Banyak Kelemahan, Legislator Pesimis dengan Program JKN

Oleh : san/ari | 24 Desember 2016 | Dibaca : 2069 Pengunjung

Banyak Kelemahan, Legislator Pesimis dengan Program JKN

sumber foto :suaradewata.com

Denpasar, suaradewata.com - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan, hingga kini banyak dikeluhkan. Pasalnya, baik dari sisi kelembagaan, regulasi, maupun operatornya, program JKN belum jelas.

Program ini bahkan jauh dari sempurna apabila dibandingkan dengan program Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM). Karena itu Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bali Nyoman Parta, mengaku pesimis program JKN berjalan mulus. Apalagi, BPJS Kesehatan kadang hanya disebut sebagai kasir semata lantaran baik-buruknya pelayanan sebetulnya tergantung dari fasilitas kesehatan tingkat pertama dan lanjutan (FKTP dan FKTL).

Pesimisme ini dilontarkan Parta, di hadapan para Direktur Rumah Sakit se-Bali dalam Rapat Koordinasi JKN/KIS di Balai Pelatihan Kesehatan, Jl. Prof. Ida Bagus Mantra, Jumat (23/12). Rapat yang diinisiasi Dinas Kesehatan Provinsi Bali ini, menghadirkan BPJS Kesehatan Regional XI dan Anggota DPD RI.

"Baik regulator, operator, maupun user semuanya tidak jelas. Kalau JKBM jelas antara operator, regulator jadi satu. Ada 353 orang yang mengawal permanen di rumah sakit, di unit pelayanan terpadu di setiap puskesmas,” tutur Parta.

Ia kemudian memaparkan 15 kelemahan JKN yang diselenggarakan BPJS Kesehatan, yang membuatnya pesimis dengan program pemerintah pusat ini. Salah satunya, minimnya sosialisasi tentang hak dan kewajiban daripada peserta BPJS.

"Mereka yang sudah memiliki kartu merasa urusannya akan langsung selesai ketika sakit, lalu datang ke rumah sakit. Padahal, ada seabrek persoalan yang bisa jadi ditemui di rumah sakit. Belum lagi soal pemahaman petugas di FKTP (puskesmas, dokter pribadi) dan FKTL (RS) yang masih minim," beber politisi asal Gianyar ini.

Parta juga mengaku masih menjumpai adanya cost sharing, terutama untuk pelayanan lanjutan. Ada peserta BPJS yang mendapat surat rujukan ke pelayanan lanjutan, lalu masuk ke UGD. Di UGD, pasien itu justru disuruh membayar walaupun tidak ada dalam aturan. Pelayanan BPJS baru diberlakukan lagi setelah ditentukan opname.

"Ketika sudah di UGD, lagi ada ketentuan. Saya menemukan orang marah-marah di UGD, (dan berkata) apa ibu saya harus mati. Setelah saya telusuri, ternyata ada ketentuan panasnya harus 40 derajat baru boleh opname. Kan kondisi tubuh berbeda-beda, ada yang baru 37 koma sekian sudah sangat drop, ada juga yang memang sampai 40. Kalau begini bentuknya, mati semuanya,” berangnya.

Ia melihat, BPJS sering dijadikan sarana untuk menjaring pasien semata. Tapi setelah sampai di rumah sakit, pasien malah dikondisikan untuk naik kelas atau menjadi pasien umum.

"Makin tinggi dapat dana jaspel, makin bagus. Jadi mungkin termotivasi itu, atau karena ketidakmengertian pihak rumah sakit,” tandasnya.

Parta juga mempertanyakan soal pelayanan untuk pasien yang tidak memiliki identitas atau terlantar. Sebab, pasien seperti ini sudah pasti dilayani oleh JKBM. Demikian halnya dengan masalah anak yang baru lahir dari ibu yang tercatat sebagai Penerima Bantuan Iuran dalam Kartu Indonesia Sehat (KIS).

"Ada katanya ketentuan harus mendapatkan rekomendasi dulu dari Dinas Sosial. Kalau itu betul, mohon maaf, saya anggap itu mengada-ada. Sudah tahu ibunya KIS, anaknya yang lahir pasti KIS. Jadi tidak perlu lagi rekomendasi Dinas Sosial. Kalau lahirnya Sabtu sore, besok Minggu libur, Senin Kepala Dinas Kesehatan pergi ke Jakarta, ruwet sudah,” pungkas Parta. san/ari


Oleh : san/ari | 24 Desember 2016 | Dibaca : 2069 Pengunjung


TAGS : denpasar DPRD Bali Nyoman Parta JKN BPJS




Berita Terkait :

Denpasar, 20 Februari 2017 20:50
Usia Pengurus LPD Dibatasi Maksimal 60 Tahun
Denpasar, suaradewata.com - Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Lembaga Perkreditan Desa ( ...
Denpasar, 20 Februari 2017 19:13
Komisi Informasi Terima Laporan Pengalangan Dana Aliansi Pemuda Bali
Denpasar, suaradewata.com - Antusias masyarakat untuk membantu korban bencana alam di B ...
Denpasar, 18 Februari 2017 20:16
DPRD Bali Ajak Petani Tanam Cabai Rawit
Denpasar, suaradewata.com -Kebutuhan akan cabai rawit di Indonesia, cukup tinggi. Di si ...
Denpasar, 18 Februari 2017 20:12
DPRD Bali Kawal Rekrutmen Pegawai RS Bali Mandara
Denpasar, suaradewata.com - Perekrutan pegawai Rumah Sakit (RS) Bali Mandara memasuki t ...
Denpasar, 18 Februari 2017 20:03
Gubernur Lantik 7 Komisioner KPID Bali
Denpasar, suaradewata.com - Gubernur Bali Made Mangku Pastika, melantik tujuh anggota K ...
Denpasar, 14 Februari 2017 11:38
DPD PDI Perjuangan Bali Himbau Jaga Nilai Demokrasi
Gianyar, suaradewata.com - Kepada Bawaslu Bali, Panwas Buleleng, Kepala Desa dan Bendesa Ada ...
Buleleng, 11 Februari 2017 13:43
Tanah Longsor dan Jalan Amblas, Jalur Singaraja-Denpasar Mati Total
Buleleng, suaradewata.com - Akibat hujan yang mengguyur disertai angin kencang di wilayah Ke ...
Denpasar, 06 Februari 2017 22:09
Tolak FPI, Puluhan Ribu Warga Bali Turun ke Jalan
Denpasar, suaradewata.com - Puluhan ribu warga Bali, yang terdiri dari elemen lintas ag ...
Denpasar, 06 Februari 2017 19:27
Gubernur Bali Komit Tekan Angka Pengangguran
Denpasar, suaradewata.com - DPRD Provinsi Bali kembali menggelar Rapat Paripurna, di Ge ...
Denpasar, 06 Februari 2017 19:25
Legislator Kecewa, Pemerintah Lamban Merespon Tanggul Sungai Jebol
Denpasar, suaradewata.com - Intensitas hujan cukup tinggi melanda Bali, beberapa waktu ...


Berita Lainnya :

Tabanan, 22 Februari 2017 21:30
Terkait Pilgub Bali, Cok Ace “Saya Siap”
Tabanan, suaradewata.com - Menjelang Pilgub Bali 2018, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukaw ...
Buleleng, 22 Februari 2017 21:29
Polisi Sita 30 Liter Arak Bali
Buleleng, suaradewata.com - Satuan Sabhara Polres Buleleng, Rabu (22/3/2017) pukul 12.00 wita, me ...
Tabanan, 22 Februari 2017 21:28
Ini Kata Cok Ace Terkait Rencana Pembangunan Hotel Trump
Tabanan, suaradewata.com - Rencana pembangunan hotel Trump di Nirwana Bali Resort (NBR) ...
Buleleng, 22 Februari 2017 21:26
Gugatan MK, SURYA Data Harus Mantap
Buleleng, suaradewata.com - Paslon Dewa Nyoman Sukrawan-Gede Dharma Wijaya (SURYA), dipastikan tu ...
Buleleng, 22 Februari 2017 21:24
Golput Lebihi Suara Pemenang, KPU Siap Evaluasi
Buleleng, suaradewata.com - Pilkada Buleleng 2017, sepertinya tidak berjalan maksimal. Terbukti, ...
Denpasar, 22 Februari 2017 21:22
Dua Tahun Diusut, Justru Belum Ada Tersangka
Denpasar, suaradewata.com - Dua tahun sudah kasus kematian KCD, bocah berusia 1,3 tahun asal Banj ...
Tabanan, 22 Februari 2017 21:21
Beri Rasa Aman, Polres Tabanan Gelar Patroli Di Tanah Lot
Tabanan, suaradewata.com - Polres Tabanan gelar patroli bersepeda di DTW Tanah Lot, Rab ...
Tabanan, 22 Februari 2017 21:19
Pengurus PHRI Tabanan Dikukuhkan
Tabanan, suaradewata.com - Pengurus Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) cabang ...
Nusantara, 22 Februari 2017 17:14
Waspada Kepentingan Aksi-Aksi Mengatasanamakan Agama
Opini, suaradewata.com - Tak terasa sebentar lagi pesta demokrasi secara serentak diselengga ...
Karangasem, 22 Februari 2017 17:10
Nasib Pelabuhan Cruise Tanah Ampo Makin Menyedihkan
Karangasem, suaradewata.com - Kelanjutan pembangunan Jetty Ramdoor dan Breakwater di Dermaga Crui ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter