Dewan Desak Pemkab Sisihkan PHR Untuk Promosi Pariwisata ke Luar Negeri
Jumat, 23 Mei 2025
18:14 WITA
Badung
1721 Pengunjung
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kabupaten Badung I Wayan Sandra
Badung, suaradewata.com - Banyaknya wisatawan asing ke Bali justru hunian hotel menurun. Guna menyiasati hunian hotel menurun, diperlukan adanya promosi pariwisata ke luar negeri yang lebih intens. Selain promosi pariwisata yang dilakukan individu-individu perusahaan hotel, juga diperlukan adanya promosi pariwisata yang dilakukan oleh pihak Pemerintah Kabupaten Badung.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Kabupaten Badung I Wayan Sandra pun mendesak Pemerintah Kabupaten Badung untuk melakukan promosi pariwisata ke luar negeri yang lebih intens. Pasalnya, tidak semua orang luar negeri tahu Bali.
"Pemerintah wajib untuk melakukan promosi. Bali itu terkenal iya, tetapi orang tidak semuanya tahu. Tanpa promosi yang terus menerus saya rasa masih kurang, karena PHR yang kita dapatkan dari Pajak Hotel dan Restoran itu harus disisihkan sebagian untuk promosi. Karena Bali itu bukan promosi hanya melalui travel agen, hotel dan sebagainya. Kenyataan kita harus lakukan itu," ujar Wayan Sandra kepada media suaradewata.com di ruang kerjanya Gedung DPRD Badung, Jumat, (23/05/2025).
Politisi asal Kita Utara ini pun menilai, kinerja Pemerintah Kabupaten Badung guna memaksimalkan promosi pariwisata di luar negeri belum maksimal. Dirinya pun menyarankan Pemerintah Kabupaten Badung untuk mengirimkan tim kesenian ke luar negeri. Sehingga warga negara asing di luar negeri lebih mengetahui tentang Bali.
"Walaupun Australia sering kemari ya kita harus rutin itu. Karena masyarakat Australia pun tidak akan semua tahu Bali. Kalau kita kirim tim kesenian kesana korbankan biaya promosi kita. Itu yang mesti dan wajib dilakukan oleh Pemerintah Daerah," pungkasnya.
Saat ini, kata Wayan Sandra, Pemerintah Kabupaten Badung sedang mengupayakan 3 langkah untuk kelancaran pariwisata di Kabupaten Badung. Pertama adalah mengatasi kemacetan yang akan segera dilakukan oleh pemerintah yaitu dengan meminjam uang di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali.
"Kenapa harus meminjam. Kalau menunggu APBD proses lama. Kita pinjam dengan tidak mengorbankan APBD. Dan sudah diinformasikan kepentingan untuk pembebasan tanah. Pembebasan tanah jalan Gatsu Barat ke Canggu, ke Munggu dan seterusnya. Di Selatan Nusa Dua termasuk Abianbase ke Utara ini yang mendesak," bebernya.
Yang kedua adalah masalah air, yang saat ini sedang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Badung. Kemudian yang ketiga adalah masalah sampah.
"Ketiga ini sangat penting sekali. Kalau ini sedang dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Dua tahun, tiga tahun, Astungkara Badung akan menjadi lebih lancar," imbuhnya.ang/adn
Komentar