Surat Keterangan Desa Dikira Ijin, Ombudsman Stop Galian C Ilegal

Oleh : ang/ari | 11 Januari 2017 | Dibaca : 2326 Pengunjung

Surat Keterangan Desa Dikira Ijin, Ombudsman Stop Galian C Ilegal

sumber foto :suaradewata.com

Tabanan, suaradewata.com - Dikeluhkan Warga, Ombudsman RI perwakilan Bali akhirnya turun ke Galian C di Banjar Bangkiang Sidem, Desa Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur, Rabu, (11/10/2017). Tim Ombudsman tersebut turun untuk memberi peringatan kepada pemilik tanah yang melakukan galian. Untuk segera mengurus ijin lantaran galian C tersebut tidak memiliki ijin. 
 
Asisten Ombudsman RI Bali Ida Bagus Kade Oka Mahendra mengatakan tim Ombudsman turunhanya 2 orang, yakni dirinya dan Aditya Permana Putra ke lokasi galian C. Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa galian C yang sudah ditutup beroperasi kembali. Padahal sebelumnya tim Ombudsman sudah pernah turun beberapa bulan lalu untuk memberikan peringatan kepada pemilik lahan agar segera mengurus ijin. Dan untuk hari ini (Rabu, 11/1/2017) tim Ombudsman turun ke galian C yang kedua kalinya. 
 
"Beberapa bulan lalu kita sudah turun untuk menstop galian untuk mengurus ijin, kemudian kita koordinasi ke Kecamatan, Desa dan Pol PP, beberapa hari kemudian muncul surat Pol PP Tabanan, yang pada intinya pemilik lahan menstop galiannya, walaupun pemilik menggali, akan mengurus ijin terlebih dahulu. Setelah beberapa bulan, kemarin malam saya dapat informasi lagi dari masyarakat, bahwa galian itu beroperasi kembali," ucap Mahendra. 
 
Menariknya, saat Ombudsman beri peringatan kepada pemilik lahan, sempat terjadi ketegangan lantaran pemilik lahan ngotot bahwa sudah merasa memiliki ijin. Setelah dirinya memeriksa ijinnya, ternyata ijin yang dimaksud adalah surat keterangan dari Desa Gunung Salak. Ijin tersebut hanyalah surat keterangan bukan ijin yang sah. Lantaran berdasarkan aturan setelah tim Ombudsman berkoordinasi kepada Kepala Perijinan Provinsi. Bahwa untuk pengurusan ijin galian C tersebut langsung ke Provinsi dan tidak berdasarkan surat perantara dari bawah. 
 
"Ya kita lihat reaksi dari pihak Desa, intinya pihak Desa mengeluarkan surat untuk mencabut surat keterangan tersebut, dan meminta yang bersangkutan menstop galiannya, apabila membandel kami mendorong Sat Pol PP untuk melakukan tindakan yang lebih lanjut lagi, dan mendorong aturan untuk ditegakkan," terangnya.
 
Perbekel Desa Gunung Salak Kecamatan Selemadeg Timur I Gusti Made Sujirta mengatakan galian C tersebut untuk sementara karena tidak mengantongi ijin otomatis usaha itu ilegal. Dan pihaknya sudah melakukan antisipasi untuk menghentikan galian tersebut. "Jadi selama ini, karena kita pantau dengan lembaga yang ada di Desa, itu kadang kadang kerja, itu kadang kadang gak, jadi kemarin kita sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, tentunya Pol PP yang sudah memperingatkan juga, tapi kembali muncul," ucap Sujirta. 
 
 
Terkait surat keterangan yang dianggap ijin oleh pemilik lahan, dirinya beralasan berani memberikan surat keterangan lantaran berdasarkan keterangan yang didapat. "Kenapa kemarin kita berani artinya memberi surat keterangan, bahwa disana ada tempat untuk tempat tinggal, itu yang kami dapatkan, jadi kita menerangkan dengan sebenarnya apa yang terjadi di bawah, tetapi di suatu sisi itu sudah melebar dari komitmen awal, jadi sudah dikategorikan karena tidak mengantongi ijin, itu otomatis usaha itu usaha ilegal," terangnya. 
 
Pemilik lahan galian C tersebut yakni A.A Putu Eka Sedana mengatakan kedatangan Ombudsman yang kedua kalinya hanya menyuruh menghentikan galian dan menyuruh untuk mengurus ijin. Dan dirinya juga mengatakan akan mengurus ijin galian C tersebut untuk kedepannya. "Ya cuma disuruh menghentikan aja, nanti saya urus ijinnya," ucap Sedana. 
 
Dia menerangkan, tempat galian C tersebut akan dipergunakan untuk lahan parkir. Yang nantinya dipergunakan bila ada masyarakat yang menggelar upacara yadnya. Menurutnya disekitar Galian C tidak ada parkir untuk masyarakat sekitar. "Contoh kecil saya memang dari dulu dari nenek moyang saya memnag sudah merelakan tanah saya yang ada disini," terangnya. 
 
Salah satu warga sekitar yakni A.A. Putu Sukanada Banjar Bangkiang Sidem Desa Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur mengatakan awalnya saat galian C tersebut beroperasi. Banyak truck-truck yang parkir dipinggir jalan bahkan dirinya sempat memarahi dan memberi tahu agar tidak mengganggu jalan umum. Lantaran tanahnya sering berserakan apalagi drainase didepannya hancur.
 
 "Gak ada ijinnya, warga dari Banjar Gunung Salak, Apit Yeh, Kemetug dan Megati sudah komplain karena jalannya berlumpur bila hujan, dulu Gunung Salak bagus jalannya, sekarang hancur, siapa yang memperbaiki ini, males ngomong, karena yang menjalankan galian ini dari Banjar sini," ucap Sukanada. ang/ari


Oleh : ang/ari | 11 Januari 2017 | Dibaca : 2326 Pengunjung


TAGS : Tabanan galian c ombudsman ilegal




Berita Terkait :

Gianyar, 22 Februari 2017 08:03
Penindakan Tambang Batu Padas Ilegal
Gianyar, suaradewata.com - Unit IV Tipiter Sat Reskrim Polres Gianyar telah melakukan penindakan ...
Tabanan, 21 Februari 2017 21:21
4 Kadis Pensiun di Tahun 2017
Tabanan, suaradewata.com - Ada 4 Kepala Dinas (Kadis) yang akan pensiun di tahun 2017. ...
Tabanan, 21 Februari 2017 20:29
Gelar Operasi Depan Polres, Jaring 40 Pelanggar dan Sita 10 Motor
Tabanan, suaradewata.com - Jajaran Polres Tabanan gelar operasi K2YD di depan Polres Ta ...
Tabanan, 21 Februari 2017 20:26
Eksekutif Dan Legislatif Tanda Tangani Revisi RPJMD
Tabanan, suaradewata.com - Revisi RPJMD semesta berencana tahun 2016 ditanda tangani ol ...
Tabanan, 20 Februari 2017 19:14
Operasi Siang Bolong, Jaring 44 Pelanggar dan 6 Motor Disita
Tabanan, suaradewata.com - Jajaran Polres Tabanan gelar operasi K2YD di timur Kantor Bu ...
Tabanan, 18 Februari 2017 23:40
Operasi Malam, Polisi Jaring Puluhan Pelanggar
Tabanan, suaradewata.com - Jajaran Polres Tabanan gelar operasi K2YD di Jalan Gajah Mad ...
Tabanan, 18 Februari 2017 20:37
Polisi Gerebek Judi Dadu di Jatiluwih
Tabanan,suaradewata.com - Gelar perjudian kocokan di rumah milik Pan Bunga di Banjar Sambaha ...
Tabanan, 18 Februari 2017 20:28
Dewi Trisnayanti Terpilih Sebagai Ketua DPD KNPI Tabanan
Tabanan, suaradewata.com -Melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ...
Tabanan, 18 Februari 2017 20:20
Seorang Ibu Misterius Tipu Pedagang
Tabanan, www.suaradewata.com - Seorang pedagang di Toko Wana Jaya di Banjar Gerokgak Ge ...
Tabanan, 14 Februari 2017 18:13
Galian Padas Longsor, Satu Buruh Belum Ditemukan
Tabanan, suaradewata.com - Seorang buruh gali batu padas yakni Herman, 45, asal Banyuwa ...


Berita Lainnya :

Tabanan, 22 Februari 2017 21:30
Terkait Pilgub Bali, Cok Ace “Saya Siap”
Tabanan, suaradewata.com - Menjelang Pilgub Bali 2018, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukaw ...
Buleleng, 22 Februari 2017 21:29
Polisi Sita 30 Liter Arak Bali
Buleleng, suaradewata.com - Satuan Sabhara Polres Buleleng, Rabu (22/3/2017) pukul 12.00 wita, me ...
Tabanan, 22 Februari 2017 21:28
Ini Kata Cok Ace Terkait Rencana Pembangunan Hotel Trump
Tabanan, suaradewata.com - Rencana pembangunan hotel Trump di Nirwana Bali Resort (NBR) ...
Buleleng, 22 Februari 2017 21:26
Gugatan MK, SURYA Data Harus Mantap
Buleleng, suaradewata.com - Paslon Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya (SURYA), dipastikan tu ...
Buleleng, 22 Februari 2017 21:24
Golput Lebihi Suara Pemenang, KPU Siap Evaluasi
Buleleng, suaradewata.com - Pilkada Buleleng 2017, sepertinya tidak berjalan maksimal. Terbukti, ...
Denpasar, 22 Februari 2017 21:22
Dua Tahun Diusut, Justru Belum Ada Tersangka
Denpasar, suaradewata.com - Dua tahun sudah kasus kematian KCD, bocah berusia 1,3 tahun asal Banj ...
Tabanan, 22 Februari 2017 21:21
Beri Rasa Aman, Polres Tabanan Gelar Patroli Di Tanah Lot
Tabanan, suaradewata.com - Polres Tabanan gelar patroli bersepeda di DTW Tanah Lot, Rab ...
Tabanan, 22 Februari 2017 21:19
Pengurus PHRI Tabanan Dikukuhkan
Tabanan, suaradewata.com - Pengurus Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) cabang ...
Nusantara, 22 Februari 2017 17:14
Waspada Kepentingan Aksi-Aksi Mengatasanamakan Agama
Opini, suaradewata.com - Tak terasa sebentar lagi pesta demokrasi secara serentak diselengga ...
Karangasem, 22 Februari 2017 17:10
Nasib Pelabuhan Cruise Tanah Ampo Makin Menyedihkan
Karangasem, suaradewata.com - Kelanjutan pembangunan Jetty Ramdoor dan Breakwater di Dermaga Crui ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter