Jangan Percayai Isu Serbuan Tenaga Asing

Oleh : Dodik Prasetyo | 09 Januari 2017 | Dibaca : 2177 Pengunjung

Jangan Percayai Isu Serbuan Tenaga Asing

sumber foto :ilustrasi

Opini, suaradewata.com - Beberapa hari belakangan, isu serbuan tenaga asing khususnya asal China kembali menjadi sorotan media massa sehingga memicu kekhawatiran masyarakat di tengah arus globalisasi dan pasar bebas. Berbagai fenomena penangkapan TKA asal China juga semakin gencar diekspos media seperti penangkapan WN China yang menanam bibit berbakteri di Bogor atau pengeboran ilegal di sekitar kawasan Halim Perdana Kusuma.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) pun mendesak pembentukan Pansus Pengawasan Tenaga Kerja Asing sebagaimana usulan DPR dan mendesak Presiden Jokowi agar mencabut aturan bebas visa bagi turis asal China yang disinyalir menjadi celah bagi masuknya pekerja ilegal.

"Kami mendesak Presiden Jokowi cabut aturan bebas visa untuk turis China karena banyak disalahgunakan oleh tenaga kerja China," ujar Presiden KSPI, Said Iqbal di Jakarta, pada Senin (26/12/2016).

Perdebatan lain yang cukup hangat adalah berapa sebenarnya jumlah tenaga kerja asing khususnya asal China yang masuk ke Indonesia. Sebagian kalangan mengatakan bahwa jumlah tenaga kerja asing telah mencapai 10 juta orang.

Hal tersebut dibantah Direktur Jenderal Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan, Hery Sudarmanto yang mengatakan bahwa Kemenaker mencatat hingga saat ini hanya ada 21. 271 orang China yang bekerja di Indonesia. Bahkan, Hery mengajak masyarakat untuk menghitung jumlah wisatawan China di Indonesia.

“Sekarang begini saja, dari pariwisata yang masuk tahun ini, ada nggak 10 juta?" kata Hery.

Isu serbuan tenaga kerja asing ini juga memancing reaksi pemerintah. Bahkan Presiden Joko Widodo ikut berkomentar guna mengklarifikasi isu murahan tersebut agar tidak berkembang luas.

Menurut Presiden Jokowi, jumlah tenaga kerja asal China tidak lebih dari 21 ribu orang. Presiden menambahkan bahwa jumlah itu sangat kecil dibandingkan jumlah tenaga kerja Indonesia di negara lain, seperti di Malaysia yang mencapai 2 juta orang atau di Hongkong yang mencapai 153 ribu orang.

"Hitungan kita 21.000 itu sangat kecil sekali. Jangan ditambahi nol terlalu banyak," ucap Jokowi saat membuka Deklarasi Pemagangan Nasional Menuju Indonesia Kompeten di Karawang, Jawa Barat, Jumat (23/12/2016) pagi.

Di kesempatan yang lain, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri menjelaskan bahwa total tenaga kerja asing di Indonesia adalah adalah 74.000 orang dan tenaga kerja asal China sebesar 21.000 orang. Berdasarkan data Kemenakertrans, jumlah tenaga kerja asing bermasalah yang tengah ditangani hingga akhir 2016 mencapai 673 orang, yaitu 587 tenaga kerja asing ilegal karena tidak memiliki izin kerja dan sisanya melakukan pelanggaran izin.

Untuk meredam isu serbuan tenaga asing asal China tersebut, Presiden Jokowi menginstruksikan kepada jajaran Kepolisian untuk mengusut dan menindak penyebar isu tersebut khususnya lewat media sosial karena telah menciptakan keresahan masyarakat. Hal tersebut juga diamini oleh Menkopolhukam, Wiranto yang curiga bahwa isu serbuan tenaga kerja China ini tidak hanya disebarluaskan. Ia menilai bahwa isu ini sengaja dipelihara sehingga terus muncul di masyarakat.

Kabar bohong tentang serbuan tenaga kerja asing memang menciptakan keresahan dan menguras energi anak bangsa di antara hiruk pikuk politik dan situasi keamanan belakangan ini. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan untuk tidak terpancing isu serbuan tenaga asing China. Masyarakat juga dihimbau agar kembali fokus pada pekerjaannya masing-masing dan melaporkan aktivitas warga asing di lingkungan tempat tinggalnya kepada aparat yang berwenang dan menghindari aksi main hakim sendiri. Hal itu perlu dilaksanakan mengingat Indonesia merupakan negara hukum sebagaimana termaktub dalam undang-undang dasar. */ari

 

)* Penulis adalah kontributor Lembaga Studi Informasi Strategis Indonesia


Oleh : Dodik Prasetyo | 09 Januari 2017 | Dibaca : 2177 Pengunjung


TAGS : opini tenaga kerja asing KSPI china ilegal




Berita Terkait :

Tabanan, 23 Maret 2017 23:00
Pelihara Burung Elang Ilegal Disita Polisi
Tabanan, suaradewata.com - Kedapatan memelihara burung Elang tanpa ijin, jajaran Polsek ...
Klungkung, 06 Maret 2017 22:17
Wisatawan China Tewas Saat Snorkling di Lembongan
Klungkung, suaradewata.com - Seorang wisatawan asal China ditemukan mengambang di Ponton Bou ...
Nusantara, 22 Februari 2017 17:14
Waspada Kepentingan Aksi-Aksi Mengatasanamakan Agama
Opini, suaradewata.com - Tak terasa sebentar lagi pesta demokrasi secara serentak diselengga ...
Gianyar, 22 Februari 2017 08:03
Penindakan Tambang Batu Padas Ilegal
Gianyar, suaradewata.com - Unit IV Tipiter Sat Reskrim Polres Gianyar telah melakukan penindakan ...
Nusantara, 19 Februari 2017 19:46
Menjaga Eksistensi Kerukunan Bangsa Indonesia
Opini, suaradewata.com - Mantan Bupati Belitung Timur Basuki Tjhaya Purnama atau yang akrab disap ...
Nusantara, 19 Februari 2017 19:40
Pilkada 2017, Pesta Rakyat atau Politisi
Opini, suaradewata.com - Hajatan demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak kedu ...
Nusantara, 18 Februari 2017 23:21
Melawan Daya Tarik ISIS
Opini, suaradewata.com - Pertengahan tahun 2015 publik di Indonesia dikejutkan dengan  Dwi D ...
Nusantara, 18 Februari 2017 23:12
Apa Sih Pemilukada Sehat?
Opini, suaradewata.com - Sebentar lagi pesta demokrasi secara serentak diselenggarakan hampir dis ...
Gianyar, 08 Februari 2017 19:04
Pelihara Burung Langka Diamankan Polisi
Gianyar, suaradewata.com - Satuan Reskrim Polres Gianyar berhasil mengamankan seekor burung ...
Nusantara, 12 Januari 2017 09:56
Pernyataan Sikap BEM NUSANTARA
Opini, suaradewata.com - Kebijakan Presiden melalui PP Nomor 60 tahun 2016 sedang menjadi topik h ...


Berita Lainnya :

Bangli, 27 April 2017 20:30
Minim APAR, Pencegahan Dini Kebakaran di Kantor-kantor Belum Optimal
Bangli, suaradewata.com – Upaya pencegahan dan penanggulangan dini, bencana kebak ...
Gianyar, 27 April 2017 18:55
Bali Transport Community Siap Hadapi Persaingan Transportasi
Gianyar, suaradewata.com - Keberadaan transportasi lokal mulai tergeser dengan adanya transp ...
Karangasem, 27 April 2017 18:23
Karangasem Terima Penghargaan Apresiasi Penataan Kelembagaan dan Kepegawaian
Karangasem, suaradewata.com - Kabupaten Karangasem menjadi satu-satunya Kabupaten di Bali ya ...
Karangasem, 27 April 2017 18:22
Karangasem Raih 11 Juara Dalam Parade Busana Tingkat Nasional
Karangasem, suaradewata.com - Kabupaten Karangasem kembali menunjukan prestasinya. Kali ini, ...
Bangli, 27 April 2017 18:20
Pria Ini Nyaris Gosong Saat Lakukan Perawatan Bangunan Alfamart
Bangli, suaradewata - Nasib apes menimpa Fendi Tri Ardika (21), asal dusun Sumber Suko, Desa ...
Klungkung, 27 April 2017 18:19
Tambang Batu Kapur di Nusa Penida Makan Korban
Klungkung, suaradewata.com - Dua orang penambang batu kapur di banjar Penutuk, Desa Batu Mad ...
Klungkung, 27 April 2017 18:18
Lomba Lari Meriahkan HUT Kota Semarapura dan Puputan Klungkung
Kungkung, suaradewata.com - Ratusan peserta mengikuti lomba lari 2,4 K dan 5 K yang diseleng ...
Klungkung, 27 April 2017 18:16
Semarapura Festival 3, Promosi Wisata Klungkung
Klungkung, suaradewata.com - Festival Semarapura ke-3 tahun 2017 akan menjadi ajang promosi ...
Nusantara, 27 April 2017 18:13
PHRI Siap Sukseskan Visit Wonderful Indonesia 2018
Banjarmasin, suaradewata.com - Target 20 juta kunjungan wisatawan ke Indonesia pada tahun 20 ...
Tabanan, 27 April 2017 18:11
Terbaik Se-Indonesia, Tabanan Raih APN 2017
Tabanan,suaradewata.com – Kabupaten Tabanan kembali meraih prestasi di level nasional. ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter