Bayi Penderita Hidrocepallus "Terlantar" di Sanglah

Oleh : gus/ari | 23 Desember 2016 | Dibaca : 2227 Pengunjung

Bayi Penderita Hidrocepallus

sumber foto :istimewa

Denpasar, suaradewata.com - Bagi masyarakat miskin mengakses kesehatan  dengan mudah adalah hal yang mustahil. Hal tersebut dirasakan betul oleh Pasutri Wayan Naya dan Ni Ketut Novianti.  Untuk mendapatkan pelayanan kesehatan sang buah hati, I Kadek Yoga Pranata (5 bulan), bocah penderita hidrocepallus asal Banjar Dinas Abang Kaler, Desa Abang, Karangasem itu terlantar lantaran  belum bisa melakukan operasi  di RS Sanglah, Denpasar, Kamis (22/12).

"Kata petugas di di Sanglah kamar sudah penuh. Nanti, katanya akan dihubungi dari pihak rumah sakit jika kamar sudah tersedia,"kata Naya usai datang dari RS Sanglah, kemarin. Ditemani sang istri, Naya bertandang ke RS Sanglah untuk melakukan operasi sang anak pagi pukul 08.30. Ia berharap, derita yang dialami sang anak bisa tertangani segera dengan tindakan medis. Hingga pukul 13.30, tak ada kabar baik yang didapat oleh Naya dari Rumah Sakit selain kamar penuh.

"Katanya sudah penuh. Ya, kami balik ke kos saja,"ucap buruh proyek yang tinggal di Batubulan, Gianyar tersebut. Naya mengaku sudah angkat tangan terhadap keberadaan putra keduanya tersebut. Pria lulusan SMP ini awalnya diminta uang Rp 10 juta oleh pihak RS  Sanglah sebelumnya. "Saya tidak mampu."

Lelaki berbadan kurus itu menuturkan bahwa anaknya mulai sakit saat berumur 20 hari. Saat itu, Yoga tiba-tiba tertimpa sanggaran (tempat sembahyang dari kayu yang berada di dalam kamar). Sanggaran menimpa kepalanya hingga sempat pingsan selama 15 menit yang kemudian dilarikan ke Puskesmas Abang. Namun hasil pemeriksaan dari puskesmas menunjukkan tidak terjadi apa-apa hanya luka gores pada dahi dan pelipis mata.

Namun petaka mulai terjadi 20 hari setelah itu kepala Yoga terus membesar. Bahkan Yoga kejang secara tiba-tiba sehingga diperiksakan ke Bidan dan dirujuk ke UGD Karangasem. Dari diagnosa dikatakan bahwa Yoga mengalami pendarahan di otak sehingga dirujuk ke RSUP Sanglah. “Di sanglah anak saya dirawat 29 hari, dan 8 hari pertama terus tidak sadarkan diri,” terangnya. Saat di RSUP Sanglah itulah diriya disarankan operasi namun menolak karena tidak punya biaya. Sebab menurut dokter alat-alat operasi dan obat-obatan yang tidak ditanggung oleh JKBM mencapai Rp 10 juta rupiah. “Akhirnya saya disuruh pulang oleh dokter, pas pulang juga dikenakan biaya Rp1,3 juta katanya ada obat yang tak ditanggung JKBM,” jelasnya. 

Sementara karena kesehatan putranya kini semakin buruk, dari konsultasi dengan dokter yang sempat menangani di RSUP Sanglah diminta untuk segera operasi. Disarankan agar Kamis (22/12) kemarin melakukan operasi oleh Dokter, namun nyatanya saat ke Sanglah kamar dikatakan sudah penuh.

Secara terpisah Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah)  Indonesia Karangasem I Wayan Budiasa yang menggelar aksi donasi ke jalan bersama dengan organisasi lainnya di Karangasem, kemarin  mengaku kecewa dengan pihak rumah sakit Sanglah. Ia menilai  gembar-gembor kesehatan gratis ala Pemerintah  pada realitanya masih setengah hati. Apalagi, pasien dari latarbelakang kurang mampu rentan di pingpong dengan berbagai alasan adminitrasi dan teknis di RS

"Kasihan. Bahasanya (RS Sanglah) terus akan  dijadwalkan (untuk operasi, red).  Mentang-mentang orang tua bayi tak punya uang. Coba yang datang berduit, pasti sudah bisa diatur,"tegasnya. Ia mendesak kepada Pemprov Bali maupun Pemkab  Karangasem untuk segera menyikapi hal itu. Jangan sampai sang bayi tidak tertolong karena alasan klasik rumah sakit. rls/ari


Oleh : gus/ari | 23 Desember 2016 | Dibaca : 2227 Pengunjung


TAGS : Karangasem bayi hidrocepallus Sanglah Peradah




Berita Terkait :

Karangasem, 23 Maret 2017 17:59
Bupati dan Wakil Bupati Karangasem Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939
Karangasem, suaradewata.com - Menjelang Hari Raya Nyepi yang jatuh pada tanggal 28 Maret 201 ...
Karangasem, 22 Maret 2017 23:18
Gadis 10 Tahun Dicabuli Tiga Orang Lelaki Tua
Karangasem, suaradewata.com - Seorang bocah berusia 10 tahun yang masih duduk di bangku ...
Karangasem, 22 Maret 2017 23:16
Diduga Sopirnya Mengantuk, Mobil SUV Tabrak Truk
Karangasem, suaradewata.com - Kecelakaan fatal terjadi di jalur utama Karangasem-Denpasar, tepatn ...
Karangasem, 22 Maret 2017 23:14
Kapolda Bali Tidak Akan Mentolerir Aksi Premanisme di Bali
Karangasem, suaradewata.com - Kapolda Bali, Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose, melakuka ...
Karangasem, 14 Maret 2017 19:36
Banjir Bandang Terjang Tukad Eling, Pembangunan Gorong-gorong Sangat Mendesak
Karangasem, suaradewata.com - Kemacetan panjang hingga lebih dari lima kilometer terjadi di jalur ...
Karangasem, 14 Maret 2017 18:31
Ketua KONI Karangasem Mendadak Mengundurkan Diri
Karangasem, suaradewata.com - Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Karangasem secara t ...
Karangasem, 13 Maret 2017 18:24
Bupati Minta Jaga Komitmen Bangun Karangasem
Karangasem, suaradewata.com - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri meminta semua p ...
Karangasem, 12 Maret 2017 21:15
Bupati Buka STQ Ke-XXIV Kabupaten Karangasem
Karangasem, suaradewata.com - Pembukaan Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) ke XXIV Tingkat K ...
Karangasem, 07 Maret 2017 19:02
Jaring Aspirasi Masyarakat, DPRD Bali Sosialisasikan Ranperda LPD
Karangasem, suaradewata.com - Dalam upaya untuk menjaring aspirasi masyarakat sebagai w ...
Karangasem, 06 Maret 2017 22:33
Bupati Mas Sumatri Serahkan Bantuan Kredit Pedagang Pasar Amlapura Timur
Karangasem, suaradewata.com - Bantuan kredit sebesar Rp 525 Juta, diserahkan secara langsung ...


Berita Lainnya :

Bangli, 29 Maret 2017 15:43
Ini Yang Ditekankan PHDI Dan Bupati Bangli Saat Tawur Kesanga
Bangli, suaradewata.com – Sehari menjelang umat melaksanakan Catur Brata Penyepian tah ...
Tabanan, 29 Maret 2017 15:41
Waduuhh.... Warga Rianggede Kehilangan Emas Emasan
Tabanan, suaradewata.com - Seorang warga Banjar Riang Tengah Desa Rianggede, Kecamatan ...
Buleleng, 29 Maret 2017 10:22
AA Bagus Adhi Mahendra Mengucapkan Selamat Hari Raya
Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1939 Galu ...
Tabanan, 27 Maret 2017 20:00
Nekat Terobos Iringan Ogoh-ogoh, Dua Pemuda Kena Bogem
Tabanan, suaradewata.com - Ngebut bawa motor saat warga sedang mengarak ...
Tabanan, 27 Maret 2017 18:31
Sekwan DPRD Kab. Tabanan Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi
Sekretaris DPRD Kabupaten Tabanan Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi (28 Maret 2017 ...
Denpasar, 27 Maret 2017 14:16
GPS Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi
Selamat Hari Raya Nyepi Tahun I Caka 1939   Semoga Pikiran, Perkataan dan Perbua ...
Denpasar, 27 Maret 2017 02:30
Matangkan RUU Pemajuan Kebudayaan, Koster Kumpulkan Pakar
Denpasar, suaradewata.com -Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemajuan Kebudayaan, saat i ...
Bangli, 27 Maret 2017 02:28
Meriah, Sejumlah Desa di Bangli Gelar Parade Ogoh-Ogoh
Bangli, suaradewata.com - Jelang hari raya Nyepi tahun baru saka 1939, sejumlah de ...
Klungkung, 27 Maret 2017 02:20
Jelang Nyepi, Pemkab Klungkung Mepepada di Catus Pata
Klungkung, suaradewata.com - Sehari menjelang upacara tawur kesanga di Kabupaten Klungkung dilaks ...
Tabanan, 27 Maret 2017 02:19
Jelang Nyepi, Pasukan Kuning Klungkung Kecipratan Sembako
Klungkung, suaradewata.com – Berbagai upaya dilakukan Pemkab Klungkunggunamenciptakan  ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter