Bupati Sutjidra Rotasi Gerbong Pemkab, Belasan Jabatan Strategis Resmi Terisi
Jumat, 24 Oktober 2025
17:00 WITA
Buleleng
3562 Pengunjung
foto bersama usai prosesi pelantikan pejabat di penkab buleleng
Buleleng, suaradewata.com - Wujud penyegaran dan penguatan kinerja birokrasi, Pemerintah Kabupaten Buleleng melakukan rotasi besar terhadap 19 pejabat eselon II. Para pejabat ini, resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG di Lobi Atiti Wisma Kantor Bupati Buleleng, pada Jumat (24/10/2025).
Pelantikan ini sekaligus mengisi sejumlah jabatan strategis yang sebelumnya mengalami kekosongan. Hal ini sebagai bagian dari langkah penyegaran dan penguatan kinerja birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan berintegritas.
Bupati Sutjidra dalam arahan menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan dan mutasi jabatan kali ini, sepenuhnya mengacu pada prinsip sistem merit dan manajemen talenta sebagaimana direkomendasikan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Pelantikan hari ini, dilakukan berdasarkan hasil seleksi terbuka dan pertimbangan meritokrasi. Tidak ada demosi, hanya ada promosi dan rotasi. Artinya semua sudah melalui proses sesuai regulasi,” terangnya.
Lebih lanjut dikatakan Rotasi ini merupakan bentuk penyegaran organisasi serta upaya memberikan pengalaman baru bagi para pejabat di lingkungan Pemkab Buleleng.
“Kalau sudah lama di satu OPD, maka mereka supaya bisa bekerja di tempat yang berbeda. Hal ini sekaligus membina suasana baru dan memperluas wawasan dalam pelayanan publik,” jelas Bupati Sutjidra.
Iapun menekankan bahwa rotasi ini tidak hanya sekadar perpindahan posisi, tetapi merupakan bagian dari strategi meritokrasi dan pembinaan karier aparatur. Untuk itu pejabat yang ditempatkan di posisi baru, diharapkan mampu menunjukkan prestasi, dedikasi, serta loyalitas tinggi terhadap pemerintah daerah.
“Di tempat yang baru, harus bisa berprestasi, berdedikasi, loyal kepada pimpinan dan menjaga etika serta moralitas. Jangan sampai ada tindakan yang menciderai kepercayaan masyarakat,” ucap tegas Bupati Sutjidra.
Dengan langkah penyegaran dan perampingan ini, Bupati Sutjidra berharap birokrasi Pemkab Buleleng semakin adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Dengan penyegaran ini, saya harap pelayanan publik semakin cepat, efektif, dan efisien. Semua harus bergerak seirama dalam membangun Buleleng yang bersih, melayani, dan berdaya saing tinggi menuju clean and clear government.” pungkas Bupati Sutjidra.
Untuk diketahui, beberapa penggabungan OPD yang direncanakan yakni Dinas Pekerjaan Umum dengan Perkimta, Dinas Pariwisata dengan Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, serta Dinas Pertanian dengan Ketahanan Pangan. Selain itu, Badan Pengelola Keuangan Daerah akan diperluas menjadi dua lembaga baru, yakni Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah serta Badan Pendapatan Daerah. Sad/red
Komentar