Pedagang Daging Babi di Bangli Kelimpungan, Omzet Penjualan Jeblok

Oleh : ard/ari | 14 Maret 2017 | Dibaca : 2760 Pengunjung

Pedagang Daging Babi di Bangli Kelimpungan, Omzet Penjualan Jeblok

sumber foto :istimewa

Bangli, suaradewata.com – Merebaknya penyakit Miningitis Streptococcus Suis (MSS) yang ditularkan bakteri dari babi ke manusia, telah menyebabkan masyarakat Bangli ketar-ketir. Terlebih bagi peternak dan pedagang nasi guling dan daging babi. Pasalnya, omzet pejualan mereka pasca merebaknya penyakit ini jeblok hingga 80 persen. “Dari beberapa hari terakhir ini, ada kecendrungan masyarakat takut mengkonsumsi daging babi. Akibatnya, omzet pejualan kita turun hingga 80 persen,” ungkap Ida Ayu Nyoman Muliawati (38), salah seorang pedagang daging babi di Pasar Kidul saat ditemui Selasa (14/3/2017). 

Disebutkan, biasanya  daging babi yang dia jual sudah habis pukul 09.00 wita.  Namun, kini hingga pukul 10.30 wita, daging yang dijualnya masih tersisa banyak. “Kita benar-benar bingung menghadapi situasi ini,”jelas dia. Karena itu, Muliawati bersama sejumlah pedagang lainnya berharap agar pemerintah turun tangan untuk bisa meyakinkan pembeli, kalau daging babi di Bangli bebas MSS. Salah satunya, pemerintah bisa menurunkan petugas untuk melakukan uji lab. “Kita harap pemerintah turunkan petugas untuk melakukan kajian, agar tidak ada lagi ketakutan dari masyarakat” pintanya. 

Disisi lain, Kadis  Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan  (PKP) Kabupaten Bangli I Wayan Sukartana mengakui bahwa sejak merebaknya penyakit ini telah menyebabkan masyarakat was-was. Karena itu, pihaknya mengaku telah mengeluarkan surat edaran yang ditandatangani oleh Bupati Bangli Made Gianyar. Disebutkan, surat edaran tertanggal 13 Maret 2017, berisi tujuh poin himbauan ke masyarakat. “Surat ini kita kirim ke perbekel untuk disosialisasikan ke masyarakat,” terangnya. 

Disebutkan, Ciri-ciri babi yang terserang MMS  akan langsung lumpuh, karena bakteri ini menyerang fungsi syaraf,. Faktor penyebabnya, biasanya karena sanitasi dan kebersihan kandang yang kurang. Untuk itu, pihaknya juga telah memerintahkan  petugas untuk melakukan pengawasan ketat terhadap keluar masuknya  daging maupun babi hidup. “Sampai saat ini wilayah Bangli memang belum terkena MMS. Namun, untuk pencegahannya kita akan tetap melakukan pengawasan terhadap mobilisasi babi di Bangli, khsusnya di daerah perbatasan. Selain itu, spraying secara rutin juga akan terus kita lakukan menyasar pasar-pasar hewan dan peternakan milik warga,” tegasnya.  ard/ari


Oleh : ard/ari | 14 Maret 2017 | Dibaca : 2760 Pengunjung


TAGS : bangli wabah MSS babi omzet jeblok




Berita Terkait :

Tabanan, 23 Maret 2017 19:46
Pemkab Tabanan Gelar Makan Daging Babi Bersama
Tabanan, suaradewata.com - Guna meyakinkan masyarakat untuk tidak ragu mengkonsumsi dag ...
Bangli, 22 Maret 2017 23:11
Ini Yang Ditekankan Saat Interaktif DPRD Bangli
Bangli, suaradewata.com – Untuk menciptakan kedamaian dan kelancaran umat Hindu d ...
Bangli, 22 Maret 2017 15:05
Bupati Bangli Minta BPBD Inventarisasi Kerusakan Pasca Gempa
Bangli, suaradewata.com – Kerusakan yang ditimbulkan akibat bencana alam gempa bu ...
Bangli, 14 Maret 2017 19:34
Pedagang Daging Babi di Bangli Kelimpungan, Omzet Penjualan Jeblok
Bangli, suaradewata.com – Merebaknya penyakit Miningitis Streptococcus Suis& ...
Bangli, 14 Maret 2017 18:33
Usulan Musrenbang 4 Kecamatan Di Bangli Tembus Nilai Triliunan
Bangli, suaradewata.com – Tercatat sebanyak 944 usulan disampaikan dalam Musyawar ...
Bangli, 14 Maret 2017 18:19
Wow Jalan Jadi Sungai Dadakan, Kantor Bupati Dikepung Banjir
Bangli, suaradewata.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Bangli selama beberapa jam, S ...
Bangli, 13 Maret 2017 18:21
Persoalan Ini Mencuat Saat Raker DPRD Bangli
Bangli, suaradewata.com – Berbagai persoalan mencuat saat Rapat Kerja (Raker) DPR ...
Bangli, 13 Maret 2017 15:59
Tragis, Suami Tebas Istri Hingga Dua Jarinya Putus
Bangli, suaradewata.com – Tragis benar nasib yang dialami Ni Made Pasti (45) warg ...
Bangli, 12 Maret 2017 21:40
Disayangkan, Anggaran Promosi Pariwisata Bangli Minim
Bangli, suaradewata.com – Seperti diketahui Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupate ...
Bangli, 12 Maret 2017 21:23
Sakit Hati Dipecat, Pria Ini Dua Kali Gasak Toko Mantan Majikan
Bangli, suaradewata.com – Diduga karena sakit hati lantaran dipecat dari pekerjaa ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 23 Maret 2017 21:29
Desa Adat Minta Bagi Hasil Tiket Masuk Pulau Menjangan
Denpasar, suaradewata.com - Pulau Menjangan memiliki tiga desa adat. Selain itu, pulau ...
Tabanan, 23 Maret 2017 21:07
Bupati Eka Hadiri Persembahyangan di Pura Penataran Agung Ulun Danu Beratan
Tabanan, suaradewata.com – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menghadiri perse ...
Buleleng, 23 Maret 2017 21:01
Optimis Diusung, Ini Syarat Pendamping Sudikerta di Pilgub Bali 2018
Buleleng, suaradewata.com - Ketut Sudikerta yang juga Wakil Gubernur Bali, memastikan diri m ...
Gianyar, 23 Maret 2017 20:28
Polisi Tangkap Judi Ceki Saat Tengah Malam
Gianyar, suaradewata.com - Jajaran Reskrim Polres Gianyar berhasil menciduk 5 orang judi cek ...
Gianyar, 23 Maret 2017 20:23
Operasi Cipkon, Polsek Ubud Amankan Ratusan Liter Arak
Gianyar, suaradewata.com – Menjelang perayaan Pangerupukan pada Senin (27/3), kepolisi ...
Buleleng, 23 Maret 2017 19:49
Rencana Jalan Shortcut, Pemerintah Pusat Disebut "Berkomitmen Penuh"
Buleleng, suaradewata.com - Rencana pembangunan Jalan Shorcut, menjadi prioritas utama untuk ...
Tabanan, 23 Maret 2017 19:49
Hoax Ancam NKRI, AMO Bali Deklarasikan Anti Hoax
Tabanan, suaradewata.com– Berita-berita hoax selain sering membuat kegaduhan juga kerap men ...
Denpasar, 23 Maret 2017 19:48
Bali Perjuangkan Nyepi Tanpa Siaran Masuk UU Penyiaran
Denpasar, suaradewata.com - DPRD Provinsi Bali, memberikan atensi khusus pada revisi UU ...
Tabanan, 23 Maret 2017 19:46
Pemkab Tabanan Gelar Makan Daging Babi Bersama
Tabanan, suaradewata.com - Guna meyakinkan masyarakat untuk tidak ragu mengkonsumsi dag ...
Tabanan, 23 Maret 2017 19:25
Ida Ayu Candrawati Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi
Partai Nasdem kabupaten Tabanan Mengucapkan Rahajeng Nyangra Rahina Nyepi Caka 1939 ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter