Sidak Dewan Buleleng Temukan Kejanggalan Dana BKK Desa Bontihing

Oleh : adi | 05 Januari 2017 | Dibaca : 2696 Pengunjung

Sidak Dewan Buleleng Temukan Kejanggalan Dana BKK Desa Bontihing

sumber foto :suaradewata

Bulelengsuaradewata.com -  Kesan tidak siapnya administrasi dan perencanaan kegiatan di beberapa desa kawasan Kabupaten Buleleng muncul di timur pusat pemerintahan Bali Utara tepatnya Desa Bontihing. Bukan hanya itu, Desa yang merupakan tempat asal Wakil Bupati Buleleng non aktif yakni Nyoman Sutjidra pun menunjukan indikasi nepotisme. Kok bisa?

Kedatangan para Wakil Anggota Dewan Buleleng yakni Made Adi Purnawijaya dan Ketut Susila Umbara disertai beberapa anggota DPRD Buleleng lain menemukan kejanggalan terhadap penggelontoran dana Bantuan Khusus Keuangan (BKK) didesa tersebut. Kejanggalan itu pun muncul dari angka Rp1,3 Miliar yang disalurkan tanpa ada permintaan atau proposal permohonan ke Pemkab Buleleng.

"Dalam pertanggungjawaban anggaran, muncul kembali angka Rp1,3 miliar untuk dana BKK di Desa Bontihing. Padahal di Bulan Juli 2016 sudah terjadi pengembalian senilai Rp650 juta. Ini kan aneh dan tentunya menjadi Silva. Sebab sisa dari yang dikembalikan tersebut tentu sudah dipergunakan di Desa Bontihing," ujar Susila mengungkapkan, Kamis (5/1).

Terkait pengembalian dana senilai Rp650 juta ke Kas Daerah pada bulan Juli 2016 lalu, oleh karena beberapa pembangunan jalan yang tidak bisa terlaksana akibat statusnya bukan milik desa. Jalan Pura Pucuk Bang dan jalan di Banjar Kawanan yang akan perbaiki ternyata berstatus jalan kabupaten sehingga tidak bisa menggunakan dana BKK.

Masing-masing rencana proyek tersebut benilai Rp650 juta untuk perbaikan jalan Pura Pucuk Bang, dan sebesar Rp150 juta untuk jalan Banjar Kawanan. Susila pun menilai tidak ada perencanaan awal terkait tidak diketahuinya status jalan oleh pihak pemerintahan Desa Bontihing yang diberikan dana BKK sebesar Rp1,3 miliar tersebut.

Fakta indikasi penggelontoran dana yang pemberiannya tidak sesuai dengan aturan pun terkuat dari ungkapan Perbekel Bontihing yakni Gede Ardika didampingi perangkat kerjanya di Kantor Desa Bontihing. Yang menurutnya, dana tersebut lebih dahulu dicairkan oleh oknum di Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Buleleng. Yang selanjutnya proposal permohonan menyusul dibuat serta diserahkan oleh pemerintahan di Desa Bontihing.

Adi Purnawijaya yang sempat mempertanyakan penyaluran dana BKK yang dikembalikan ke kas daerah itu pun cukup mendapat jawaban yang mengejutkan dari Perbekel Ardika. Yang menurut pengakuan pentolan Desa Bontihing itu menyatakan bahwa pihaknya diminta oleh oknum di BPMPD untuk membuat proposal setelah dana BKK dicairkan.

“Rp 650 juta untuk membangun jalan itu kami sudah kembalikan ke Kas Daerah karena jalan yang mau diperbaiki berstatus jalan kabupaten. Begitu pula Rp 150 juta, tapi dana itu belum masuk ke rekening desa,” beber Sekdes I Wayan Supar Artawan yang kembali menegaskan keterangan Ardika dihadapan para Dewan yang melakukan inspeksi mendadak (Sidak).

Lalu, bagaimana langkah selanjurnya terhadap kawasan desa lain yang menerima BKK?

Susila mengatakan, pihaknya baru melakukan pengawasan di Desa Bontihing sebagai salah satu penerima dana BKK dalam jumlah besar. Ia pun mengaku tidak menutup kemungkinan terjadi juga dibeberapa desa lain penerima dana BKK.

"Ini prosesnya sudah tidak betul. Harusnya kan ada permohonan terlebih dahulu baru bisa dicairkan. Pemerintah daerah sudah tidak benar jika seperti itu caranya (melangkahi prosedur dan mekanisme pencairan dana BKK 2016)," pungkasnya.

Adapun penggunaan dana BKK di Desa Bontihing masing-masing dialokasikan untuk Pembangunan Wantilan Pura Bale Agung Desa Pakraman Bontihing sejumlah Rp150juta, perbaikan jalan ke Pura Pemaksan Tajun sejumlah Rp100juta, membangun senderan Balai Banjar Rendetin sejumlah Rp 100 juta; dan membangun senderan Balai Banjar Dinas Kanginan senilai Rp 67.560.000.

Selain itu ada pula pengadaan bibit dan pakan ternak babi Kelompok Tani Ternak Werdi Asri, Banjar Dinas Kawanan, senilai Rp 50 juta; pengadaan bibit dan pakan ternak babi Kelompk Tani Ternak Merta Sari, Banjar Dinas Kanginan, senilai Rp 50 juta.

"Ini kan cukup lucu. Kok sampai tidak ada aparatur pemerintahan desa yang mengetahui status jalan di desanya ada sebagian milik kabupaten. Logikanya, dana yang diminta kemudian dikembalikan lagi ke kas daerah. Desa lain yang harusnya mendapatkan kemudian harus menunda. Sehingga pemerataan pembangunan pedesaan akan mengalami kendala besar karena tak jelas penrencanaannya," kata Adi Purnawijaya.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, Gede Ardika sempat mengalami permasalahan akibat proses verifikasi administrasi serta faktual kandidat pasangan calon perorangan Dewa Nyoman Sukrawan - Dharma Wijaya (SuRya) hingga ke meja Panwas Kabupaten Buleleng.

Dalam pemberitaan www.suaradewata.com sebelumnya terhadap Gede Ardika pun terungkap penjegalan oleh kubu pendukung lawan paket Surya yakni paket Petahan. Ardika pun sempat dipaksa menandatangani pernyataan pengakuan "dosa" atas perintah Camat Kubutambahan dengan alasan menjaga kondusifitas di desa.adi/aga


Oleh : adi | 05 Januari 2017 | Dibaca : 2696 Pengunjung


TAGS : Buleleng




Berita Terkait :

Buleleng, 22 Februari 2017 21:29
Polisi Sita 30 Liter Arak Bali
Buleleng, suaradewata.com - Satuan Sabhara Polres Buleleng, Rabu (22/3/2017) pukul 12.00 wita, me ...
Buleleng, 22 Februari 2017 21:26
Gugatan MK, SURYA Data Harus Mantap
Buleleng, suaradewata.com - Paslon Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya (SURYA), dipastikan tu ...
Buleleng, 22 Februari 2017 21:24
Golput Lebihi Suara Pemenang, KPU Siap Evaluasi
Buleleng, suaradewata.com - Pilkada Buleleng 2017, sepertinya tidak berjalan maksimal. Terbukti, ...
Buleleng, 21 Februari 2017 21:35
Bulog : Buleleng "Rangking 1" Penerima Raskin, di 2016 Capai 636.675 Ton per Bulan
Buleleng, suaradewata.com - Kabupaten Buleleng merupakan Kabupaten tertinggi untuk Rumah Tangga S ...
Buleleng, 21 Februari 2017 07:01
Sukrawan: Wasit Harus Menjadi Wasit, Jangan Wasit Jadi Pemain
Buleleng, suaradewata.com – Setelah sejumlah laporan dugaan Tindak Pidana Pemilu ...
Buleleng, 20 Februari 2017 20:53
Panwas Akui Kesalahan Administrasi 2 KPPS Nyoblos di TPS 3
Buleleng, suaradewata.com - Meski dua anggota KPPS di TPS 3 Desa Kalibukbuk yakni, Nyoman Ma ...
Buleleng, 20 Februari 2017 20:48
Dugaan Pelanggaran Pidana Dua Oknum KPPS di TPS 3 "Kandas"
Buleleng, suaradewata.com - Dua anggota KPPS yakni, Nyoman Mardisa sebagai KPPS 2 dan Gede R ...
Bangli, 20 Februari 2017 16:45
Pemulihan Darurat Bencana Ditarget Empat Bulan
Bangli, suaradewata.com – Nasib para korban bencana tanah longsor dan banjir ...
Buleleng, 20 Februari 2017 10:17
Partisipasi Pemilih Pilkada Buleleng Masih Rendah
Buleleng, suaradewata.com - Meski pasangan PASS unggul dari SURYA. Namun dari hasil rekapitulasi ...
Buleleng, 19 Februari 2017 19:18
Pulang Menginap, Sulestra Ditemukan Tewas
Buleleng, suaradewata.com - Ketut Sulestra (49) Warga Banjar Dinas Tukad Pule, Desa Sanggalangit, ...


Berita Lainnya :

Tabanan, 22 Februari 2017 21:30
Terkait Pilgub Bali, Cok Ace “Saya Siap”
Tabanan, suaradewata.com - Menjelang Pilgub Bali 2018, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukaw ...
Buleleng, 22 Februari 2017 21:29
Polisi Sita 30 Liter Arak Bali
Buleleng, suaradewata.com - Satuan Sabhara Polres Buleleng, Rabu (22/3/2017) pukul 12.00 wita, me ...
Tabanan, 22 Februari 2017 21:28
Ini Kata Cok Ace Terkait Rencana Pembangunan Hotel Trump
Tabanan, suaradewata.com - Rencana pembangunan hotel Trump di Nirwana Bali Resort (NBR) ...
Buleleng, 22 Februari 2017 21:26
Gugatan MK, SURYA Data Harus Mantap
Buleleng, suaradewata.com - Paslon Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya (SURYA), dipastikan tu ...
Buleleng, 22 Februari 2017 21:24
Golput Lebihi Suara Pemenang, KPU Siap Evaluasi
Buleleng, suaradewata.com - Pilkada Buleleng 2017, sepertinya tidak berjalan maksimal. Terbukti, ...
Denpasar, 22 Februari 2017 21:22
Dua Tahun Diusut, Justru Belum Ada Tersangka
Denpasar, suaradewata.com - Dua tahun sudah kasus kematian KCD, bocah berusia 1,3 tahun asal Banj ...
Tabanan, 22 Februari 2017 21:21
Beri Rasa Aman, Polres Tabanan Gelar Patroli Di Tanah Lot
Tabanan, suaradewata.com - Polres Tabanan gelar patroli bersepeda di DTW Tanah Lot, Rab ...
Tabanan, 22 Februari 2017 21:19
Pengurus PHRI Tabanan Dikukuhkan
Tabanan, suaradewata.com - Pengurus Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) cabang ...
Nusantara, 22 Februari 2017 17:14
Waspada Kepentingan Aksi-Aksi Mengatasanamakan Agama
Opini, suaradewata.com - Tak terasa sebentar lagi pesta demokrasi secara serentak diselengga ...
Karangasem, 22 Februari 2017 17:10
Nasib Pelabuhan Cruise Tanah Ampo Makin Menyedihkan
Karangasem, suaradewata.com - Kelanjutan pembangunan Jetty Ramdoor dan Breakwater di Dermaga Crui ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter