Banyak Kelemahan, Legislator Pesimis dengan Program JKN

Oleh : san/ari | 24 Desember 2016 | Dibaca : 2147 Pengunjung

Banyak Kelemahan, Legislator Pesimis dengan Program JKN

sumber foto :suaradewata.com

Denpasar, suaradewata.com - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan, hingga kini banyak dikeluhkan. Pasalnya, baik dari sisi kelembagaan, regulasi, maupun operatornya, program JKN belum jelas.

Program ini bahkan jauh dari sempurna apabila dibandingkan dengan program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM). Karena itu Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali Nyoman Parta, mengaku pesimis program JKN berjalan mulus. Apalagi, BPJS Kesehatan kadang hanya disebut sebagai kasir semata lantaran baik-buruknya pelayanan sebetulnya tergantung dari fasilitas kesehatan tingkat pertama dan lanjutan (FKTP dan FKTL).

Pesimisme ini dilontarkan Parta, di hadapan para Direktur Rumah Sakit se-Bali dalam Rapat Koordinasi JKN/KIS di Balai Pelatihan Kesehatan, Jl. Prof. Ida Bagus Mantra, Jumat (23/12). Rapat yang diinisiasi Dinas Kesehatan Provinsi Bali ini, menghadirkan BPJS Kesehatan Regional XI dan Anggota DPD RI.

"Baik regulator, operator, maupun user semuanya tidak jelas. Kalau JKBM jelas antara operator, regulator jadi satu. Ada 353 orang yang mengawal permanen di rumah sakit, di unit pelayanan terpadu di setiap puskesmas,” tutur Parta.

Ia kemudian memaparkan 15 kelemahan JKN yang diselenggarakan BPJS Kesehatan, yang membuatnya pesimis dengan program pemerintah pusat ini. Salah satunya, minimnya sosialisasi tentang hak dan kewajiban daripada peserta BPJS.

"Mereka yang sudah memiliki kartu merasa urusannya akan langsung selesai ketika sakit, lalu datang ke rumah sakit. Padahal, ada seabrek persoalan yang bisa jadi ditemui di rumah sakit. Belum lagi soal pemahaman petugas di FKTP (puskesmas, dokter pribadi) dan FKTL (RS) yang masih minim," beber politisi asal Gianyar ini.

Parta juga mengaku masih menjumpai adanya cost sharing, terutama untuk pelayanan lanjutan. Ada peserta BPJS yang mendapat surat rujukan ke pelayanan lanjutan, lalu masuk ke UGD. Di UGD, pasien itu justru disuruh membayar walaupun tidak ada dalam aturan. Pelayanan BPJS baru diberlakukan lagi setelah ditentukan opname.

"Ketika sudah di UGD, lagi ada ketentuan. Saya menemukan orang marah-marah di UGD, (dan berkata) apa ibu saya harus mati. Setelah saya telusuri, ternyata ada ketentuan panasnya harus 40 derajat baru boleh opname. Kan kondisi tubuh berbeda-beda, ada yang baru 37 koma sekian sudah sangat drop, ada juga yang memang sampai 40. Kalau begini bentuknya, mati semuanya,” berangnya.

Ia melihat, BPJS sering dijadikan sarana untuk menjaring pasien semata. Tapi setelah sampai di rumah sakit, pasien malah dikondisikan untuk naik kelas atau menjadi pasien umum.

"Makin tinggi dapat dana jaspel, makin bagus. Jadi mungkin termotivasi itu, atau karena ketidakmengertian pihak rumah sakit,” tandasnya.

Parta juga mempertanyakan soal pelayanan untuk pasien yang tidak memiliki identitas atau terlantar. Sebab, pasien seperti ini sudah pasti dilayani oleh JKBM. Demikian halnya dengan masalah anak yang baru lahir dari ibu yang tercatat sebagai Penerima Bantuan Iuran dalam Kartu Indonesia Sehat (KIS).

"Ada katanya ketentuan harus mendapatkan rekomendasi dulu dari Dinas Sosial. Kalau itu betul, mohon maaf, saya anggap itu mengada-ada. Sudah tahu ibunya KIS, anaknya yang lahir pasti KIS. Jadi tidak perlu lagi rekomendasi Dinas Sosial. Kalau lahirnya Sabtu sore, besok Minggu libur, Senin Kepala Dinas Kesehatan pergi ke Jakarta, ruwet sudah,” pungkas Parta. san/ari


Oleh : san/ari | 24 Desember 2016 | Dibaca : 2147 Pengunjung


TAGS : denpasar DPRD Bali Nyoman Parta JKN BPJS




Berita Terkait :

Denpasar, 24 Maret 2017 23:23
Gedung DPRD Bali Nyaris Terbakar
Denpasar, suaradewata.com - Gedung DPRD Provinsi Bali nyaris terbakar, Jumat (24/3). Pe ...
Denpasar, 23 Maret 2017 21:29
Desa Adat Minta Bagi Hasil Tiket Masuk Pulau Menjangan
Denpasar, suaradewata.com - Pulau Menjangan memiliki tiga desa adat. Selain itu, pulau ...
Denpasar, 23 Maret 2017 19:48
Bali Perjuangkan Nyepi Tanpa Siaran Masuk UU Penyiaran
Denpasar, suaradewata.com - DPRD Provinsi Bali, memberikan atensi khusus pada revisi UU ...
Denpasar, 22 Maret 2017 23:28
PHDI Bali Usulkan Jaringan Internet dan Telepon Diputus Saat Nyepi
Denpasar, suaradewata.com - Komisi I DPRD Provinsi Bali menggelar acara Sosialiasi Himb ...
Denpasar, 22 Maret 2017 23:20
Masyarakat Mengharapkan Bali Miliki Perda Galian C
Denpasar, suaradewata.com - DPRD Provinsi Bali menggelar Sidang Paripurna, di Gedung De ...
Denpasar, 20 Maret 2017 22:58
Geredeg Mengaku Tak Dilibatkan Dalam Proses Pengusulan Cagub
Denpasar, suaradewata.com - Koordinator Wilayah (Korwil) Bali DPP Partai Golkar Wayan G ...
Denpasar, 19 Maret 2017 22:08
Sudikerta Disarankan Tak Buru-buru Minta Penetapan Cagub
Denpasar, suaradewata.com - Wakil Sekjend DPP Partai Golkar Melki Laka Lena, menyaranka ...
Denpasar, 17 Maret 2017 08:33
APRINDO Bali Himbau Peritel Ambil Margin Wajar Jelang Hari Raya Nyepi
“Dorong Pemerintah Tegas Menertibkan Minimarket Bodong”   Denpasar, suar ...
Denpasar, 17 Maret 2017 08:22
Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) di Bali Interfood Expo 2017
“Angkat Tema Sinergi Peritel – UMKM”   Denpasar, suaradewata.com - ...
Denpasar, 16 Maret 2017 22:18
Pariwisata Bali Dinilai Hanya Untungkan Badung
Denpasar, suaradewata.com - Selama sepekan, tanggal 13-18 Maret, seluruh anggota DPRD P ...


Berita Lainnya :

Bangli, 29 Maret 2017 15:43
Ini Yang Ditekankan PHDI Dan Bupati Bangli Saat Tawur Kesanga
Bangli, suaradewata.com – Sehari menjelang umat melaksanakan Catur Brata Penyepian tah ...
Tabanan, 29 Maret 2017 15:41
Waduuhh.... Warga Rianggede Kehilangan Emas Emasan
Tabanan, suaradewata.com - Seorang warga Banjar Riang Tengah Desa Rianggede, Kecamatan ...
Buleleng, 29 Maret 2017 10:22
AA Bagus Adhi Mahendra Mengucapkan Selamat Hari Raya
Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1939 Galu ...
Tabanan, 27 Maret 2017 20:00
Nekat Terobos Iringan Ogoh-ogoh, Dua Pemuda Kena Bogem
Tabanan, suaradewata.com - Ngebut bawa motor saat warga sedang mengarak ...
Tabanan, 27 Maret 2017 18:31
Sekwan DPRD Kab. Tabanan Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi
Sekretaris DPRD Kabupaten Tabanan Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi (28 Maret 2017 ...
Denpasar, 27 Maret 2017 14:16
GPS Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi
Selamat Hari Raya Nyepi Tahun I Caka 1939   Semoga Pikiran, Perkataan dan Perbua ...
Denpasar, 27 Maret 2017 02:30
Matangkan RUU Pemajuan Kebudayaan, Koster Kumpulkan Pakar
Denpasar, suaradewata.com -Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemajuan Kebudayaan, saat i ...
Bangli, 27 Maret 2017 02:28
Meriah, Sejumlah Desa di Bangli Gelar Parade Ogoh-Ogoh
Bangli, suaradewata.com - Jelang hari raya Nyepi tahun baru saka 1939, sejumlah de ...
Klungkung, 27 Maret 2017 02:20
Jelang Nyepi, Pemkab Klungkung Mepepada di Catus Pata
Klungkung, suaradewata.com - Sehari menjelang upacara tawur kesanga di Kabupaten Klungkung dilaks ...
Tabanan, 27 Maret 2017 02:19
Jelang Nyepi, Pasukan Kuning Klungkung Kecipratan Sembako
Klungkung, suaradewata.com – Berbagai upaya dilakukan Pemkab Klungkunggunamenciptakan  ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter