 2017 15:05
Bupati Bangli Minta BPBD Inventarisasi Kerusakan Pasca Gempa
Bangli, suaradewata.com – Kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana alam gempa bu ...
Bangli, 21 Maret 2017 17:06
Disepakati Pembukaan TMMD Desa Landih Setelah Hari Raya
Bangli, suaradewata.com – Untuk mematangkan pelaksanaan program TNI Manunggal Mas ...
Bangli, 20 Maret 2017 17:52
Waduh...Cekcok Saat Paruman Di Pura, Kepala Dikeprok Botol Bir
Bangli, suaradewata.com – Diduga karena terjadi cekcok saat paruman atau rap ...
Bangli, 20 Maret 2017 17:49
Kejati Bali Sambangi Korban Longsor Songan
Bangli, suaradewata.com – Bantuan untuk para korban bencana tanah longsor di Kint ...
Bangli, 20 Maret 2017 17:46
Begini Jawaban Dinas Kesehatan Bangli Soal Mahalnya Harga SAR
Bangli, suaradewata.com – Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Demikian ...
Bangli, 20 Maret 2017 17:44
Astaga, Lima Warga Dicaplok Anjing Postif Rabies
Bangli, suaradewata.com - Setelah sempat mereda, kasus penyakit rabies kembali mengemuka dan ...
Bangli, 15 Maret 2017 18:50
Polres Bangli Awasi Ogoh-Ogoh Berbau Sara dan Politik
Bangli, suaradewata.com – Untuk menciptakan situasi yang kondusif saat perayaan h ...
Bangli, 15 Maret 2017 18:49
Diserempet, Keluarkan Makian, Wanita ini Dibogem
Bangli, suaradewata.com – Nasib apes dialami seoarang pengendara bermotor Ni ...
Bangli, 15 Maret 2017 18:46
Bangli Waspada Miningitis, Spraying Sasar Pasar Hewan dan Peternak Babi Rumahan
Bangli, suaradewata.com - Merebaknya penyakit miningitis streptococcus suis ( ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 23 Maret 2017 21:29
Desa Adat Minta Bagi Hasil Tiket Masuk Pulau Menjangan
Denpasar, suaradewata.com - Pulau Menjangan memiliki tiga desa adat. Selain itu, pulau ...
Tabanan, 23 Maret 2017 21:07
Bupati Eka Hadiri Persembahyangan di Pura Penataran Agung Ulun Danu Beratan
Tabanan, suaradewata.com – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menghadiri perse ...
Buleleng, 23 Maret 2017 21:01
Optimis Diusung, Ini Syarat Pendamping Sudikerta di Pilgub Bali 2018
Buleleng, suaradewata.com - Ketut Sudikerta yang juga Wakil Gubernur Bali, memastikan diri m ...
Gianyar, 23 Maret 2017 20:28
Polisi Tangkap Judi Ceki Saat Tengah Malam
Gianyar, suaradewata.com - Jajaran Reskrim Polres Gianyar berhasil menciduk 5 orang judi cek ...
Gianyar, 23 Maret 2017 20:23
Operasi Cipkon, Polsek Ubud Amankan Ratusan Liter Arak
Gianyar, suaradewata.com – Menjelang perayaan Pangerupukan pada Senin (27/3), kepolisi ...
Buleleng, 23 Maret 2017 19:49
Rencana Jalan Shortcut, Pemerintah Pusat Disebut "Berkomitmen Penuh"
Buleleng, suaradewata.com - Rencana pembangunan Jalan Shorcut, menjadi prioritas utama untuk ...
Tabanan, 23 Maret 2017 19:49
Hoax Ancam NKRI, AMO Bali Deklarasikan Anti Hoax
Tabanan, suaradewata.com– Berita-berita hoax selain sering membuat kegaduhan juga kerap men ...
Denpasar, 23 Maret 2017 19:48
Bali Perjuangkan Nyepi Tanpa Siaran Masuk UU Penyiaran
Denpasar, suaradewata.com - DPRD Provinsi Bali, memberikan atensi khusus pada revisi UU ...
Tabanan, 23 Maret 2017 19:46
Pemkab Tabanan Gelar Makan Daging Babi Bersama
Tabanan, suaradewata.com - Guna meyakinkan masyarakat untuk tidak ragu mengkonsumsi dag ...
Tabanan, 23 Maret 2017 19:25
Ida Ayu Candrawati Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi
Partai Nasdem kabupaten Tabanan Mengucapkan Rahajeng Nyangra Rahina Nyepi Caka 1939 ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter