Belum Sehari Pembunuh Janda Cantik Tertangkap

Oleh : gus/ari | 28 November 2016 | Dibaca : 4354 Pengunjung

Belum Sehari Pembunuh Janda Cantik Tertangkap

sumber foto :istimewa

Gianyar, suaradewata.com - Kinerja aparat kepolisian dari Polsek Sukawati patut diacungi jempol, hanya kurang dari waktu 24 jam pembunuh janda berparas cantik, Ni Made Yastini (44) asal Bitera, Gianyar yang ditemukan Minggu (27/11) sore kemarin, langsung ditangkap. Jajaran reskrim Polsek Sukawati bergerak cepat setelah mendapat keterangan saksi-saksi dan menangkap pacar korban bernama Misbah (52) alias Yus. Mandor asal Sempu, Banyuwangi itu ditangkap pada Senin (28/11) pukul 03.00 di tempat pelariannya di Denpasar Barat.
 
Kapolsek Sukawati, AKP Wayan Wisnawa mengungkapkan, penangkapan Yus dilakukan setelah memeriksa beberapa saksi mata yang mengenal keberadaan korban.  “Tim mendatangi teman-teman tersangka di daerah Lumintang dan Jalan Pidada, Denpasar Barat. Dari hasil interograsi, tim mendapat info tersangka beserta kendaraan Yamaha Nouvo (DK 4554 KK warna biru) berada di Jalan Gunung Catur, Denpasar Barat,” ungkap AKP Wisnawa.
 
Dari keterangan lainnya, diketahui tersangka sedang berada di proyek. Yus pun langsung dicari di areal proyek di Jalan Gunung Catur. Saat akan tangkap petugas, Yus sempat mau melarikan diri. Di saat berlari itu, petugas kepolisian sempat meneriaki untuk tidak kabur dan tunduk kepada petugas. “Belum lari jauh, dia langsung menyerahkan diri. Dia tidak melawan saat kami tangkap,” jelasnya Wisnawa.
 
Setelah ditangkap, Yus yang berperawakan kurus dan memiliki kumis tebal itu langsung digelandang ke Mapolsek Sukawati. Dari hasil penyelidikan sementara, pembunuhan terhadap janda pedagang nasi itu berlangsung spontan. Diceritakan tersangka, pada Kamis (24/11), kedua pasangan kumpul kebo itu, korban Yastini maupun tersangka Yus berada dalam satu kamar kos di lingkungan banjar Negari, Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati. Prahara "rumah tangga" terjadi sejak Kamis pagi. Kemudian pada malam hari sekitar pukul 23.40, usai keduanya melangsungkan hubungan layaknya suami istri, keduanya kembali terlibat adu mulut.
 
Menurut penuturan tersangka Yus, usai main "kuda-kudaan", korban Yastini meminta uang Rp 1 juta dari atas tempat tidur. Tapi karena Yus tidak punya uang, maka korban Yastini pun ingin mengusirnya. Yus pun naik pitam karena ingin diusir dari tempat kos itu. “Waktu itu saya bilang tidak punya uang, sabar tunggu saya dapat proyek,” cerita tersangka Yus.
 
Bukannya menerima pernyataan Yus, korban Yastini justru kembali ingin mengusir tersangka. Saat korban berbalik punggung membelakangi tersangka, secara spontan, Yus yang merupakan buruh merangkap mandor kecil-kecilan langsung mengambil palu. Kemudian, palu itu dia pukul ke arah kepala bekalang korban sebanyak satu kali. “Waktu dipukul, dia (korban) bilang jangan ayah, ayah jangan,” urainya sambil menerangkan korban dengan tersangka punya panggilan mesra, ayah dan bunda.
 
Karena korban teriak saat pukulan pertama, Yus panik dan memilih mengakhiri nyawa korban dengan menambah dua kali pukulan lagi. Anehnya, menurut pengakuan tersangka, pasca membunuh, dia sempat mengelus-elus punggung korban selama 30 menitan. “Saya elus-elus karena saya kasihan sama dia,” ungkapnya.
 
Setelah itu, korban yang berlumuran darah pada bagian kepalanya langsung dimasukkan ke kolong tempat tidur. Yus juga langsung menyembunyikan jasad korban dengan mendorong tempat tidur supaya jasad korban tidak kelihatan. Usai membunuh, Yus langsung kabur dengan membawa motor Yamaha Nouvo DK 4554 KK berwarna biru ke arah Denpasar.
 
Ketika ditanya mengapa sampai menghabisi nyawa korban, Yus dengan enteng menjawab hanya emosi. “Saya emosi dan khilaf, makanya saya melakukan itu semuanya, saya menyesal,” kata Yus dengan nada sedikit cengeng. Diakuinya, Yus sendiri sudah berhubungan dengan pedagang nasi janda itu sejak tiga bulan lalu.
 
“Selama tiga bulan itu, saya sering dimintai uang, saya terus ngasih dia uang,” ujarnya. Uang terakhir yang diberikan Yus sepekan lalu sebesar Rp 500 ribu sudah habis, hingga akhirnya korban minta tambahan uang lagi.
 
Misbah alias Yus diancam pasal 338 KUHP subsider pasal 251 (2) KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukumannya diatas lima tahun. gus/ari


Oleh : gus/ari | 28 November 2016 | Dibaca : 4354 Pengunjung


TAGS : gianyar kriminal pembunuhan janda cangkul




Berita Terkait :

Gianyar, 25 Maret 2017 12:34
Sales Ini Curi HP Sales
Gianyar, suaradewata.com – Dalam waktu tidak lama, Ridwan alias Iwan alias Otong (26) ...
Gianyar, 23 Maret 2017 20:28
Polisi Tangkap Judi Ceki Saat Tengah Malam
Gianyar, suaradewata.com - Jajaran Reskrim Polres Gianyar berhasil menciduk 5 orang judi cek ...
Gianyar, 23 Maret 2017 20:23
Operasi Cipkon, Polsek Ubud Amankan Ratusan Liter Arak
Gianyar, suaradewata.com – Menjelang perayaan Pangerupukan pada Senin (27/3), kepolisi ...
Gianyar, 23 Maret 2017 09:29
Tidak Berijin, Polisi Gerebek Tambang Liar di Sungai Petanu
Gianyar, suaradewata.com – Keluhan dari wisatawan dan pengelola objek wisata air terju ...
Gianyar, 22 Maret 2017 06:16
Polisi Incar Penambangan Liar Batu Padas Sepanjang Tukad Petanu
Gianyar, suaradewata.com – Polres Gianyar berjanji akan turun ta ...
Gianyar, 21 Maret 2017 06:07
DPRD Gianyar Mediasi Sengketa Lahan Tegal Jambangan
Gianyar, suaradewata.com - Kasus sengketa lahan yang melibatkan warga Tegal Jambangan, Desa Sayan ...
Gianyar, 21 Maret 2017 05:50
Suami Baru Meninggal, Istri Sedang Hamil Menghilang
Gianyar, suaradewata.com – Warga Banjar Teges Kelod, Kelurahan/K ...
Gianyar, 20 Maret 2017 13:39
Jero Simpan Sabu di Celana Dalam
Gianyar, suaradewata.com - Sat Resnarkorba Polres Gianyar menangkap seorang tersangka pengguna na ...
Gianyar, 19 Maret 2017 16:30
DPO Kasus Curat Kena Tembak di Kaki
Gianyar, suaradewata.com - DPO kasus Curat yang kabur dari Mapolsek Ubud berhasil diringkus Tim B ...
Gianyar, 16 Maret 2017 20:52
Puluhan Juta Amblas Setelah Maling Bobol Toko Seprai
Gianyar, suaradewata.com - Toko seprai “Putra Makmur” milik Dewa Ketut Oka (46) yang ...


Berita Lainnya :

Bangli, 29 Maret 2017 15:43
Ini Yang Ditekankan PHDI Dan Bupati Bangli Saat Tawur Kesanga
Bangli, suaradewata.com – Sehari menjelang umat melaksanakan Catur Brata Penyepian tah ...
Tabanan, 29 Maret 2017 15:41
Waduuhh.... Warga Rianggede Kehilangan Emas Emasan
Tabanan, suaradewata.com - Seorang warga Banjar Riang Tengah Desa Rianggede, Kecamatan ...
Buleleng, 29 Maret 2017 10:22
AA Bagus Adhi Mahendra Mengucapkan Selamat Hari Raya
Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Caka 1939 Galu ...
Tabanan, 27 Maret 2017 20:00
Nekat Terobos Iringan Ogoh-ogoh, Dua Pemuda Kena Bogem
Tabanan, suaradewata.com - Ngebut bawa motor saat warga sedang mengarak ...
Tabanan, 27 Maret 2017 18:31
Sekwan DPRD Kab. Tabanan Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi
Sekretaris DPRD Kabupaten Tabanan Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi (28 Maret 2017 ...
Denpasar, 27 Maret 2017 14:16
GPS Mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi
Selamat Hari Raya Nyepi Tahun I Caka 1939   Semoga Pikiran, Perkataan dan Perbua ...
Denpasar, 27 Maret 2017 02:30
Matangkan RUU Pemajuan Kebudayaan, Koster Kumpulkan Pakar
Denpasar, suaradewata.com -Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemajuan Kebudayaan, saat i ...
Bangli, 27 Maret 2017 02:28
Meriah, Sejumlah Desa di Bangli Gelar Parade Ogoh-Ogoh
Bangli, suaradewata.com - Jelang hari raya Nyepi tahun baru saka 1939, sejumlah de ...
Klungkung, 27 Maret 2017 02:20
Jelang Nyepi, Pemkab Klungkung Mepepada di Catus Pata
Klungkung, suaradewata.com - Sehari menjelang upacara tawur kesanga di Kabupaten Klungkung dilaks ...
Tabanan, 27 Maret 2017 02:19
Jelang Nyepi, Pasukan Kuning Klungkung Kecipratan Sembako
Klungkung, suaradewata.com – Berbagai upaya dilakukan Pemkab Klungkunggunamenciptakan  ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

Facebook

Twitter