Sidak Dewan Buleleng Temukan Kejanggalan Dana BKK Desa Bontihing

Oleh : adi | 05 Januari 2017 | Dibaca : 2621 Pengunjung

Sidak Dewan Buleleng Temukan Kejanggalan Dana BKK Desa Bontihing

sumber foto :suaradewata

Bulelengsuaradewata.com -  Kesan tidak siapnya administrasi dan perencanaan kegiatan di beberapa desa kawasan Kabupaten Buleleng muncul di timur pusat pemerintahan Bali Utara tepatnya Desa Bontihing. Bukan hanya itu, Desa yang merupakan tempat asal Wakil Bupati Buleleng non aktif yakni Nyoman Sutjidra pun menunjukan indikasi nepotisme. Kok bisa?

Kedatangan para Wakil Anggota Dewan Buleleng yakni Made Adi Purnawijaya dan Ketut Susila Umbara disertai beberapa anggota DPRD Buleleng lain menemukan kejanggalan terhadap penggelontoran dana Bantuan Khusus Keuangan (BKK) didesa tersebut. Kejanggalan itu pun muncul dari angka Rp1,3 Miliar yang disalurkan tanpa ada permintaan atau proposal permohonan ke Pemkab Buleleng.

"Dalam pertanggungjawaban anggaran, muncul kembali angka Rp1,3 miliar untuk dana BKK di Desa Bontihing. Padahal di Bulan Juli 2016 sudah terjadi pengembalian senilai Rp650 juta. Ini kan aneh dan tentunya menjadi Silva. Sebab sisa dari yang dikembalikan tersebut tentu sudah dipergunakan di Desa Bontihing," ujar Susila mengungkapkan, Kamis (5/1).

Terkait pengembalian dana senilai Rp650 juta ke Kas Daerah pada bulan Juli 2016 lalu, oleh karena beberapa pembangunan jalan yang tidak bisa terlaksana akibat statusnya bukan milik desa. Jalan Pura Pucuk Bang dan jalan di Banjar Kawanan yang akan perbaiki ternyata berstatus jalan kabupaten sehingga tidak bisa menggunakan dana BKK.

Masing-masing rencana proyek tersebut benilai Rp650 juta untuk perbaikan jalan Pura Pucuk Bang, dan sebesar Rp150 juta untuk jalan Banjar Kawanan. Susila pun menilai tidak ada perencanaan awal terkait tidak diketahuinya status jalan oleh pihak pemerintahan Desa Bontihing yang diberikan dana BKK sebesar Rp1,3 miliar tersebut.

Fakta indikasi penggelontoran dana yang pemberiannya tidak sesuai dengan aturan pun terkuat dari ungkapan Perbekel Bontihing yakni Gede Ardika didampingi perangkat kerjanya di Kantor Desa Bontihing. Yang menurutnya, dana tersebut lebih dahulu dicairkan oleh oknum di Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Buleleng. Yang selanjutnya proposal permohonan menyusul dibuat serta diserahkan oleh pemerintahan di Desa Bontihing.

Adi Purnawijaya yang sempat mempertanyakan penyaluran dana BKK yang dikembalikan ke kas daerah itu pun cukup mendapat jawaban yang mengejutkan dari Perbekel Ardika. Yang menurut pengakuan pentolan Desa Bontihing itu menyatakan bahwa pihaknya diminta oleh oknum di BPMPD untuk membuat proposal setelah dana BKK dicairkan.

“Rp 650 juta untuk membangun jalan itu kami sudah kembalikan ke Kas Daerah karena jalan yang mau diperbaiki berstatus jalan kabupaten. Begitu pula Rp 150 juta, tapi dana itu belum masuk ke rekening desa,” beber Sekdes I Wayan Supar Artawan yang kembali menegaskan keterangan Ardika dihadapan para Dewan yang melakukan inspeksi mendadak (Sidak).

Lalu, bagaimana langkah selanjurnya terhadap kawasan desa lain yang menerima BKK?

Susila mengatakan, pihaknya baru melakukan pengawasan di Desa Bontihing sebagai salah satu penerima dana BKK dalam jumlah besar. Ia pun mengaku tidak menutup kemungkinan terjadi juga dibeberapa desa lain penerima dana BKK.

"Ini prosesnya sudah tidak betul. Harusnya kan ada permohonan terlebih dahulu baru bisa dicairkan. Pemerintah daerah sudah tidak benar jika seperti itu caranya (melangkahi prosedur dan mekanisme pencairan dana BKK 2016)," pungkasnya.

Adapun penggunaan dana BKK di Desa Bontihing masing-masing dialokasikan untuk Pembangunan Wantilan Pura Bale Agung Desa Pakraman Bontihing sejumlah Rp150juta, perbaikan jalan ke Pura Pemaksan Tajun sejumlah Rp100juta, membangun senderan Balai Banjar Rendetin sejumlah Rp 100 juta; dan membangun senderan Balai Banjar Dinas Kanginan senilai Rp 67.560.000.

Selain itu ada pula pengadaan bibit dan pakan ternak babi Kelompok Tani Ternak Werdi Asri, Banjar Dinas Kawanan, senilai Rp 50 juta; pengadaan bibit dan pakan ternak babi Kelompk Tani Ternak Merta Sari, Banjar Dinas Kanginan, senilai Rp 50 juta.

"Ini kan cukup lucu. Kok sampai tidak ada aparatur pemerintahan desa yang mengetahui status jalan di desanya ada sebagian milik kabupaten. Logikanya, dana yang diminta kemudian dikembalikan lagi ke kas daerah. Desa lain yang harusnya mendapatkan kemudian harus menunda. Sehingga pemerataan pembangunan pedesaan akan mengalami kendala besar karena tak jelas penrencanaannya," kata Adi Purnawijaya.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, Gede Ardika sempat mengalami permasalahan akibat proses verifikasi administrasi serta faktual kandidat pasangan calon perorangan Dewa Nyoman Sukrawan - Dharma Wijaya (SuRya) hingga ke meja Panwas Kabupaten Buleleng.

Dalam pemberitaan www.suaradewata.com sebelumnya terhadap Gede Ardika pun terungkap penjegalan oleh kubu pendukung lawan paket Surya yakni paket Petahan. Ardika pun sempat dipaksa menandatangani pernyataan pengakuan "dosa" atas perintah Camat Kubutambahan dengan alasan menjaga kondusifitas di desa.adi/aga


Oleh : adi | 05 Januari 2017 | Dibaca : 2621 Pengunjung


TAGS : Buleleng




Berita Terkait :

Denpasar, 20 Januari 2017 22:43
KPU Hentikan Iklan Layanan Calon Jika Tak Hadiri Debat
Denpasar, suaradewata.com - Jelang debat publik pasangan calon bupati dan wakil bupati ...
Buleleng, 13 Januari 2017 09:38
Hiu Tutul Sepanjang 4 Meter Ditemukan Tedampar Di Buleleng
Buleleng, suaradewata.com – Sebuah ikan Hiu Tutul ditemukan terdampar di per ...
Buleleng, 06 Januari 2017 20:05
Dewan Bali "Ngelurug" BPN Buleleng Telusuri Aset Tanah Pemprov
Buleleng, suaradewata.com - Tujuh orang anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali dipimpin Ke ...
Buleleng, 05 Januari 2017 22:10
Sidak Dewan Buleleng Temukan Kejanggalan Dana BKK Desa Bontihing
Buleleng, suaradewata.com -  Kesan tidak siapnya administrasi dan perencanaan kegi ...
Buleleng, 29 Desember 2016 21:36
7 Anggota TNI Jadi Korban Longsor Pancasari, 3 Orang "Gugur"
Buleleng, www.suaradewata.com - Longsor kembali terjadi di daerah perbukitan kawasan Dasong, Desa ...
Denpasar, 28 Desember 2016 14:59
Pemprov Bali Didorong Percepat Realisasi Bandara Buleleng
Denpasar, suaradewata.com - Pembangunan bandara bertaraf internasional di Buleleng, sej ...
Buleleng, 24 Desember 2016 15:05
Gagal Panen, Banjir Desa Pancasari Gerus Tanaman Sayur Dan Buah
Buleleng, suaradewata.com - Turunnya hujan ternyata tak selalu menjadi berkah. Sejumlah ...
Buleleng, 24 Desember 2016 14:59
Jalur Puncak Bedugul Rawan, Polisi Himbau Pengendara Waspada
Buleleng, suaradewata.com - Hujan yang masih turun di kawasan puncak Bedugul dan sekita ...
Buleleng, 22 Desember 2016 20:25
Danrem 163/Wirasatya: Jauhi Narkoba Sebagai Wujud Generasi Muda Cinta Tanah Air
Buleleng, suaradewata.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengigatkan generasi muda ...
Buleleng, 22 Desember 2016 15:51
Banjir Rendam Rumah Warga Dan Sekolah Di Desa Pancasari
Buleleng, suaradewata.com - Tak hanya melumpuhkan puluhan kilometer jalur utama Singara ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 23 Januari 2017 21:52
Simpan Ganja Gorilla, Mahasiswa Asal Jakarta Ditangkap di Ngurah Rai
Denpasar, suaradewata.com - AAD (23), mahasiswa asal Jakarta, ditangkap petugas lantaran kedapata ...
Denpasar, 23 Januari 2017 21:26
15 Menit Hidup di Keramba : Temuan Paus Sperma di Pantai Matahari Terbit, Mati
Denpasar, suaradewata.com - Tim Responder Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) D ...
Tabanan, 23 Januari 2017 21:24
Tidak Kuat Nanjak, Truck Nyangkut di Pohon
Tabanan, suaradewata.com - Sebuah truk nopol DK 9463 WL nyungsep di perbatasan Desa Cau ...
Gianyar, 23 Januari 2017 21:02
Gus Gaga Mulai Diperiksa Besok!
Gianyar, suaradewata.com – Sekda Gianyar yang dibebastugaskan sementara dari jabatanny ...
Badung, 23 Januari 2017 20:27
Astaga, Pelajar SMK Dibantu Dua Residivis Maling di 34 TKP
Badung, suaradewata.com - Seorang pelajar SMK di Denpasar berinisial AMP (17), menjadi otak ...
Nusantara, 23 Januari 2017 20:18
Ingin Rasakan Manfaat Kesehatan dari Minum Kopi? Perhatikan Ini
Lifestyle, suaradewata.com - Kopi telah ditemukan dapat menurunkan risiko terkena diabetes m ...
Tabanan, 23 Januari 2017 19:18
Waduh…Pria Misterius Remas Pantat Resahkan Warga Tabanan
Tabanan, suaradewata.com– Warga Tabanan utamanya kaum perempuan kini resah kalau mengendara ...
Gianyar, 23 Januari 2017 19:18
Obyek Wisata Alam Sawah Br. Gagah, Tawarkan Wisata Bernuansa Alam
Gianyar, suaradewata.com - Pilihan obyek wisata khususnya wisata alam di Kabupaten Gianyar k ...
Karangasem, 23 Januari 2017 18:32
Air Bah Terjang Seraya Tengah, Seorang Guru SMP Tewas Terseret Banjir
Karangasem, suaradewata.com - Banjir yang menerjang wilayah Desa Seraya Tengah, menelan korban ji ...
Bangli, 23 Januari 2017 18:30
Jelang Pembahasan Ranperda LPD, Pansus DPRD Bali Serap Aspirasi Di Bangli
Bangli, suaradewata.com – Untuk menyerap aspirasi masyarakat, jajaran Pansus DPRD ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter