Longsor dan Banjir Lumpur, Embung-Reservoir Terancam Ambruk

Oleh : nov/ari | 03 Januari 2017 | Dibaca : 2094 Pengunjung

Longsor dan Banjir Lumpur, Embung-Reservoir Terancam Ambruk

sumber foto :istimewa

Karangasem, suaradewata.com - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Karangasem sejak dua hari berturut-turut mengakibatkan bencana longsor di Dusun Jumenang, Desa Bukit, Kecamatan Karangasem. Sebuah tebing yang awalnya adalah Daerah Aliran Sungai kering atau Tukad Mati yang diuruk menggunakan material kerukan dari proyek Embung Geomembran, Selasa (03/01/ 2017) longsor dihantam air bah yang mengalir menghantam urukan tersebut.
 
Akibatnya material longsoran yang berubah menjadi banjir lumpur tersebut mengalir hingga sejauh 500 meter dan mengakibatkan akses jalan yang menghubungkan Dusun Jumenang dengan Desa Seraya Barat terputus. Pihak sekolah SD Negeri 4 Seraya Barat pun terpaksa meliburkan seluruh siswanya untuk menghindari dampak bahaya dari banjir lumpur tersebut, selain juga karena akses jalan menuju sekolah tersebut terputus.
 
Informasi yang dihimpun dilokasi kejadian menyebutkan, bencana longsor yang cukup parah itu terjadi sejak Senin (02/01/2016) siang, hanya saja longsoran pertama kecil. Namun sekitar pukul 19.00 Wita, warga di dusun tersebut dikagetkan oleh suara gemuruh yang disertai getaran tanah seperti gempa. “Setelah kami cek ternyata tanah disebelah barat embung yang longsor cukup parah,” kata I Ketut Subandria, Kepala Dusun Jumenang.
 
Sampai saat ini sudah terjadi empat kali pergerakan tanah, dan menurut Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, pergerakan tanah masih terjadi. Untuk itu pihaknya menghimbau kepada masyarakat sekitar untuk tidak mendekati areal longsoran dan memang diareal berbahaya sudah dipasangi Police Line oleh anggota dari Polsek Karangasem. “Kami sudah mengevakuasi tiga kepala keluarga yang tinggal didekat areal berbahaya untuk mengungsi, mengingat pergerakan tanah masih terus terjadi,” ujar Arimbawa.
 
Areal longsoran itu sebenarnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukad Mati, dan waktu proyek pembangunan Embung Geomembran tahun 2014 lalu, kerukan tanah dari proyek itu dibuang ke DAS hingga tinggi seperti tebing. Akibatnya begitu debit air sungai tersebut bertambah besar karena hujan, air sungai kemudian mendorong tebing itu sehingga terjadi longsor. Sementara akibat kejadian itu, sebuah Pura Pesucian yang berada dibawahnya mengalami kerusakan akibat tertimbun longsor. nov/ari


Oleh : nov/ari | 03 Januari 2017 | Dibaca : 2094 Pengunjung


TAGS : Karangasem longsor banjir lumpur embung reservoir




Berita Terkait :

Karangasem, 19 Februari 2017 21:06
Mahasiswi Cantik Tewas Tergilas Truk Dijalur Maut Sidemen
Karangasem, suaradewata.com - Seorang mahasiswi cantik tewas tergias truk bermuatan penuh pa ...
Gianyar, 19 Februari 2017 21:01
Bebek Lingsir Galang Dana Untuk Korban Longsor Kintamani
Gianyar, suaradewata.com - Komunitas Bebek Lingsir melakukan penggalangan dana sosial untuk korba ...
Karangasem, 19 Februari 2017 19:05
Ketua MMDP dan Prajuru Mejaya - jaya, Bersihkan Diri Secara Spiritual
Karangasem, suaradewata.com - Bertepatan pada Rahine Redite Keliwon Kaulu, Minggu (19/2/2017 ...
Nusantara, 18 Februari 2017 11:59
Mahasiswa Hindu Bandar Lampung Peduli Songan
Lampung, suaradewata.com - Dijaman sekarang ini rasa semangat dan solidaritas sangat diperlukan u ...
Karangasem, 17 Februari 2017 19:34
Setahun Kepemimpinan Bupati dan Wabup Karangasem Torehkan Berbagai Prestasi
Karangasem, suaradewata.com - Pemerintahan Kabupaten Karangasem yang dipimpin oleh Bupati Mas Sum ...
Karangasem, 14 Februari 2017 22:51
Dipertanyakan Sikap Pansus ASN DPRD Karangasem Kendur dan Terbelah
Karangasem, suaradewata.com - Banyak pihak mulai mempertanyakan sikap Pansus ASN DPRD Karang ...
Karangasem, 14 Februari 2017 22:40
Masyarakat Miskin Masih Banyak, Pejabat Dapat Kenaikan Tunjangan
Karangasem, suaradewata.com - Kenaikan Tunjangan Peningkatan Kinerja (TPK) para pejabat di K ...
Tabanan, 14 Februari 2017 18:13
Galian Padas Longsor, Satu Buruh Belum Ditemukan
Tabanan, suaradewata.com - Seorang buruh gali batu padas yakni Herman, 45, asal Banyuwa ...
Bangli, 14 Februari 2017 11:43
Mensos Gelontor Bantuan, Minta Kampung Siaga Bencana Ditingkatkan
Bangli, suaradewata.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban bencana ...
Karangasem, 13 Februari 2017 19:55
Pejabat dan Pegawai Pemkab Karangasem Jalani Tes Urine Narkoba
Karangasem, suaradewata.com - Sejumlah pejabat dan ratusan pegawai di lingkungan Pemkab Karangase ...


Berita Lainnya :

Buleleng, 20 Februari 2017 10:17
Partisipasi Pemilih Pilkada Buleleng Masih Rendah
Buleleng, suaradewata.com - Meski pasangan PASS unggul dari SURYA. Namun dari hasil rekapitulasi ...
Karangasem, 19 Februari 2017 21:06
Mahasiswi Cantik Tewas Tergilas Truk Dijalur Maut Sidemen
Karangasem, suaradewata.com - Seorang mahasiswi cantik tewas tergias truk bermuatan penuh pa ...
Gianyar, 19 Februari 2017 21:01
Bebek Lingsir Galang Dana Untuk Korban Longsor Kintamani
Gianyar, suaradewata.com - Komunitas Bebek Lingsir melakukan penggalangan dana sosial untuk korba ...
Gianyar, 19 Februari 2017 20:24
Rakercab Partai Hanura, Usulkan 5 Nama Calon Bupati
Gianyar, suaradewata.com - Menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gianyar tahun 2018, DPC Pa ...
Nusantara, 19 Februari 2017 19:46
Menjaga Eksistensi Kerukunan Bangsa Indonesia
Opini, suaradewata.com - Mantan Bupati Belitung Timur Basuki Tjhaya Purnama atau yang akrab disap ...
Nusantara, 19 Februari 2017 19:40
Pilkada 2017, Pesta Rakyat atau Politisi
Opini, suaradewata.com - Hajatan demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak kedu ...
Buleleng, 19 Februari 2017 19:18
Pulang Menginap, Sulestra Ditemukan Tewas
Buleleng, suaradewata.com - Ketut Sulestra (49) Warga Banjar Dinas Tukad Pule, Desa Sanggalangit, ...
Karangasem, 19 Februari 2017 19:05
Ketua MMDP dan Prajuru Mejaya - jaya, Bersihkan Diri Secara Spiritual
Karangasem, suaradewata.com - Bertepatan pada Rahine Redite Keliwon Kaulu, Minggu (19/2/2017 ...
Gianyar, 19 Februari 2017 17:36
Pecalang Payangan Dilatih Selama 3 Hari
Gianyar, suaradewata.com - Sebanyak 450 orang pecalang se-Kecamatan Payangan, mendapat pelatihan ...
Gianyar, 19 Februari 2017 17:28
Gebyar Tari Bali Ke-X, Lestarikan Seni Dengan Ketulusan
Gianyar, suaradewata.com - Berdasarkan tema “Karma Tanpa Pale AKU Palania” ( berbuat ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter