Mengapa Presiden Jokowi Ke Iran?

Oleh : Ardian Wiwaha | 22 Desember 2016 | Dibaca : 2380 Pengunjung

Mengapa Presiden Jokowi Ke Iran?

sumber foto :istimewa

Opini, suaradewata.com - Setelah melakukan kunjungan kenegaraan di Republik India pada 12 hingga 13 Desember 2016 kemarin, Presiden Jokowi kembali melanjutkan kunjungan negaranya ke Republik Islam Iran tanggal 14 Desember 2016.

Namun siapa sangka, diselah-selah kunjungan bilateral Presiden Jokowi ke Iran yang konon merupakan negara yang menganut aliran Islam Syia’h, tak ayal hal tersebut kini menuai kontroversi dikalangan masyarakat tertentu.

Balasan Kunjungan Kenegaraan

Alasan pertama lawatan Presiden Jokowi ke negara Iran merupakan bentuk kunjungan kenegaraan balasan Presiden Iran ke Indonesia pada April 2015 silam.

Hal yang wajar dan lumrah untuk ilmu Hubungan Internasional, apabila sebuah kunjungan kenegaraan dibalas dengan kunjungan kenegaraan serupa.

Selain dari pada untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara, kunjungan kenegaraan oleh seorang kepala negara ke negara lain juga dapat dimanfaatkan untuk menjalin kerjasama di bidang lain seperti halnya ekonomi. Hal ini tergambar dari beberapa menteri yang menyertai kunjungan kerja Presiden Jokowi diantaranya: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Sekertaris Negara Praktikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Kepaka BKPM Thomas Lebong.

Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA)

Iran, selaku negara yang memiliki cadangan energi yang cukup besar didunia, alasan Presiden Jokowi mengunjungi Teheran adalah untuk membangun diversifikasi mitra kerjasama energi. Mengingat seiring perkembangannya waktu, ditengah-tengah jumlah penduduk yang terus bertambah dan rencana kenaikan harga minyak dunia tahun depan, memang logis apabila mantan Walikota Solo ini berupaya untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Selain itu, masih banyaknya blok minyak dan gas Indonesia baik darat dan lepas pantai yang belum diproduksi, membuat Presiden Jokowi dan Presiden Iran untuk bekerjasama dalam pengelolaan ladang minyak di Iran dan investasi kilang minyak di Indonesia. Bukankah ini sebuah win-win solution?

Memperkuat Kerjasama IORA

Indian Ocean Rim Association (IORA) merupakan satu-satunya organisasi regional di wilayah Samudera Hindia. Pengembangan kerjasama negara yang diharapkan akan menghasilkan keuntungan disemua anggotanya dilakukan dengan pendekatan konsensus.

Perlu diketahui bahwa IORA merupakan organisasi yang lahir pada tahun 1997 ini didirikan atas dasar ekonomi, keamanan dan keselamatan maritim, pendidikan dan kebudayaan. Sementara itu keberadaan IORA ditujukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan seimbang bagi seluruh negara anggota dan menciptakan landasan yang kuat bagi kerjasama ekonomi regional melalui upaya-upaya fasilitas perdagangan dan menghilangkan hambatan-hambatan perdagangan. Selain itu, didalam IORA Indonesia merupakan negara yang memiliki perananan besar mengingat dari periode 2015 hingga 2017 nanti, Indonesia dipercaya menjadi ketua IORA dan Afrika Selatan sebagai Wakil Ketuanya.

Bertemu dengan Staf KBRI Teheran

Selain membangun fokus kerjasama kenegaraan, kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Iran juga diagendakan untuk menghadiri acara Ramah Tamah dan Santap Malam dengan Staf KBRI Teheran dan masyarakat Indonesia di Wisma Indonesia, Teheran. Agenda pertemuan ini dijadwalkan oleh Presiden Jokowi segera setelah usainya pertemuan antara dirinya dengan Presiden Iran Hassan Rouhani, Ketua Parlemen Iran Ali Larijani, dan Pemimpin Agung (Supreme Leader) Iran Ayatollah Seyed Ali Khameinei.

Kadang, untuk melakukan resistensi dan sebuah kritik yang matang, diperlukan sumber referensi yang dewasa dan analsis yang valid. Bukan menebar isu apalagi sebuah kebencian. Kapan Indonesia akan maju jikalau kita belum bersatu padu? */ari

 

 

 

)* Mahasiswa FISIP Universitas Indonesia


Oleh : Ardian Wiwaha | 22 Desember 2016 | Dibaca : 2380 Pengunjung


TAGS : opini presiden jokowi iran




Berita Terkait :

Nusantara, 22 Februari 2017 17:14
Waspada Kepentingan Aksi-Aksi Mengatasanamakan Agama
Opini, suaradewata.com - Tak terasa sebentar lagi pesta demokrasi secara serentak diselengga ...
Nusantara, 19 Februari 2017 19:46
Menjaga Eksistensi Kerukunan Bangsa Indonesia
Opini, suaradewata.com - Mantan Bupati Belitung Timur Basuki Tjhaya Purnama atau yang akrab disap ...
Nusantara, 19 Februari 2017 19:40
Pilkada 2017, Pesta Rakyat atau Politisi
Opini, suaradewata.com - Hajatan demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak kedu ...
Nusantara, 18 Februari 2017 23:21
Melawan Daya Tarik ISIS
Opini, suaradewata.com - Pertengahan tahun 2015 publik di Indonesia dikejutkan dengan  Dwi D ...
Nusantara, 18 Februari 2017 23:12
Apa Sih Pemilukada Sehat?
Opini, suaradewata.com - Sebentar lagi pesta demokrasi secara serentak diselenggarakan hampir dis ...
Nusantara, 12 Januari 2017 09:56
Pernyataan Sikap BEM NUSANTARA
Opini, suaradewata.com - Kebijakan Presiden melalui PP Nomor 60 tahun 2016 sedang menjadi topik h ...
Nusantara, 09 Januari 2017 20:16
Isu Tenaga Kerja Asing Hingga ke Konflik SARA
Opini, suaradewata.com - Isu masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) Ilegal ke Indonesia semakin hangat ...
Nusantara, 09 Januari 2017 20:06
Jangan Percayai Isu Serbuan Tenaga Asing
Opini, suaradewata.com - Beberapa hari belakangan, isu serbuan tenaga asing khususnya asal C ...
Nusantara, 06 Januari 2017 12:56
Nilai-nilai Kebhinekaan Dalam Multikulturalisme dan Ancamannya
Opini, suaradewata.com - Indonesia dengan berbagai suku, agama, ras sudah sejak dahulu salin ...
Nusantara, 06 Januari 2017 12:54
Rusia Meradang, Petaka Bagi Ankara
Ket foto : Presiden Rusia Vladimir Putin Opini, suaradewata.com - Dunia dikejutkan denga ...


Berita Lainnya :

Buleleng, 23 Maret 2017 19:49
Rencana Jalan Shortcut, Pemerintah Pusat Disebut "Berkomitmen Penuh"
Buleleng, suaradewata.com - Rencana pembangunan Jalan Shorcut, menjadi prioritas utama untuk ...
Tabanan, 23 Maret 2017 19:49
Hoax Ancam NKRI, AMO Bali Deklarasikan Anti Hoax
Tabanan, suaradewata.com– Berita-berita hoax selain sering membuat kegaduhan juga kerap men ...
Denpasar, 23 Maret 2017 19:48
Bali Perjuangkan Nyepi Tanpa Siaran Masuk UU Penyiaran
Denpasar, suaradewata.com - DPRD Provinsi Bali, memberikan atensi khusus pada revisi UU ...
Tabanan, 23 Maret 2017 19:46
Pemkab Tabanan Gelar Makan Daging Babi Bersama
Tabanan, suaradewata.com - Guna meyakinkan masyarakat untuk tidak ragu mengkonsumsi dag ...
Tabanan, 23 Maret 2017 19:25
Ida Ayu Candrawati Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi
Partai Nasdem kabupaten Tabanan Mengucapkan Rahajeng Nyangra Rahina Nyepi Caka 1939 ...
Buleleng, 23 Maret 2017 19:21
Ketua DPD Partai Perindo Kabupaten Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi
Partai PERINDO KABUPATEN BULELENG Mengucapkan"SELAMAT HARI RAYA NYEPI TAHUN CAKA  1939, ...
Klungkung, 23 Maret 2017 18:09
PKK Klungkung Raih Juara Umum HKG 2017
Klungkung, suaradewata.com - Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kab ...
Karangasem, 23 Maret 2017 17:59
Bupati dan Wakil Bupati Karangasem Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939
Karangasem, suaradewata.com - Menjelang Hari Raya Nyepi yang jatuh pada tanggal 28 Maret 201 ...
Tabanan, 23 Maret 2017 17:51
Pernikahan Dengan Keris, Akibat Hamil Diluar Nikah
Tabanan, suaradewata.com - Akibat hamil diluar nikah, JAA asal dari Kecamatan Pupuan ak ...
Buleleng, 23 Maret 2017 17:40
Konsleting Dekat BBM, Toko Nyaris Ludes Terbakar
Buleleng, suaradewata.com - Warga Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, dibuat kelabakan ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter