Wiryatama: Baru Muncul Spanduk Kok Takut?

Oleh : san/ari | 28 Desember 2016 | Dibaca : 10709 Pengunjung

Wiryatama: Baru Muncul Spanduk Kok Takut?

sumber foto :suaradewata.com

Denpasar, suaradewata.com - Ketua DPD PDIP Provinsi Bali Wayan Koster, boleh saja mengklaim bahwa dirinya sudah mendapat restu Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri untuk melakukan sosialisasi Koster Bali Satu (KBS). Namun sebelum rekomendasi untuk Pilgub Bali 2018 diteken Megawati, segala kemungkinan masih bisa terjadi.

Apalagi sejauh ini, arus bawah PDIP juga tak satu suara menyatakan dukungan bagi KBS. Di beberapa lokasi, justru muncul dukungan untuk beberapa nama lainnya sebagai calon gubernur Bali dari PDIP. Di Tabanan misalnya, bertebaran spanduk ABS (Adi Bali Satu), sebagai dukungan bagi Nyoman Adi Wiryatama untuk maju sebagai calon gubernur Bali.

Menariknya, kemunculan spanduk ABS ini membuat kubu Koster mulai was-was. Itu sebabnya, Koster memasang kuda-kuda, salah satunya dengan mengklaim telah mendapat restu dari Megawati. Hanya saja, jurus Koster ini malah memantik reaksi dari Adi Wiryatama, yang juga mantan Sekretaris DPD PDIP Provinsi Bali.

"Pemasangan spanduk ABS itu murni aspirasi masyarakat. Saya sendiri, satupun tidak buat spanduk. Dan saya berterima kasih atas dukungan tersebut. Saya tampung aspirasi itu," kata Adi Wiryatama, saat dikonfirmasi di Denpasar, Selasa (27/12).

Walau dukungan arus bawah cukup kencang, ia mengingatkan bahwa di PDIP ada mekanisme tersendiri. Dan selaku kader, dirinya siap untuk tunduk pada apapun yang menjadi keputusan partai.

"Kita di partai ada proses. Mari kita hormati proses itu, sehingga demokrasi dapat berjalan dengan baik. Dan ingat bahwa, untuk mencari pemimpin terbaik itu juga butuh proses. Dan saya selaku kader, akan selalu tunduk pada keputusan partai. Apapun keputusan partai, saya siap. Saya disuruh maju, siap. Saya disuruh tetap di sini, siap. Saya disuruh pulang tidur, siap. Asal itu keputusan partai. Bukan opini pribadi," tandasnya.

Khusus untuk bertarung di Pilgub Bali 2018, Adi Wiryatama mengaku telah siap segalanya. "Intinya saya siap. Sudah siap apa saja. Semua siap," ujar mantan bupati Tabanan dua periode itu.

Disinggung soal pernyataan Koster, bahwa Koster ditugaskan Megawati untuk komunikasi dengan dirinya terkait pencalonan di Pilgub Bali, Adi Wiryatama membenarkannya. Hanya saja ada kesan, ia kurang yakin dengan klaim Koster yang sudah mendapat restu dari Megawati.

"Itu sudah disampaikan kepada saya. Katanya Bu Mega sudah panggil dia (Koster, red). Itu sah-sah saja, Bu Mega ketemu dia. Saya juga sering ketemu Bu Mega. Tetapi itu dalam koridor partai. Bukan urusan saya dengan Bu Mega atau Pak Koster dengan Bu Mega. Karena itu, biarkan saja di bawah berproses. Kan ada Rakercab, ada Rakerda. Jangan dipotong dulu," tuturnya, seakan menyindir Koster yang mengklaim telah mendapat restu sementara proses di bawah belum jalan.

Jika dari proses di bawah Koster yang dimunculkan, maka Adi Wiryatama memastikan akan mendukung hal itu. "Tetapi kalau bukan Pak Koster, Pak Koster juga wajib dukung siapapun yang ditugaskan partai untuk menjadi calon gubernur. Itu sudah aturan di PDIP," tegas Adi Wiryatama.

Menariknya, ia juga menyoalkan adanya deklarasi yang dilakukan sebelum adanya rekomendasi dari partai. "Kalau deklarasi itu duluan, kan aneh. Mestinya deklarasi setelah ada rekomendasi partai," ucapnya.

Ia menduga, deklarasi dini ini dilakukan Koster dalam rangka memotong langkah kader lainnya. Selain itu, deklarasi dilakukan Koster sejak awal, setelah mencermati kemunculan dukungan bagi nama lain selain Koster.

"Saya sampaikan, pendukung saya juga fanatik di daerah saya. Dan saya nyatakan siap. Siap ditugaskan partai. Ditugaskan untuk maju, siap. Ditugaskan jadi ketua tim, siap. Ditugaskan duduk di rumah, siap. Jadi gak perlu ditakuti. Kenapa harus ditakuti? Kok kader sendiri ditakuti? Baru muncul spanduk kok takut. Saya kan sama-sama kader juga seperti dia, punya hak dan kewajiban yang sama," pungkas Adi Wiryatama. san/ari


Oleh : san/ari | 28 Desember 2016 | Dibaca : 10709 Pengunjung


TAGS : denpasar pilkada adi wiryatama tabanan spanduk




Berita Terkait :

Denpasar, 23 Maret 2017 21:29
Desa Adat Minta Bagi Hasil Tiket Masuk Pulau Menjangan
Denpasar, suaradewata.com - Pulau Menjangan memiliki tiga desa adat. Selain itu, pulau ...
Denpasar, 23 Maret 2017 19:48
Bali Perjuangkan Nyepi Tanpa Siaran Masuk UU Penyiaran
Denpasar, suaradewata.com - DPRD Provinsi Bali, memberikan atensi khusus pada revisi UU ...
Denpasar, 22 Maret 2017 23:28
PHDI Bali Usulkan Jaringan Internet dan Telepon Diputus Saat Nyepi
Denpasar, suaradewata.com - Komisi I DPRD Provinsi Bali menggelar acara Sosialiasi Himb ...
Denpasar, 22 Maret 2017 23:20
Masyarakat Mengharapkan Bali Miliki Perda Galian C
Denpasar, suaradewata.com - DPRD Provinsi Bali menggelar Sidang Paripurna, di Gedung De ...
Denpasar, 20 Maret 2017 22:58
Geredeg Mengaku Tak Dilibatkan Dalam Proses Pengusulan Cagub
Denpasar, suaradewata.com - Koordinator Wilayah (Korwil) Bali DPP Partai Golkar Wayan G ...
Denpasar, 19 Maret 2017 22:08
Sudikerta Disarankan Tak Buru-buru Minta Penetapan Cagub
Denpasar, suaradewata.com - Wakil Sekjend DPP Partai Golkar Melki Laka Lena, menyaranka ...
Denpasar, 17 Maret 2017 08:33
APRINDO Bali Himbau Peritel Ambil Margin Wajar Jelang Hari Raya Nyepi
“Dorong Pemerintah Tegas Menertibkan Minimarket Bodong”   Denpasar, suar ...
Denpasar, 17 Maret 2017 08:22
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) di Bali Interfood Expo 2017
“Angkat Tema Sinergi Peritel – UMKM”   Denpasar, suaradewata.com - ...
Denpasar, 16 Maret 2017 22:18
Pariwisata Bali Dinilai Hanya Untungkan Badung
Denpasar, suaradewata.com - Selama sepekan, tanggal 13-18 Maret, seluruh anggota DPRD P ...
Denpasar, 16 Maret 2017 20:25
Wiryatama: Jangan Takut Konsumsi Daging Babi
Denpasar, suaradewata.com - Sepekan terakhir, masyarakat di Pulau Dewata khawatir mengo ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 23 Maret 2017 21:29
Desa Adat Minta Bagi Hasil Tiket Masuk Pulau Menjangan
Denpasar, suaradewata.com - Pulau Menjangan memiliki tiga desa adat. Selain itu, pulau ...
Tabanan, 23 Maret 2017 21:07
Bupati Eka Hadiri Persembahyangan di Pura Penataran Agung Ulun Danu Beratan
Tabanan, suaradewata.com – Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menghadiri perse ...
Buleleng, 23 Maret 2017 21:01
Optimis Diusung, Ini Syarat Pendamping Sudikerta di Pilgub Bali 2018
Buleleng, suaradewata.com - Ketut Sudikerta yang juga Wakil Gubernur Bali, memastikan diri m ...
Gianyar, 23 Maret 2017 20:28
Polisi Tangkap Judi Ceki Saat Tengah Malam
Gianyar, suaradewata.com - Jajaran Reskrim Polres Gianyar berhasil menciduk 5 orang judi cek ...
Gianyar, 23 Maret 2017 20:23
Operasi Cipkon, Polsek Ubud Amankan Ratusan Liter Arak
Gianyar, suaradewata.com – Menjelang perayaan Pangerupukan pada Senin (27/3), kepolisi ...
Buleleng, 23 Maret 2017 19:49
Rencana Jalan Shortcut, Pemerintah Pusat Disebut "Berkomitmen Penuh"
Buleleng, suaradewata.com - Rencana pembangunan Jalan Shorcut, menjadi prioritas utama untuk ...
Tabanan, 23 Maret 2017 19:49
Hoax Ancam NKRI, AMO Bali Deklarasikan Anti Hoax
Tabanan, suaradewata.com– Berita-berita hoax selain sering membuat kegaduhan juga kerap men ...
Denpasar, 23 Maret 2017 19:48
Bali Perjuangkan Nyepi Tanpa Siaran Masuk UU Penyiaran
Denpasar, suaradewata.com - DPRD Provinsi Bali, memberikan atensi khusus pada revisi UU ...
Tabanan, 23 Maret 2017 19:46
Pemkab Tabanan Gelar Makan Daging Babi Bersama
Tabanan, suaradewata.com - Guna meyakinkan masyarakat untuk tidak ragu mengkonsumsi dag ...
Tabanan, 23 Maret 2017 19:25
Ida Ayu Candrawati Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi
Partai Nasdem kabupaten Tabanan Mengucapkan Rahajeng Nyangra Rahina Nyepi Caka 1939 ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter